Lompat ke isi

Stasiun Surabaya Pasarturi

Stasiun Surabaya Pasarturi
Kereta Api Indonesia
B01 J01 A14

Tampak depan Stasiun Surabaya Pasarturi pada tahun 2022 beserta monumen lokomotif B1239
Nama lainStasiun Pasar Turi
Lokasi
Koordinat 7°14′40″S 112°43′56″E / 7.24444°S 112.73222°E / -7.24444; 112.73222
Ketinggian+1 m
Operator
Otoritas transportasiDirektorat Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda (hanya untuk layanan Commuter Line)
Letak
Jumlah peron4
Jumlah jalur8 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
LayananKereta api penumpang
Lintas timur Jawa
Lokal
Komuter

Kereta api barang
Lintas utara Jawa
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiBesar tipe A[2]
Sejarah
Dibuka1 April 1900
Nama sebelumnyaStation Soerabaja NIS
Penumpang
20248.898/hari[a] (KAI)
Peringkat5
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya Antarkota Stasiun berikutnya
Terminus Lintas Utara Jawa Lamongan
menuju Pasar Senen atau Gambir
Stasiun sebelumnya KAI Commuter Stasiun berikutnya
Terminus Commuter Line Blorasura Tandes
menuju Cepu
Surabaya Gubeng
menuju Sidoarjo
Commuter Line Arjonegoro Tandes
menuju Babat atau Bojonegoro
Surabaya Gubeng
menuju Mojokerto
Commuter Line Jenggala Tandes
menuju Babat atau Indro
Fasilitas dan teknis
FasilitasParkir Jalur difabel Tempat naik/turun Pemesanan langsung di loket Layanan pelanggan Cetak tiket mandiri Ruang/area tunggu VIP Pusat informasi Musala Toilet Ruang menyusui Pos kesehatan Galeri ATM Penitipan barang Isi baterai Area merokok Sistem pengenalan wajah Air minum Restoran Pertokoan/area komersial Terminal barang 
Jenis persinyalan
Diagram lintasan stasiun
ke Tandes
arah Gundih
ke depo kereta &
terminal kargo
ke depo lokomotif
pemutar rel
Terowongan PGS
±
100 m
109 yd
JPL 4
Jl. Dupak
ke
Surabaya Gubeng
Sidotopo
ke Mesigit
arah Kalimas
Lokasi pada peta
Peta
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Surabaya Pasarturi (SBI), juga dikenal sebagai Stasiun Pasar Turi, merupakan stasiun kereta api kelas besar tipe A yang terletak di perbatasan antara Kelurahan Gundih dan Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya, Jawa Timur; termasuk dalam pengelolaan Daerah Operasi VIII Surabaya dan KAI Commuter pada ketinggian +1 meter dengan jarak serta salah satu dari dua stasiun kereta api utama di Kota Surabaya. Stasiun Pasarturi juga sebagai stasiun kereta api keberangkatan utama kereta api antarkota dari Kota Surabaya, terutama bagi lintas utara Pulau Jawa dengan jarak 720.06 km arah timur dari Jakarta Gambir.

Stasiun ini melayani layanan kereta api antarkota menghubungkan Kota Surabaya dengan Kota Semarang, Jawa Tengah serta DKI Jakarta[b] di jalur utara Jawa dan kereta api lokal/komuter menuju berbagai tujuan di Jawa Timur bagian utara. Stasiun kereta api utama lainnya adalah Stasiun Surabaya Gubeng yang berfokus untuk keberangkatan kereta api antarkota di lintas selatan Pulau Jawa; sedangkan Stasiun Surabaya Kota hanya diperuntukkan bagi layanan kereta api lokal serta komuter menuju Jawa Timur bagian tengah dan selatan beserta kereta api Sri Tanjung.

Stasiun ini mempertemukan jalur utama utara Jawa dari Jakarta dengan jalur percabangan menuju Surabaya Gubeng melalui Segitiga Mesigit di lintas timur Jawa meskipun beberapa kereta api antarkota basis jalur utara meneruskan perjalanan menuju tujuan lainnya di Jawa Timur selain Surabaya. Di halaman depan stasiun ini terdapat monumen lokomotif uap B1239 milik SJS/OJS.

