Kereta api Argo Sindoro

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kereta api Argo Sindoro
Argo Sindoro.svg
Argo Sindoro Ls Poncol.JPG
Kereta api Argo Sindoro saat menggunakan rangkaian lamanya melintas langsung Stasiun Semarang Poncol
Informasi umum
Jenis layananKereta api ekspres
StatusBeroperasi
Daerah operasiDaerah Operasi IV Semarang
Pendahulu"Argo Muria I"
Mulai beroperasi17 Maret 2007
Operator saat iniPT Kereta Api Indonesia
Jumlah penumpang700-900 penumpang per hari (rata-rata)
Rute
Stasiun awalSemarang Tawang
Jumlah pemberhentianLihatlah di bawah.
Stasiun akhirGambir
Jarak tempuh440 km
Waktu tempuh reratasekitar 6 jam
Frekuensi perjalananPulang pergi sehari sekali
Jenis relRel berat
Pelayanan
KelasEksekutif argo
Pengaturan tempat duduk50 tempat duduk disusun 2-2
kursi dapat direbahkan dan diputar
Fasilitas kateringAda, dapat memesan sendiri makanan di kereta makan yang tersedia
Fasilitas observasiKaca panorama dupleks dengan tirai dan lapisan laminasi isolator panas
Fasilitas hiburanAda
Fasilitas lainLampu baca, toilet, alat pemadam api ringan, rem darurat, AC, dan peredam suara
Teknis sarana dan prasarana
Bakal pelantingCC201, CC203, CC206
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasional70 s.d. 100 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal11-12 (reguler)
61F-62F (fakultatif)
Peta rute
Semarang Tawang - Gambir
Untuk KA Argo Muria dan Argo Sindoro
baik perjalanan reguler maupun tambahan
ke Jakarta Kota
Jakarta Gambir Roundeltjk2.png
ke Bogor
ke Tanah Abang
Jatinegara KRL Icon Blue.svg KRL Icon Yellow.svg Roundeltjk5.png Roundetjk10.png Roundetjk11.png
Jalan Tol Ir.Wiyoto Wiyono
DKI Jakarta
Jawa Barat
Bekasi KRL Icon Blue.svg  ARS 
Cirebon
ke Purwokerto via Ketanggungan
Jawa Barat
Jawa Tengah
ke Purwokerto via Slawi
Tegal
Pekalongan
Semarang Tawang
ke Solo, Surabaya
Hanya Argo Muria reguler arah Jakarta saja yang berhenti di Bekasi

Kereta api Argo Sindoro (bahasa Jawa: ꦱꦼꦥꦸꦂ​ꦲꦂꦒ​ꦱꦶꦤ꧀ꦢꦫ, translit. Sepur Harga Sindara) merupakan kereta api penumpang kelas eksekutif argo yang dioperasikan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi IV Semarang melayani lintas Semarang TawangGambir dan sebaliknya. Kereta api ini menawarkan perjalanan pada sore hari dari Gambir ke Semarang Tawang dan perjalanan pada pagi hari dari arah sebaliknya—berkebalikan dengan perjalanan yang ditawarkan oleh kereta api Argo Muria.

Asal usul nama[sunting | sunting sumber]

Kata "Argo" digunakan sebagai citra merek layanan kereta api eksekutif unggulan, sedangkan kata "Sindoro" diambil dari salah satu gunung berapi, Gunung Sindara, yang memiliki ketinggian 1.602 m di atas permukaan laut berada di perbatasan Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Bagian dalam kereta api Argo Sindoro saat itu, diambil saat kondektur memeriksa tiket penumpang.

Kereta api Argo Sindoro merupakan hasil perubahan nama dari layanan kereta api "Argo Muria 1" yang melayani lintas Semarang Tawang-Gambir sejak tahun 1997 menggunakan rangkaian kereta yang dilengkapi bogie K9. Namun sejak tahun 2002, kedua rangkaian kereta api ini diganti dengan rangkaian kereta eksekutif dari PT. INKA keluaran tahun 2002.

Sejak kereta api Argo Muria 1 dan Argo Muria 2 menggunakan kereta eksekutif keluaran tahun 2002, maka rangkaian kereta dengan bogie K9 mulai digunakan oleh kereta api Argo Lawu sejak tahun 2004. Meskipun demikian, ternyata kereta berbogie K9 ini sering anjlok saat dioperasikan di jalur selatan sebagai kereta api Argo Lawu, sehingga pada tahun 2007 kereta berbogie K9 tersebut dikembalikan ke Semarang.

Mulai tahun 2002, kereta api "Argo Muria I" dan "Argo Muria II" menggunakan rangkaian baru dari PT INKA Madiun keluaran tahun 2002 (bernomor "K1 0 02 xx")—sama seperti kereta argo pada umumnya sehingga rangkaian kereta dengan bogie K9 dimutasi untuk pengoperasian kereta api Argo Lawu.

