Stasiun Bojonegoro

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Bojonegoro

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun BJ.png
Bojonegoro railway station drop-off area.jpg
Tampak depan Stasiun Bojonegoro, 2016
LokasiNasional 24 di {{Rute/Kode daerah Jalan Gajah Mada 65/Raya Babat-Bojonegoro
Sukorejo, Bojonegoro, Bojonegoro, Jawa Timur 62115
Indonesia
Koordinat7°09′52″S 111°53′12″E / 7.1643151°S 111.8867934°E / -7.1643151; 111.8867934Koordinat: 7°09′52″S 111°53′12″E / 7.1643151°S 111.8867934°E / -7.1643151; 111.8867934
Ketinggian+15 m
OperatorDaerah Operasi VIII Surabaya
Letak dari pangkal
Jumlah peron3 (satu peron sisi yang rendah dan dua peron pulau yang tinggi)
Jumlah jalur7 (jalur 3 dan 4: sepur lurus)
Informasi lain
Kode stasiun
  • BJ
  • 2730
KlasifikasiBesar tipe C[2]
Sejarah
Dibuka1 Maret 1902
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya Layanan lokal/komuter Stasiun berikutnya
Terminus Ekonomi Lokal
Bojonegoro–Surabaya Pasarturi–Sidoarjo, p.p.
Kapas
ke arah Sidoarjo
Cepu
Terminus
Ekonomi Lokal
Cepu–Surabaya Pasarturi, p.p.
Kapas
Layanan
Argo Bromo Anggrek, Sembrani, Jayabaya, Harina, Gumarang, Dharmawangsa, Sancaka Utara, Kertajaya, Maharani, Ambarawa Ekspres, Ekonomi Lokal, dan Parcel ONS
Fasilitas dan teknis
Tipe persinyalan
Pemesanan tiketSistem tiket daring; melayani pemesanan langsung di loket. Terdapat fasilitas ala bandara berupa check-in mandiri untuk pencetakan boarding pass khusus keberangkatan KA jarak jauh/menengah.
Lokasi pada peta
Stasiun Bojonegoro berlokasi di Indonesia
Stasiun Bojonegoro
Stasiun Bojonegoro
Lokasi di Indonesia

Stasiun Bojonegoro (BJ) adalah stasiun kereta api kelas besar tipe C yang terletak di Sukorejo, Bojonegoro, Bojonegoro; pada ketinggian +15 m, termasuk dalam Daerah Operasi VIII Surabaya.

Sejak 1 Agustus 2016, terkait adanya perubahan koordinasi kewilayahan stasiun-stasiun KA milik PT KAI, stasiun ini bersama dengan Stasiun Kalitidu dan Stasiun Tobo yang sebelumnya termasuk dalam Daerah Operasi IV Semarang kini termasuk dalam Daerah Operasi VIII Surabaya, demi efektivitas dan memudahkan koordinasi. Selain itu, jarak Stasiun Bojonegoro cenderung lebih dekat menuju pusat Daop VIII daripada Daop IV.[3]

Sebagai stasiun besar, seluruh perjalanan kereta api penumpang yang melalui jalur utara berhenti di stasiun ini.[4]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) mengajukan konsesi untuk pembangunan jalur baru setelah meraih keuntungan pada tahun 1890-an. Akhirnya, perusahaan ini mendapat konsesi pembangunan jalur kereta api baru yang melayani rute Gundih–Gambringan–Bojonegoro–Surabaya pada tanggal 1 September 1897.[5]

Stasiun ini mulai beroperasi pada tanggal 1 Maret 1902, sebagai bagian dari pengoperasian jalur kereta api ruas Bojonegoro–Babat. Pada tanggal 1 Februari 1903, proyek jalur kereta api Gundih–Gambringan–Bojonegoro–Surabaya NIS telah selesai.[6]

Dahulu, terdapat jalur rel menuju Rembang yang kini tidak dioperasikan lagi di arah timur dari jalur 2. Terakhir, jalur ini dipakai untuk mengangkut pasir kuarsa dari Stasiun Jatirogo sebelum layanan ini dihentikan tahun 2001 silam. Jalur ini merupakan gabungan dari dua operator, yaitu Samarang–Joana Stoomtram Maatschappij (SJS) dan NIS. Saat itu, jalur milik SJS meliputi Rembang–Jatirogo, sedangkan Jatirogo–Bojonegoro merupakan jalur milik NIS.[7][8]

Dahulu ke arah barat stasiun ini, sebelum Stasiun Kalitidu, terdapat Halte Sale dan Halte Pungpungan yang kini sudah tidak aktif.[7]

Bangunan dan tata letak[sunting | sunting sumber]

Stasiun Bojonegoro setelah dilakukan penambahan peron dan kanopi, 2020

Stasiun Bojonegoro memiliki tujuh jalur kereta api. Pada awalnya, hanya jalur 3 yang dijadikan sebagai sepur lurus. Jalur 6 merupakan sepur badug yang jalan masuknya dari arah timur. Di jalur 7 ada wesel ke arah timur yang mengarah ke jalur utama dan yang lurus merupakan sepur badug. Setelah jalur ganda mulai dari stasiun ini hingga Stasiun Tobo dioperasikan mulai awal Desember 2013[9] dan kemudian hingga Stasiun Babat mulai pertengahan April 2014[10], jalur 3 dijadikan sebagai sepur lurus untuk arah Semarang saja, sedangkan jalur 4 dijadikan sebagai sepur lurus hanya untuk arah Surabaya. Selain itu, sistem persinyalannya telah diganti dengan sistem persinyalan elektrik produksi PT Len Industri.

