Kereta api Gaya Baru Malam Selatan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
"Kereta api Gaya Baru Malam" beralih ke halaman ini. Untuk kereta api yang dahulu bernama Gaya Baru Malam Utara, lihat Kereta api Kertajaya.
Kereta api Gaya Baru Malam Selatan
Plat nama KA GBMS.PNG
Screenshot 8.png
KA Gaya Baru Malam melintas stasiun Ketandan.
(Kredit: Yoga Prasetya Utama).
Informasi umum
Jenis kereta api Kereta api ekspres
Status Beroperasi
Lokal Daerah Operasi I Jakarta
Pendahulu Limited Express (Limex) Gaja Baru
Mulai beroperasi 17 Februari 1975
Pemilik PT Kereta Api Indonesia
Penumpang harian 1.944 penumpang per hari (rata-rata)
Perjalanan
Relasi perjalanan Pasar Senen-Surabaya Gubeng, pp.
Jumlah perhentian Lihatlah di bawah.
Jarak tempuh 825 km
Frekuensi perjalanan harian Satu kali pergi pulang sehari
Nomor kereta api 173-174
Jenis rel Rel berat
Pelayanan
Kelas Ekonomi AC Plus PSO
Fasilitas difabel tidak
Susunan tempat duduk 106 tempat duduk disusun 3-2 saling berhadapan (ekonomi AC plus)
Fasilitas kereta makan Ada
Jenis kaca jendela Kaca panorama dupleks, dengan blinds, lapisan laminasi isolator panas.
Fasilitas hiburan tidak
Bagasi ada yang paling belakang
ada didalam gerbong 1 s.d 8
Lain-lain toilet, alat pemadam api ringan, AC, rem darurat.
Teknis sarana dan prasarana
Lokomotif CC201, CC203, CC204, CC206
Lebar sepur 1.067 mm
Kecepatan operasional 50 s.d. 100 km/jam
Pemilik prasarana Ditjen KA, Kemenhub RI
Kereta api ini milik Daop 1 Jakarta
Nomor pada jadwal 173-174
Peta rute
Kereta api Gaya Baru Malam Selatan/rute

Kereta api Gaya Baru Malam Selatan atau biasa disingkat GBM atau GBMS−untuk membedakannya dengan Gaya Baru Malam Utara, dulu dinamai Limited Express (Limex) Gaja Baru—adalah kereta kelas ekonomi Plus PSO dengan relasi Stasiun Pasar Senen - Stasiun Surabaya Gubeng. Kereta ini merupakan satu satunya kereta api Ekonomi ke Surabaya melewati jalur selatan. Jarak yang ditempuh sekitar 825 km melewati jalur kereta api berpanorama nan eksotis di Bumi Banyumas, Yogyakarta, dan Kota Madiun.

Dalam sekali jalan, kereta ini ditarik menggunakan lokomotif CC 201 atau CC 203 + 4 Kereta Ekonomi AC Plus PSO (K3 2007/2009 JAKK) + 1 Kereta Makan Pembangkit (KMP3 2007/2009 JAKK) + 4 Kereta Ekonomi AC Plus PSO (K3 2007/2009 JAKK) + 1 Kereta Bagasi Parcel atau Cargo (B 2007/2008/2009/2014 JAKK & JAKG)

Stasiun-stasiun yang disinggahi[sunting | sunting sumber]

Kereta api 174 (Pasar Senen-Surabaya Gubeng) berhenti di beberapa stasiun, antara lain, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Pegaden Baru, Stasiun Haurgeulis, Stasiun Jatibarang, Stasiun Cirebon Prujakan, Stasiun Ciledug, Stasiun Ketanggungan, Stasiun Bumiayu, Stasiun Purwokerto, Stasiun Gombong, Stasiun Kutoarjo, Stasiun Wates, Stasiun Lempuyangan, Stasiun Klaten, Stasiun Purwosari, Stasiun Sragen, Stasiun Walikukun, Stasiun Kedunggalar, Stasiun Paron, Stasiun Geneng, Stasiun Madiun, Stasiun Baron, Stasiun Jombang, Stasiun Mojokerto, Stasiun Wonokromo, dan Stasiun Surabaya Gubeng.

Untuk kereta api 173 (Surabaya Gubeng-Pasar Senen) berhenti di beberapa stasiun, antara lain, Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Wonokromo, Stasiun Mojokerto, Stasiun Jombang, Stasiun Madiun, Stasiun Sragen, Stasiun Purwosari, Stasiun Klaten, Stasiun Lempuyangan, Stasiun Wates, Stasiun Kutoarjo, Stasiun Gombong, Stasiun Purwokerto, Stasiun Bumiayu, Stasiun Ketanggungan, Stasiun Ciledug, Stasiun Cirebon Prujakan, Stasiun Jatibarang, Stasiun Pegaden Baru, Stasiun Bekasi, Stasiun Jatinegara, dan Stasiun Pasar Senen.

Data teknis[sunting | sunting sumber]

  • 1 Lokomotif CC 201 atau CC 204
  • 4 Kereta Ekonomi AC Plus PSO atau Ekonomi AC PSO (K3 JAKK)
  • 1 Kereta Makan Pembangkit (KMP3 JAKK)
  • 4 Kereta Ekonomi AC Plus PSO atau Ekonomi AC PSO (K3 JAKK)
  • 1 Kereta Bagasi Cargo (B JAKG) atau Bagasi Parcel (B JAKK/JAKG)

Jadwal perjalanan[sunting | sunting sumber]

Jadwal sesuai Gapeka 2015

Stasiun Kedatangan Keberangkatan
KA 173 Gayabaru (Surabaya Gubeng-Pasar Senen)
Surabaya Gubeng - 12.00
Wonokromo 12.04 12.06
Mojokerto 12.38 12.42
Jombang 13.03 13.06
Madiun 14.21 14.32
Sragen 15.28 15.31
Purwosari 16.01 16.07
Klaten 16.30 16.35
Lempuyangan 16.59 17.10
Wates 17.40 17.42
Kutoarjo 18.12 18.17
Gombong 19.08 19.10
Purwokerto 20.13 20.30
Bumiayu 21.09 21.11
Ketanggungan 21.50 21.52
Ciledug 22.06 22.08
Cirebon Prujakan 22.32 22.40
Jatibarang 23.15 23.17
Pegadenbaru 23.59 00.01
Bekasi 01.18 01.20
Jatinegara 01.37 01.39
Pasar Senen 01.48 -
KA 174 Gayabaru (Pasar Senen-Surabaya Gubeng)
Pasar Senen - 10.30
Pegadenbaru 12.10 12.12
Haurgeulis 12.25 12.27
Jatibarang 13.00 13.02
Cirebon Prujakan 13.36 13.45
Ciledug 14.13 14.15
Ketanggungan 14.30 14.32
Bumiayu 15.12 15.14
Purwokerto 15.55 16.15
Gombong 17.18 17.24
Kutoarjo 18.15 18.19
Wates 18.48 18.51
Lempuyangan 19.22 19.32
Klaten 19.56 19.58
Purwosari 20.21 20.27
Sragen 21.06 21.12
Walikukun 21.33 21.39
Kedunggalar 21.48 21.55
Paron 22.04 22.10
Geneng 22.18 22.25
Madiun 22.41 22.55
Baron 23.50 23.56
Jombang 00.19 00.22
Mojokerto 00.44 00.47
Wonokromo 01.18 01.20
Surabaya Gubeng 01.25 -

Galeri[sunting | sunting sumber]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]