Kereta api Argo Parahyangan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Kereta api Argo Parahyangan
Papan nama KA Argo Parahyangan.svg
KA 21 ARGO PARAHYANGAN.jpg
KA 21 Argo Parahyangan masuk Purwakarta
Informasi umum
Jenis layanan Kereta api ekspres
Status Beroperasi
Lokal
Pendahulu
  • Parahyangan (1971-2010)
  • Argo Gede (1995-2010)
  • Mulai beroperasi
  • 27 April 2010 (Eksekutif Argo)
  • 25 Oktober 2016 (Eksekutif Argo dan Ekonomi AC Plus New Image)
  • 21 Juni 2017 (Premium Plus tipe Tambahan)
  • 08 Agustus 2017 (Premium Plus tipe Reguler)
  • 01 Maret 2018 (Eksekutif plus New Image tipe Reguler)
  • Pemilik PT Kereta Api Indonesia
    Penumpang harian 9.300-14.000 penumpang per hari (rata-rata)
    Penumpang harian tahunan Tahun 2010 s.d 2017 sekarang rata rata penumpang meningkat sebesar 50.126.400 penumpang pertahun
    Situs web Tiket Kereta api Argo Parahyangan
    Perjalanan
    Relasi perjalanan BandungGambir, p.p.
    Jumlah perhentian Lihatlah di bawah.
    Jarak tempuh
    • 166 km (dari BD ke GMR)
    • 170 km (dari PSE ke BD)
    • 180 km (dari GMR ke KAC)
    Waktu tempuh rata-rata

    (KAC-BD-GMR-PSE) sekitar 3 jam 13 menit, dengan rincian

    • KA 19 = 3 Jam 15 Menit
    • KA 21 = 3 Jam 15 Menit
    • KA 23 = 3 Jam 22 Menit
    • KA 25 = 3 Jam 18 Menit
    • KA 27 = 3 Jam 17 Menit
    • KA 29 = 3 Jam 16 Menit
    • KA 31 = 3 Jam 15 Menit
    • KA 33 = 3 Jam 15 Menit
    • KA 7057 = 3 Jam 10 Menit
    • KA 7059 = 3 Jam 25 Menit
    • KA 7051 = 3 Jam 16 Menit
    • KA 7049F = 3 Jam 22 Menit
    • KA 7061F = 3 Jam 18 Menit
    • KA 7102 = 3 Jam 54 Menit
    • KA 7104 = 3 Jam 31 Menit


    (PSE-GMR-BD-KAC) sekitar 3 jam 25 menit, dengan rincian

    • KA 20 = 3 Jam 34 Menit
    • KA 22 = 3 Jam 16 Menit
    • KA 24 = 3 Jam 09 Menit
    • KA 26 = 3 Jam 09 Menit
    • KA 28 = 3 Jam 09 Menit
    • KA 30 = 3 Jam 14 Menit
    • KA 32 = 3 Jam 23 Menit
    • KA 34 = 3 Jam 25 Menit
    • KA 7058 = 3 Jam 17 Menit
    • KA 7060 = 3 Jam 14 Menit
    • KA 7052 = 3 Jam 10 Menit
    • KA 7050F = 3 Jam 08 Menit
    • KA 7062F = 3 Jam 35 Menit
    • KA 7101 = 3 Jam 58 Menit
    • KA 7103 = 3 Jam 17 Menit
    Frekuensi perjalanan harian 18 kali dalam satu perjalanan pulang pergi
    Nomor kereta api Ada dibawah yang bertulisan rangkaian kereta api
    Jenis rel Rel berat
    Pelayanan
    Kelas layanan
    • Eksekutif dan Ekonomi AC Plus New Image
    • Eksekutif Plus New Image dan Premium Plus
    • Eksekutif Plus New Image
    • Premium Plus
    Fasilitas difabel kemungkinan ada di kereta tambahan (rangkaian sembrani) selainnya tidak ada di reguler
    Susunan tempat duduk
    • 50 tempat duduk disusun 2-2, (reclining and revolving seat)
    • 80 tempat duduk disusun 2-2, saling berhadapan ke kiri dan berhadapan ke kanan (tempat duduk agak sempit dan tidak sesuaikan jarak tempat duduk tertentu) (kelas ekonomi AC plus)
    • 80 tempat duduk disusun 2-2, reclining and revolving seat, saling berhadapan ke kiri dan berhadapan ke kanan (Kelas premium plus)
    Fasilitas kereta makan Ada, dapat memesan sendiri makanan di kereta makan yang tersedia.
    Jenis kaca jendela Kaca panorama dupleks, dengan tirai, lapisan laminasi isolator panas.
    Fasilitas hiburan Ada
    Bagasi Ada
    Teknis sarana dan prasarana
    Lokomotif CC206
    Lebar sepur 1.067 mm
    Elektrifikasi -
    Kecepatan operasional 60 s.d. 120 km/jam
    Pemilik prasarana Ditjen KA, Kemenhub RI
    Nomor pada jadwal Ada dibawah yang bertulisan rangkaian kereta api
    Peta rute
    Jakarta Gambir – Bandung – Kiaracondong
    Untuk KA Argo Parahyangan
    ke Jakarta Kota
    Jakarta Gambir
    ke Tanah Abang
    ke Bogor
    Jatinegara
    Jalan Tol Ir.Wiyoto Wiyono
    Bekasi
    Cikampek
    Purwakarta
    Jembatan Cisomang
    Terowongan Sasaksaat
    Jembatan Cikubang
    ke Bogor
    Cimahi
    Bandung
    Kiaracondong
    Ke Kroya, Yogyakarta
    Keterangan:
    • Untuk KA 19/20/22/30/32/34 Argo Parahyangan berhenti di Stasiun Purwakarta
    • Untuk KA 11758/11752 Argo Parahyangan Tambahan BD berhenti di Stasiun Purwakarta
    • Untuk KA 11314 Argo Parahyangan Tambahan PSE berhenti di Stasiun Purwakarta
    • Untuk KA 11211/11163 Argo Parahyangan Tambahan SS berhenti di Stasiun Purwakarta
    • Untuk KA 7058/7059/7060 Argo Parahyangan Premium berhenti di Stasiun Purwakarta
    • Untuk KA 21/23/24/25/26/27/28/ Argo Parahyangan tidak berhenti di Stasiun Purwakarta
    • Untuk KA 11232/11234 Argo Parahyangan Tambahan SS tidak berhenti di Stasiun Purwakarta
    • Untuk KA 7049/7050 Argo Parahyangan Tambahan Malam tidak berhenti di Stasiun Purwakarta
    • Untuk KA Argo Parahyangan Tambahan Rangkaian (JAKK/BD) berterminus di Stasiun Kiaracondong
    • Untuk KA Argo Parahyangan Reguler berterminus di Stasiun Bandung

