Kereta api Malioboro Ekspres

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian


Kereta api Malioboro Ekspres
Plat nama KA Malioboro.png
CC 206 13 67 Malioboro Ekspres.JPG
Kereta api Malioboro Ekspres masuk stasiun Maguwo Lama
Informasi umum
Jenis layanan Kereta api komersial jarak jauh
Status Beroperasi
Lokal Daerah Operasi VI Yogyakarta
Mulai beroperasi
  • 21 September 2012 (Sebagai Malioboro Ekspres 1)
  • 23 Januari 2015 (Sebagai Malioboro Ekspres 2)
Pemilik PT Kereta Api Indonesia
Penumpang harian 1.600 penumpang per hari (rata-rata sementara)
Perjalanan
Relasi perjalanan YogyakartaMalang, p.p.
Jumlah perhentian Lihatlah di bawah.
Jarak tempuh 390 km
Waktu tempuh rata-rata
  • 7 jam 04 menit (YK-ML)
  • 7 jam 25 menit (ML-YK) (rata-rata)
Frekuensi perjalanan harian Dua kali pergi pulang sehari
Nomor kereta api 93-96
Jenis rel Rel berat
Pelayanan
Kelas layanan Eksekutif Satwa dan Ekonomi AC Plus
Susunan tempat duduk 50 tempat duduk disusun 2-2, reclining and revolving seat (kelas eksekutif)
80 tempat duduk disusun 2-2, saling berhadapan (kelas ekonomi AC plus)
Fasilitas kereta makan Ada, dapat memesan sendiri makanan di kereta makan yang tersedia.
Jenis kaca jendela Kaca panorama dupleks, dengan tirai, lapisan laminasi isolator panas.
Fasilitas hiburan Ada
Bagasi Ada
Lain-lain Lampu baca, toilet, alat pemadam api ringan, rem darurat, AC, peredam suara.
Teknis sarana dan prasarana
Lokomotif CC201, CC203, CC204, CC206
Lebar sepur 1.067 mm
Elektrifikasi -
Kecepatan operasional 60 s.d. 100 km/jam
Pemilik prasarana Ditjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal 93-96
Peta rute
Yogyakarta–Malang
Untuk KA Malioboro Ekspres
Ke Surabaya
Yogyakarta
Klaten
Ke Wonogiri
Solo Balapan
Ke Gundih, Semarang
Sragen
Walikukun
Madiun
Nganjuk
Kertosono
Ke Surabaya
Kediri
Tulungagung
Blitar
Wlingi
Kesamben
Kepanjen
Malang Kota Lama
Malang Kota Baru
Ke Surabaya
Keterangan:
  • Hanya Perjalanan malam yang berhenti di Sragen
  • Hanya Perjalanan pagi yang berhenti di Kesamben

Kereta api Malioboro Ekspres (Moleks) (bahasa Jawa: Hanacaraka, ꧋ꦱꦼꦥꦸꦂ​ꦩꦭꦶꦪꦺꦴꦧꦺꦴꦫꦺꦴ​ꦌꦏ꧀ꦱ꧀ꦥꦿꦺꦱ꧀꧉ , Sepur Malioboro Èksprès) adalah kereta api penumpang kelas Eksekutif Satwa dan Ekonomi AC Plus yang dioperasikan PT Kereta Api Indonesia (Persero) di Pulau Jawa dengan jurusan Malang Kota Baru-Yogyakarta Tugu via Madiun dan Blitar dan sebaliknya. Kereta api ini diambil dari nama jalan di Kota Yogyakarta yakni Jalan Malioboro. Kereta ini berhenti di Kepanjen, Wlingi, Blitar, Tulungagung, Kediri, Kertosono, Nganjuk, Madiun, Solo Balapan, Klaten, dan berakhir di Yogyakarta Tugu

Peresmian[sunting | sunting sumber]

Kereta api Malioboro Ekspres diresmikan pengoperasiannya pada tanggal 21 September 2012. Rangkaian ini diresmikan oleh Executive Vice President (EVP) Daerah Operasi VI Yogyakarta, Sinung T.N., di Stasiun Tugu, serta EVP Daerah Operasi VIII Surabaya, Bambang Eko Martono, di Stasiun Malang. Karena okupansi yang bagus, perjalanan kereta api ini ditambah menjadi 2 kali per hari mulai 23 Januari 2015, dengan nama Malioboro Ekspres II/Pagi. Diharapkan, dengan penambahan jadwal Malioboro Ekspres dapat menambah okupansi penumpang Yogyakarta-Malang.

