Stasiun Patukan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Stasiun Patukan
  • Singkatan: PTN
  • Nomor: 3014
Stasiun Patukan 2017.jpg
Stasiun Patukan.
Lokasi
Daerah istimewa Daerah Istimewa Yogyakarta
Kabupaten Sleman
Kecamatan Gamping
Desa Ambarketawang
Informasi lain
Operator Daerah Operasi VI Yogyakarta
Kelas stasiun[1] III/kecil
Ketinggian +88 m
Letak[2] km 538+253 lintas Bogor-Bandung-Banjar-Kutoarjo-Yogyakarta
Layanan Hanya untuk persusulan antarkereta api.
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur 5 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Jumlah peron 3 (satu peron sisi dan dua peron pulau yang sama-sama agak tinggi, namun tidak ada peron di antara jalur 2 dengan jalur 3 dan jalur 4 dengan jalur 5)

Stasiun Patukan atau Stasiun Pathukan (PTN) merupakan stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Ambarketawang, Gamping, Sleman, tepatnya sekitar 100 meter sebelah timur jalan raya Sidoarum-Gamping. Stasiun yang terletak pada ketinggian +88 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi VI Yogyakarta dan merupakan stasiun kereta api yang letaknya paling barat di Kabupaten Sleman. Stasiun ini memiliki lima jalur dengan jalur 2 dan 3 sebagai sepur lurus serta jalur 5 sebagai sepur badug/jalur buntu.

Nama stasiun ini berasal dari nama dusun tempat stasiun ini berada. Jika sore hari, tempat ini ramai dikunjungi masyarakat sekitar stasiun, bahkan dari daerah-daerah di sekitar Dusun Pathukan. Tidak ada kereta api yang berhenti di stasiun ini, kecuali jika terjadi persusulan antarkereta api.

Sejak diresmikannya jalur ganda pada tahun 2006-2007, stasiun ini sudah menggunakan bangunan baru. Pada emperan bangunan dekat ruang kepala stasiun terdapat prasasti peresmian jalur ganda Kutoarjo–Yogyakarta. Prasasti ini dipasang pada November 2007, yang proses pembangunannya mendapat pinjaman dari Jepang melalui Japan Bank for International Cooperation.[3]

Dahulu stasiun ini memiliki percabangan menuju Pabrik Gula Demakijo, namun setelah PG tersebut berubah menjadi Kompi Kavaleri Panser 2 dan Kompi Senapan C, jalur tersebut ditutup untuk pembangunan Jalan Ring Road Barat Kota Yogyakarta.

Insiden[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 24 November 2016, seorang warga tewas ditabrak kereta api Gajah Wong saat hendak memasuki Stasiun Patukan. Pihak PT KAI Daop VI Yogyakarta kemudian mengimbau kepada warga agar tidak beraktivitas di jalur kereta api.[4]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ "Jalur Rel Ganda Kutoarjo-Yogya-Solo Dioperasikan". Tempo. 2007-09-25. Diakses tanggal 2018-02-17. 
  4. ^ "KA Gajah Wong Tabrak Orang, KAI Ingatkan Masyarakat Tak Beraktivitas Dekat Rel". krjogja.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-02-17. 
Stasiun sebelumnya   Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg Lintas Kereta Api Indonesia Logo of the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia.svg   Stasiun berikutnya
menuju Kutoarjo
Kutoarjo–Purwosari

Koordinat: 7°47′27″S 110°19′31″E / 7.790861°S 110.3254098°E / -7.790861; 110.3254098