Stasiun Malang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Stasiun Malang

Letak
Provinsi Jawa Timur
Kota Malang
Kecamatan Klojen
Kelurahan Kiduldalem
Alamat Jalan Trunojoyo
Sejarah
Dibuka 1941
Informasi lain
Operator Daerah Operasi VIII Surabaya
Kelas stasiun Besar
Singkatan stasiun ML
Nomor stasiun 5100
Ketinggian +444 m
Letak km 49+234 lintas Bangil-Blitar-Kertosono
Layanan Bima, Gajayana (reguler dan tambahan), Malabar, Malioboro Ekspres, Mutiara Selatan, Majapahit, Jayabaya, Matarmaja (reguler dan tambahan), Tawang Alun, Penataran, dan Tumapel
Pemesanan tiket

Sistem tiket online; melayani pemesanan langsung dan pengubahan/pembatalan keberangkatan di loket.

Terdapat fasilitas ala bandara berupa check-in mandiri untuk pencetakan boarding pass khusus keberangkatan KA jarak jauh-menengah.
Operasi
Stasiun sebelumnya   Kereta api Penataran   Stasiun selanjutnya
Surabaya Kota-Malang-Blitar
menuju Blitar
Stasiun sebelumnya   Kereta api Tumapel   Stasiun selanjutnya
Surabaya Kota-Malang Terminus
Fasilitas
Jumlah peron 3 (satu peron sisi dan dua peron pulau yang sama-sama agak tinggi; masing-masing peron terhubung dengan lorong/terowongan bawah tanah, namun tidak ada peron di antara jalur 1 dan 2 maupun jalur 3 dan 4)
Jumlah jalur 12 (jalur 3: sepur lurus)
Fasilitas parkir Ya
Tata letak stasiun

Stasiun Malang (ML) merupakan stasiun kereta api kelas besar yang terletak di Kiduldalem, Klojen, Malang. Stasiun yang terletak pada ketinggian +444 meter ini merupakan stasiun kereta api terbesar di Kota Malang. Stasiun yang termasuk dalam Daerah Operasi VIII Surabaya ini memiliki dua belas jalur aktif dengan jalur 3 sebagai sepur lurus.

Stasiun ini dibangun pada tahun 1941 berdasarkan karya J. van der Eb. Stasiun ini terkadang disebut sebagai Stasiun Malang Kotabaru untuk membedakannya dengan Stasiun Malang Kotalama yang usianya lebih tua.

Pada awalnya, bangunan stasiun ini berada di sisi timur bangunan yang sekarang. Sesuai rancangan awal, penumpang yang baru turun dari kereta api akan disuguhi pemandangan Gunung Panderman di sebelah barat. Oleh karena bangunan stasiun ini dianggap tidak mampu lagi menampung jumlah penumpang yang terus meningkat, maka dibuatlah bangunan baru yang lebih besar di sisi barat. Bangunan baru ini terus dipakai hingga sekarang dan bangunan lama yang kini bersebelahan dengan Dipo Kereta dan Sub Dipo Lokomotif Malang difungsikan sebagai kantor dan gudang untuk menyimpan alat-alat perawatan jalur kereta api.

Lokasi stasiun ini sangat strategis karena terletak tidak jauh dari Alun-Alun Bundar, kompleks SMA Tugu (SMA Negeri 1, SMA Negeri 3, dan SMA Negeri 4 Malang), Gedung DPRD Kota Malang, Balai Kota Malang, Pasar Klojen, Hotel Tugu Inn, dan Markas Kodam V Brawijaya.

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Kelas eksekutif[sunting | sunting sumber]

Kelas campuran[sunting | sunting sumber]

Kelas ekonomi AC plus[sunting | sunting sumber]

Kelas ekonomi AC[sunting | sunting sumber]

Jadwal kereta api[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang di Stasiun Malang per 1 April 2017 (berdasarkan Gapeka 2017).

