Jalur kereta api lintas Surabaya

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Lintas Surabaya
Ikhtisar
JenisJalur kereta api lintas utama
SistemJalur kereta api perkotaan
StatusBeroperasi
Operasi
DibukaBervariasi, lihat di bawah.
PemilikDitjen KA, Kemenhub RI
OperatorPT Kereta Api Indonesia
Daerah Operasi VIII Surabaya
Data teknis
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasi20 s.d. 75 km/jam
Peta rute

Pelabuhan Tanjung Perak
Depo Pertamina Bandaran
Kalimas/
Depo Jln. Jakarta/Jln. Teluk Kumai
Benteng
Stasiun Sidotopo
Depot lok. SDT
Surabaya Kota/Semut
Jembatan KA Kali Mas
viaduk dekat SB & shortcut SGU-SBI
Surabaya Ps. Turi
Tugu Pahlawan
Tandes
Kandangan
Benowo
ke Semarang
Jln. Prof. Dr. Mustopo
Surabaya Gubeng
Viaduk Kertajaya
Ngagel
Kali Jagir Wonokromo
Wonokromo
Solo/Yogyakarta
melalui Krian
Sepanjang
Margorejo
Jemursari
Kertomenanggal
Jalan Tol Juanda
Batas wilayah Kota Surabaya
Waru
Sawotratap
Jalan akses Bandara Juanda
ke Bangil/Malang/Banyuwangi

Jalur kereta api lintas Surabaya adalah jalur kereta api yang mengitari wilayah Kota Surabaya, Jawa Timur. Seluruh jalur kereta api ini termasuk dalam Daerah Operasi VIII Surabaya. Jalur ini merupakan kumpulan dari banyak segmen jalur kereta api yang melayani perjalanan ke berbagai jurusan di Jawa.

Jalur ini melayani kereta api jarak menengah, jarak jauh, lokal, dan komuter.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pembangunan jalur kereta api Surabaya–Pasuruan[sunting | sunting sumber]

Staatsspoorwegen (SS) disahkan sebagai badan hukum pada tanggal 6 April 1875. Perusahaan ini mendapat penugasan dari Pemerintah Kolonial untuk membangun jalur kereta api yang menghubungkan kota-kota penting di Jawa, yakni Batavia, Bandung, dan Surabaya dan terintegrasi dengan jalur Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS)[1]

Kehadiran SS membuat proyek perkeretaapian lintas Jawa semakin semarak. Pabrik-pabrik gula yang mulai bermunculan di kawasan Sidoarjo dan Pasuruan diharapkan dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat seiring meningkatnya konsumsi gula di Hindia Belanda maupun di Eropa.[2]

Jalur kereta api SurabayaPasuruan merupakan jalur kereta api pertama SS yang selesai pada tanggal 16 Mei 1878. Jalur ini melewati Bangil dan Sidoarjo, menghubungkan pabrik-pabrik gula di Sidoarjo dan Pasuruan dengan pelabuhan di Surabaya.[3]

Hubungan antara Kalimas, Sidotopo, dan Benteng[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1880-an, SS kemudian mengembangkan jalur kereta api yang menghubungkan Surabaya dan Sidotopo dengan pelabuhan Kalimas. Jalur tersebut selesai pada tanggal 1 Januari 1886 termasuk membuka stasiun barang baru di utara Fort Prins Hendrik (sekarang Stasiun Benteng).[4]

Pembangunan jalur kereta api oleh NIS[sunting | sunting sumber]

Setelah meraup keuntungan yang besar, Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) menambah lagi segmen jalur kereta api. Pada tanggal 1 September 1897, perusahaan ini mendapat konsesi izin pembangunan jalur kereta api baru yang melayani rute Goendih–Gambringan–Bodjonegoro–Soerabaja.[5]

Jalurnya merupakan sepur 1.067 mm, dan selesai pada tahun 1902-1903 hingga Stasiun Surabaya Pasarturi.[6]

Rentetan peristiwa pertempuran Surabaya[sunting | sunting sumber]