Berdasarkan jumlah penumpang kereta api antarkota yang dirilis PT Kereta Api Indonesia (KAI) antara Januari–Oktober 2024, Stasiun Surabaya Pasarturi menjadi stasiun kereta api tersibuk kelima di Indonesia dengan mencatatkan 2.713.804 penumpang berdasarkan total jumlah penumpang naik maupun turun.[a]

Berbeda dengan stasiun-stasiun lainnya di Surabaya yang dibangun oleh Staatsspoorwegen (SS) dan Oost-Java Stoomtram Maatschappij (OJSM), Stasiun Surabaya Pasarturi dibangun oleh perusahaan kereta api swasta pertama di Hindia Belanda, yaitu Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS). Setelah mendapat keuntungan pada 1890-an, NIS mengajukan konsesi pembangunan jalur baru. Pada 24 September 1896, perusahaan ini mendapat konsesi izin pembangunan jalur kereta api baru lintas Gundih–Gambringan–Bojonegoro–Surabaya.[4]: 109  Supaya dapat menampung penumpang dari Gresik, maka dilakukan pembangunan jalur cabang menuju Gresik. Selain itu, jalur kereta api lintas Babat hingga Merakurak juga dibangun.[5]

Stasiun beserta jalur kereta api lintas Lamongan–Surabaya mulai beroperasi sejak 1 April 1900. Kemudian pada 15 Oktober 1900, jalur kereta api ruas Gundih–Kradenan selesai dibangun dan pembangunannya dilanjutkan hingga Bojonegoro. Jalur ini selesai dibangun secara keseluruhan pada 1 Februari 1903.[4]: 119 

Nama "Surabaya Pasarturi" diberikan sejak Djawatan Kereta Api mulai mendata stasiun-stasiun di Indonesia pada 1950-an. Stasiun ini diberi nama "Pasar Turi" karena terdapat sebuah pasar dengan nama yang sama.

Bangunan dan tata letak

[sunting | sunting sumber]

Stasiun Surabaya Pasarturi memiliki delapan jalur kereta api. Awalnya, jalur 2 merupakan sepur lurus dari dan ke arah DKI Jakarta, sedangkan jalur 3 merupakan sepur raya dari dan ke arah Surabaya Gubeng/Sidotopo/Kalimas. Setelah jalur ganda pada segmen mulai stasiun ini hingga Stasiun Kandangan resmi dioperasikan pada 3 September 2014,[6] jalur 2 difungsikan sebagai sepur lurus jalur ganda dari arah Jakarta-Semarang saja dan jalur 3 difungsikan sebagai sepur lurus jalur ganda ke arah sebaliknya.

B01 J01 A14
G Bangunan utama stasiun
Peron sisi
Jalur 1 Kereta Api Indonesia Keberangkatan dan kedatangan kereta api antarkota ↔
B Commuter Line Blorasura, dari dan tujuan Cepu ↔ (Tandes)
A Commuter Line Arjonegoro, dari dan tujuan Babat
Peron pulau
Jalur 2 Sepur lurus dari arah Jakarta Kota ←
Kereta Api Indonesia Keberangkatan dan kedatangan kereta api antarkota ↔
B Commuter Line Blorasura, dari dan tujuan Cepu ↔ (Tandes)
A Commuter Line Arjonegoro, dari dan tujuan Babat
Peron pulau
Jalur 3 Sepur lurus ke arah Jakarta Kota →
↔ Sepur raya dari dan ke arah Mesigit
← Kereta Api Indonesia Pemberhentian, keberangkatan, dan kedatangan kereta api antarkota →
B Commuter Line Blorasura, dari dan tujuan Cepu ↔ (Tandes)
→ J Commuter Line Jenggala, dari Sidoarjo
← (Surabaya Gubeng) J Commuter Line Jenggala, tujuan Sidoarjo/Mojokerto dan tujuan Indro → (Tandes)
J Commuter Line Jenggala, tujuan Mojokerto dan tujuan Babat
A Commuter Line Arjonegoro, tujuan Babat/Bojonegoro dan tujuan Sidoarjo
Peron pulau
Jalur 4 ← Kereta Api Indonesia Pemberhentian, keberangkatan, dan kedatangan kereta api antarkota →
B Commuter Line Blorasura, dari dan tujuan Cepu ↔ (Tandes)
→ J Commuter Line Jenggala, dari Sidoarjo
← (Surabaya Gubeng) J Commuter Line Jenggala, tujuan Sidoarjo/Mojokerto dan tujuan Indro → (Tandes)
J Commuter Line Jenggala, tujuan Mojokerto dan tujuan Babat
A Commuter Line Arjonegoro, tujuan Babat/Bojonegoro dan tujuan Sidoarjo
Jalur 5 Jalur parkir rangkaian kereta api
Jalur 6
Jalur 7
Jalur 8
Emplasemen Stasiun Surabaya Pasarturi dilihat dari Pasar Grosir Surabaya, 2017