    Kereta api Argo Parahyangan (Gopar) merupakan kereta api penumpang yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) di Jawa dengan relasi Jakarta (GMR/PSE) - Bandung (BD/KAC) dan sebaliknya serta menjadi satu-satunya kereta api yang melayani rute ini.

    Kereta api Argo Parahyangan ini menawarkan alternatif perjalanan Pada Pagi hingga Sore Hari untuk kedua arah, baik Bandung-Gambir maupun Gambir-Bandung. Dalam perjalanan Bandung-Gambir Maupun Gambir-Bandung pada pagi hingga sore hari penumpang dapat menikmati indahnya panorama Bumi Parahyangan dan melewati Jembatan-Jembatan, Terowongan dan Tikungan Besar (Tiber) ada di wilayah Bandung Barat dan Sekitarnya.

    Kereta api ini juga terkenal sebagai kereta api yang sering meminjam rangkaian dari rangkaian kereta api lain yang sedang menganggur seperti rangkaian kereta api Harina (campuran eksekutif plus dan premium plus), Sembrani (eksekutif), Turangga (eksekutif plus new image), maupun yang lainnya.

    Asal-usul nama[sunting | sunting sumber]

    Kereta api ini merupakan gabungan nama dari kereta Argo Gede dan Parahyangan. Meskipun menyandang kata "Argo", namun kereta ini justru merupakan kereta api kelas campuran, tidak full eksekutif sebagaimana seharusnya kereta api kelas Argo. meskipun pada beberapa perjalanan/nomor Gapeka menggunakan rangkaian full eksekutif atau bahkan full ekonomi (biasanya premium). Pada masa awal beroperasinya sejak tahun 2010, kereta api Argo Parahyangan juga menjadi kereta Argo pertama yang memiliki kelas selain kelas eksekutif.

    Kereta api ini menjadi satu-satunya kereta api kelas "Argo" yang kelas rangkainannya sering berganti antara eksekutif (baik Argo/kaca lebar, Satwa/kaca model pesawat, ataupun yang terbaru (K1 2016 dan 2018 JAKK/K1 2018 SDT) dengan model kaca panorama duplex), bisnis, ekonomi AC (baik PSO, plus (biasanya K3 2016 BD maupun Premium K3 2017 BD), atau kombinasi dari ketiganya (kelas campuran K1+K2+K3 BD).

    Sejarah operasional[sunting | sunting sumber]

    Awal beroperasi[sunting | sunting sumber]

    Kereta api ini merupakan kereta api hasil peleburan KA Argo Gede dan Parahyangan, yang telah dihentikan pengoperasiannya sejak terakhir kali beroperasi pada 26 April 2010. KA Argo Parahyangan pertama kali dioperasikan pada Selasa, 27 April 2010 pada pukul 05.30 di Stasiun Bandung dan pukul 05.45 di Stasiun Gambir.

    Kereta api Argo Parahyangan merupakan hasil respons PT KAI atas kekecewaan masyarakat karena diberhentikannya pengoperasian kereta api Parahyangan.[1] Sehingga, PT KAI menggabungkan kereta api Parahyangan bersama rangkaian kereta api Argo Gede. Jadi, beberapa kereta bisnis bekas kereta api Parahyangan disambungkan dengan kereta eksekutif dari kereta api Argo Gede.

    Tetapi masyarakat tidak mau nama Parahyangan itu ditiadakan. Akhirnya, PT KAI menggabungkan nama Argo Gede dan Parahyangan menjadi Argo Parahyangan. KA Argo Parahyangan menyediakan layanan kelas eksekutif argo yang memiliki pendingin udara (AC) dengan menggunakan kereta eksekutif bekas kereta api Argo Gede dan kelas bisnis tanpa pendingin udara dengan menggunakan rangkaian kereta bekas kereta api Parahyangan. Pada awal kereta api ini beroperasi, biasanya kereta ini terdiri dari tiga sampai empat kereta kelas eksekutif dan dua sampai tiga kereta kelas bisnis.