Pada 15 November 1945, surat kabar "The Argus" mengabarkan bahwa, pasukan Inggris dan India (Gurkha) berhasil menguasai salah satu stasiun dan beberapa gedung pemerintahan di pusat Kota Surabaya. Di sepanjang segmen Kalimas–Surabaya Kota–Benteng terutama pada lintas Kalimas–Surabaya Kota, pertempuran sengit antara pasukan Indonesia melawan pasukan Inggris dan India berlangsung.[7]

Rangkaian pengeboman dahsyat dan serangan strafing udara dari pesawat-pesawat Thunderbolt RAF, rentetan tembakan artileri dan mortir, serta tank-tank Stuart yang membantu mengambankan situasi berhasil membuat pasukan gurkha bergerak sejauh 500 yard dan melintasi railbed (tubuh jalan kereta api). Pasukan Indonesia yang diperkuat dengan artileri dan mortir memberikan perlawanan balasan dari bunker-bunker perlindungan udara yang dibangun sebelum kedatangan Jepang. Ketika pasukan gurkha mundur dan mengakses jembatan kereta api di atas Sungai Kalimas dekat Stasiun Surabaya Kota, pasukan Indonesia menyerbu dengan serangan bunuh diri. Sayangnya, mereka terjebak dalam tembakan dari senapan mesin hingga menewaskan 60 orang pejuang dan melukai beberapa diantaranya.[7]

Kini, jejak pertempuran tersebut masih dapat dilihat bekasnya pada jembatan kereta api di Sungai Kalimas di dekat stasiun ini. Jejak-jejak tersebut ialah adanya rangka jembatan yang penyok akibat hantaman Peluru Shrapnel.[7]

Pembangunan jalan pintas Pasarturi–Gubeng[sunting | sunting sumber]

Pembangunan jalur ini dimulai pada tahun 2007 dengan melihat analisis kegiatan langsiran di Stasiun Sidotopo yang melewati permukiman padat penduduk serta analisis dalam memudahkan pergerakan kereta api dari kedua stasiun utama di Surabaya tersebut.[8]

Uji coba terhadap jalur ini telah direncanakan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian pada bulan April 2011, namun belum ada layanan reguler yang dijalankan di jalur ini.[9]

Saat ini kereta api penumpang yang dilayani di jalur ini adalah Jayabaya (per 18 Oktober 2014[10]), Ekonomi Lokal/KRD Bojonegoro (per 1 April 2015[11]), dan Mutiara Timur (per 1 Desember 2019)

Daftar segmen[sunting | sunting sumber]

  • Surabaya Kota–Wonokromo
  • Benteng–Sidotopo–Kalimas
  • Surabaya Pasarturi–Mesigit
  • Jalan pintas Surabaya Pasarturi–Surabaya Gubeng

Jalur terhubung[sunting | sunting sumber]

Lintas aktif[sunting | sunting sumber]

Lintas nonaktif[sunting | sunting sumber]

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Penumpang, tujuan Surabaya Gubeng[sunting | sunting sumber]

Kelas eksekutif[sunting | sunting sumber]

Kelas campuran[sunting | sunting sumber]

Kelas ekonomi AC premium[sunting | sunting sumber]

Kelas ekonomi AC[sunting | sunting sumber]

Lokal/komuter[sunting | sunting sumber]

Penumpang, tujuan Surabaya Pasarturi[sunting | sunting sumber]

Kelas eksekutif[sunting | sunting sumber]

Kelas campuran[sunting | sunting sumber]

Kelas ekonomi AC plus[sunting | sunting sumber]

Kelas ekonomi AC[sunting | sunting sumber]

Lokal/komuter[sunting | sunting sumber]

Penumpang, melewati jalan pintas Pasarturi–Gubeng[sunting | sunting sumber]

Barang[sunting | sunting sumber]

Daftar stasiun[sunting | sunting sumber]

Surabaya Kota–Wonokromo[sunting | sunting sumber]