Sejak Juli 2014, sistem persinyalan mekanik di stasiun ini telah diganti dengan sistem persinyalan elektrik buatan PT Len Industri.[7]

Stasiun ini dilengkapi dengan depo lokomotif di sebelah selatan dan depo kereta di sebelah barat. Ke arah utara stasiun ini, terdapat jalur kereta api di bawah bangunan pusat grosir sebelum percabangan di utara perlintasan sebidang Jalan Dupak—ke arah barat menuju Kalimas dan ke arah timur menuju Sidotopo sekaligus jalur pintas menuju Surabaya Gubeng.[8]

Saat ini lintas jalur pada stasiun ini sudah berupa jalur ganda. Dengan adanya jalur ganda tersebut, perjalanan dari Surabaya (Pasar Turi) menuju Jakarta melalui jalur lintas utara Jawa dapat ditempuh selama 7 jam 45 menit hingga 12 jam, sedangkan perjalanan menuju Semarang dapat ditempuh selama 2 jam 50 menit hingga 4,5 jam.

Pada tahun 2019, dilakukan pemanjangan dan penambahan kanopi pada peron sisi stasiun ini untuk mendukung pelayanan kereta api penumpang rangkaian panjang.

Stasiun ini merupakan bagian dari segitiga pembalik yang digunakan untuk memutar lokomotif; hanya digunakan jika turntable yang ada di depot lokomotif sedang tidak bisa difungsikan.

Selain melayani kereta api antarkota, lokal, dan komuter, Stasiun Surabaya Pasarturi juga dijadikan tempat parkir untuk kereta api Jayakarta yang semula parkir di Stasiun Surabaya Kota.

Pada 28 September 2022, PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah melakukan uji coba sistem pengenalan wajah pada proses keberangkatan kereta api antarkota di Stasiun Bandung dan per 10 Juli 2023, Stasiun Surabaya Pasarturi sudah menerapkan sistem tersebut bersama sembilan belas stasiun KA utama lainnya seperti Stasiun Jember, Surabaya Gubeng, Malang, Madiun, Solo Balapan, Lempuyangan, Yogyakarta, Semarang Poncol, Semarang Tawang, Pekalongan, Tegal, Purwokerto, Kutoarjo, Cirebon, Kiaracondong, Bekasi, Pasar Senen, dan Gambir di Pulau Jawa serta Medan di Pulau Sumatra.[9]

Ciri khas

[sunting | sunting sumber]

Stasiun ini memiliki melodi penyambutan kereta api bergaya keroncong berjudul "Soerabaja" dengan Sundari Soekotjo sebagai penyanyi—dipopulerkan pertama kali oleh grup musik bergenre rock and roll asal Surabaya, Dara Puspita—per tahun 2020. Melodi ini juga digunakan untuk menyambut kedatangan kereta api di Stasiun Surabaya Gubeng per Mei 2021. Pada awalnya, melodi yang digunakan berupa musik instrumental dengan lagu yang sama. Lagu "Surabaja" diciptakan oleh Adjie Rachman dengan mengutip inspirasi dari kelompok teater Bintang Soerabaja serta muncul dalam album studio debut Dara Puspita Jang Pertama.[10] Sekarang lagu "Soerabaja" menjadi bel penyambutan kereta api semua stasiun terminus kereta api antarkota di Kota Surabaya.

Layanan kereta api

[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini sesuai Gapeka 2025 revisi per 18 Juni 2026.[11]

Penumpang

[sunting | sunting sumber]

Antarkota

[sunting | sunting sumber]
Lintas utara Jawa
Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Eksekutif
Anggrek Compartment Suite Surabaya Pasarturi Gambir Via Semarang Tawang–Cirebon
Eksekutif
Sembrani Luxury
Eksekutif
Argo Anjasmoro Eksekutif
Sembrani Tambahan Priority
Eksekutif
Pandalungan Priority Gambir Jember Via Semarang Tawang–Surabaya Pasarturi

Kelas Priority tidak tersedia pada jadwal pagi.