    Akan tetapi, semenjak tahun 2010-an, kereta api ini menggunakan trainset campuran (saat ini campuran eksekutif Argo - ekonomi AC new image untuk perjalanan reguler) baik dari daop 2 Bandung maupun menggunakan rangkaian kereta api lainnya yang sedang tidak digunakan.[2]

    Masa-masa beroperasi[sunting | sunting sumber]

    Mengingat permintaan kelas eksekutif lebih tinggi dari kelas bisnis, sejak tanggal 30 Desember 2011 kereta kelas bisnisnya diganti dengan kereta kelas eksekutif sehingga kereta api Argo Parahyangan menjadi kereta api eksekutif seluruhnya (meskipun di beberapa perjalanannya masih ditambah gerbong bisnis). Jumlah perjalanan KA Argo Parahyangan semakin meningkat mengingat okupansi yang bagus, dan juga karena jalan tol yang macet membuat masyarakat beralih ke kereta api.

    Saat ini, KA Argo Parahyangan beroperasi setiap harinya sekitar 8 kali pergi-pulang (termasuk tambahan) mengingat okupansi yang bagus. Perjalanan Jakarta-Bandung sepanjang ±166 km menelusuri alam pegunungan Priangan barat ditempuh kereta api ini dengan waktu tempuh rata-rata 3 jam sampai 3 jam 15 menit.

    Berdasarkan jadwal baru pada Gapeka 2017, kereta api Argo Parahyangan berjalan 8 kali pergi-pulang reguler dan belum termasuk 4 kali pergi-pulang tambahan. Saat ini, tiga rangkaian tambahan Argo Parahyangan merupakan optimalisasi rangkaian KA yang menganggur. Antara lain KA 31 dan 32 yang menggunakan rangkaian KA Harina, KA 33 dan KA 34 yang menggunakan rangkaian KA Turangga, dan KA Tambahan 7051 dan 7052 yang menggunakan rangkaian KA Sembrani.

    KA 19-30, 33 dan 34 berjalan setiap hari, sedangkan untuk KA 35F dan 36F, kereta tersebut hanya berjalan pada hari Jumat sampai dengan Minggu, karena merupakan KA tambahan (fakultatif). Tersedia juga KA Argo Parahyangan tambahan, dengan keberangkatan dari Bandung jam 04.00 (KA 37F) dan dari Gambir jam 07.15 (KA 38F) menggantikan KA 31-32 yang beroperasi di luar hari Senin. (Lihatlah di bawah)

    Fasilitas[sunting | sunting sumber]

    KA Argo Parahyangan menggunakan KA Eksekutif kelas Argo berkapasitas 50 penumpang dengan televisi, meja makan (kadangkala), lampu baca, stopkontak, AC, toilet, dan kursi yang dapat diputar balik (reclining seat), sementara kelas bisnis, berkapasitas 64 penumpang dan cukup nyaman dengan harga yang lebih terjangkau dengan fasilitas: AC split, toilet, stopkontak, dan kursi yang dapat diputar balik.

    KA Argo Parahyangan menggunakan KA eksekutif Argo bekas Argo Gede buatan tahun 1995 dan 2002, dan terkadang menggunakan KA milik Argo Wilis yang dibuat pada 1998, atau menggunakan KA eksekutif biasa (buatan 1995 ke bawah) yang dicat striping Argo. KA Bisnis menggunakan KA eks-Parahyangan.

    Mulai 25 Oktober 2016, perjalanan KA Argo Parahyangan yang menggunakan kereta bisnis akhirnya menggunakan kereta ekonomi Mutiara Selatan yang mengalami masalah kenyamanan.[3]

    Generasi Argo Parahyangan yang akan datang[sunting | sunting sumber]

    Mulai 9 Juni 2017, Sudah tersedia pula KA Argo Parahyangan Tambahan dengan Kelas Ekonomi Premium K3 2017 dan relasi Bandung-Gambir.

    Mulai 21 s. d 30 Juni 2017, Sudah tersedia pula KA Argo Parahyangan Tambahan dengan Kelas Ekonomi Premium K3 2017 dan relasi baru Bandung-Pasar Senen. Saat ini Kereta api Argo Parahyangan Tambahan Menggunakan Rangkaian (idle) Kereta api Mantab Premium (Madiun-Pasar Senen) yang sedang tidak operasikan pada siang hari.

    Mulai 8 Agustus 2017, dijalankan rangkaian Ekonomi Premium 2 kali PP dengan relasi sama seperti Argo Parahyangan reguler.

    Mulai 1 Maret 2018, Kereta api KLB Argo Parahyangan Tambahan sudah resmi beroperasi dengan Kelas Eksekutif Plus yang berbody Stainless Steel. KLB Argo Parahyangan Tambahan dengan Relasi Gambir-Bandung maupun Gambir-Kiaracondong. Perjalanan KLB Argo Parahyangan Tambahan sebanyak 2 kali pulang pergi yaitu GMR-BD dan GMR-KAC.