Nomor Nama stasiun Singkatan Alamat Letak Ketinggian Status Foto
Lintas 21, 22, 24 Surabaya
Segmen Surabaya Kota–Wonokromo
Diresmikan pada tanggal 16 Mei 1878
oleh Staatsspoorwegen Oosterlijnen
Termasuk dalam Daerah Operasi VIII Surabaya
4510 Surabaya Kota SB Jalan Stasiun Kota 9, Bongkaran, Pabean Cantikan, Surabaya km 0+299 lintas Surabaya Kota-Probolinggo-Kalisat-Panarukan
km 9+779 lintas Surabaya Kota-Mojokerto-Kertosono-Madiun-Solo Balapan
km 0+000 lintas Surabaya Kota-Sidotopo
+4 m Beroperasi KITLV - 1404403 - Ingen, H. van - Soerabaja - Kurkdjian, Photo-Atelier - Soerabaja - Railway Station in Surabaya - circa 1910.tif
4520 Surabaya Gubeng SGU Jalan Gubeng Masjid, Pacar Keling, Tambaksari, Surabaya km 3+475 lintas Surabaya Kota-Probolinggo-Kalisat-Panarukan
km 12+955 lintas Surabaya Kota-Mojokerto-Kertosono-Madiun-Solo Balapan
km 0+000 lintas Surabaya Gubeng-Sidotopo-Benteng
+5 m Beroperasi Stasiun Surabaya Gubeng.JPG
- Ngagel NGA Jalan Upa Jiwa III, Ngagel, Wonokromo, Surabaya km 6+060 lintas Surabaya Kota-Probolinggo-Kalisat-Panarukan
km 15+540 lintas Surabaya Kota-Mojokerto-Kertosono-Madiun-Solo Balapan
- Beroperasi Halte Ngagel 2010.JPG
4530 Wonokromo WO Jalan Wonokromo 1, Jagir, Wonokromo, Surabaya km 7+881 lintas Surabaya Kota-Probolinggo-Kalisat-Panarukan
km 17+361 lintas Surabaya Kota-Mojokerto-Kertosono-Madiun-Solo Balapan
+7 m Beroperasi Stasiun Wonokromo 2020.jpg

Benteng–Sidotopo–Kalimas[sunting | sunting sumber]

Nomor Nama stasiun Singkatan Alamat Letak Ketinggian Status Foto
Lintas 21 Surabaya
Segmen Benteng–Kalimas
Diresmikan pada tanggal 1 Januari 1886
oleh Staatsspoorwegen Oosterlijnen
4504 Benteng BET Jalan Stasiun Benteng, Ujung, Semampir, Surabaya km 5+740 lintas Surabaya Gubeng-Sidotopo-Benteng +4 m Beroperasi Stasiun Benteng.jpg
4505 Sidotopo SDT Jalan Sidotopo Wetan, Simokerto, Simokerto, Surabaya km 0+000 lintas Sidotopo-Kalimas
km 2+339 lintas Surabaya Kota-Sidotopo
km 3+454 lintas Surabaya Gubeng-Sidotopo-Benteng
+2,5 m Beroperasi sebagai dipo lokomotif SDT 0901.JPG
Overpass jalur Surabaya–Wonokromo
Viaduk Surabaya Kota
Viaduk Pahlawan
4502 Mesigit MST Jepara, Bubutan, Surabaya km 4+451 lintas Sidotopo-Kalimas
km 0+000 lintas Mesigit-Surabaya Pasarturi
+4 m Beroperasi Stasiun Mesigit 07-2015.JPG
4503 Kalimas KLM Perak Utara, Pabean Cantikan, Surabaya km 7+016 lintas Sidotopo-Kalimas +2 m Beroperasi Stasiun Kalimas.jpg

Surabaya Pasarturi–Mesigit[sunting | sunting sumber]

Nomor Nama stasiun Singkatan Alamat Letak Ketinggian Status Foto
Segmen Surabaya PasarturiMesigit
Diresmikan pada tanggal 1 April 1900
oleh Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij
4500 Surabaya Pasarturi SBI Jalan Semarang 1, Gundih, Bubutan, Surabaya km 229+573 lintas GundihGambringan
BojonegoroSurabaya Pasarturi
km 1+350 lintas MesigitSurabaya Pasarturi
km 0+530 lintas Segitiga MesigitSurabaya Pasarturi
+1 m Beroperasi Pasar Turi Station Departure Hall.JPG
4502 Mesigit MST Jepara, Bubutan, Surabaya km 4+451 lintas Sidotopo-Kalimas
km 0+000 lintas Mesigit-Surabaya Pasarturi
+4 m Beroperasi Stasiun Mesigit 07-2015.JPG

