Kereta api Argo Parahyangan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kereta api Argo Parahyangan
Papan nama KA Argo Parahyangan.svg
KA 21 ARGO PARAHYANGAN.jpg
KA 21 Argo Parahyangan masuk Purwakarta
Informasi umum
Jenis layanan Kereta api ekspres
Status Beroperasi
Lokal
Pendahulu
  • Parahyangan (1971-2010)
  • Argo Gede (1995-2010)
  • Mulai beroperasi
  • 27 April 2010 (Eksekutif Argo)
  • 25 Oktober 2016 (Eksekutif Argo dan Ekonomi AC Plus New Image)
  • 21 Juni 2017 (Premium Plus tipe Tambahan)
  • 08 Agustus 2017 (Premium Plus tipe Reguler)
  • 01 Maret 2018 (Eksekutif plus New Image tipe Reguler)
  • 02 Januari 2019 (Rangkaian KA Argo Parahyangan Premium ditambahkan Kelas Eksekutif Plus sehingga Penambahan Layanan Kereta terbaru adalah KA Pangandaran)
  • Penerus Pangandaran 2018 - sekarang
    Pemilik PT Kereta Api Indonesia
    Penumpang harian 9.000 s.d 15.000 penumpang per hari (rata-rata) kecuali layanan baru KA Pangandaran
    Penumpang harian tahunan Tahun 2010 s.d 2017 sekarang rata rata penumpang meningkat sebesar 50.126.400 penumpang pertahun
    Situs web Tiket Kereta api Argo Parahyangan
    Perjalanan
    Relasi perjalanan BandungGambir, p.p.
    Jumlah perhentian Lihatlah di bawah.
    Jarak tempuh
    • 166 km (dari BD ke GMR)
    • 170 km (dari PSE ke BD)
    • 180 km (dari GMR ke KAC)
    Waktu tempuh rata-rata

    (KAC-BD-GMR-PSE) sekitar 3 jam, dengan rincian

    • KA 19 = 3 Jam 15 Menit
    • KA 21 = 3 Jam 15 Menit
    • KA 23 = 3 Jam 22 Menit
    • KA 25 = 3 Jam 18 Menit
    • KA 27 = 3 Jam 17 Menit
    • KA 29 = 3 Jam 16 Menit
    • KA 31 = 3 Jam 15 Menit
    • KA 33 = 3 Jam 15 Menit
    • KA 7057 = 3 Jam 10 Menit
    • KA 7051 = 3 Jam 16 Menit
    • KA 7049 = 3 Jam 22 Menit
    • KA 7061 = 3 Jam 18 Menit

