Jalur kereta api Gambringan–Surabaya Pasarturi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Jalur kereta api Gambringan–Surabaya Pasarturi
Ikhtisar
JenisJalur lintas utama
SistemJalur kereta api rel berat
StatusBeroperasi
LokasiJawa Tengah dan Jawa Timur
TerminusGambringan
Surabaya Pasarturi
Operasi
PemilikDitjen KA, Kemenhub RI
OperatorPT Kereta Api Indonesia
Daerah Operasi IV Semarang dan VIII Surabaya
Karakteristik lintasLintas datar
Data teknis
Jenis relR54
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasi60 s.d. 120 km/jam

Jalur kereta api Gambringan–Surabaya Pasarturi adalah jalur rel kereta api yang menghubungkan Stasiun Gambringan di Daerah Operasi IV Semarang dan Stasiun Surabaya Pasarturi di Daerah Operasi VIII Surabaya.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Setelah meraup keuntungan yang besar, Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) menambah lagi segmen jalur kereta api. Pada tanggal 1 September 1897, perusahaan ini mendapat konsesi izin pembangunan jalur kereta api baru yang melayani rute Goendih–Gambringan–Bodjonegoro–Soerabaja.[1] Jalurnya merupakan sepur sempit, dan selesai pada tahun 1902-1903 hingga Stasiun Surabaya Pasarturi. Untuk menjaring penumpang dari Gresik, dibangunlah jalur cabang menuju Gresik, yang sudah dinonaktifkan.[2]

Pada tahun 2011, jalur ganda antara Semarang hingga Surabaya Pasarturi mulai dikerjakan.[3] Pada tanggal 26 Maret 2014, Wakil Menteri Perhubungan, Bambang Susantono, meninjau kesiapan pembangunan jalur ganda lintas Semarang–Bojonegoro, dilanjut dengan mulai dijalankannya lintas tersebut pada tanggal 28 Maret 2014, walaupun sempat tertunda lantaran proses switch-over.[4][5] Pada tanggal 24 April 2014, Wakil Presiden RI saat itu, Boediono, meninjau kesiapan peresmian jalur ganda di Stasiun Bojonegoro, bersamaan dengan peluncuran Gapeka 2014.[6] Jalur ganda Bojonegoro hingga Surabaya Pasarturi ini akhirnya diresmikan pada tanggal 8 Mei 2014.[7]

Jalur terhubung[sunting | sunting sumber]

Lintas aktif[sunting | sunting sumber]

Lintas semiaktif[sunting | sunting sumber]

Lintas nonaktif[sunting | sunting sumber]

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Penumpang[sunting | sunting sumber]

Kelas eksekutif[sunting | sunting sumber]

Kelas campuran[sunting | sunting sumber]

Kelas ekonomi AC plus[sunting | sunting sumber]

Kelas ekonomi AC[sunting | sunting sumber]

Lokal/komuter[sunting | sunting sumber]

Barang[sunting | sunting sumber]

  • Angkutan peti kemas, tujuan Tanjung Priuk dan tujuan Kalimas
  • Angkutan parcel/Overnight Services
  • Angkutan sepeda motor gratis khusus pemudik lebaran
  • Angkutan baja coil, tujuan Cilegon dan tujuan Kalimas
  • KA Semen Tiga Roda, tujuan Nambo dan tujuan Kalimas (sebagian perjalanan bersambung Banyuwangi)

Daftar stasiun[sunting | sunting sumber]

