Stasiun Pasuruan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Stasiun Pasuruan
S Kereta Api Indonesia

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun PS.png
Stasiun Pasuruan Tahun 2022.jpg
Tampak depan Stasiun Pasuruan dengan papan KAI yang baru, 2022
LokasiJalan Stasiun Pasuruan
Trajeng, Panggungrejo, Pasuruan, Jawa Timur
Indonesia
Ketinggian+3 m
PengelolaKereta Api Indonesia
Daerah Operasi IX Jember
Letak dari pangkal
Jumlah peron2 peron sisi cukup tinggi
Jumlah jalur4 (jalur 2: sepur lurus) dan 1 sepur badug
Konstruksi
Gaya arsitektur
  • Indische Empire
  • Neoklasik
Informasi lain
Kode stasiun
  • PS
  • 5160
[2]
KlasifikasiII[2]
Sejarah
Dibuka16 Mei 1878
Nama sebelumnyaStation Pasoeroean
Perusahaan awalStaatsspoorwegen Oosterlijnen
Operasi layanan
Ranggajati, Wijayakusuma, Mutiara Timur, Logawa, Sri Tanjung, Tawang Alun, Probowangi, dan Lokal Pasuruan
Stasiun sebelumnya Logo KAI Commuter.svg Stasiun berikutnya
Bangil Lokal Pasuruan
Surabaya Kota–Pasuruan, p.p.
Terminus
Fasilitas dan teknis
FasilitasParkir Cetak tiket mandiri Ruang/area tunggu Pemesanan langsung di loket Pusat informasi Musala Toilet Ruang menyusui Isi baterai Area merokok 
Tipe persinyalanMekanik tipe Siemens & Halske semiotomatis[3]
Lokasi pada peta
Tampak samping Stasiun Pasuruan, 2019

Stasiun Pasuruan (PS) adalah stasiun kereta api kelas II yang terletak di Trajeng, Panggungrejo, Pasuruan; termasuk dalam Daerah Operasi IX Jember pada ketinggian +3 meter. Stasiun ini merupakan stasiun aktif yang letaknya paling barat dan memiliki ketinggian terendah di Daop IX.

Stasiun ini menjadi stasiun terminus perjalanan KA Lokal Pasuruan. Saat ini semua kereta api penumpang yang melintasi jalur Bangil-Jember berhenti di stasiun ini.

Bangunan dan tata letak[sunting | sunting sumber]

Stasiun Pasuruan adalah stasiun berperon sisi yang memiliki empat jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus ditambah satu sepur badug menuju gudang yang terletak di timur stasiun.

Jalur 4 Sepur belok (jarang digunakan)
Jalur 3 Kereta Api Indonesia Sepur belok kedua untuk jalur pemberhentian kereta api →
Peron pulau
Jalur 2 Kereta Api Indonesia Sepur lurus sekaligus jalur utama pemberhentian kereta api →
Peron pulau
Jalur 1 Kereta Api Indonesia Sepur belok utama untuk jalur pemberhentian kereta api →

(Bangil)Lokal Pasuruan, dari dan tujuan Surabaya Kota

Peron sisi
G Bangunan utama stasiun
Peron Stasiun Pasuruan—tampak papan nama stasiun terbaru versi 2017 (2019)

Stasiun ini merupakan salah satu stasiun kereta api tertua di Jawa Timur, diresmikan oleh Staatsspoorwegen pada 16 Mei 1878 sebagai titik akhir jalur kereta api lintas Surabaya–Pasuruan.[4] Stasiun ini dibangun tak jauh dari Jalan Raya Pos (kini Jalan Soekarno-Hatta) dan dihubungkan dengan Jalan Stasiun yang bersebelahan dengan Pasar Besar Kota Pasuruan. Bangunan stasiun ini terakhir direnovasi pada 2014.

Dahulu, stasiun ini terhubung dengan jalur trem milik Pasoeroean Stoomtram Maatschappij (PsSM) yang bercabang dari jalur 1 menuju Sengon melewati Pecinan (Jalan Niaga)—kini telah dinonaktifkan. Selain itu, terdapat bekas jalur kereta api menuju Wonorejo dan Winongan yang juga dikelola oleh PsSM.

Ke arah barat stasiun ini, sebelum Stasiun Bangil, terdapat Stasiun Kraton—stasiun paling barat di Daerah Operasi IX Jember—yang kini telah tidak aktif karena letaknya yang kurang strategis dan jarak yang tidak terlalu jauh dengan Stasiun Pasuruan.

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Antarkota[sunting | sunting sumber]

Jalur lintas selatan Jawa[sunting | sunting sumber]

Kelas campuran[sunting | sunting sumber]
Kelas ekonomi[sunting | sunting sumber]

Sri Tanjung, tujuan Ketapang dan Lempuyangan

Jalur lintas timur Jawa[sunting | sunting sumber]

Kelas ekonomi[sunting | sunting sumber]

Lokal[sunting | sunting sumber]

Lokal Pasuruan, dari dan tujuan Surabaya Kota

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020. 
  3. ^ Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia" (PDF). Nyeondo Hangugcheoldohaghoe Chungyehagsuldaehoe Nonmunjib (Korean Society for Railway) (46). 
  4. ^ Staatsspoorwegen (1925). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Ned. Indië. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Kraton
ke arah Bangil
Bangil–Kalisat Rejoso
ke arah Kalisat
Terminus Pasuruan–Warungdowo–Winongan Pasuruan Pecinan
ke arah Winongan