    (PSE-GMR-BD-KAC) sekitar 3 jam, dengan rincian

    • KA 20 = 3 Jam 34 Menit
    • KA 22 = 3 Jam 16 Menit
    • KA 24 = 3 Jam 09 Menit
    • KA 26 = 3 Jam 09 Menit
    • KA 28 = 3 Jam 09 Menit
    • KA 30 = 3 Jam 14 Menit
    • KA 32 = 3 Jam 23 Menit
    • KA 34 = 3 Jam 25 Menit
    • KA 7098A = 3 Jam 14 Menit
    • KA 7052 = 3 Jam 10 Menit
    • KA 7050 = 3 Jam 08 Menit
    • KA 7062 = 3 Jam 35 Menit
    Frekuensi perjalanan harian 17 kali dalam satu perjalanan pulang pergi
    Nomor kereta api Ada dibawah yang bertulisan rangkaian kereta api
    Jenis rel Rel berat
    Pelayanan
    Kelas layanan
    • Eksekutif Plus (Reguler/Tambahan)
    • Eksekutif Plus dan Ekonomi AC Plus New Image (Reguler/Tambahan)
    • Eksekutif Plus dan Premium Plus (Reguler/Tambahan)
    Fasilitas difabel kemungkinan ada di kereta tambahan (rangkaian sembrani) selainnya tidak ada di reguler
    Susunan tempat duduk
    • 50 tempat duduk disusun 2-2, (reclining and revolving seat)
    • 80 tempat duduk disusun 2-2, saling berhadapan ke kiri dan berhadapan ke kanan (tempat duduk agak sempit dan tidak sesuaikan jarak tempat duduk tertentu) (kelas ekonomi AC plus)
    • 80 tempat duduk disusun 2-2, reclining and revolving seat, saling berhadapan ke kiri dan berhadapan ke kanan (Kelas premium plus)
    Fasilitas kereta makan Ada, dapat memesan sendiri makanan di kereta makan yang tersedia.
    Jenis kaca jendela Kaca panorama dupleks, dengan tirai, lapisan laminasi isolator panas.
    Fasilitas hiburan Ada
    Bagasi Ada
    Teknis sarana dan prasarana
    Lokomotif CC206
    Lebar sepur 1.067 mm
    Elektrifikasi -
    Kecepatan operasional 60 s.d. 120 km/jam
    Pemilik prasarana Ditjen KA, Kemenhub RI
    Nomor pada jadwal Ada dibawah yang bertulisan rangkaian kereta api
    Peta rute
    Gambir – Bandung – Banjar
    Untuk KA Argo Parahyangan dan Pangandaran
    ke Jakarta Kota
    Jakarta Gambir
    ke Tanah Abang
    ke Bogor
    Jatinegara
    Jalan Tol Ir.Wiyoto Wiyono
    Bekasi
    Cikampek
    Purwakarta
    Jembatan Cisomang
    Terowongan Sasaksaat
    Jembatan Cikubang
    ke Bogor
    Cimahi
    Bandung
    Kiaracondong
    Jembatan Cimanuk
    Cibatu
    Jembatan Ciherang
    Cipeundeuy
    Tasikmalaya
    Jembatan Cirahong
    Banjar
    Ke Kroya, Yogyakarta
    Keterangan umum:
    Keterangan khusus KA Pangandaran:
    • Beberapa perjalanan hanya berteminus dari Banjar menuju Bandung.
    • Layanan ini melintas langsung stasiun Jatinegara (arah Banjar), Bekasi, Cikampek, Purwakarta, dan Cimahi
    Keterangan khusus KA Argo Parahyangan di Stasiun Purwakarta:
    • Untuk KA 19/20/22/30/32/34 Argo Parahyangan berhenti di Stasiun Purwakarta
    • Untuk KA 11758/11752 Argo Parahyangan Tambahan BD berhenti di Stasiun Purwakarta
    • Untuk KA 7062 Argo Parahyangan Tambahan PSE berhenti di Stasiun Purwakarta kecuali KA 7061 Melintas Langsung di Stasiun Purwakarta
    • Untuk KA 7075/7077/7076 Argo Parahyangan Tambahan SS berhenti di Stasiun Purwakarta
    • Untuk KA 7098A Argo Parahyangan Tambahan (K1 2018 + K3 2017) berhenti di Stasiun Purwakarta
    • Untuk KA 21/23/24/25/26/27/28/ Argo Parahyangan tidak berhenti di Stasiun Purwakarta
    • Untuk KA 7078 Argo Parahyangan Tambahan SS tidak berhenti di Stasiun Purwakarta
    • Untuk KA 7049/7050 Argo Parahyangan Tambahan Malam tidak berhenti di Stasiun Purwakarta


    Kereta api Argo Parahyangan (Gopar) (Aksara Sunda Baku: ᮊᮛᮦᮒ ᮃᮕᮤ ᮃᮁᮌᮧ ᮕᮛᮠᮡᮍᮔ᮪, Karéta api Argo Parahyangan) Merupakan Kereta api Penumpang Kelas Eksekutif Plus dan Ekonomi Plus New Image (Reguler/Tambahan), Kelas Eksekutif Plus dan Premium Plus (Reguler/Tambahan) maupun Kelas Eksekutif Plus (Reguler/Tambahan) yang dioperasikan Oleh PT Kereta api Indonesia (Persero) Daerah Operasi II Bandung (Reguler/Tambahan) dan Daerah Operasi I Jakarta (Tambahan) yang Melayani Rute Bandung-Gambir (Reguler/Tambahan) serta Rute Gambir/Pasar Senen-Bandung/Kiaracondong (Tambahan) dan sebaliknya serta menjadi satu-satunya kereta api yang melayani rute ini.

