Kereta api Mutiara Timur

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Kereta api Mutiara Timur
Plat nama KA Mutiara Timur.png
Muttim c6.jpg
Kereta api Mutiara Timur
Info
Kelas Eksekutif dan Ekonomi AC Premium
Sistem Kereta api ekspres, Kereta api jarak menengah
Status Beroperasi
Lokal Daop IX Jember
Stasiun terminus Surabaya Gubeng
Banyuwangi Baru
Jumlah stasiun 14-15
Rute pelayanan 2
Nomor KA 87-90
Operasional
Dibuka
  • 16 Maret 1972 (kelas bisnis dan ekonomi)
  • 07 April 1996 (kelas eksekutif dan bisnis)
  • 18 Desember 2018 (kelas eksekutif dan ekonomi AC premium)
Ditutup -
Dibuka kembali 18 Desember 2018 (layanan baru)
Pemilik PT Kereta Api Indonesia
Operator Daerah Operasi IX Jember
Depot Banyuwangi (BW), untuk rangkaian kereta
Sidotopo (SDT) atau Jember (JR) untuk lokomotif
Sarana yang dijalankan ada di bawah tulisan
Rangkaian KA Mutiara Timur
Panjang rel 308 km
Lebar sepur 1067 mm
Kecepatan operasi 60 s.d. 90 km/jam
Peta Rute
Cilacap–Banyuwangi lewat Surabaya Gubeng
Untuk KA Wijaya Kusuma dan Mutiara Timur
Cilacap
Jembatan Kali Serayu
Maos
Kroya
Sumpiuh
Terowongan Ijo
Gombong
Karanganyar
Kebumen
Kutoarjo
Yogyakarta
ke Secang
Solo Balapan
Ke Gundih
Solo Jebres
Sragen
Barat
Madiun
Nganjuk
Kertosono
ke Blitar
Jombang
Mojokerto
ke Porong
Ke SB Kota
Surabaya Gubeng
ke Madiun
Sidoarjo
ke Tarik
Jembatan Kali Porong
Bangil
ke Malang
Pasuruan
Probolinggo
Klakah
Tanggul
Rambipuji
Jember
Kalisat
Terowongan Garahan
Terowongan Mrawan
Kalibaru
Kalisetail
Temuguruh
Rogojampi
Karangasem
Banyuwangi Baru
Keterangan:
  • Mutiara Timur berterminus di Stasiun Surabaya Gubeng
  • Hanya Wijaya Kusuma yang berhenti di Stasiun bertanda panah
  • Mutiara Timur juga berhenti di stasiun bertanda bolong
  • Mutiara Timur Malam melintas langsung Stasiun Klakah
KA Mutiara Timur melintas langsung di Stasiun Glenmore

Kereta api Mutiara Timur adalah rangkaian kereta api kelas eksekutif-bisnis AC yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia yang melayani rute Surabaya Gubeng-Banyuwangi Baru pp. Kereta api ini adalah kereta api komersial yang pertama dan satu-satunya andalan Daop IX Jember sampai saat ini. Kereta api ini menempuh koridor Surabaya-Banyuwangi dengan jarak 308 km dalam waktu kurang dari 6,5 jam.

Kereta api ini dioperasikan pertama kali pada tanggal 16 Maret 1972 dengan menawarkan layanan kelas ekonomi dan bisnis. Sejak tanggal 7 April 1996 diluncurkan layanan baru dengan menggantinya menjadi kelas bisnis dan eksekutif. Sejak tanggal 15 Desember 2018 diluncurkan layanan baru dengan menggantinya menjadi kelas ekonomi premium dan eksekutif dengan menggunakan rangkaian berbahan stainless steel secara bertahap hingga digunakan sepenuhnya mulai tanggal 18 Desember 2018.

Dalam perjalanannya kereta api ini berhenti di Stasiun Surabaya Gubeng, Sidoarjo, Bangil, Probolinggo, Klakah (berlaku mulai 1 Febuari 2018, hanya untuk jadwal siang), Tanggul, Rambipuji, Jember, Kalisat, Kalibaru, Kalisetail, Temuguruh, Rogojampi, Karangasem, dan Banyuwangi Baru.