Stasiun ini dahulu memiliki depo lokomotif di sebelah barat laut dan pernah melayani kereta api angkutan pasir kuarsa ke Cilacap. Sisa-sisa dari depo lokomotif tersebut yang masih dapat dilihat dengan jelas hanyalah dua gerbong bergandar dua dan empat yang kini ditumpuk di dekat jalur 7 (sebelumnya sempat disimpan di sepur badug antara jalur 2 dan 3 yang sekarang sudah dibongkar untuk perluasan peron) serta jembatan rel tua bekas ke arah depo di sebelah barat stasiun.

Ciri khas[sunting | sunting sumber]

Stasiun ini memiliki ciri khas berupa bel bersuara dengan lagu berjudul Pinarak Bojonegoro untuk menandai kedatangan kereta api penumpang.

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Penumpang[sunting | sunting sumber]

Antarkota[sunting | sunting sumber]

Kelas eksekutif[sunting | sunting sumber]
Kelas campuran[sunting | sunting sumber]
Kelas ekonomi premium[sunting | sunting sumber]
Kelas ekonomi plus[sunting | sunting sumber]

Ambarawa Ekspres, tujuan Semarang dan tujuan Surabaya

Lokal[sunting | sunting sumber]

Ekonomi Lokal:

Barang[sunting | sunting sumber]

Parcel ONS (over-night service), tujuan Jakarta dan tujuan Surabaya

Jadwal kereta api[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Bojonegoro per 10 Februari 2021 (sesuai Gapeka 2021).

  • Kereta api antarkota
No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
129 Dharmawangsa Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi 00.08 00.11
128 Gumarang Surabaya Pasarturi (SBI) Eksekutif & Bisnis 01.07 01.10
106/107 Jayabaya Surabaya Pasarturi (SBI) bersambung Malang Kotabaru (ML) Eksekutif & Ekonomi Plus 02.02 02.05
78 Sembrani Surabaya Pasarturi (SBI) Eksekutif & Luxury 03.05 03.07
4 Argo Bromo Anggrek 03.54 03.56
125/124 Harina Eksekutif & Ekonomi Premium 06.31 06.34
267 Maharani Semarang Poncol (SMC) Ekonomi Premium 07.33 07.36
1 Argo Bromo Anggrek Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif & Luxury 10.15 10.17
270F Ambarawa Ekspres Surabaya Pasarturi (SBI) Ekonomi Plus 11.02 11.05
163F/166F/167F Sancaka Utara Gambringan (GBN) bersambung Solo Balapan (SLO)-Yogyakarta Tugu (YK) Eksekutif & Bisnis 12.20 12.23
268 Maharani Surabaya Pasarturi (SBI) Ekonomi Premium 14.43 14.46
269F Ambarawa Ekspres Semarang Poncol (SMC) Ekonomi Plus 14.51 14.54
2 Argo Bromo Anggrek Surabaya Pasarturi (SBI) Eksekutif & Luxury 15.24 15.26
108/105 Jayabaya Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi Plus 15.53 15.56
127 Gumarang Eksekutif & Bisnis 17.28 17.31
130 Dharmawangsa Surabaya Pasarturi (SBI) Eksekutif & Ekonomi 18.00 18.03
123/126 Harina Cikampek (CKP) bersambung Bandung Hall (BD) Eksekutif & Ekonomi Premium 19.11 19.14
77 Sembrani Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif & Luxury 20.17 20.19
3 Argo Bromo Anggrek 21.50 21.52
170F/167F/166F Sancaka Utara Surabaya Pasarturi (SBI) Eksekutif & Bisnis 22.26 22.29
255 Kertajaya Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi Premium 22.40 22.43
256 Surabaya Pasarturi (SBI) 23.47 23.50
Ekonomi Lokal
No. KA Tiba Berangkat No. KA Tiba Berangkat
Tujuan Cepu Tujuan Surabaya
395 11.36 11.38 396 05.16 05.18
397 21.00 21.02 398 13.56 13.58
Tujuan Bojonegoro Tujuan Surabaya-Sidoarjo
404/405 13.32 - 406/407 - 14.28

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Data Stasiun Kereta Api (2017), Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
  3. ^ Muliyanto (2017) Stasiun Bojonegoro Pindah Wilayah Operasi ke Daop 8 Surabaya Berita Bojonegoro
  4. ^ Blok Bojonegoro (2019) Mulai 15 Desember, KA Relasi Bisnis Bisa Berhenti di Bojonegoro
  5. ^ Handinoto. (1996). Perkembangan kota dan arsitektur kolonial Belanda di Surabaya, 1870-1940 (edisi ke-Ed. 1., cet. 1). Yogyakarta: Diterbitkan atas kerjasama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Kristen PETRA Surabaya dan Penerbit ANDI Yogyakarta. ISBN 9795333739. OCLC 38898570. 
  6. ^ Archiv Für Eisenbahnwesen. 58. 1935. 
  7. ^ a b Samarang–Joana Stoomtram. Verslag der Samarang–Joana Stoomtram Maatschappij. SJS.  Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; nama ":0" didefinisikan berulang dengan isi berbeda
  8. ^ Reitsma, S.A. (1920). Indische Spoorweg-Politiek. Landsdrukkerij. 
  9. ^ Wedia, Ririn (2013-12-05). "Jalur Rel Ganda di Bojonegoro Dioperasikan". Suara Banyuurip (suarabanyuurip.com). Diakses tanggal 2020-04-18. 
  10. ^ Aziz, Abd (2014-04-22). "Rel jalur ganda Surabaya-Bojonegoro tersambung 55 km". Antara News. Diakses tanggal 2020-04-18. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api

Stasiun sebelumnya DJKA Kemenhub Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Kalitidu
ke arah Gambringan
Gambringan–Surabaya Pasarturi Kapas
Bojonegoro Kota
ke arah Rembang
Rembang–Bojonegoro Terminus