Lompat ke isi

Jalur kereta api Babat–Jombang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jalur kereta api Babat–Jombang
Pilar jembatan kereta api lintas Jombang-Babat di atas Sungai Brantas, Ploso, Jombang, 2020
Ikhtisar
JenisJalur lintas cabang
SistemJalur kereta api rel ringan
StatusTidak beroperasi
TerminusBabat
Jombang
Stasiun21
Operasi
Dibuka18981902
Ditutup1981
PemilikPT Kereta Api Indonesia
(pemilik aset jalur dan stasiun)
Operator
DepoBabat (BBT)
Ploso (POS)
Data teknis
Panjang rel71,431 km
Peta rute
GD–SBI
ke Surabaya Pasarturi
ke Tuban, Merakurak
BBT
Babat
GD–SBI
ke Semarang
Daerah Operasi VIII Surabaya
Daerah Operasi VII Madiun
NW
Nguwok
KEI
Kedungpring
DRD
Dradah
MDH
Modho
BLK
Bluluk
WOT
Wotan
NBG
Ngimbang
TAJ
Tanjung (Lamongan)
KBG
Kambangan
Kabupaten Lamongan
Kabupaten Jombang
POG
Pengamponnigas
KAH
Kabuh
JTI
Jatisari
BWG
Bawangan
KRN–POS
ke Krian
POS
Ploso
Sungai Brantas
DOL
Dolok
TBG
Tembelang
SNT
Santrian
TAA
Tambakberas
JGK
Jombang Kota
Jombang Pasar
SLO–WO
ke Krian via jalur utama, Wonokromo
JG
Jombang
SLO–WO
ke Madiun, Solo Balapan (aktif),
ke Kediri via Pare (non aktif)

Jalur kereta api Babat–Jombang merupakan salah satu jalur kereta yang nonaktif di Jawa Timur. Jalur ini dibangun oleh dua perusahaan yang berbeda, yakni Kediri Stoomtram Maatschappij dan Babat–Djombang Stoomtram Maatschappij. Kini jalur-jalurnya termasuk dalam Wilayah Aset VII Madiun.

Kediri Stoomtram Maatschappij (KSM) mendapatkan konsesi untuk segmen jalur hingga Jombang Kota yang tercatat dalam besluit tertanggal 31 Desember 1894.[1] BDSM kemudian mendapat konsesi izin dari Pemerintah Kolonial Hindia Belanda dan dicatatkan dalam besluit tertanggal 14 Mei 1896 dan dilanjut dengan besluit kedua tertanggal 12 Maret 1898.[2]

Jalur ini memiliki panjang kurang lebih 71,431 km, melewati 7 stasiun dengan bangunan permanen, 13 perlintasan sebidang, dan 8 sungai. Pada 1 Desember 1916, perusahaan Babat–Djombang Stoomtram Maatschappij diakuisisi oleh Staatsspoorwegen sementara segmen Stasiun JombangStasiun Jombang Kota diakuisi dari Kediri Stoomtram Maatschappij pada 1 November 1918 senilai ƒ100.000.[3] Kemudian pada tahun 1921 dibangunlah percabangan dari Stasiun Krian menuju ke Stasiun Ploso.[4]

Pada tahun 1981, jalur kereta api ini resmi ditutup karena kalah bersaing dengan moda transportasi lain. Berdasarkan Rencana Induk Perkeretaapian Nasional,[5] jalur ini menjadi salah satu jalur kereta api yang akan direaktivasi, meskipun wacana reaktivasi terus mengemuka, tetapi tidak pernah terealisasikan.

Progres pembangunan

[sunting | sunting sumber]
Peta jalur kereta api BDSM (garis warna merah) pada tahun 1916, sebelum diakuisisi Staatsspoorwegen.

Segmen Jombang SSJombang Kota dibangun oleh Kediri Stoomtram Maatschappij, sedangkan untuk segmen Jombang KotaBabat dibangun oleh Babat-Djombang Stoomtram Maatschappij.[4]

Segmen jalur Operator Tanggal peresmian Panjang lintasan rel (km)
Jombang (SS)Jombang Kota Kediri Stoomtram Maatschappij 1 Januari 1898 2,2
Jombang Kota–Jombang Pasar 13 Juli 1899 0,8
Jombang–Dolok Babat–Djombang Stoomtram Maatschappij 16 Agustus 1899 8,5
Dolok–Ploso 24 Desember 1899 1,1
Ploso–Kabuh 1 Januari 1900 6,3
Kabuh–Ngimbang 17 Mei 1900 16,3
NgimbangBluluk 18 Juni 1901 10,3
Bluluk–Dradah 1 Januari 1902 9,3
Dradah–Babat (NIS) 17 Agustus 1902 16,5

Jalur terhubung

[sunting | sunting sumber]

Daftar stasiun[6]