Jalan pintas Surabaya Pasarturi–Gubeng[sunting | sunting sumber]

Nomor Nama stasiun Singkatan Alamat Letak Ketinggian Status Foto
Segmen jalan pintas Surabaya Pasarturi–Gubeng
Diresmikan pada tanggal 1 April 2011 (rencana ujicoba), 18 Oktober 2014 (perjalanan reguler)
oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian
4500 Surabaya Pasarturi SBI Jalan Semarang 1, Gundih, Bubutan, Surabaya km 229+573 lintas GundihGambringan
BojonegoroSurabaya Pasarturi
km 1+350 lintas MesigitSurabaya Pasarturi
km 0+530 lintas Segitiga MesigitSurabaya Pasarturi
+1 m Beroperasi Pasar Turi Station Departure Hall.JPG
4520 Surabaya Gubeng SGU Jalan Gubeng Masjid, Pacar Keling, Tambaksari, Surabaya km 3+475 lintas Surabaya Kota-Probolinggo-Kalisat-Panarukan
km 12+955 lintas Surabaya Kota-Mojokerto-Kertosono-Madiun-Solo Balapan
km 0+000 lintas Surabaya Gubeng-Sidotopo-Benteng
+5 m Beroperasi Stasiun Surabaya Gubeng.JPG

Keterangan:

  • Stasiun yang ditulis tebal merupakan stasiun kelas besar dan kelas I.
  • Stasiun yang ditulis biasa merupakan stasiun kelas II/menengah, III/kecil, dan halte.
  • Stasiun yang ditulis tebal miring merupakan stasiun kelas besar atau kelas I yang nonaktif.
  • Stasiun yang ditulis miring merupakan halte atau stasiun kecil yang nonaktif.

Referensi: [12][3][13]


Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Pemerintah Kolonial Belanda (1876). Staatsblad van Nederlandsch-Indië 1876. Pemerintah Kolonial Belanda. 
  2. ^ "Stasiun Kereta Api Sidoarjo". Informasi Situs Budaya Indonesia. 2017-10-27. Diakses tanggal 2018-01-31. 
  3. ^ a b Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. 
  4. ^ Staatsspoorwegen (1896). Statistiek van het vervoer op de spoorwegen en tramwegen met machinale beweegkracht in Nederlandsch-Indië. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. 
  5. ^ Handinoto. (1996). Perkembangan kota dan arsitektur kolonial Belanda di Surabaya, 1870-1940 (edisi ke-Ed. 1., cet. 1). Yogyakarta: Diterbitkan atas kerjasama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Kristen PETRA Surabaya dan Penerbit ANDI Yogyakarta. ISBN 9795333739. OCLC 38898570. 
  6. ^ Paulus, Jozlas dkk. (1921). Encyclopaedie van Nederlandsch-Indië. M. Nijhoff. 
  7. ^ a b c Setyawan, Ady (2020). Kronik Pertempuran Surabaya: Media Asing dan Historiografi di Indonesia (edisi ke-Cet. 1). Matapadi Pressindo. hlm. 236-238. 
  8. ^ Merdeka.com. "PT KAI Bangun Rel Baru Hubungkan Stasiun Gubeng-Pasarturi Surabaya | merdeka.com". merdeka.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-12-01. 
  9. ^ Surabayakita, Redaksi. "KA Gubeng-Pasar Turi Operasi April 2011". www.surabayakita.com. Diakses tanggal 2018-12-01. 
  10. ^ "KA Jayabaya Pasar Senen-Surabaya-Malang Singgahi 14 Stasiun | Republika Online". Republika Online. Diakses tanggal 2018-12-01. 
  11. ^ "KA Ekonomi Sidoarjo-Surabaya-Bojonegoro Mulai Beroperasi per 1 April – Info Kereta Api". kereta-api.info. Diakses tanggal 2018-12-01. 
  12. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  13. ^ Arsip milik alm. Totok Purwo mengenai Nama, Kode, dan Singkatan Stasiun Kereta Api Indonesia

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Peta rute: Attached KML Error: KML file not found

KML is not from Wikidata