Nomor Nama stasiun Singkatan Alamat Letak Ketinggian Status Foto
Lintas 13 SemarangGambringanSurabaya Pasarturi
Segmen GambringanKradenan
Diresmikan pada tanggal 15 Oktober 1900[8] oleh Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij
Termasuk dalam Daerah Operasi IV Semarang
2623 Gambringan GBN Tambirejo, Toroh, Grobogan km 9+915 lintas Gundih-Gambringan-Bojonegoro-Surabaya Pasarturi
km 60+309 lintas Semarang Tawang-Brumbung-Gambringan
+40 m Beroperasi Stasiun Gambringan 2019.jpg
2701 Bolo BOL km 13+180 Tidak beroperasi
2702 Tunggak TAK km 15+279 Tidak beroperasi
2703 Welar WLA km 17+440 Tidak beroperasi
2704 Jambon JBN Jambon, Pulokulon, Grobogan km 21+007 +42 m Beroperasi
2705 Panunggalan PNL Jatiharjo, Pulokulon, Grobogan km 26+788 +47 m Beroperasi
2706 Crewek CWE km 32+965 Tidak beroperasi
2707 Kradenan KNN Kradenan, Kradenan, Grobogan km 36+330 lintas Gundih-Gambringan-Bojonegoro-Surabaya Pasarturi
km 11+100 lintas Wirosari-Kradenan
+53 m Beroperasi Statsiun Kradenan - By Muchimin (www.muchimin.com) - panoramio.jpg
Segmen KradenanCepu Diresmikan pada tanggal 1 Maret 1902
2708 Gabus GAS km 41+972 Tidak beroperasi
2709 Sulur SL Tahunan, Gabus, Grobogan km 45+523 +76 m Beroperasi IMG 1130.JPG
2711 Gabusan GSN km 49+347 Tidak beroperasi
2712 Doplang DPL Doplang, Jati, Blora km 52+926 +77 m Beroperasi 13-randu1.jpg
2713 Plosorejo PLO km 57+940 Tidak beroperasi
2714 Bekutuk BEU km 61+834 Tidak beroperasi
2715 Randublatung RBG Wulung, Randublatung, Blora km 65+475 +52 m Beroperasi DSC02060.JPG
2716 Jompong JPG km 69+215 Tidak beroperasi
2717 Sumberwates SBW km 72+335 Tidak beroperasi
2718 Wadu WDU Wado, Kedungtuban, Blora km 76+939 +42 m Beroperasi CC20140 Ketel WDU 01.jpg
2719 Kapuan KPA Kapuan, Cepu, Blora km 83+187 +34 m Beroperasi
2720 Cepu CU Jalan Diponegoro 87, Balun, Cepu, Blora km 88+713 lintas Gundih-Gambringan-Bojonegoro-Surabaya Pasarturi
km 71+985 lintas Rembang-Blora-Cepu
+28 m Beroperasi Stasiun Cepu.jpg
Segmen CepuBojonegoro Diresmikan pada tanggal 1 Februari 1903 Termasuk dalam Daerah Operasi VIII Surabaya
2721 Padangan PGN km 92+081 Tidak beroperasi
2722 Tobo TBO Kebonagung, Padangan, Bojonegoro km 96+629 +25 m Beroperasi IMG 1131.JPG
- Tengor TEN km 101+324 Tidak beroperasi
2724 Celangap CEA km 105+611 Tidak beroperasi
2725 Kalitidu KIT Kalitidu, Kalitidu, Bojonegoro km 110+310 +24 m Beroperasi IMG 1133.JPG
2726 Pungpungan PPG km 114+423 Tidak beroperasi
- Sale SAL km 118+791 Tidak beroperasi
2730 Bojonegoro BJ Nasional 1 Jalan Gajah Mada 65, Sukorejo, Bojonegoro, Bojonegoro km 124+771 +15 m Beroperasi Bojonegoro railway station 1.jpg
Segmen BojonegoroBabat Diresmikan pada tanggal 1 Maret 1902
4401 Kapas KPS Kapas, Kapas, Bojonegoro km 131+272 +20 m Beroperasi Sta-KPS 03-2015.JPG
4402 Balen BLN km 134+160 Tidak beroperasi
4403 Besuki BK km 137+160 Tidak beroperasi
4404 Sumberejo SRJ Sumberejo, Sumberejo, Bojonegoro km 139+228 +16 m Beroperasi Sta-SRJ 03-2015.JPG
4405 Sroyo SYO Sroyo, Kanor, Bojonegoro km 144+176 +14 m Tidak beroperasi Halte KA Sroyo.jpg
4406 Bowerno BWO Baureno, Baureno, Bojonegoro km 151+425 +21 m Beroperasi Sta-BWO 03-2015.JPG
4407 Babat BBT Jalan Stasiun Babat, Babat, Babat, Lamongan km 160+373 lintas Gundih-Gambringan-Bojonegoro-Surabaya Pasarturi
km 0+000 lintas Babat-Tuban
km 71+431 lintas Jombang-Ploso-Babat
+7 m Beroperasi KRD Bojonegoro 1001.JPG
Segmen BabatLamongan Diresmikan pada tanggal 15 Agustus 1900
4408 Gembong GEB Datinawong, Babat, Lamongan km 166+429 +6 m Beroperasi Sta-GEB 03-2015.JPG
4409 Pucuk PC Nasional 1 Jalan Galang, Kesambi, Pucuk, Lamongan km 171+671 +6 m Beroperasi Stasiun Pucuk 1001.JPG
4411 Sumlaran SLR Nasional 1 Jalan Raya Gresik-Babat, Sukodadi, Sukodadi, Lamongan km 177+471 +3 m Tidak beroperasi Stasiun Sumlaran 1001.JPG
- Surabayan SBN Nasional 1 Jalan Raya Gresik-Babat, Surabayan, Sukodadi, Lamongan km 181+255 +3 m Beroperasi Sta-SKO 01-2015.jpg
4412 Kruwul KRU km 182+247 Tidak beroperasi
4413 Lamongan LMG Nasional 1 Jalan Panglima Sudirman 27, Sidokumpul, Lamongan, Lamongan km 188+574 +2 m Beroperasi Sta-LMG 03-2015.JPG
Segmen LamonganSurabaya Pasarturi Diresmikan pada tanggal 1 April 1900
4414 Deket DET km 191+296 Tidak beroperasi
4415 Pandanan PAD km 195+651 Tidak beroperasi
4416 Duduk DD Nasional 1 Jalan Raya Ambeng-ambeng, Duduk Sampeyan, Duduk Sampeyan, Gresik km 200+727 +2 m Beroperasi Sta-DD 03-2015.JPG
4417 Sumari SUR km 204+829 Tidak beroperasi
4418 Cerme CME Cerme Lor, Cerme, Gresik km 210+564 +6 m Beroperasi Sta-CME 03-2015.JPG
4419 Benowo BNW Benowo, Pakal, Surabaya km 215+801 +3 m Beroperasi Stasiun Benowo 1101.JPG
4421 Semimi SMI km 218+368 Tidak beroperasi
4422 Kandangan KDA Banjarsugihan, Tandes, Surabaya km 220+940 lintas Gundih-Gambringan-Bojonegoro-Surabaya Pasarturi
km 0+000 lintas Kandangan-Gresik
+2 m Beroperasi Stasiun Kandangan 1101.JPG
4423 Tandes TES Tandes Lor, Tandes, Surabaya km 224+223 +2 m Beroperasi Stasiun Tandes 1101.JPG
4500 Surabaya Pasarturi SBI Jalan Semarang 1, Gundih, Bubutan, Surabaya km 229+573 lintas GundihGambringan
BojonegoroSurabaya Pasarturi
km 1+350 lintas MesigitSurabaya Pasarturi
km 0+530 lintas Segitiga MesigitSurabaya Pasarturi
+1 m Beroperasi Pasar Turi Station Departure Hall.JPG