    Mulai 9 Maret 2018, KA Argo Parahyangan Priority sudah resmi beroperasi dengan kelas Eksekutif yang berbody warna coklat, garis warna keemasan dengan bertulisan Priority'. Perjalanan KA Argo Parahyangan Priority sebanyak 2 kali pulang Pergi. Rangkaian KA Argo Parahyangan Priority dengan rangkaian reguler di No KA 19P dan 25P (dari Bandung) sedangkan No KA 22P dan 28P (dari Gambir).

    Lokomotif penarik[sunting | sunting sumber]

    Lokomotif yang pernah menjadi andalan kereta api Argo Parahyangan sejak awal beroperasinya adalah CC201, CC203, danCC204, Sejak tahun 2013, lokomotif CC206 pun mulai menarik kereta api Argo Parahyangan. Namun, sejak tahun 2014, kereta api Argo Parahyangan akan selalu ditarik oleh lokomotif CC206.

    Lokomotif penarik kereta api Argo Parahyangan biasanya berasal dari Dipo Bandung, namun, sejak lokomotif CC206 menjadi lokomotif tetap untuk kereta api ini, lokomotif dari dipo lainnya terkadang digunakan juga.

    Rangkaian[sunting | sunting sumber]

    Pada masa awal beroperasinya sekitar tahun 2010-2011, biasanya ada dua tipe stamformasi rangkaian yang digunakan untuk Argo Parahyangan (reguler), yakni sebagai berikut:

    1. 1 kereta pembangkit (P), 4 kereta eksekutif (K1), 1 kereta makan (M1), dan 2 kereta bisnis (K2)
    2. 1 kereta pembangkit (P), 3 kereta eksekutif (K1), 1 kereta makan (M1), dan 3 kereta bisnis (K2)

    Sejak tanggal 30 Desember 2011, pada beberapa rangkaian kereta kelas bisnisnya diganti dengan kereta kelas eksekutif sehingga kereta api Argo Parahyangan menjadi kereta api eksekutif seluruhnya. Pada masa dioperasikannya kereta api aling-aling, 1 unit kereta kelas bisnis dari dua tipe rangkaian diatas dirubah menjadi kereta bagasi aling-aling (B/K2) membuat formasi Argo Parahyangan pada tahun 2012-2016 menjadi seperti berikut:

    1. 1 kereta pembangkit (P), 5 kereta eksekutif (K1), 1 kereta makan (M1), dan kereta aling-aling (B/K2)
    2. 1 kereta pembangkit (P), 3 kereta eksekutif (K1), 1 kereta makan (M1), 2 kereta bisnis (K2), dan kereta aling-aling (B/K2)

    Sejak dihapusnya kereta aling-aling pada pertengahan Agustus 2016, aling-aling kelas bisnis (K2) pun akhirnya difungsikan juga untuk mengangkut penumpang.

    Mulai 25 Oktober 2016, kereta Argo Parahyangan kelas bisnis digantikan dengan Rangkaian Ekonomi AC Plus (K3 2016) dari KA Mutiara Selatan karena alasan kenyamanan dimana kereta ekonomi AC keluaran tahun 2016 tersebut terlalu sempit untuk jarak jauh. Mulai awal Januari 2017, Kereta api Argo Parahyangan (reguler) sudah tidak menggunakan lagi Kereta Pembangkit (P) dan Kereta Makan (KM1/M1) digantikan oleh Kereta Makan dan Pembangkit (MP3) dari rangkaian Ekonomi AC terbaru.

    Berikut ini adalah rangkaian yang diperuntukkan untuk Argo Parahyangan pada saat ini: Mulai 6 November 2018

    Nomor Gapeka Tujuan Status Stamformasi
    19,21,23,25,27,29 Gambir Argo Parahyangan Reguler Bandung

    Stanformasi 11 Kereta dengan Gerbong Priority

    • 1 Lokomotif seri CC206
    • 4 Kereta Ekonomi AC Plus (K3 2016 BD)
    • 1 Kereta Makan Pembangkit (MP3 2016 BD)
    • 5 Kereta Eksekutif (K1 BD)
    • 1 Kereta Priority (K1 BD)

    Stanformasi 11 atau 12 Kereta Tanpa Gerbong Priority

    • 1 Lokomotif seri CC206
    • 1 Kereta Pembangkit (P BD)
    • 4 Kereta Ekonomi AC Plus (K3 2016 BD)
    • 1 Kereta Makan Pembangkit (MP3 2016 BD) atau Kereta Makan (M1 BD)
    • 5/6 Kereta Eksekutif (K1 BD)
    20,22,24,26,28,30 Bandung

    Stanformasi 11 Kereta dengan Gerbong Priority

    • 1 Lokomotif seri CC206
    • 1 Kereta Priority (K1 BD)
    • 5 Kereta Eksekutif (K1 BD)
    • 1 Kereta Makan Pembangkit (MP3 2016 BD)
    • 4 Kereta Ekonomi AC Plus (K3 2016 BD)