Data teknis[sunting | sunting sumber]

Lintasan perjalanan Tugu Yogyakarta-Malang, pp
Jarak tempuh 390 km
Susunan rangkaian

Yogyakarta-Malang

Stanformasi 8 Kereta

  • 1 Lokomotif CC201/CC203/CC206
  • 4 Kereta Eksekutif (K1 YK)
  • 1 Kereta Makan Pembangkit (KMP2/MP1/MP3)
  • 4 Kereta Ekonomi AC Plus (K3 YK)

Stanformasi 9 Kereta

  • 1 Lokomotif CC201/CC203/CC206
  • 4 Kereta Eksekutif (K1 YK)
  • 1 Kereta Makan Pembangkit (KMP2/MP1/MP3)
  • 5 Kereta Ekonomi AC Plus (K3 YK)

Stanformasi 9 Kereta (1 P + 1 M1)

  • 1 Lokomotif CC201/CC203/CC206
  • 3 Kereta Eksekutif (K1 YK)
  • 1 Kereta Makan (M1 YK)
  • 4 Kereta Ekonomi AC Plus (K3 YK)
  • 1 Kereta Pembangkit (P YK)

Stanformasi 10 Kereta (1 P + 1 M1)

  • 1 Lokomotif CC201/CC203/CC206
  • 4 Kereta Eksekutif (K1 YK)
  • 1 Kereta Makan (M1 YK)
  • 4 Kereta Ekonomi AC Plus (K3 YK)
  • 1 Kereta Pembangkit (P YK)

Malang-Yogyakarta

Stanformasi 8 Kereta

  • 1 Lokomotif CC201/CC203/CC206
  • 4 Kereta Ekonomi AC Plus (K3 YK)
  • 1 Kereta Makan Pembangkit (KMP2/MP1/MP3)
  • 3 Kereta Eksekutif (K1 YK)

Stanformasi 9 Kereta

  • 1 Lokomotif CC201/CC203/CC206
  • 4 Kereta Ekonomi AC Plus (K3 YK)
  • 1 Kereta Makan Pembangkit (KMP2/MP1/MP3)
  • 4 Kereta Eksekutif (K1 YK)

Stanformasi 9 Kereta (1 P + 1 M1)

  • 1 Lokomotif CC201/CC203/CC206
  • 1 Kereta Pembangkit (P YK)
  • 4 Kereta Ekonomi AC Plus (K3 YK)
  • 1 Kereta Makan (M1 YK)
  • 3 Kereta Eksekutif (K1 YK)

Stanformasi 10 Kereta (1 P + 1 M1)

  • 1 Lokomotif CC201/CC203/CC206
  • 1 Kereta Pembangkit (P YK)
  • 4 Kereta Ekonomi AC Plus (K3 YK)
  • 1 Kereta Makan (M1 YK)
  • 4 Kereta Eksekutif (K1 YK)
Jumlah tempat duduk:

Untuk Stanformasi 7 Kereta (tidak termasuk kereta makan)

  • Eksekutif (kapasitas kereta ada 50 penumpang) 150 tempat duduk
  • Ekonomi Plus (kapasitas kereta ada 80 penumpang) 320 tempat duduk
  • total: 470 tempat duduk (tidak termasuk kereta makan)

Untuk Stanformasi 8 Kereta (tidak termasuk kereta makan)

  • Eksekutif (kapasitas kereta ada 50 penumpang) 200 tempat duduk
  • Ekonomi Plus (kapasitas kereta ada 80 penumpang) 320 tempat duduk
  • total: 520 tempat duduk (tidak termasuk kereta makan)
Waktu tempuh 7 jam 15 menit

Tarif[sunting | sunting sumber]

Tarif kereta api ini adalah antara Rp 210.000,00 - Rp 250.000,00 untuk kelas eksekutif, dan Rp 140.000,00 - 175.000,00 untuk kelas ekonomi AC, bergantung pada jarak tempuh, subkelas/posisi tempat duduk dalam rangkaian kereta, serta hari-hari tertentu seperti akhir pekan dan libur nasional. Selain itu, berlaku pula tarif khusus yang hanya dapat dipesan di loket stasiun mulai dua jam sebelum keberangkatan kereta api ini pada stasiun yang berada dalam rute berikut.

