Kereta api Argo Muria

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kereta api Argo Muria
Papan Nama KA Argo Muria Khas Daop 4.jpg
Muria K9.jpg
Kereta api Argo Muria saat akan melintas langsung Stasiun Semarang Poncol
Informasi umum
Jenis layananKereta api jarak jauh
StatusBeroperasi
Daerah operasiDaerah Operasi IV Semarang
Mulai beroperasi22 Desember 1997
Operator saat iniPT Kereta Api Indonesia
Jumlah penumpang700-900 penumpang per hari (rata-rata)
Lintas pelayanan
Stasiun awalSemarang Tawang
Jumlah pemberhentianLihatlah di bawah.
Stasiun akhirGambir
Jarak tempuh440 km
Waktu tempuh reratasekitar 6 jam
Frekuensi perjalananSekali pergi pulang sehari
Jenis relRel berat
Pelayanan
KelasEksekutif
Pengaturan tempat duduk50 tempat duduk disusun 2-2
kursi dapat direbahkan dan diputar
Fasilitas restorasiAda
Fasilitas observasiKaca panorama dupleks dengan tirai dan lapisan laminasi isolator panas
Fasilitas hiburanAda
Fasilitas lainLampu baca, toilet, alat pemadam api ringan, rem darurat, penyejuk udara, dan peredam suara
Teknis sarana dan prasarana
Bakal pelantingCC 201, CC 203, CC 206
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasional70 s.d. 100 km/jam
Pemilik jalurDirektorat Jenderal Perkeretaapian
Nomor pada jadwal13-14 (reguler)
63F-64F (fakultatif)
Peta rute
Semarang Tawang - Gambir
Untuk KA Argo Muria dan Argo Sindoro
baik perjalanan reguler maupun tambahan
ke Jakarta Kota
Jakarta Gambir Roundeltjk2.png
ke Bogor
ke Tanah Abang
Jatinegara KRL Icon Blue.svg KRL Icon Yellow.svg Roundeltjk5.png Roundeltjk10.png Roundeltjk11.png
Jalan Tol Ir.Wiyoto Wiyono
DKI Jakarta
Jawa Barat
Bekasi KRL Icon Blue.svg  ARS 
Cirebon
ke Purwokerto
via Ketanggungan
Jawa Barat
Jawa Tengah
ke Purwokerto
via Slawi
Tegal
Pekalongan
Semarang Tawang
ke Solo, Surabaya
Hanya Argo Muria reguler arah Jakarta saja yang berhenti di Bekasi

Kereta api Argo Muria (bahasa Jawa: ꦱꦼꦥꦸꦂ​ꦲꦂꦒ​ꦩꦸꦫꦶꦪ, translit. Sepur Harga Muria) merupakan layanan kereta api penumpang kelas eksekutif yang dioperasikan PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk melayani lintas Semarang TawangGambir dan sebaliknya. Nama "Muria" diambil dari salah satu gunung di Jawa Tengah, Gunung Muria.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Awal pengoperasian kereta api[sunting | sunting sumber]

Kereta api Argo Muria saat menggunakan rangkaian kereta lama, sekitar tahun 2002 hingga 2006

Kereta api Argo Muria pertama kali beroperasi pada 22 Desember 1997 yang menawarkan perjalanan dengan jadwal pemberangkatan pagi hari dari arah Jakarta ke Semarang dan sore hari dari arah sebaliknya menggunakan rangkaian kereta berbogie K9 sehingga menjadi salah satu kereta unggulan di zamannya. Namun, kereta api Argo Muria I sempat berhenti beroperasi pada 20–26 Mei 1998 akibat tingkat okupansi yang rendah.[1] Selain kereta api Argo Muria I, beberapa pengoperasian kereta api penumpang juga sempat dihentikan akibat kerusuhan yang terjadi di Jakarta.[1]

Pada 1998, kereta api ini sempat beroperasi menggunakan rangkaian kereta keluaran tahun 1965 hasil pemulihan.[1]

Mulai 2002, kereta api Argo Muria I dan Argo Muria II beroperasi menggunakan rangkaian kereta buatan PT INKA keluaran 2002, sehingga rangkaian kereta sebelumnya digunakan untuk menambah perjalanan kereta api Argo Gede. Kereta api yang baru dioperasikan tersebut memiliki waktu perjalanan yang berkebalikan dengan Argo Muria I sehingga tersedia dua jadwal pemberangkatan kereta api relasi Semarang–Jakarta.[1]

Sejak tahun 2007, nama "Argo Muria I" dilakukan perubahan nama menjadi Argo Sindoro dan mulai beroperasi menggunakan rangkaian kereta dengan bogie K9 yang sebelumnya pernah digunakan untuk pengoperasian kereta api Argo Lawu.[1] Kemudian, kereta api ini kembali beroperasi menggunakan rangkaian kereta eksekutif keluaran tahun 2002 sejak rangkaian kereta api dengan bogie K9 milik Argo Bromo Anggrek dan Argo Sindoro ditarik oleh PT INKA untuk dilakukan perbaikan ulang.