    Stanformasi 11 atau 12 Kereta Tanpa Gerbong Priority

    • 1 Lokomotif seri CC206
    • 5/6 Kereta Eksekutif (K1 BD)
    • 1 Kereta Makan Pembangkit (MP3 2016 BD) atau Kereta Makan (M1 BD)
    • 4 Kereta Ekonomi AC Plus (K3 2016 BD)
    • 1 Kereta Pembangkit (P BD)
    31 Gambir Argo Parahyangan Reguler Rangkaian Harina
    • 1 Lokomotif seri CC206
    • 3 Kereta Premium Plus (K3 2018 BD)
    • 1 Kereta Makan (M1 2018 BD)
    • 5 Kereta Eksekutif Plus (K1 2018 BD)
    • 1 Kereta Pembangkit (P BD)
    32 Bandung
    • 1 Lokomotif seri CC206
    • 1 Kereta Pembangkit (P 2018 BD)
    • 5 Kereta Eksekutif Plus (K1 2018 BD)
    • 1 Kereta Makan (M1 2018 BD)
    • 3 Kereta Premium Plus (K3 2018 BD)
    33 Gambir Argo Parahyangan Reguler Rangkaian Turangga

    Stanformasi 9 Kereta

    • 1 Lokomotif seri CC206
    • 1 Kereta Pembangkit (P 2018 SDT)
    • 4 Kereta Eksekutif Plus (K1 2018 SDT)
    • 1 Kereta Makan (M1 2018 SDT)
    • 3 Kereta Eksekutif Plus (K1 2018 SDT)

    Stanformasi 10 Kereta

    • 1 Lokomotif seri CC206
    • 1 Kereta Pembangkit (P 2018 SDT)
    • 3 Kereta Eksekutif Plus (K1 2018 SDT)
    • 1 Kereta Makan (M1 2018 SDT)
    • 5 Kereta Eksekutif Plus (K1 2018 SDT)
    34 Bandung

    Stanformasi 9 Kereta

    • 1 Lokomotif seri CC206
    • 1 Kereta Pembangkit (P 2018 SDT)
    • 4 Kereta Eksekutif Plus (K1 2018 SDT)
    • 1 Kereta Makan (M1 2018 SDT)
    • 3 Kereta Eksekutif Plus (K1 2018 SDT)

    Stanformasi 10 Kereta

    • 1 Lokomotif seri CC206
    • 1 Kereta Pembangkit (P 2018 SDT)
    • 3 Kereta Eksekutif Plus (K1 2018 SDT)
    • 1 Kereta Makan (M1 2018 SDT)
    • 5 Kereta Eksekutif Plus (K1 2018 SDT)
    35F,37F Gambir Argo Parahyangan Fakultatif Bandung

    Stanformasi 11 Kereta

    • 1 Lokomotif seri CC206
    • 4 Kereta Ekonomi AC Plus (K3 2016 BD)
    • 1 Kereta Makan Pembangkit (MP3 2016 BD)
    • 5 Kereta Eksekutif (K1 BD)

    Stanformasi 11 atau 12 Kereta

    • 1 Lokomotif seri CC206
    • 1 Kereta Pembangkit (P BD)
    • 4 Kereta Ekonomi AC Plus (K3 2016 BD)
    • 1 Kereta Makan Pembangkit (MP3 2016 BD) atau Kereta Makan (M1 BD)
    • 5/6 Kereta Eksekutif (K1 BD)
    36F,38F Bandung

    Stanformasi 11 Kereta

    • 1 Lokomotif seri CC206
    • 5 Kereta Eksekutif (K1 BD)
    • 1 Kereta Makan Pembangkit (MP3 2016 BD)
    • 4 Kereta Ekonomi AC Plus (K3 2016 BD)

    Stanformasi 11 s.d 12 Kereta

    • 1 Lokomotif seri CC206
    • 5/6 Kereta Eksekutif (K1 BD)
    • 1 Kereta Makan Pembangkit (MP3 2016 BD) atau Kereta Makan (M1 BD)
    • 4 Kereta Ekonomi AC Plus (K3 2016 BD)
    • 1 Kereta Pembangkit (P BD)
    7057, 7059 Gambir Argo Parahyangan Premium Reguler Bandung
    • 1 Lokomotif seri CC206
    • 4 Kereta Premium Plus (K3 2017 BD)
    • 1 Kereta Makan Pembangkit (MP3 2017 BD)
    • 4 Kereta Premium Plus (K3 2017 BD)
    • 1 Kereta Priority (K1 BD)
    7058, 7060 Bandung
    • 1 Lokomotif seri CC206
    • 4 Kereta Premium Plus (K3 2017 BD)
    • 1 Kereta Makan Pembangkit (MP3 2017 BD)
    • 4 Kereta Premium Plus (K3 2017 BD)
    • 1 Kereta Priority (K1 BD)
    7051 Gambir KA Argo Parahyangan Tambahan Gambir Rangkaian Sembrani
    • 1 Lokomotif seri CC206
    • 1 Kereta Pembangkit (P 2016 JAKK)
    • 4 Kereta Eksekutif (K1 2016 JAKK)
    • 1 Kereta Makan (M1 2016 JAKK)
    • 4 Kereta Eksekutif (K1 2016 JAKK)
    • 1 Kereta Priority (K1 JAKK)
    7052 Bandung
    • 1 Lokomotif seri CC206
    • 1 Kereta Priority (K1 JAKK)
    • 4 Kereta Eksekutif (K1 2016 JAKK)
    • 1 Kereta Makan (M1 2016 JAKK)
    • 4 Kereta Eksekutif (K1 2016 JAKK)
    • 1 Kereta Pembangkit (P 2016 JAKK)
    7049 Gambir Argo Parahyangan Tambahan Malam Bandung