  • Madiun - Yogyakarta maupun sebaliknya Rp 100.000,00 (Eksekutif) dan Rp 70.000,00 (Ekonomi AC)
  • Kediri - Yogyakarta maupun sebaliknya Rp 150.000,00 (Eksekutif) dan Rp 100.000,00 (Ekonomi AC)
  • Madiun - Malang maupun sebaliknya Rp 110.000,00 (Eksekutif) dan Rp 85.000,00 (Ekonomi AC)
  • Kediri - Malang maupun sebaliknya Rp 95.000,00 (Eksekutif) dan Rp 75.000,00 (Ekonomi AC)
  • Solo - Yogyakarta maupun sebaliknya Rp 55.000,00 (Eksekutif) dan Rp 40.000,00 (Ekonomi AC)

Jadwal perjalanan[sunting | sunting sumber]

Jadwal sesuai Gapeka 2017

Per Tanggal 1 April 2017, Nomer KA Malioboro Ekspress berubah dari 101-104 menjadi 93-96.

Stasiun KA 93 Malioboro Ekspres Pagi KA 95 Malioboro Ekspres Malam Stasiun KA 94 Malioboro Ekspres Pagi KA 96 Malioboro Ekspres Malam
Kedatangan Keberangkatan Kedatangan Keberangkatan Kedatangan Keberangkatan Kedatangan Keberangkatan
Malang Kota Baru - 08.20 - 20.10 Yogyakarta Tugu - 07.45 - 20.45
Malang Kota Lama 08.25 08.28 20.15 20.17 Klaten 08.11 08.15 21.09 21.11
Kepanjen 09.00 09.02 20.38 20.41 Solo Balapan 08.42 08.52 21.37 21.42
Wlingi 09.48 09.50 21.26 21.29 Walikukun 09.36 09.45 22.24 22.32
Blitar 10.09 10.13 21.48 21.53 Madiun 10.28 10.40 23.08 23.20
Tulungagung 10.41 10.44 22.22 22.25 Nganjuk 11.29 11.34 00.01 00.05
Kediri 11.10 11.13 22.52 22.56 Kertosono 11.54 11.58 00.25 00.28
Kertosono 11.49 11.56 23.32 23.35 Kediri 12.34 12.37 01.04 01.07
Nganjuk 12.16 12.19 23.55 00.03 Tulungagung 13.13 13.16 01.33 01.36
Madiun 12.59 13.15 00.50 01.10 Blitar 13.45 13.50 02.05 02.10
Sragen ls ls 02.03 02.09 Wlingi 14.10 14.14 02.29 02.32
Solo Balapan 14.34 14.42 02.33 02.40 Kesamben 14.30 14.36 ls ls
Klaten 15.08 15.10 03.05 03.09 Kepanjen 15.11 15.15 03.18 03.21
Yogyakarta Tugu 15.35 - 03.35 - Malang Kota Lama 15.36 15.38 03.42 03.44
Malang Kota Baru 15.43 - 03.49 -

Menuju ke Jakarta[sunting | sunting sumber]

KA Malioboro juga dapat dipakai sebagai moda transportasi penghubung dari Malang ke objek wisata yang ada di Yogyakarta dan sebaliknya. Untuk kemudian meneruskan perjalanan ke Gambir dengan Taksaka P/M (51/53) dan sampai di Jakarta pada sore hari (51) dan pagi hari (53), maupun ke Pasar Senen dengan Senja Utama Yogya (119) ataupun Fajar Utama Yogya (117) dan sampai di Jakarta pada dini hari (119) dan pada siang hari (117).

Galeri[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]