Keterangan:

  • Stasiun yang ditulis tebal merupakan stasiun kelas besar dan kelas I.
  • Stasiun yang ditulis biasa merupakan stasiun kelas II/menengah, III/kecil, dan halte.
  • Stasiun yang ditulis tebal miring merupakan stasiun kelas besar atau kelas I yang nonaktif.
  • Stasiun yang ditulis miring merupakan halte atau stasiun kecil yang nonaktif.

Referensi: [9][10][11]


Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Handinoto. (1996). Perkembangan kota dan arsitektur kolonial Belanda di Surabaya, 1870-1940 (edisi ke-Ed. 1., cet. 1). Yogyakarta: Diterbitkan atas kerjasama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Kristen PETRA Surabaya dan Penerbit ANDI Yogyakarta. ISBN 9795333739. OCLC 38898570. 
  2. ^ Paulus, Jozlas dkk. (1921). Encyclopaedie van Nederlandsch-Indië. M. Nijhoff. 
  3. ^ "Pembangunan Jalur KA Double Track Surabaya-Bojonegoro Dimulai". detiknews. Diakses tanggal 2018-04-11. 
  4. ^ "Pengoperasian Jalur Ganda Semarang - Bojonegoro Terancam Molor". beritasatu.com. 2014-01-29. Diakses tanggal 2018-04-11. 
  5. ^ Adiwijaya, Setiawan (2014-03-28). "Jalur Rel Kereta Ganda Tegal-Bojonegoro Rampung". Tempo. Diakses tanggal 2018-04-11. 
  6. ^ "Boediono Tulis Prasasti Dukungan Jalur Ganda Kereta di Bojonegoro". detikfinance. Diakses tanggal 2018-04-11. 
  7. ^ Ritonga, Efri NP (2014-05-09). "Rel Ganda Tersambung, Bulan Depan Kereta Ditambah". Tempo. Diakses tanggal 2018-04-11. 
  8. ^ Archiv Für Eisenbahnwesen. 58. 1935. 
  9. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian (PDF). Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  10. ^ Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. 
  11. ^ Arsip milik alm. Totok Purwo mengenai Nama, Kode, dan Singkatan Stasiun Kereta Api Indonesia