    Stanformasi 11 Kereta

    • 1 Lokomotif seri CC206
    • 4 Kereta Ekonomi AC Plus (K3 2016 BD)
    • 1 Kereta Makan Pembangkit (MP3 2016 BD)
    • 5 Kereta Eksekutif (K1 BD)
    • 1 Kereta Priority (K1 BD)

    Stanformasi 11 s.d 12 Kereta

    • 1 Lokomotif seri CC206
    • 1 Kereta Pembangkit (P BD)
    • 4 Kereta Ekonomi AC Plus (K3 2016 BD)
    • 1 Kereta Makan Pembangkit (MP3 2016 BD) atau Kereta Makan (M1 BD)
    • 5/6 Kereta Eksekutif (K1 BD)
    7050 Bandung

    Stanformasi 11 Kereta

    • 1 Lokomotif seri CC206
    • 1 Kereta Priority (K1 BD)
    • 5 Kereta Eksekutif (K1 BD)
    • 1 Kereta Makan Pembangkit (MP3 2016 BD)
    • 4 Kereta Ekonomi AC Plus (K3 2016 BD)

    Stanformasi 11 s.d 12 Kereta Tanpa Gerbong Priority

    • 1 Lokomotif seri CC206
    • 5/6 Kereta Eksekutif (K1 BD)
    • 1 Kereta Makan Pembangkit (MP3 2016 BD) atau Kereta Makan (M1 BD)
    • 4 Kereta Ekonomi AC Plus (K3 2016 BD)
    • 1 Kereta Pembangkit (P BD)
    7061 Pasar Senen KA Argo Parahyangan Tambahan Pasar Senen Rangkaian Senja Utama Solo
    • 1 Lokomotif seri CC206
    • 4 Kereta Premium Plus (K3 2018 SLO)
    • 1 Kereta Makan (M1 2018 SLO)
    • 4 Kereta Eksekutif Plus (K1 2018 SLO)
    • 1 Kereta Pembangkit (P 2018 SLO)
    7062 Bandung
    • 1 Lokomotif seri CC206
    • 4 Kereta Premium Plus (K3 2018 SLO)
    • 1 Kereta Makan (M1 2018 SLO)
    • 4 Kereta Eksekutif Plus (K3 2018 SLO)
    • 1 Kereta Pembangkit (P 2018 SLO)
    7078 (S), 7076 (P) Bandung
    Kiaracondong
    KA Argo Parahyangan Tambahan Jakarta Kota

    Rangkaian Argo Parahyangan Tambahan (JAKK)

    • 1 Kereta Pembangkit (P 2018 JAKK)
    • 4 Kereta Eksekutif Plus (K1 2018 JAKK)
    • 1 Kereta Makan (M1 2018 JAKK)
    • 4 Kereta Eksekutif Plus (K1 2018 JAKK)
    • 1 Lokomotif seri CC206 Dipo Induk JNG

    Rangkaian Argo Lawu Fakultatif (JAKK)

    • 1 Kereta Pembangkit (P JAKK)
    • 4 Kereta Eksekutif (K1 2016 JAKK)
    • 1 Kereta Makan (M1 JAKK)
    • 4 Kereta Eksekutif (K1 2016 JAKK)
    • 1 Lokomotif seri CC206 Dipo Induk JNG

    Rangkaian Sembrani dan Bima (JAKK)

    • 1 Kereta Pembangkit (P JAKK / P 2016 JAKK)
    • 4 Kereta Eksekutif (K1 2016 JAKK)
    • 1 Kereta Makan (M1 2016 JAKK)
    • 4 Kereta Eksekutif (K1 2016 JAKK)
    • 1 Lokomotif seri CC206 Dipo Induk JNG
    7077 (M), 7075 (S) Gambir

    Rangkaian Argo Parahyangan Tamabahan (JAKK)

    • 1 Lokomotif seri CC206 Dipo Induk JNG
    • 1 Kereta Pembangkit (P 2018 JAKK)
    • 4 Kereta Eksekutif Plus (K1 2018 JAKK)
    • 1 Kereta Makan (M1 2018 JAKK)
    • 4 Kereta Eksekutif Plus (K1 2018 JAKK)

    Rangkaian Argo Lawu Fakultatif (JAKK)

    • 1 Lokomotif seri CC206 Dipo Induk JNG
    • 1 Kereta Pembangkit (P JAKK)
    • 4 Kereta Eksekutif (K1 2016 JAKK)
    • 1 Kereta Makan (M1 JAKK)
    • 4 Kereta Eksekutif (K1 2016 JAKK)

    Rangkaian Sembrani dan Bima (JAKK)

    • 1 Lokomotif seri CC206 Dipo Induk JNG
    • 1 Kereta Pembangkit (P JAKK / P 2016 JAKK)
    • 4 Kereta Eksekutif (K1 2016 JAKK)
    • 1 Kereta Makan (M1 2016 JAKK)
    • 4 Kereta Eksekutif (K1 2016 JAKK)

    Keterangan:

    • Selama Lebaran 2017, dijalankan Kereta api Argo Parahyangan kelas Ekonomi Premium dengan relasi Pasar Senen-Bandung PP menggunakan rangkaian idle KA Mantab Lebaran Premium.
    • Mulai 8 Agustus 2017, perjalanan kereta Argo Parahyangan ditambah 2 kali perjalanan PP Reguler dengan menggunakan rangkaian kelas Ekonomi Premium.
    • Tanda ° Berarti: Rangkaian Kereta api Argo Parahyangan (19/22/25/28) Menambahkan 1 Gerbong Kelas Priority, Kereta api Argo Parahyangan Priority (19/22/25/28) akan diberangkatan pada setiap hari.
    • Mulai ini Kereta api Argo Parahyangan Priority (19/22/25/28) dengan Kereta Priority akan dimutasi Ke Dipo Bandung (BD) dulunya Kereta Priority Merupakan Kepemilikan dari Dipo Kereta api Jakarta Kota (JAKK) dan sekarang sudah Kepemilikan Dipo Kereta api Bandung (BD), Alasan Kereta api Argo Parahyangan Priority Untuk Dimutasi Karena akan Membangun Anak Perusahaan baru dari PT KAI Pariwisata ada Kawasan Daop 2 Bandung.

    Tarif[sunting | sunting sumber]

    Tarif kereta api ini adalah Rp 250.000,00 - Rp 320.000,00 untuk layanan Kereta Wisata, Rp 100.000,00 - Rp 160.000,00 untuk kelas eksekutif dan Rp 80.000,00 - Rp 110.000,00 untuk kelas ekonomi, bergantung pada jarak yang ditempuh penumpang, subkelas/posisi tempat duduk dalam rangkaian kereta, serta hari-hari tertentu seperti akhir pekan, hari raya keagamaan, dan libur nasional. Selain itu, berlaku pula tarif khusus yang hanya dapat dipesan di loket stasiun mulai dua jam sebelum keberangkatan kereta api ini pada rute sebagai berikut:

    • Bandung - Purwakarta maupun sebaliknya Rp 55.000,00 (Eksekutif) dan Rp 35.000,00 (Ekonomi AC)
    • Bandung - Cikampek maupun sebaliknya Rp 65.000,00 (Eksekutif) dan Rp 35.000,00 (Ekonomi AC)
    • Jakarta - Purwakarta maupun sebaliknya Rp 65.000,00 (Eksekutif) dan Rp 45.000,00 (Ekonomi AC)
    • Jakarta - Bekasi maupun sebaliknya Rp 30.000,00 (Eksekutif) dan Rp 20.000,00 (Ekonomi AC)

    Jadwal perjalanan[sunting | sunting sumber]