    Kereta api Argo Parahyangan ini menawarkan alternatif perjalanan Pada Pagi hingga Sore Hari untuk kedua arah, baik Bandung-Gambir maupun Gambir-Bandung. Dalam perjalanan Bandung-Gambir Maupun Gambir-Bandung pada pagi hingga sore hari penumpang dapat menikmati indahnya panorama Bumi Parahyangan dan melewati Jembatan-Jembatan, Terowongan dan Tikungan Besar (Tiber) ada di wilayah Bandung Barat dan Sekitarnya.

    Kereta api ini juga terkenal sebagai kereta api yang sering meminjam rangkaian dari rangkaian kereta api lain yang sedang menganggur seperti rangkaian kereta api Harina, Sembrani, Turangga maupun yang lainnya.

    Asal-usul nama[sunting | sunting sumber]

    Kereta api ini merupakan gabungan nama dari kereta Argo Gede dan Parahyangan. Meskipun menyandang kata "Argo", namun kereta ini justru merupakan kereta api kelas campuran, tidak full eksekutif sebagaimana seharusnya kereta api kelas Argo. meskipun pada beberapa perjalanan/nomor Gapeka menggunakan rangkaian full eksekutif atau bahkan full ekonomi (biasanya premium). Pada masa awal beroperasinya sejak tahun 2010, kereta api Argo Parahyangan juga menjadi kereta Argo pertama yang memiliki kelas selain kelas eksekutif.

    Kereta api ini menjadi satu-satunya kereta api kelas "Argo" yang kelas rangkainannya sering berganti antara eksekutif (baik Argo/kaca lebar, Satwa/kaca model pesawat, ataupun yang terbaru (K1 2016 dan 2018 JAKK/K1 2018 SDT) dengan model kaca panorama duplex), bisnis, ekonomi AC (baik PSO, plus (biasanya K3 2016 BD maupun Premium K3 2017 BD), atau kombinasi dari ketiganya (kelas campuran K1+K2+K3 BD).

    Sejarah operasional[sunting | sunting sumber]

    Awal beroperasi[sunting | sunting sumber]

    Kereta api ini merupakan kereta api hasil peleburan KA Argo Gede dan Parahyangan, yang telah dihentikan pengoperasiannya sejak terakhir kali beroperasi pada 26 April 2010. KA Argo Parahyangan pertama kali dioperasikan pada Selasa, 27 April 2010 pada pukul 05.30 di Stasiun Bandung dan pukul 05.45 di Stasiun Gambir.

    Kereta api Argo Parahyangan merupakan hasil respons PT KAI atas kekecewaan masyarakat karena diberhentikannya pengoperasian kereta api Parahyangan.[1] Sehingga, PT KAI menggabungkan kereta api Parahyangan bersama rangkaian kereta api Argo Gede. Jadi, beberapa kereta bisnis bekas kereta api Parahyangan disambungkan dengan kereta eksekutif dari kereta api Argo Gede.

    Tetapi masyarakat tidak mau nama Parahyangan itu ditiadakan. Akhirnya, PT KAI menggabungkan nama Argo Gede dan Parahyangan menjadi Argo Parahyangan. KA Argo Parahyangan menyediakan layanan kelas eksekutif argo yang memiliki pendingin udara (AC) dengan menggunakan kereta eksekutif bekas kereta api Argo Gede dan kelas bisnis tanpa pendingin udara dengan menggunakan rangkaian kereta bekas kereta api Parahyangan. Pada awal kereta api ini beroperasi, biasanya kereta ini terdiri dari tiga sampai empat kereta kelas eksekutif dan dua sampai tiga kereta kelas bisnis.