Data teknis[sunting | sunting sumber]

Lintasan perjalanan Banyuwangi-Surabaya Gubeng pp
Lokomotif CC203, CC201, atau CC206
Susunan rangkaian (stanformasi) Lama: Satu gerbong bagasi (biasanya gerbong cargo ataupun modifikasi kelas bisnis), tiga kereta kelas bisnis (K2), empat kereta kelas eksekutif (K1) yang masing-masing memiliki kaca beragam di setiap unit keretanya, serta satu kereta makan dan pembangkit kelas bisnis (MP2). Terkadang KA ini juga membawa satu kereta kelas ekonomi AC (K3) di akhir pekan atau hari libur nasional dan juga satu kereta pembangkit (P).

Baru: Satu gerbong bagasi (biasanya gerbong cargo ataupun modifikasi kelas bisnis), tiga hingga empat kereta kelas ekonomi AC premium (K3 Premium), empat kereta kelas eksekutif (K1), satu kereta makan (M1), dan satu kereta pembangkit (P).

Khusus saat tersedia angkutan bagasi pengiriman uang BI di waktu-waktu tertentu, susunan rangkaiannya ditambahkan tiga kereta bagasi cargo dan dikurangkan dua kereta kelas bisnis atau ekonomi AC premium.

Jumlah tempat duduk Lama: 200 tempat duduk kelas eksekutif, 64-192 tempat duduk kelas bisnis, dan tambahan 106 tempat duduk kelas ekonomi AC (total 264-498 tempat duduk)

Baru: 200 tempat duduk kelas eksekutif dan 80-320 tempat duduk kelas ekonomi AC premium (total 280-520 tempat duduk)

Tarif[sunting | sunting sumber]

Tarif reguler untuk kelas eksekutif antara Rp100.000,00-Rp330.000,00, untuk kelas bisnis antara Rp80.000,00-Rp200.000,00, dan untuk kelas ekonomi premium antara Rp115.000,00-Rp300.000,00; bergantung pada jarak yang ditempuh penumpang, subkelas/posisi tempat duduk di dalam kereta, serta hari-hari tertentu seperti akhir pekan dan libur nasional. Selain itu, berlaku pula tarif khusus untuk rute Jember-Banyuwangi dan Probolinggo-Surabaya maupun sebaliknya yang hanya dapat dipesan di loket stasiun mulai dua jam sebelum keberangkatan pada stasiun pemberhentian yang berada pada kedua rute tersebut dengan besaran tarif Rp35.000,00 untuk kelas ekonomi premium, Rp45.000,00 untuk kelas bisnis, dan Rp65.000,00 untuk kelas eksekutif.

Rangkaian yang digunakan[sunting | sunting sumber]

Rangkaian Lama

  • Banyuwangi-Surabaya
    • 1 lokomotif (CC203, CC201, atau CC206)
    • 1 kereta pembangkit (P BW) jarang dibawa
    • 4 kereta kelas eksekutif (K1 BW)
    • 1 kereta makan dan pembangkit kelas bisnis (MP2 BW)
    • 3 kereta kelas bisnis (K2 BW)
    • 1 kereta kelas ekonomi AC (K3 BW) hanya saat akhir pekan atau hari libur nasional
    • 1 kereta kelas bagasi (B BW)
  • Surabaya-Banyuwangi
    • 1 lokomotif (CC203, CC201, atau CC206)
    • 1 kereta kelas bagasi (B BW)
    • 1 kereta kelas ekonomi AC (K3 BW) hanya saat akhir pekan atau hari libur nasional
    • 3 kereta kelas bisnis (K2 BW)
    • 1 kereta makan dan pembangkit kelas bisnis (MP2 BW)
    • 4 kereta kelas eksekutif (K1 BW)
    • 1 kereta pembangkit (P BW) jarang dibawa
  • Saat bawa angkutan bagasi yang berisi uang baru BI dari Jakarta:
    • 1 lokomotif (CC203, CC201, atau CC206)
    • 3 kereta kelas bagasi cargo (B JAKG atau B SBI)
    • 1 kereta kelas bagasi (B BW)
    • 1 kereta kelas bisnis (K2 BW)
    • 1 kereta makan dan pembangkit kelas bisnis (MP2 BW)
    • 4 kereta kelas eksekutif (K1 BW)
    • 1 kereta pembangkit (P BW) jarang dibawa

