Stasiun Malang Kotalama

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Stasiun Malang Kotalama

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun MLK.png
Malang Kota Lama.jpg
Stasiun Malang Kotalama pada tahun 2022
LokasiJalan Kolonel Sugiono
Ciptomulyo, Sukun, Malang, Jawa Timur
Indonesia
Ketinggian+429 m
OperatorKereta Api Indonesia
Daerah Operasi VIII Surabaya
KAI Commuter
Letak dari pangkal
Jumlah peron3 (satu peron sisi yang rendah,satu peron pulau yang tinggi dan satu peron pulau yang rendah)
Jumlah jalur7 (jalur 2: sepur raya)
Informasi lain
Kode stasiun
  • MLK
  • 5033
[2]
KlasifikasiI[2]
Sejarah
Dibuka5 Januari 1896
Nama sebelumnyaStation Kotta Lama Malang
Operasi layanan
Kereta api penumpang
Gajayana (reguler & tambahan), Brawijaya, Matarmaja, Majapahit, Malabar, Kertanegara, Malioboro Ekspres, Tawang Alun, dan Penataran
Kereta api barang
Parcel ONS Tengah dan Angkutan BBM Pertamina
Stasiun sebelumnya Logo KAI Commuter.svg Stasiun berikutnya
Malang Penataran
Surabaya Kota–Malang–Blitar, p.p.
Kepanjen
ke arah Blitar
Fasilitas dan teknis
FasilitasParkir Cetak tiket mandiri Ruang/area tunggu Pemesanan langsung di loket Pusat informasi Musala Toilet Ruang menyusui Isi baterai Area merokok 
Tipe persinyalanMekanik tipe Siemens & Halske semiotomatis
Lokasi pada peta
Stasiun Kotta Lama Malang sekitar tahun 1930

Stasiun Malang Kotalama (MLK), juga ditulis sebagai Malangkotalama, adalah stasiun kereta api kelas I yang terletak di Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur. Stasiun yang berada pada ketinggian +429 meter ini berada dalam pengelolaan Kereta Api Indonesia Daerah Operasi VIII Surabaya dan KAI Commuter. Stasiun ini merupakan stasiun kereta api paling selatan di Kota Malang.

Stasiun Malang Kotalama bukan merupakan stasiun tertua di Malang. Nama "Kotalama" merujuk pada nama kelurahan yang terletak di dekat stasiun ini.[3] S.A. Reitsma dalam bukunya, Indische Spoorweg-Politiek, menyebutkan bahwa penambahan nama tersebut karena dahulu stasiun ini adalah halte dengan nama Kotta Lama yang digunakan sebagai stasiun kereta api bersama Staatsspoorwegen dan Malang Stoomtram Maatschappij.

Stasiun ini memiliki tujuh jalur kereta api tanpa memiliki sepur lurus. Jalur 2 paling sering digunakan sebagai jalur utama kereta api (sepur raya). Dari jalur 4 terdapat percabangan rel yang menuju ke Depo Pertamina. Dari stasiun ini juga, dahulu terdapat percabangan jalur menuju Dampit yang kini sudah dinonaktifkan. Di jalur ini juga terdapat bekas Stasiun Jagalan yang kini sudah menjadi salah satu rumah warga.

Dahulu ke arah selatan Stasiun Malang Kotalama sebelum Stasiun Pakisaji terdapat Stasiun Kebonagung yang sudah dinonaktifkan karena sudah tak lagi melayani angkutan tebu dari Pabrik Gula Kebonagung.