    Akan tetapi, semenjak tahun 2010-an, kereta api ini menggunakan trainset campuran (saat ini campuran eksekutif Argo - ekonomi AC new image untuk perjalanan reguler) baik dari daop 2 Bandung maupun menggunakan rangkaian kereta api lainnya yang sedang tidak digunakan.[2]

    Masa-masa beroperasi[sunting | sunting sumber]

    Mengingat permintaan kelas eksekutif lebih tinggi dari kelas bisnis, sejak tanggal 30 Desember 2011 kereta kelas bisnisnya diganti dengan kereta kelas eksekutif sehingga kereta api Argo Parahyangan menjadi kereta api eksekutif seluruhnya (meskipun di beberapa perjalanannya masih ditambah gerbong bisnis). Jumlah perjalanan KA Argo Parahyangan semakin meningkat mengingat okupansi yang bagus, dan juga karena jalan tol yang macet membuat masyarakat beralih ke kereta api.

    Saat ini, KA Argo Parahyangan beroperasi setiap harinya sekitar 8 kali pergi-pulang (termasuk tambahan) mengingat okupansi yang bagus. Perjalanan Jakarta-Bandung sepanjang ±166 km menelusuri alam pegunungan Priangan barat ditempuh kereta api ini dengan waktu tempuh rata-rata 3 jam sampai 3 jam 15 menit.

    Berdasarkan jadwal baru pada Gapeka 2017, kereta api Argo Parahyangan berjalan 8 kali pergi-pulang reguler dan belum termasuk 4 kali pergi-pulang tambahan. Saat ini, tiga rangkaian tambahan Argo Parahyangan merupakan optimalisasi rangkaian KA yang menganggur. Antara lain KA 31 dan 32 yang menggunakan rangkaian KA Harina, KA 33 dan KA 34 yang menggunakan rangkaian KA Turangga, dan KA Tambahan 7051 dan 7052 yang menggunakan rangkaian KA Sembrani.

    KA 19-30, 33 dan 34 berjalan setiap hari, sedangkan untuk KA 35F dan 36F, kereta tersebut hanya berjalan pada hari Jumat sampai dengan Minggu, karena merupakan KA tambahan (fakultatif). Tersedia juga KA Argo Parahyangan tambahan, dengan keberangkatan dari Bandung jam 04.00 (KA 37F) dan dari Gambir jam 07.15 (KA 38F) menggantikan KA 31-32 yang beroperasi di luar hari Senin. (Lihatlah di bawah)

    Fasilitas[sunting | sunting sumber]

    KA Argo Parahyangan menggunakan KA Eksekutif kelas Argo berkapasitas 50 penumpang dengan televisi, meja makan (kadangkala), lampu baca, stopkontak, AC, toilet, dan kursi yang dapat diputar balik (reclining seat), sementara kelas bisnis, berkapasitas 64 penumpang dan cukup nyaman dengan harga yang lebih terjangkau dengan fasilitas: AC split, toilet, stopkontak, dan kursi yang dapat diputar balik.

    KA Argo Parahyangan menggunakan KA eksekutif Argo bekas Argo Gede buatan tahun 1995 dan 2002, dan terkadang menggunakan KA milik Argo Wilis yang dibuat pada 1998, atau menggunakan KA eksekutif biasa (buatan 1995 ke bawah) yang dicat striping Argo. KA Bisnis menggunakan KA eks-Parahyangan.

    Mulai 25 Oktober 2016, perjalanan KA Argo Parahyangan yang menggunakan kereta bisnis akhirnya menggunakan kereta ekonomi Mutiara Selatan yang mengalami masalah kenyamanan.[3]

    Generasi Argo Parahyangan yang akan datang[sunting | sunting sumber]

    Mulai 9 Juni 2017, Sudah tersedia pula KA Argo Parahyangan Tambahan dengan Kelas Ekonomi Premium K3 2017 dan relasi Bandung-Gambir.

    Mulai 21 s. d 30 Juni 2017, Sudah tersedia pula KA Argo Parahyangan Tambahan dengan Kelas Ekonomi Premium K3 2017 dan relasi baru Bandung-Pasar Senen. Saat ini Kereta api Argo Parahyangan Tambahan Menggunakan Rangkaian (idle) Kereta api Mantab Premium (Madiun-Pasar Senen) yang sedang tidak operasikan pada siang hari.

    Mulai 8 Agustus 2017, dijalankan rangkaian Ekonomi Premium 2 kali PP dengan relasi sama seperti Argo Parahyangan reguler.