Pengoperasian kereta api saat ini[sunting | sunting sumber]

Kereta api Argo Muria saat melintas langsung Stasiun Semarang Poncol

Pada tahun 2017, kereta api ini sempat beroperasi menggunakan rangkaian kereta eksekutif buatan PT INKA keluaran tahun 2017.

Mulai bulan April 2019, kereta api ini (bersama kereta api Argo Sindoro) kembali beroperasi menggunakan rangkaian kereta dengan bogie K9 dalam pengoperasiannya—sebelumnya digunakan untuk pengoperasian kereta api Argo Bromo Anggrek.

Rangkaian kereta eksekutif keluaran tahun 2017 tersebut dimutasi ke Dipo Kereta Cirebon (CN) untuk pengoperasian kereta api Argo Cheribon.

Data teknis[sunting | sunting sumber]

Lintas pelayanan Semarang TawangGambir pp.
Lokomotif CC201, CC203, CC206
Susunan rangkaian kereta 4 kereta kelas eksekutif (K1 1997/2001 SMC) + 1 kereta makan (M1 1997/2001 SMC) + 5 kereta kelas eksekutif (K1 1997/2001 SMC) + 1 kereta pembangkit (P SMC)


Catatan :

  • Susunan rangkaian kereta dapat berubah sewaktu-waktu
  • Pada hari-hari tertentu ditambahkan kereta priority

Tarif[sunting | sunting sumber]

Tarif kereta api ini berkisar antara Rp210.000,00–Rp600.000,00 tergantung pada jarak yang ditempuh penumpang, subkelas/posisi tempat duduk dalam rangkaian kereta, serta hari-hari tertentu seperti akhir pekan dan libur nasional. Pada hari-hari tertentu seperti akhir pekan dan libur nasional ditambahkan kereta priority. Selain itu, berlaku pula tarif khusus untuk perjalanan reguler yang hanya dapat dipesan mulai dua jam sebelum keberangkatan pada stasiun-stasiun yang berada di dalam rute berikut.

Jadwal perjalanan[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal perjalanan kereta api Argo Muria per 1 Desember 2019 (berdasarkan Gapeka 2019).

Catatan : Waktu yang ditampilkan di bawah ini adalah Waktu Indonesia bagian Barat (UTC+7)

KA 13 Argo Muria
(Semarang Tawang–Gambir)
KA 14 Argo Muria
(Gambir–Semarang Tawang)
Stasiun Kedatangan Keberangkatan Stasiun Kedatangan Keberangkatan
Semarang Tawang - 16.00 Gambir - 06.55
Pekalongan 17.10 17.13 Cirebon 09.45 09.52
Tegal 17.58 18.05 Tegal 10.48 10.53
Cirebon 19.01 19.09 Pekalongan 11.38 11.42
Bekasi 21.29 21.31 Semarang Tawang 12.55 -
Jatinegara 21.39 21.41
Gambir 22.04 -

Berikut ini adalah jadwal kereta api Argo Muria Fakultatif*) per 1 Desember 2019 (berdasarkan Gapeka 2019)

*) Kereta api fakultatif beroperasi pada masa lebaran, natal-tahun baru, ataupun terkadang di akhir pekan tertentu)

KA 63F Argo Muria Fakultatif
(Semarang Tawang–Gambir)
KA 64F Argo Muria Fakultatif
(Gambir–Semarang Tawang)
Stasiun Kedatangan Keberangkatan Stasiun Kedatangan Keberangkatan
Semarang Tawang - 04.45 Gambir - 11.30
Pekalongan 05.54 05.58 Cirebon 14.30 14.37
Tegal 06.44 06.50 Tegal 15.36 15.41
Cirebon 07.49 07.58 Pekalongan 16.24 16.28
Jatinegara 10.44 10.46 Semarang Tawang 17.40 -
Gambir 11.01 -

Pada budaya populer[sunting | sunting sumber]

Kereta api Argo Muria bersama kereta api kelas Argo lainnya diangkat menjadi lagu campur sari karya Cak Diqin, "Sepur Argo Lawu". yang mana disebutkan nama-nama kereta api, seperti Argo Lawu, Argo Dwipangga, Argo Wilis, Argo Muria, Argo Bromo Anggrek, dan Sri Tanjung.[2]

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e "Sindoro-Muria, Dua Bersaudara dari Semarang". Roda Sayap. 2019-05-26. 
  2. ^ Lirik dan Kunci Gitar untuk lagu "Sepur Argo Lawu"

Pranala luar[sunting | sunting sumber]