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Penumpang[sunting | sunting sumber]

Antarkota[sunting | sunting sumber]

Jalur Nama kereta api Kelas Tujuan akhir Keterangan
Lintas tengah Jawa Brawijaya Eksekutif Malang Via MadiunSemarang Tawang
Jakarta Gambir
Majapahit Ekonomi Malang Via MadiunSemarang Tawang

Dihentikan sementara

Jakarta Pasar Senen
Matarmaja Malang Via MadiunSemarang Tawang
Jakarta Pasar Senen
Lintas selatan Jawa Gajayana (reguler & tambahan) Eksekutif dan luxury Malang Kelas luxury hanya terdapat pada perjalanan reguler
Jakarta Gambir
Malabar Eksekutif, bisnis, dan ekonomi Malang
Bandung
Kertanegara Eksekutif dan ekonomi Malang
Purwokerto
Malioboro Ekspres Malang Dihentikan sementara
Yogyakarta
Lintas timur Jawa Tawang Alun Ekonomi Malang Kotalama
Ketapang

Lokal[sunting | sunting sumber]

Nama kereta api Tujuan akhir Keterangan
Penataran Surabaya (Gubeng atau Kota) Via Malang
Blitar

Barang[sunting | sunting sumber]

Jalur Nama kereta api Tujuan akhir Keterangan
Lintas tengah Jawa Angkutan BBM Pertamina Malang Kotalama
Benteng
Lintas selatan Jawa Angkutan logistik ONS Malang
Jakarta Gudang

Insiden[sunting | sunting sumber]

  • Pada tahun 2005, rangkaian KA Ketel BBM (Malang Kotalama-Benteng) hilang kendali dan menghantam tembok pembatas kawasan Stasiun Malang Kotalama yang berlokasi di Jalan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Posisi Stasiun Malang Kotalama berjarak sekitar 2,3 kilometer arah selatan dari Stasiun Malang.[4]
  • Pada tanggal 4 Januari 2011 sekitar pukul 13.15 kereta penumpang KA Gajayana tanpa lokomotif yang sedang parkir di Stasiun Malang tiba-tiba meluncur sendiri dan menabrak tiga rumah milik warga yang terletak di sekitar Stasiun Malang Kotalama. Seorang balita tewas dalam kejadian ini karena tertimpa reruntuhan rumah akibat ditabrak oleh kereta api tersebut, sedangkan seorang lagi mengalami patah tulang kaki.[5]
  • Pada 18 November 2020 sekitar pukul 14.30, rangkaian KA Gajayana beserta rangkaian kereta cadangan sebanyak tujuh kereta meluncur tanpa lokomotif dari Stasiun Malang menuju Stasiun Malang Kotalama. Rangkaian tersebut kemudian anjlok setelah menabrak ekskavator karena Stasiun Malang Kotalama dilakukan perbaikan rel. Kejadian ini mengakibatkan empat kereta mengalami kerusakan. Tidak ada korban pada kejadian ini, tetapi penyebab kejadian belum diketahui secara pasti.[6][7][8]

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020. 
  3. ^ Reitsma, Steven Anne (1920). Indische Spoorweg-Politik. Landsdrukkerij. 
  4. ^ KA Ketel BBM (MLK-BTG) Tabrak tembok pembatas
  5. ^ "KA Gajayana Tabrak Rumah, Satu Tewas". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-03-05. Diakses tanggal 2020-11-19. 
  6. ^ VIVA.co.id, “Gerbong Gajayana Tanpa Lokomotif Tabrak Eskavator, Jalur KA Anjlok”, 18 November 2020, Diakses pada 18 November 2020
  7. ^ Okenews, Penjelasan KAI soal Gerbong KA Gajayana Meluncur Tanpa Lokomotif, 18 November 2020, Diakses pada 18 November 2020
  8. ^ Malang Times, Berjalan Tanpa Lokomotif, 3 Gerbong Kereta Gajayana Anjlok di Stasiun Kota Lama, 18 November 2020, Diakses pada 18 November 2020

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api

Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Kebonagung
ke arah Kertosono
Kertosono–Bangil Malang
ke arah Bangil
Terminus Malang Kotalama-Gondanglegi–Dampit
Lintas utama MS
Lowokdoro Kacuk
ke arah Dampit
Malang Kotalama–Blimbing–Singosari
Lintas utama MS
Malang Jagalan
ke arah Singosari MS