    Mulai 1 Maret 2018, Kereta api KLB Argo Parahyangan Tambahan sudah resmi beroperasi dengan Kelas Eksekutif Plus yang berbody Stainless Steel. KLB Argo Parahyangan Tambahan dengan Relasi Gambir-Bandung maupun Gambir-Kiaracondong. Perjalanan KLB Argo Parahyangan Tambahan sebanyak 2 kali pulang pergi yaitu GMR-BD dan GMR-KAC.

    Mulai 9 Maret 2018, KA Argo Parahyangan Priority sudah resmi beroperasi dengan kelas Eksekutif yang berbody warna coklat, garis warna keemasan dengan bertulisan Priority'. Perjalanan KA Argo Parahyangan Priority sebanyak 4 kali pulang Pergi. Rangkaian KA Argo Parahyangan Priority dengan rangkaian reguler di No KA 19P, 21P, 25P, dan 27P (dari Bandung) sedangkan No KA 22P, 24P, 28P dan 30P (dari Gambir).

    Lokomotif penarik[sunting | sunting sumber]

    Lokomotif yang pernah menjadi andalan kereta api Argo Parahyangan sejak awal beroperasinya adalah CC201, CC203, danCC204, Sejak tahun 2013, lokomotif CC206 pun mulai menarik kereta api Argo Parahyangan. Namun, sejak tahun 2014, kereta api Argo Parahyangan akan selalu ditarik oleh lokomotif CC206.

    Lokomotif penarik kereta api Argo Parahyangan biasanya berasal dari Dipo Bandung, namun, sejak lokomotif CC206 menjadi lokomotif tetap untuk kereta api ini, lokomotif dari dipo lainnya terkadang digunakan juga.

    Rangkaian[sunting | sunting sumber]

    Pada masa awal beroperasinya sekitar tahun 2010-2011, biasanya ada dua tipe stamformasi rangkaian yang digunakan untuk Argo Parahyangan (reguler), yakni sebagai berikut:

    1. 1 kereta pembangkit (P), 4 kereta eksekutif (K1), 1 kereta makan (M1), dan 2 kereta bisnis (K2)
    2. 1 kereta pembangkit (P), 3 kereta eksekutif (K1), 1 kereta makan (M1), dan 3 kereta bisnis (K2)

    Sejak tanggal 30 Desember 2011, pada beberapa rangkaian kereta kelas bisnisnya diganti dengan kereta kelas eksekutif sehingga kereta api Argo Parahyangan menjadi kereta api eksekutif seluruhnya. Pada masa dioperasikannya kereta api aling-aling, 1 unit kereta kelas bisnis dari dua tipe rangkaian diatas dirubah menjadi kereta bagasi aling-aling (B/K2) membuat formasi Argo Parahyangan pada tahun 2012-2016 menjadi seperti berikut:

    1. 1 kereta pembangkit (P), 5 kereta eksekutif (K1), 1 kereta makan (M1), dan kereta aling-aling (B/K2)
    2. 1 kereta pembangkit (P), 3 kereta eksekutif (K1), 1 kereta makan (M1), 2 kereta bisnis (K2), dan kereta aling-aling (B/K2)

    Sejak dihapusnya kereta aling-aling pada pertengahan Agustus 2016, aling-aling kelas bisnis (K2) pun akhirnya difungsikan juga untuk mengangkut penumpang.

    Mulai 25 Oktober 2016, kereta Argo Parahyangan kelas bisnis digantikan dengan Rangkaian Ekonomi AC Plus (K3 2016) dari KA Mutiara Selatan karena alasan kenyamanan dimana kereta ekonomi AC keluaran tahun 2016 tersebut terlalu sempit untuk jarak jauh. Mulai awal Januari 2017, Kereta api Argo Parahyangan (reguler) sudah tidak menggunakan lagi Kereta Pembangkit (P) dan Kereta Makan (KM1/M1) digantikan oleh Kereta Makan dan Pembangkit (MP3) dari rangkaian Ekonomi AC terbaru.

