Stasiun Kalibodri

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Kalibodri
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun KBD.png
  • Singkatan: KBD
  • Nomor: 2505
Stasiun Kalibodri 2019.jpg
Stasiun Kalibodri, 2019
AlamatTegorejo, Pegandon, Kendal
Jawa Tengah
Ketinggian+9 m
Letakkm 30+191 lintas Semarang Poncol-Tegal-Cirebon[1]
OperatorDaerah Operasi IV Semarang
Konstruksi
Jumlah jalur5 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Jumlah peron4 (satu peron sisi dan tiga peron pulau yang agak tinggi)
Informasi lain
Kelas stasiunIII/kecil[2]
Tipe persinyalanElektrik tipe Sinyal Interlocking Len-02 (2013–sekarang)
Layanan
Hanya untuk persusulan antarkereta api dan bongkar muat ballast kricak.
SARS-CoV-2 illustration (10).jpgPeringatan COVID-19: Tidak semua kereta api yang disebutkan di sini dijalankan pada masa-masa normal baru. Calon penumpang dimohon memeriksa daftar kereta api yang dijalankan di KAI Access atau kanal eksternal lain sebelum keberangkatan. Calon penumpang diharapkan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku saat menggunakan kereta api. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Pandemi COVID-19 di Indonesia#Perkeretaapian.
Kereta api Argo Bromo Anggrek sedang melintas stasiun Kalibodri.
(Kredit:Karyadi Baskoro)

Stasiun Kalibodri (KBD) (Hanacaraka:ꦱꦼꦠꦱꦶꦪꦸꦤ꧀​ꦏꦭꦶꦧꦺꦴꦢꦿꦶ, Sêtasiyun Kalibodri) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Tegorejo, Pegandon, Kendal. Stasiun yang terletak pada ketinggian +9 m ini termasuk dalam Daerah Operasi IV Semarang. Nama stasiun ini berasal dari sungai yang berada di sebelah barat stasiun. Dahulu stasiun ini merupakan stasiun percabangan karena dari sini ada rel menuju Kendal.

Awalnya stasiun ini memiliki empat jalur kereta api dengan jalur 2 eksisting merupakan sepur lurus ditambah satu sepur badug tepat di depan peron sisi stasiun yang bercabang di sisi timur jalur 1 eksisting. Setelah jalur ganda segmen Weleri-Kaliwungu resmi dioperasikan mulai akhir November 2013[3], sepur badug tersebut dibangun ulang menjadi jalur 1 yang baru sehingga jumlah jalurnya bertambah menjadi lima. Jalur 2 eksisting diubah menjadi jalur 3 yang baru sebagai sepur lurus untuk arah Semarang saja, sedangkan jalur 1 eksisting diubah menjadi jalur 2 yang baru sebagai sepur lurus untuk arah Cirebon. Sisanya, jalur 3 eksisting diubah menjadi jalur 4 yang baru dan jalur 4 eksisting diubah menjadi jalur 5; keduanya kini digunakan untuk jalur bongkar muat batu balast/kricak. Selain itu, sistem persinyalan elektrik yang lama telah diganti dengan yang baru produksi PT Len Industri.

Saat ini tidak ada kereta api yang berhenti di stasiun ini, kecuali jika terjadi persusulan antarkereta api.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ Mediatama, Grahanusa (2013-11-22). "KAI resmikan jalur rel ganda Kaliwungu-Weleri". kontan.co.id. Diakses tanggal 2019-02-10. 
Stasiun sebelumnya DJKA Kemenhub Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Weleri
ke arah Tegal
Tegal–Brumbung Kaliwungu
ke arah Brumbung
Terminus Kalibodri–Kendal–Kaliwungu Pegandon
ke arah Kaliwungu

Koordinat: 6°58′25″S 110°08′53″E / 6.9735425°S 110.1480299°E / -6.9735425; 110.1480299