Kereta api Pangandaran

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kereta api Pangandaran
Papan Nama KA Pangandaran Khas Daop 2.png
KA Pangandaran.jpg
Informasi umum
Jenis layananKereta api Komersial Jarak Menengah
StatusBeroperasi
Daerah operasiDaerah Operasi II Bandung
Pendahulu
Mulai beroperasi2 Januari 2019
Operator saat iniPT Kereta Api Indonesia
Jumlah penumpang1.000-1.500 penumpang per hari
Rute
Stasiun awalBandung/Gambir
Jumlah pemberhentian9
Stasiun akhirBanjar
Jarak tempuh
  • 321 km (Gambir-Banjar)
  • 155 km (Banjar-Bandung)
Waktu tempuh rerata
  • 9 Jam (Gambir-Banjar)
  • 8 jam 15 menit (Banjar-Gambir)
  • 4 jam 8 menit (Bandung-Banjar)
  • 4 jam 40 menit (Banjar-Bandung)
Frekuensi perjalanandua kali dalam dua perjalanan pulang pergi
Jenis relRel berat
Pelayanan
KelasEksekutif Plus dan Premium Plus
Pengaturan tempat duduk
  • 50 tempat duduk disusun 2-2, (reclining and revolving seat)
  • 80 tempat duduk disusun 2-2, reclining and revolving seat, saling berhadapan ke kiri dan berhadapan ke kanan (Kelas premium plus)
Fasilitas kateringAda, dapat memesan sendiri makanan di kereta makan yang tersedia.
Fasilitas observasiKaca panorama dupleks, dengan tirai, lapisan laminasi isolator panas.
Fasilitas hiburanAda
Fasilitas bagasiAda
Teknis sarana dan prasarana
Bakal pelantingCC206
Lebar sepur1.067 mm
Elektrifikasi-
Kecepatan operasional20 s.d.100 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Peta rute
Lintas KA Jalur Selatan
Untuk KA:
Ke Kertosono via Kediri
Malang
Lawang
Ke Pasuruan, Banyuwangi
Bangil
Ke Tarik
Sidoarjo
Ke SBI, SB Kota
Surabaya Gubeng, Wonokromo
Jalan Tol Surabaya-Gempol
Jalan Tol Surabaya-Mojokerto
Sepanjang
Kedinding
Ke Sidoarjo
Jembatan Kali Porong
Mojokerto
Jombang
Ke Malang
Jembatan Kali Brantas
Kertosono
Nganjuk
Caruban
Madiun
Ngawi
Walikukun
Jawa Timur
Jawa Tengah
Sragen
Jembatan Bengawan Solo
Ke Gundih, Semarang
Solo Balapan
Ke Wonogiri
Purwosari
Klaten
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Jembatan Kali Opak
Lempuyangan
Yogyakarta
Jembatan Kali Progo
Wates
DI Yogyakarta
Jawa Tengah
Ke Purworejo
Kutoarjo
Kebumen
Gombong
Terowongan Ijo
Ijo
Kroya
Ke Purwokerto, Cirebon
Maos
Jembatan Kali Serayu
ke Cilacap
Jeruklegi
Sidareja
Meluwung
Banjar
Karangpucung
Ciamis
Jembatan Cirahong
Tasikmalaya
Cipeundeuy
Ke Garut
Cibatu
Jembatan Sungai Cimanuk
Leles
Cicalengka
Jalan Tol Padalarang-Cileunyi
Kiaracondong
Bandung
Cimahi
Ke Bogor via Cianjur, Sukabumi
Jalan Tol Cikampek–Purwakarta–Padalarang
Jembatan Cibisoro
Jembatan Cikubang
Jalan Tol Cikampek–Purwakarta–Padalarang
Terowongan Sasaksaat
Purwakarta
Ke Cirebon
Bekasi KRL Icon Blue.svg
Jawa Barat
DKI Jakarta
Jatinegara KRL Icon Blue.svg KRL Icon Yellow.svg Roundeltjk2.png Roundeltjk2A.png Roundeltjk2D.png Roundeltjk7.png Roundeltjk5.png Roundetjk10.png Roundetjk11.png
Ke Pasar Senen
Ke Tanah Abang
Ke Bogor
Gambir Roundeltjk2.png Roundeltjk2A.png Roundeltjk2D.png Roundeltjk7.png
Ke Jakarta Kota

Keterangan:

  • Argo Wilis, Turangga, Pasundan berterminus di Stasiun Surabaya Gubeng
  • Argo Parahyangan dan Pangandaran (177F) berterminus di Stasiun Bandung
  • Pangandaran berterminus di Stasiun Banjar
  • Pasundan, Galunggung dan Argo Parahyangan (38/42) berterminus di Stasiun Kiaracondong
  • Stasiun Cipeundeuy Wajib berhenti untuk Kereta api Jarak Jauh ataupun Kereta Lokal
  • Turangga dan Pasundan juga berhenti di stasiun yang bertanda bolong merah ataupun hitam
  • Mutiara Selatan juga berhenti di stasiun bertanda bolong hitam
  • Pasundan juga berhenti di stasiun yang ditulis miring
  • Argo Wilis hanya berhenti di stasiun yang bertuliskan besar
  • Hanya Mutiara Selatan yang berhenti di Stasiun Purwakarta dan Bekasi
  • Hanya KA 103/106 Mutiara Selatan (dari Malang) dan Pasundan yang berhenti di Stasiun Wonokromo
  • KA 104/105 Mutiara Selatan dan Turangga tidak berhenti di Stasiun Maos
  • Hanya KA 37/43/47 Argo Parahyangan yang mengawali perjalanannya di Stasiun Kiaracondong
  • Hanya KA 36/37/43/49 Argo Parahyangan yang berhenti di Stasiun Purwakarta
  • Hanya KA 38/43 Argo Parahyangan yang berhenti di Stasiun Cikampek