    Jadwal sesuai Gapeka 2017

    Kereta api Reguler

    Argo Parahyangan (Bandung-Gambir)
    Stasiun KA 19 KA 21 KA 23 KA 25 KA 27 KA 29 KA 31 KA 33
    Tiba Berangkat Tiba Berangkat Tiba Berangkat Tiba Berangkat Tiba Berangkat Tiba Berangkat Tiba Berangkat Tiba Berangkat
    Bandung - 05.00 - 06.30 - 11.35 - 14.45 - 16.10 - 19.40 - 07.35 - 08.35
    Cimahi 05.11 05.12 06.40 06.42 11.45 11.49 14.55 14.57 Ls. Ls. 19.50 19.52 07.45 07.47 08.45 08.47
    Purwakarta 06.32 06.35 Ls. Ls. Ls. Ls. Ls. Ls. Ls. Ls. Ls. Ls. Ls. Ls. Ls. Ls.
    Bekasi 07.41 07.43 09.08 09.10 14.20 14.22 17.27 17.29 18.49 18.51 22.20 22.21 10.13 10.15 11.13 11.15
    Jatinegara 07.59 08.01 09.28 09.30 14.39 14.41 17.45 17.47 19.09 19.11 22.38 22.40 10.32 10.34 Ls. Ls.
    Gambir 08.15 - 09.45 - 14.57 - 18.03 - 19.27 - 22.56 - 10.50 - 11.50 -
    Argo Parahyangan (Gambir-Bandung)
    Stasiun KA 20 KA 22 KA 24 KA 26 KA 28 KA 30R KA 32 KA 34
    Tiba Berangkat Tiba Berangkat Tiba Berangkat Tiba Berangkat Tiba Berangkat Tiba Berangkat Tiba Berangkat Tiba Berangkat
    Gambir - 05.05 - 08.45 - 10.30 - 15.30 - 18.45 - 20.00 - 11.30 - 12.35
    Bekasi 05.35 05.37 09.15 09.17 11.00 11.02 16.01 16.03 19.14 19.16 20.31 20.33 12.00 12.02 13.05 13.07
    Purwakarta 06.41 06.45 10.21 10.24 Ls. 12.05 Ls. Ls. Ls. Ls. 21.39 21.39 13.16 13.18 14.13 14.15
    Cimahi 08.21 08.29 11.47 11.51 13.27 13.29 18.27 18.29 21.42 21.44 23.02 23.04 Ls. Ls. 15.48 15.50
    Bandung 08.39 - 12.01 - 13.39 - 18.31 - 21.54 - 23.14 - 14.53 - 16.00 -
    Kereta api fakultatif (Rangkaian eksekutif-ekonomi)
    Argo Parahyangan (Bandung-Gambir)
    Stasiun KA 35F KA 37F
    Tiba Berangkat Tiba Berangkat
    Bandung - 20.55 - 04.00
    Cimahi 21.05 21.07 04.10 04.12
    Bekasi 23.42 23.44 Ls. Ls.
    Jatinegara 00.00 00.02 06.52 06.55
    Gambir 00.16 - 07.09 -
    Argo Parahyangan (Gambir-Bandung)
    Stasiun KA 36F KA 38F
    Tiba Berangkat Tiba Berangkat
    Gambir - 00.45 - 07.45
    Bekasi 01.14 01.16 08.16 08.18
    Cimahi Ls. Ls. 10.52 10.54
    Bandung 03.47 - 11.04 -
    Kereta api reguler premium
    Argo Parahyangan (Bandung-Gambir)
    Stasiun KA 7057 KA 7059
    Tiba Berangkat Tiba Berangkat
    Bandung - 04.15 - 14.05
    Cimahi 04.26 04.28 14.15 14.17
    Bekasi Ls Ls 16.55 16.57
    Jatinegara 07.08 07.10 17.13 17.15
    Gambir 07.25 - 17.30 -
    Argo Parahyangan (Gambir-Bandung)
    Stasiun KA 7058 KA 7060
    Tiba Berangkat Tiba Berangkat
    Gambir - 07.50 - 18.00
    Bekasi 08.22 08.24 18.33 18.35
    Purwakarta 09.25 09.27 19.34 19.36
    Cimahi 10.55 10.57 21.00 21.03
    Bandung 11.07 - 21.14 -
    Kereta api tambahan
    KA Argo Parahyangan Tambahan
    (Kiaracondong-Bandung-Gambir)
    Stasiun KA 7078 KA 7075
    Tiba Berangkat Tiba Berangkat
    Kiaracondong Tidak Tersedia Tidak Tersedia - 12.45
    Bandung - 20.50 12.53 13.05
    Cimahi 21.07 21.09 13.23 13.25
    Purwakarta 22.43 22.45 14.58 15.00
    Cikampek Ls Ls 15.19 15.21
    Bekasi 23.45 23.47 16.03 16.05
    Jatinegara 00.03 00.05 16.21 16.23
    Gambir 00.21 - 16.39 -
    KA Argo Parahyangan Tambahan
    (Gambir-Bandung-Kiaracondong)
    Stasiun KA 7077* KA 7076**
    Tiba Berangkat Tiba Berangkat
    Gambir - 17.02 - 06.15
    Bekasi 17.36 17.38 06.50 06.52
    Cikampek Ls Ls 07.39 07.41
    Purwakarta Ls Ls 08.07 08.09
    Cimahi 20.02 20.04 09.40 09.42
    Bandung 20.19 - 09.54 10.05
    Kiaracondong Tidak Tersedia Tidak Tersedia 10.13 -

    Keterangan:

    • KA 31 dan 32 dijalankan tiap Sabtu-Minggu dan Libur Nasional.
    • KA 37F dan KA 38F dijalankan tiap Senin.
    • Selama Agustus 2017, KA 37F dan KA 38F menggunakan Rangkaian Ekonomi Premium 2017 untuk perjalanan di luar hari Senin (Selasa-Minggu).

    Waktu Tempuh:

    • (KAC-BD-GMR-PSE)
      • KA 19 = 3 Jam 15 Menit
      • KA 21 = 3 Jam 15 Menit
      • KA 23 = 3 Jam 22 Menit
      • KA 25 = 3 Jam 18 Menit
      • KA 27 = 3 Jam 17 Menit
      • KA 29 = 3 Jam 16 Menit
      • KA 31 = 3 Jam 15 Menit
      • KA 33 = 3 Jam 15 Menit
      • KA 7057 = 3 Jam 10 Menit
      • KA 7059 = 3 Jam 25 Menit
      • KA 7051 = 3 Jam 16 Menit
      • KA 7049F = 3 Jam 22 Menit
      • KA 7061F = 3 Jam 18 Menit
      • KA 7102 = 3 Jam 54 Menit
      • KA 7104 = 3 Jam 31 Menit
      • Total Rata Rata Waktu Tempuh Sekitar 48 Jam 09 Menit
    • (PSE-GMR-BD-KAC)
      • KA 20 = 3 Jam 34 Menit
      • KA 22 = 3 Jam 16 Menit
      • KA 24 = 3 Jam 09 Menit
      • KA 26 = 3 Jam 09 Menit
      • KA 28 = 3 Jam 09 Menit
      • KA 30 = 3 Jam 14 Menit
      • KA 32 = 3 Jam 23 Menit
      • KA 34 = 3 Jam 25 Menit
      • KA 7058 = 3 Jam 17 Menit
      • KA 7060 = 3 Jam 14 Menit
      • KA 7052 = 3 Jam 10 Menit
      • KA 7050F = 3 Jam 08 Menit
      • KA 7062F = 3 Jam 35 Menit
      • KA 7101 = 3 Jam 58 Menit
      • KA 7103 = 3 Jam 17 Menit
      • Total Rata Rata Waktu Tempuh Sekitar 51 Jam 13 Menit

    Insiden[sunting | sunting sumber]

    Referensi[sunting | sunting sumber]

    Galeri[sunting | sunting sumber]

    Pranala luar[sunting | sunting sumber]