[sunting | sunting sumber]
NomorNama stasiunSingkatanAlamatLetakKetinggianStatusFoto
Lintas Babat–Jombang
Segmen Babat–Dradah
Diresmikan pada tanggal 17 Agustus 1902
oleh Babat–Djombang Stoomtram Maatschappij dan diakuisisi oleh Staatsspoorwegen pada 1 Desember 1916
Termasuk dalam Daerah Operasi VIII Surabaya
4407BabatBBTJalan Stasiun Babat, Babat, Babat, Lamongankm 160+373 lintas Gundih-Gambringan-Bojonegoro-Surabaya Pasarturi
km 0+000 lintas Babat-Tuban
km 71+431 lintas Jombang-Ploso-Babat
+7 mBeroperasi
Termasuk dalam Daerah Operasi VII Madiun
4151 Nguwok NWJalan Raya Babat–Sukorame, Nguwok, Modo, Lamongankm 65+630Tidak beroperasi
4152 Kedungpring KEIKandangrejo, Kedungpring, Lamongankm 59+508+23 mTidak beroperasi
Segmen Dradah–Bluluk
Diresmikan pada tanggal 1 Januari 1902
4153 Dradah DRDDradahblumbang, Kedungpring, Lamongankm 54+742Tidak beroperasi
4154 Modho MDHkm 50+410Tidak beroperasi
Segmen Bluluk–Ngimbang
Diresmikan pada tanggal 18 Juni 1901
4155 Bluluk BLKJalan Raya Babat–Sukorame, Bluluk, Bluluk, Lamongankm 44+950+63 mTidak beroperasi
4156 Wotan WOTkm 39+965Tidak beroperasi
Segmen Ngimbang–Kabuh
Diresmikan pada tanggal 17 Mei 1900
4157 Ngimbang NBGNgimbang, Ngimbang, Lamongankm 35+036+82 mTidak beroperasi
4158 Tanjung (Lamongan) TAJkm 32+350Tidak beroperasi
4159 Kambangan KBGLamongrejo, Ngimbang, Lamongankm 29+475+76 mTidak beroperasi
4161 Pengamponnigas POGkm 22+084Tidak beroperasi
Segmen Kabuh–Ploso
Diresmikan pada tanggal 1 Januari 1900
4162 Kabuh KAHJalan Raya Ploso–Babat, Karangpakis, Kabuh, Jombangkm 18+737Tidak beroperasi
4163 Jatisari JTIJalan Bojonegoro–Jombang, Kedungjati, Kabuh, Jombangkm 16+412Tidak beroperasi
4164 Bawangan BWGJalan Babat–Jombang, Bawangan, Ploso, Jombangkm 13+695Tidak beroperasi
Segmen Ploso–Dolok
Diresmikan pada tanggal 24 Desember 1899
4165 Ploso POSJalan Raya Jombang–Babat, Rejoagung, Ploso, Jombangkm 12+596Tidak beroperasi
BH Jembatan Ploso (Brantas)
Segmen Dolok–Jombang
Diresmikan pada tanggal 16 Agustus 1899
4166 Dolok DOLBedahlawak, Tembelang, Jombangkm 10+958Tidak beroperasi
- Tembelang TBGkm??Tidak beroperasi
4167 Santrian SNTJalan Raya Tembelang, Pesantren, Tembelang, Jombangkm 8+194Tidak beroperasi
4168 Tambakberas TAAJalan Kyai H. Wahab Hasbullah, Tambakrejo, Jombang, Jombangkm 5+090Tidak beroperasi
4169 Jombang Kota JGKJombang, Jombang, Jombangkm 2+727+37 mTidak beroperasi

Segmen Jombang Kota–Jombang

[sunting | sunting sumber]
NomorNama stasiunSingkatanAlamatLetakKetinggianStatusFoto
Lintas Babat–Jombang
Segmen Jombang Kota–Jombang SS
Diresmikan pada tanggal 13 Juli 1899
oleh Kediri Stoomtram Maatschappij dan diakuisisi oleh Staatsspoorwegen pada tahun 1918
Termasuk dalam Daerah Operasi VII Madiun
4169 Jombang Kota JGKJombang, Jombang, Jombangkm 2+727+37 mTidak beroperasi
Jombang Pasar Jombang, Jombang, JombangTidak beroperasi
4040JombangJGJalan Jenderal Basuki Rachmat 1, Jombatan, Jombang, Jombangkm 81+497 lintas SurabayaKertosonoMadiunSolo Balapan
km 0+000 lintas JombangPlosoBabat
km 0+000 lintas JombangPareKediri
+43 mBeroperasi

Keterangan:

  • Stasiun yang dicetak tebal merupakan stasiun kelas besar dan kelas I.
  • Stasiun yang dicetak miring merupakan stasiun nonaktif.

Referensi:

  • Letak stasiun: [7][8]
  • Pengidentifikasi stasiun: [9]
  • Tanggal pembukaan jalur: [10]:106–124

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Eenige Bladzijden Indische Spoorwepolitiek. De Voormalige Babat-Djombang Stoomtram Maatschappij" (PDF). Indisch Tijdschrift Voor Spoor-en Tramwegwezen. IV (10): 204. 1916.
  2. Boudewijnse, J.; van Soest, G.H. (1902). De Indo-Nederlandsche wetgeving. Elsevier.
  3. (Belanda) S. A., Reitsma (1928). Korte geschiedenis der Nederlandsch-Indische spoor- en tramwegen. Batavia (Jakarta) – Weltevreden. Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link)
  4. 1 2 van Dirxland, Baron van der Goes; Martens, C.L.J. (1907). Gedenkboek samengesteld ter gelegenheid van het Vijf en Twintig-Jarig Bestaan der Samarang-Joana Stoomtram Maatschappij. Den Haag: Koninklijke Nederlandse-Boek en Kunsthandel van M.M. Couvee.
  5. Direktorat Jenderal Perkeretaapian (2011). Rencana Induk Perkeretaapian Nasional. Jakarta: Kementerian Perhubungan. hlm. 72.
  6. Nusantara, Telaga Bakti; Perkeretaapian, Asosiasi Pakar (1997). Sejarah Perkeretaapian Indonesia Jilid 1. Bandung: CV. Angkasa. hlm. 164.
  7. Subdirektorat Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). ;
  8. Perusahaan Umum Kereta Api (1992). Ikhtisar Lintas Jawa.
  9. Arsip milik alm. Totok Purwo mengenai Nama, Kode, dan Singkatan Stasiun Kereta Api Indonesia
  10. Reitsma, S.A. (1928). Korte Geschiedenis der Nederlandsch-Indische Spoor- en Tramwegen. Weltevreden: G. Kolff & Co.