  • KA Reguler
No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
144/145 Jayabaya Malang Kotabaru (ML) Ekonomi AC Plus 02.42 -
96 Malioboro Ekspres Eksekutif & Ekonomi AC Plus 03.49 -
430 Tumapel/Penataran Surabaya Kota (SB) Lokal Ekonomi AC - 04.30
432 Penataran 06.44 07.08
429 Blitar (BL) 07.02 07.10
92 Malabar Malang Kotabaru (ML) Eksekutif, Bisnis, & Ekonomi AC 07.05 -
172 Matarmaja Ekonomi AC 07.51 -
44/45 Bima Eksekutif Satwa 08.15 -
93 Malioboro Ekspres Yogyakarta Tugu (YK) Eksekutif & Ekonomi AC Plus - 08.20
42 Gajayana Malang Kotabaru (ML) Eksekutif Satwa 09.06 -
112/113 Mutiara Selatan Eksekutif & Bisnis 09.38 -
142 Majapahit Ekonomi AC Plus 10.05 -
431 Penataran Blitar (BL) Lokal Ekonomi AC 10.15 10.20
146/143 Jayabaya Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi AC Plus - 11.45
434 Penataran Surabaya Kota (SB) Lokal Ekonomi AC 12.31 12.37
206/207 Tawang Alun Malang Kotalama (MLK) Ekonomi AC 12.35 12.45
41 Gajayana Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Satwa - 13.30
433 Penataran Blitar (BL) Lokal Ekonomi AC 14.22 14.35
46/43 Bima Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Satwa - 14.25
94 Malioboro Ekspres Malang Kotabaru (ML) Eksekutif & Ekonomi AC Plus 15.43 -
208/205 Tawang Alun Bangil (BG) bersambung Banyuwangi Baru (BW) Ekonomi AC 15.55 16.05
99 Malabar Bandung Hall (BD) Eksekutif, Bisnis, & Ekonomi AC - 16.00
436 Penataran Surabaya Gubeng (SGU) Lokal Ekonomi AC 16.14 16.49
114/111 Mutiara Selatan Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Bandung Hall (BD) Eksekutif & Bisnis - 16.30
171 Matarmaja Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi AC - 17.30
141 Majapahit Ekonomi AC Plus - 18.30
438 Penataran Surabaya Kota (SB) Lokal Ekonomi AC 19.55 20.00
95 Malioboro Ekspres Yogyakarta Tugu (YK) Eksekutif & Ekonomi AC Plus - 20.10
435 Penataran Blitar (BL) Lokal Ekonomi AC 20.40 20.47
437 Tumapel/Penataran Malang Kotabaru (ML) 22.28 -
  • PLB Tambahan (beroperasi pada masa lebaran, natal-tahun baru, ataupun terkadang di akhir pekan tertentu)
No. PLB KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
7034 Matarmaja Tambahan Malang Kotabaru (ML) Ekonomi AC 11.05 -
7008 Gajayana Tambahan Eksekutif Satwa 15.23 -
7033 Matarmaja Tambahan Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi AC - 19.00
7007 Gajayana Tambahan Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Satwa - 19.45

Insiden[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 4 Januari 2011 sekitar pukul 13.15 WIB, kereta penumpang KA Gajayana tanpa lokomotif yang sedang parkir di Stasiun Malang tiba-tiba mundur sendiri dan menabrak tiga rumah milik warga yang berada di sekitar Stasiun Malang Kotalama. Seorang balita tewas dalam kejadian ini karena tertimpa reruntuhan rumah akibat ditabrak oleh kereta api tersebut, sedangkan seorang lagi mengalami patah tulang kaki.[1]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

(Indonesia) Tentang Stasiun Malang

Jalur kereta api Bangil-Kertosono
Stasiun sebelumnya:
Stasiun Blimbing (Malang)
Stasiun berikutnya:
Stasiun Malang Kotalama

Koordinat: 7°15′55″LS,112°45′8″BT