    Rangkaian KA Argo Parahyangan reguler saat ini per 17 Desember 2018 adalah :

    1. 1 kereta pembangkit (P), 5 kereta eksekutif 2018 (K1), 1 kereta makan (M1), dan 4 kereta ekonomi 2016 (K3)
    2. 5 kereta eksekutif 2018 (K1), 1 kereta makan pembangkit (MP3), dan 4 kereta ekonomi 2016 (K3)

    Berikut ini adalah rangkaian yang diperuntukkan untuk Argo Parahyangan pada saat ini: Mulai 2 Januari 2019

    Nomor Gapeka Tujuan Status Stamformasi
    19,21,23,25,27,29,7049 Gambir Argo Parahyangan Reguler & Tambahan

    Stamformasi Dengan Kereta Kelas Priority

    • 1 Lokomotif seri CC206
    • 4 Kereta Ekonomi AC
    • 1 Kereta Makan Pembangkit
    • 5 Kereta Eksekutif
    • 1 Kereta Priority

    Stamformasi Tanpa Kereta Kelas Priority

    • 1 Lokomotif seri CC206
    • 4 Kereta Ekonomi AC
    • 1 Kereta Makan Pembangkit
    • 5 Kereta Eksekutif
    20,22,24,26,28,30,7050 Bandung
    31 Gambir Argo Parahyangan Reguler Rangkaian Harina Stamformasi
    • 1 Lokomotif seri CC206
    • 3 Kereta Premium
    • 1 Kereta Makan
    • 5 Kereta Eksekutif
    • 1 Kereta Pembangkit
    32 Bandung
    33 Gambir Argo Parahyangan Reguler Rangkaian Turangga Stamformasi
    • 1 Lokomotif seri CC206
    • 1 Kereta Pembangkit
    • 4 Kereta Eksekutif
    • 1 Kereta Makan
    • 3 Kereta Eksekutif
    34 Bandung
    35F,37F Gambir Argo Parahyangan Fakultatif Bandung Tidak Jalan

    Stanformasi

    • 1 Lokomotif seri CC206
    • 4 Kereta Ekonomi AC
    • 1 Kereta Makan Pembangkit
    • 5 Kereta Eksekutif
    36F,38F Bandung
    7057 Gambir Argo Parahyangan Tambahan Stamformasi
    • 1 Lokomotif seri CC206
    • 4 Kereta Premium
    • 1 Kereta Makan atau Makan Pembangkit
    • 4 Kereta Eksekutif
    7098A Bandung Argo Parahyangan Tambahan Stamformasi
    • 1 Lokomotif seri CC206
    • 4 Kereta Eksekutif
    • 1 Kereta Makan atau Makan Pembangkit
    • 4 Kereta Premium
    7051 Gambir KA Argo Parahyangan Tambahan Gambir Rangkaian Sembrani Stamformasi
    • 1 Lokomotif seri CC206
    • 4 Kereta Eksekutif
    • 1 Kereta Makan
    • 4 Kereta Eksekutif
    • 1 Kereta Pembangkit
    7052 Bandung
    7061 Pasar Senen KA Argo Parahyangan Tambahan Pasarsenen Rangkaian Senja Utama Solo Stamformasi
    • 1 Lokomotif seri CC206
    • 4 Kereta Premium
    • 1 Kereta Makan
    • 4 Kereta Eksekutif
    • 1 Kereta Pembangkit
    7062 Bandung
    7078, 7076 Bandung/Kiaracondong KA Argo Parahyangan Tambahan Gambir Rangkaian Jakarta Kota

    Stamformasi

    • 1 Lokomotif seri CC206
    • 4 Kereta Eksekutif
    • 1 Kereta Makan
    • 4 Kereta Eksekutif
    • 1 Kereta Pembangkit
    7077 ,7075 Gambir

    Keterangan:

