Stasiun Tobo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Tobo
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun TBO.png
  • Singkatan: TBO
  • Nomor: 2722
IMG 1131.JPG
Bangunan lama Stasiun Tobo yang sudah dibongkar pada tahun 2018
Lokasi
ProvinsiJawa Timur
KabupatenBojonegoro
KecamatanPadangan
DesaKebonagung
AlamatNasional 20 Jalan Raya Bojonegoro-Cepu/Ngawi
Kode pos62162
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi VIII Surabaya
Kelas stasiun[1]III/kecil
Ketinggian+25 m
Letak[2]km 96+629 lintas Gundih-Gambringan-Bojonegoro-Surabaya Pasarturi
LayananHanya untuk persusulan antarkereta api.
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur4 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Jumlah peronSatu peron sisi yang agak rendah
Tipe persinyalanElektrik tipe Sinyal Interlocking Len-02
Fasilitas yang tersedia di stasiun ini:
LiveryPapanStasiun 2017.svg
Fasilitas parkir: Ya Area merokok: Ya
Tempat ibadah: Ya


Stasiun Tobo (TBO) (bahasa Jawa: ꦱꦼꦠꦱꦶꦪꦸꦤ꧀​ꦠꦺꦴꦧꦺꦴ, translit. Sêtasiyun Tobo) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang berada di Kebonagung, Padangan, Bojonegoro. Stasiun yang terletak pada ketinggian +25 meter ini merupakan stasiun aktif yang letaknya paling barat Daerah Operasi VIII Surabaya lintas Gambringan–Surabaya Pasarturi, Kabupaten Bojonegoro, dan Jawa Timur bagian utara. Stasiun ini cukup mudah diakses karena terletak di sebelah tenggara jalan raya yang menghubungkan Bojonegoro dengan Cepu dan Ngawi. Saat ini tidak ada kereta api yang berhenti di stasiun ini, kecuali jika terjadi persusulan antarkereta api.

Awalnya stasiun ini menggunakan sistem persinyalan mekanik dan memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 sebagai sepur lurus. Setelah pembangunan jalur ganda, terdapat satu jalur lagi dan bangunan baru di sisi barat daya yang dilengkapi lorong bawah tanah sehingga jalurnya bertambah menjadi empat dengan jalur 3 yang juga dijadikan sebagai sepur lurus dan jalur 4 yang diberi kanopi. Selain itu, sistem persinyalannya telah diganti dengan sistem persinyalan elektrik. Sejak tahun 2018 bangunan stasiun lama sudah dibongkar dan bekas bangunannya digantikan dengan bangunan baru yang difungsikan sebagai kantor resort jalan rel. Untuk mencapai bangunan stasiun baru dari jalan raya, harus berjalan kaki melalui lorong tersebut. Arsitektur bangunan baru stasiun ini serupa dengan Stasiun Patukan

Sejak 1 Agustus 2016, terkait adanya perubahan koordinasi kewilayahan stasiun-stasiun KA milik PT KAI, stasiun ini bersama dengan Stasiun Bojonegoro dan Stasiun Kalitidu yang sebelumnya termasuk dalam Daerah Operasi IV Semarang kini termasuk dalam Daerah Operasi VIII Surabaya.[3][4]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ Muliyanto (5 September 2016). "Stasiun Bojonegoro Pindah Wilayah Operasi ke Daop 8 Surabaya". Berita Bojonegoro. Diakses tanggal 31 Juli 2017. Sejumlah stasiun kereta api di wilayah Bojonegoro kini mengalami pemindahan wilayah Daerah Operasi (Daop). Stasiun ini sebelumnya ikut Daop 4, kini dipindah ikut Daop 8 Surabaya. 
  4. ^ http://jateng.tribunnews.com/2016/07/27/mulai-agustus-2016-stasiun-bojonegoro-masuk-wilayah-daop-viii
Stasiun sebelumnya   Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg Lintas Kereta Api Indonesia Logo of the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia.svg   Stasiun berikutnya
menuju Gambringan
Gambringan–Surabaya Pasarturi

Koordinat: 7°10′20″S 111°39′15″E / 7.172218°S 111.654171°E / -7.172218; 111.654171