Kereta api Pangandaran (Aksara Sunda Baku: ᮊᮛᮦᮒ ᮃᮕᮤ ᮕᮍᮔ᮪ᮓᮛᮔ᮪, Karéta api Pangandaran) merupakan kereta api penumpang Kelas Eksekutif dan Ekonomi AC Premium yang melayani relasi Gambir-Banjar serta relasi Bandung-Banjar dan sebaliknya.[1] Kereta api Pangandaran merupakan kelanjutan dari Perjalanan Kereta api Argo Parahyangan Tambahan no KA 7057-7098 (sekarang menjadi Argo Parahyangan reguler; 35 & 52) rute Gambir-Bandung yang rutenya diperpanjang sampai Banjar pada tanggal 02 Januari 2019.

Pengoperasian KA[sunting | sunting sumber]

KA Pangandaran dioperasikan untuk memudahkan masyarakat Priangan Timur untuk berpergian ke Jakarta, maupun sebaliknya, tanpa harus berganti kereta, mengingat hanya KA Serayu yang melayani rute Jakarta-Banjar. Untuk tarif saat ini dari Gambir menuju Bandung PP, disesuaikan dengan KA Argo Parahyangan. Sedangkan rute Bandung menuju Banjar PP, untuk kelas Eksekutif sebesar Rp 100.000, untuk kelas Ekonomi Premium sebesar Rp 50.000. Untuk full trip Gambir-Banjar PP, kelas Eksekutif sebesar Rp 250.000 dan kelas Ekonomi Premium sebesar Rp 160.000.[1]

Kereta api ini juga berfungsi mendorong potensi pariwisata yang ada di Priangan Timur, terutama wilayah Kabupaten Pangandaran yang terkenal memiliki banyak potensi pariwisata seperti pantai.[1]

KA Pangandaran menggunakan rangkaian kereta Eksekutif Plus (Stainless Steel/K1 2018) dan Premium Plus (Stainless Steel/K3 2018) buatan PT INKA Madiun.[1]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Sebelumnya rute ini pernah dilayani oleh kereta api Priangan Ekspres pada bulan Agustus 2009, tetapi dikarenakan okupansi yang tidak memenuhi 60% dari jumlah tempat duduk, dan dikarenakan jadwal yang tidak fleksibel, maka KA tersebut berhenti beroperasi pada bulan Desember di tahun yang sama.

Asal usul nama[sunting | sunting sumber]

Nama Pangandaran sendiri diambil dari Kabupaten Pangandaran yang terkenal akan potensi pariwisatanya dan letaknya tak jauh dari Stasiun Banjar, stasiun pemberhentian terakhir kereta api ini.

Angkutan perjalanan ke Garut[sunting | sunting sumber]

PT Kereta Api Indonesia menyediakan angkutan perjalanan terusan bagi penumpang KA Pangandaran dari stasiun Cibatu ke Kota Garut.[2] Pengoperasian angkutan terusan ini bertujuan mempermudah penumpang KA Pangandaran yang hendak pergi ke Garut maupun sebaliknya.[2] Dengan sistem single ticket, penumpang KA Pangandaran dapat langsung menggunakan layanan angkutan tersebut tanpa harus membeli tiket lagi.[2]

Data teknis[sunting | sunting sumber]

Lintasan perjalanan Banjar - Bandung - Gambir pp.
Lokomotif CC206
Rangkaian 4 Kereta Premium (K3 2018 BD) + 1 Kereta Makan (M1 2018 BD) + 4 Kereta Eksekutif (K1 2018 BD) + 1 Kereta Pembangkit (P 2018 BD)
Jumlah tempat duduk 520 tempat duduk

Jadwal perjalanan[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal Kereta Api Pangandaran per 1 Desember 2019 (berdasarkan Gapeka 2019).

Pangandaran (Banjar-Bandung-Gambir)
Stasiun KA 175 KA 177F
Tiba Berangkat Tiba Berangkat
Banjar - 14.10 - 18.00
Ciamis 14.36 14.38 18.26 18.28
Tasikmalaya 15.01 15.05 18.51 18.55
Cipeundeuy 15.54 16.15 19.44 19.58
Cibatu 16.50 16.52 20.31 20.38
Leles 17.09 17.13 20.55 21.03
Bandung 18.17 18.55 22.40 -
Cimahi 19.06 19.09
Gambir 22.25 -
Pangandaran (Gambir-Bandung-Banjar)
Stasiun KA 176 KA 178F
Tiba Berangkat Tiba Berangkat
Gambir - 07.50
Cimahi 11.06 11.08
Bandung 11.19 11.45 - 09.15
Leles 12.50 12.54 10.20 10.24
Cibatu 13.11 13.15 10.41 10.43
Cipeundeuy 13.50 14.13 11.18 11.35
Tasikmalaya 15.22 15.38 12.24 12.30
Ciamis 16.22 16.24 12.53 12.57
Banjar 16.50 - 13.23 -

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d Jadwal KA Pangandaran Ekspres Jakarta-Banjar, Aktual.web.id, diakses tanggal 2 Januari 2019
  2. ^ a b c Selain Tarif Satu Rupiah, KA Pangandaran Sediakan Angkutan Lanjutan Stasiun Cibatu-Garut, Jabar Tribunnews.com, diakses tanggal 2 Januari 2019

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

(Indonesia) Situs resmi PT Kereta Api Indonesia