Eksekutif
Campuran
Sancaka Utara Eksekutif Surabaya Pasarturi Cilacap Via Cepu–Solo Balapan
Ekonomi
Gumarang Eksekutif Pasar Senen Via Semarang Tawang–Cirebon
Ekonomi
Dharmawangsa Ekspres Eksekutif Via Semarang Poncol–Cirebon Prujakan
Ekonomi
Kertajaya Tambahan Eksekutif
Ekonomi
Harina Eksekutif Bandung Via Semarang Tawang–Cikampek
Ekonomi Premium
Jayabaya Eksekutif Pasar Senen Malang Via Semarang Poncol–Surabaya Pasarturi
Ekonomi
Blambangan Ekspres Eksekutif Ketapang Via Semarang Tawang–Surabaya Pasarturi
Ekonomi
Ekonomi
Ambarawa Ekspres Ekonomi Premium Surabaya Pasarturi Semarang Poncol Perjalanan ke Semarang pada jadwal pagi serta sebaliknya pada jadwal siang dan bertukar dengan rangkaian kereta api Kertajaya.
Ekonomi Perjalanan ke Semarang pada jadwal siang dan sebaliknya pada jadwal pagi.
Kertajaya Ekonomi Premium Pasar Senen Via Semarang Poncol–Cirebon Prujakan
Airlangga Ekonomi
Lintas timur Jawa
Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Campuran
Mutiara Timur Eksekutif Surabaya Pasarturi Ketapang Perjalanan ke Banyuwangi pada jadwal siang, sedangkan sebaliknya pada jadwal malam.
Ekonomi

Lokal dan komuter (Commuter Line)

[sunting | sunting sumber]
Nama kereta api Relasi perjalanan Keterangan
B Blorasura Surabaya Pasarturi Cepu –
A Arjonegoro Babat Hanya jadwal malam.
Sidoarjo Perjalanan menuju Sidoarjo pada jadwal pagi, sedangkan sebaliknya pada jadwal petang.
Bojonegoro Perjalanan menuju Bojonegoro pada jadwal pagi, sedangkan sebaliknya pada jadwal siang.
J Jenggala Surabaya Pasarturi Perjalanan satu arah hanya jadwal malam.
Indro Sidoarjo Perjalanan satu arah hanya jadwal sore.
Mojokerto Via Sidoarjo–Tulangan

Perjalanan menuju Gresik dua kali pada jadwal pagi dan sekali pada jadwal siang, sedangkan sebaliknya hanya sekali masing-masing pada jadwal pagi dan siang.

Via Sepanjang–Krian

Hanya jadwal siang.

Babat Via Sepanjang–Krian

Perjalanan menuju Babat hanya jadwal sore, sedangkan sebaliknya hanya jadwal pagi.

Nama kereta api Relasi perjalanan Keterangan
Lintas utara Jawa
Angkutan logistik ONS Parcel Utara Surabaya Pasarturi Kampung Bandan Via Semarang Tawang–Cirebon Prujakan

Kegiatan bongkar muat dan langsiran hanya dilakukan di Jakarta Gudang

Antarmoda pendukung[12]

[sunting | sunting sumber]
Jenis angkutan umum Trayek (lyn) Tujuan Keterangan
Wirawiri Suroboyo Stasiun Surabaya Pasarturi–Terminal Bratang[13] Transfer di depan gedung stasiun.

Melintasi Balai Kota dan berhenti di depan Stasiun Surabaya Gubeng.

Perum DAMRI Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Stasiun Surabaya Pasarturi–Rest Area Wonokitri Bromo –

Pada tanggal 9 Mei 2005 dua rangkaian kereta Kereta api Argo Bromo Anggrek terbakar di emplasemen Stasiun Surabaya Pasarturi. Tidak ada korban jiwa akibat kebakaran itu. Api diduga akibat hubungan pendek arus listrik di kereta makan dan kemudian merembet ke rangkaian kereta kelas eksekutif yang berada di belakangnya.[14]

Pada 3 Oktober 2015, sebuah gerbong kontainer anjlok di petak Surabaya Pasarturi–Mesigit. Satu orang tewas tertimpa reruntuhan bangunan akibat anjloknya gerbong kontainer, serta perjalanan kereta peti kemas dari dan ke Kalimas tersendat.[15][16]