Sejak tahun 2007, nama "Argo Muria I" diubah menjadi "Argo Sindoro" sejak kereta api tersebut menggunakan rangkaian kereta dengan bogie K9 yang tidak cocok digunakan untuk pengoperasian kereta api Argo Lawu karena sering terjadi anjlok—kereta dengan bogie K9 yang tidak cocok untuk jalur selatan Jawa yang cenderung lebih terjal dan berkelok-kelok.

Sejak rangkaian kereta api ini dengan bogie K9 ditarik, pengoperasian kereta api ini bersama Argo Muria menggunakan rangkaian kereta eksekutif keluaran tahun 2002.

Pengoperasian saat ini (2017-sekarang)[sunting | sunting sumber]

Saat kereta api Argo Muria menggunakan rangkaian kereta keluaran tahun 2017, kereta api ini masih menggunakan kereta eksekutif produksi tahun 2002 yang merupakan bekas rangkaian kereta api Argo Muria. Kemudian pada 24 Oktober 2018, kereta api ini sempat menggunakan rangkaian terbaru eksekutif rangkaian baja nirkarat keluaran tahun 2018.

Pada tanggal 8 April 2019, kereta api ini kembali menggunakan rangkaian dengan bogie K9—sebelumnya digunakan untuk kereta api Argo Bromo Anggrek untuk ditukarkan dengan rangkaian berbahan baja nirkarat dari kereta api ini—sehingga rangkaian kereta berbahan baja nirkarat dapat digunakan untuk kereta api Argo Bromo Anggrek dengan tiga rangkaian, dan rangkaian dengan bogie K9 keluaran tahun 1997 dan 2001 kembali digunakan untuk kereta api ini dan Argo Muria.

Tarif[sunting | sunting sumber]

Tarif kereta api ini adalah Rp160.000,00 - Rp700.000,00, bergantung pada jarak yang ditempuh penumpang, subkelas/posisi tempat duduk dalam rangkaian kereta, serta hari-hari tertentu seperti akhir pekan dan libur nasional. Selain itu, berlaku pula tarif khusus yang hanya dapat dipesan mulai dua jam sebelum keberangkatan pada stasiun-stasiun yang berada dalam lintas berikut.

Data teknis[sunting | sunting sumber]

Lintasan perjalanan Semarang Tawang - Gambir pp.
Lokomotif CC 201, CC 203, CC206
Rangkaian 4 kereta kelas eksekutif (K1 1997/2001 SMC) + 1 kereta makan (M1 1997/2001 SMC) + 5 kereta kelas eksekutif (K1 1997/2001 SMC) + 1 kereta pembangkit (P SMC)


Catatan : Susunan rangkaian kereta dapat berubah sewaktu-waktu

Jumlah tempat duduk 450 tempat duduk

Jadwal perjalanan[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal kereta api Argo Sindoro per 1 Desember 2019 (berdasarkan Gapeka 2019).

KA 11 Argo Sindoro (Semarang Tawang - Gambir) KA 12 Argo Sindoro (Gambir - Semarang Tawang)
Stasiun Kedatangan Keberangkatan Stasiun Kedatangan Keberangkatan
Semarang Tawang - 06.00 Gambir - 16.15
Pekalongan 07.10 07.13 Cirebon 19.05 19.12
Tegal 07.58 08.04 Tegal 20.09 20.16
Cirebon 09.00 09.07 Pekalongan 21.00 21.03
Jatinegara 11.43 11.45 Semarang Tawang 22.15 -
Gambir 12.00 -

Berikut ini adalah jadwal kereta api Argo Sindoro Fakultatif*) per 1 Desember 2019 (berdasarkan Gapeka 2019)

*) Kereta api fakultatif beroperasi pada masa lebaran, natal-tahun baru, ataupun terkadang di akhir pekan tertentu)

KA 61F Argo Sindoro Fakultatif (Semarang Tawang-Gambir) KA 62F Argo Sindoro Fakultatif (Gambir-Semarang Tawang)
Stasiun Kedatangan Keberangkatan Stasiun Kedatangan Keberangkatan
Semarang Tawang - 17.10 Gambir - 00.30
Weleri 17.46 17.49 Cirebon 03.23 03.38
Pekalongan 18.29 18.34 Tegal 04.38 04.51
Tegal 19.21 19.29 Pekalongan 05.38 05.44
Cirebon 20.28 20.40 Weleri 06.25 06.29
Jatinegara 23.23 23.25 Semarang Tawang 07.05 -
Gambir 23.40 -

Pranala luar[sunting | sunting sumber]