Rangkaian Baru

  • Banyuwangi-Surabaya
    • 1 lokomotif (CC203, CC201, atau CC206)
    • 1 kereta kelas bagasi (B BW)
    • 3-4 kereta kelas ekonomi AC premium (K3 2018 BW)
    • 1 kereta makan (M1 2018 BW)
    • 4 kereta kelas eksekutif (K1 2018 BW)
    • 1 kereta pembangkit (P 2018 BW)
  • Surabaya-Banyuwangi
    • 1 lokomotif (CC203, CC201, atau CC206)
    • 1 kereta pembangkit (P 2018 BW)
    • 4 kereta kelas eksekutif (K1 2018 BW)
    • 1 kereta makan (M1 2018 BW)
    • 3-4 kereta kelas ekonomi AC premium (K3 2018 BW)
    • 1 kereta kelas bagasi (B BW)
  • Saat bawa angkutan bagasi yang berisi uang baru BI dari Jakarta
    • 1 lokomotif (CC203, CC201, atau CC206)
    • 3 kereta kelas bagasi cargo (B JAKG atau B SBI)
    • 1 kereta kelas bagasi (B BW)
    • 1 kereta kelas ekonomi AC premium (K3 2018 BW)
    • 1 kereta makan (M1 2018 BW)
    • 4 kereta kelas eksekutif (K1 2018 BW)
    • 1 kereta pembangkit (P 2018 BW)

Jadwal perjalanan[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal perjalanan KA Mutiara Timur per 1 Februari 2018 (revisi Gapeka 2017).

KA ini tidak berhenti di Jatiroto dan Pasuruan.

Mulai tanggal tersebut, KA Mutiara Timur Siang juga berhenti di Klakah.

Rute Surabaya Gubeng-Banyuwangi

Stasiun KA 87 Mutiara Timur Siang KA 89 Mutiara Timur Malam
Kedatangan Keberangkatan Kedatangan Keberangkatan
Surabaya Gubeng - 09.00 - 22.00
Sidoarjo 09.23 09.26 22.23 22.26
Bangil 09.47 09.54 22.47 22.50
Probolinggo 10.56 11.04 23.50 23.58
Klakah 11.37 11.39 Ls 00.33
Tanggul 12.09 12.13 01.02 01.08
Rambipuji 12.34 12.36 01.28 01.30
Jember 12.49 12.57 01.42 01.50
Kalisat 13.16 13.18 02.10 02.12
Kalibaru 14.03 14.05 02.58 03.00
Kalisetail 14.23 14.25 03.19 03.21
Temuguruh 14.35 14.37 03.31 03.33
Rogojampi 14.49 14.51 03.44 03.46
Karangasem 15.04 15.06 03.59 04.01
Banyuwangi 15.20 - 04.15 -

Rute Banyuwangi-Surabaya Gubeng

Stasiun KA 88 Mutiara Timur Siang KA 90 Mutiara Timur Malam
Kedatangan Keberangkatan Kedatangan Keberangkatan
Banyuwangi - 09.00 - 22.00
Karangasem 09.13 09.15 22.13 22.15
Rogojampi 09.27 09.29 22.27 22.29
Temuguruh 09.41 09.43 22.41 22.43
Kalisetail 09.53 09.53 22.53 22.53
Kalibaru 10.13 10.17 23.15 23.17
Kalisat 11.01 11.03 00.02 00.04
Jember 11.22 11.30 00.24 00.32
Rambipuji 11.42 11.44 00.44 00.46
Tanggul 12.05 12.11 01.06 01.10
Klakah 12.41 12.43 Ls 01.40
Probolinggo 13.16 13.24 02.14 02.22
Bangil 14.26 14.30 03.24 03.30
Sidoarjo 14.52 14.54 03.51 03.54
Surabaya Gubeng 15.17 - 04.17 -

Keterangan: Ls = berjalan langsung/tidak berhenti.

Insiden[sunting | sunting sumber]

  • Pada tanggal 11 Juni 2014 kereta api Mutiara Timur bertabrakan dengan truk Mitsubishi Fuso nopol L 8981 UX di perlintasan Jalan Jemursari, Surabaya. Akibatnya, lokomotif dan gerbong logistik (bagasi) anjlok. Perjalanan menuju Banyuwangi terpaksa dialihkan melalui rute lain, yakni melalui Stasiun Tarik.[1]
  • Pada hari Minggu, 23 April 2017 pukul 05.00 terjadi kecelakaan KA 90 Mutiara Timur Malam (BW-SGU PP) menabrak mobil di Perlintasan Margorejo, Tiga orang tewas dan dirawat di RSU Dr. Soetomo dan RS Bhayangkara Polda Jatim.

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api tahun 2017