Pada 20 April 2021, pukul 19.20 WIB, plafon pada ruang tunggu kelas ekonomi Stasiun Pasar Turi runtuh dan menimpa kursi tunggu. Mengingat situasi yang masih sepi, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Akibat dari kejadian tersebut, ruang tunggu kelas ekonomi Stasiun Pasar Turi ditutup. Dugaan sementara, plafon Stasiun Pasar Turi runtuh karena faktor usia.[17][18]

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Catatan kaki

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 Data penumpang harian diperoleh dari menjumlahkan angka penumpang naik dan turun, kemudian dibagi 305.[3]
  2. ↑ Jakarta bukanlah sebuah kota, melainkan daerah khusus setingkat provinsi yang terdiri dari 1 kabupaten dan 5 kota administrasi

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. 1 2 Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ Bahfein, Suhaela (2024-11-14). "Pasar Senen Jadi Stasiun KA Terpadat Sepanjang 2024". Kompas.com. Jakarta: KG Media. Diakses tanggal 2024-11-14.
  4. 1 2 Reitsma, S.A. (1928). Korte Geschiedenis der Nederlandsch-Indische Spoor- en Tramwegen. Weltevreden: G. Kolff & Co.
  5. ↑ Paulus, Jozlas dkk. (1921). Encyclopaedie van Nederlandsch-Indië. M. Nijhoff.
  6. ↑ "Jalur Ganda Jakarta–Surabaya Tersambung" (Rilis pers). Surabaya: Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur. 2014-09-25. Diakses tanggal 2020-04-19. {{cite press release}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |1=
  7. ↑ "PT LEN Industri Segera Rampungkan Pemasangan SIL – Info Kereta Api". kereta-api.info. Diakses tanggal 2018-06-26.
  8. ↑ "Bangunan Terlalu Dekat dengan Rel". Jawa Pos. 4 Oktober 2015.
  9. ↑ Sri Rahayu, Isna (9 Juni 2023). "Boarding Kereta Api Hanya dengan "Face Recognition", Registrasinya Kurang dari 1 Menit". Kompas.com. Jakarta: KG Media. Diakses tanggal 10 Juli 2023.
  10. ↑ Melani, Agustina (2019-10-20). Mahbub, Harun (ed.). "Sepenggal Kisah Band Dara Puspita yang Populerkan Lagu Surabaya". Liputan6.com. Diakses tanggal 2020-07-07.
  11. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  12. ↑ "Transportasi" (dalam bahasa Inggris). Dinas Perhubungan Kota Surabaya. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-06-26. Diakses tanggal 2018-06-26.
  13. ↑ Cahyono, Sofyan. "Ini Rute dan Jam Operasional Suroboyo Bus". Jawa Pos. Surabaya. Diakses tanggal 2018-06-26.
  14. ↑ "Gerbong Kereta Argo Bromo Terbakar". Liputan6.com. Diakses tanggal 2022-02-7. {{cite news}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  15. ↑ Kurniawan, Dian. Fahmi, Yusron (ed.). "Kereta Barang Anjlok di Surabaya, 1 Tewas Terlindas". Liputan6.com. Diakses tanggal 2021-11-12.
  16. ↑ Wahyudiyanta, Imam. "Lebih Dari 14 Jam, Kereta Barang Anjlok Dapat Dievakuasi". detikcom. Diakses tanggal 2021-11-23.
  17. ↑ Salman, Ghinan (2021-04-20). Agriesta, Dheri (ed.). "Imbas Plafon Ambruk, Ruang Keberangkatan KA Ekonomi Stasiun Pasar Turi Surabaya Ditutup". Kompas.com. Surabaya: KG Media. Diakses tanggal 2021-04-21.
  18. ↑ Salman, Ghinan (2021-04-20). Belarminus, Robertus (ed.). "Plafon Stasiun Pasar Turi Surabaya Ambruk, PT KAI Pastikan Tak Ada Korban Jiwa". Kompas.com. Surabaya: KG Media. Diakses tanggal 2021-04-21.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Tandes
menuju Gundih
Gundih–Surabaya Pasarturi Terminus
Terminus Lintas Surabaya
Surabaya Pasarturi–Surabaya Gubeng
Surabaya Gubeng
lewat viaduk
Terminus
Mesigit
Terminus
Lintas Surabaya
Mesigit–Surabaya Pasarturi
Terminus