    • Selama Lebaran 2017, dijalankan Kereta api Argo Parahyangan kelas Ekonomi Premium dengan relasi Pasar Senen-Bandung PP menggunakan rangkaian idle KA Mantab Lebaran Premium.
    • Mulai 8 Agustus 2017, perjalanan kereta Argo Parahyangan ditambah 2 kali perjalanan PP Reguler dengan menggunakan rangkaian kelas Ekonomi Premium.
    • Tanda ° Berarti: Rangkaian Kereta api Argo Parahyangan (19/22/25/28) Menambahkan 1 Kereta Kelas Priority, Kereta api Argo Parahyangan Priority (19/22/25/28) akan diberangkatan pada setiap hari.
    • Mulai ini Kereta api Argo Parahyangan Priority (19/22/25/28) dengan Kereta Priority akan dimutasi Ke Dipo Bandung (BD) dulunya Kereta Priority Merupakan Kepemilikan dari Dipo Kereta api Jakarta Kota (JAKK) dan sekarang sudah Kepemilikan Dipo Kereta api Bandung (BD), Alasan Kereta Kelas Priority Untuk Dimutasi Karena akan untuk mempermudah pemeliharaan kereta tersebut

    Tarif[sunting | sunting sumber]

    Untuk Tarif priority RP 300.000,00 -RP 360.000,00,Rp 250.000,00 - Rp 320.000,00 untuk layanan Kereta Wisata, Rp 100.000,00 - Rp 160.000,00 untuk kelas eksekutif dan Rp 80.000,00 - Rp 110.000,00 untuk kelas ekonomi, bergantung pada jarak yang ditempuh penumpang, subkelas/posisi tempat duduk dalam rangkaian kereta, serta hari-hari tertentu seperti akhir pekan, hari raya keagamaan, dan libur nasional. Selain itu, berlaku pula tarif khusus yang hanya dapat dipesan di loket stasiun mulai dua jam sebelum keberangkatan kereta api ini pada rute sebagai berikut:

    • Bandung - Purwakarta maupun sebaliknya Rp 55.000,00 (Eksekutif) dan Rp 35.000,00 (Ekonomi AC)
    • Bandung - Cikampek maupun sebaliknya Rp 65.000,00 (Eksekutif) dan Rp 35.000,00 (Ekonomi AC)
    • Jakarta - Purwakarta maupun sebaliknya Rp 65.000,00 (Eksekutif) dan Rp 45.000,00 (Ekonomi AC)
    • Jakarta - Bekasi maupun sebaliknya Rp 30.000,00 (Eksekutif) dan Rp 20.000,00 (Ekonomi AC)

    Jadwal perjalanan[sunting | sunting sumber]

    Jadwal sesuai Gapeka 2017

    Kereta api Reguler

    Argo Parahyangan (Bandung-Gambir)
    Stasiun KA 19 KA 21 KA 23 KA 25 KA 27 KA 29 KA 31 KA 33
    Tiba Berangkat Tiba Berangkat Tiba Berangkat Tiba Berangkat Tiba Berangkat Tiba Berangkat Tiba Berangkat Tiba Berangkat
    Bandung - 05.00 - 06.30 - 11.35 - 14.45 - 16.10 - 19.40 - 07.35 - 08.35
    Cimahi 05.11 05.12 06.40 06.42 11.45 11.49 14.55 14.57 Ls. Ls. 19.50 19.52 07.45 07.47 08.45 08.47
    Purwakarta 06.32 06.35 Ls. Ls. Ls. Ls. Ls. Ls. Ls. Ls. Ls. Ls. Ls. Ls. Ls. Ls.
    Bekasi 07.41 07.43 09.08 09.10 14.20 14.22 17.27 17.29 18.49 18.51 22.20 22.21 10.13 10.15 11.13 11.15
    Jatinegara 07.59 08.01 09.28 09.30 14.39 14.41 17.45 17.47 19.09 19.11 22.38 22.40 10.32 10.34 Ls. Ls.
    Gambir 08.15 - 09.45 - 14.57 - 18.03 - 19.27 - 22.56 - 10.50 - 11.50 -
    Argo Parahyangan (Gambir-Bandung)
    Stasiun KA 20 KA 22 KA 24 KA 26 KA 28 KA 30 KA 32 KA 34
    Tiba Berangkat Tiba Berangkat Tiba Berangkat Tiba Berangkat Tiba Berangkat Tiba Berangkat Tiba Berangkat Tiba Berangkat
    Gambir - 05.05 - 08.45 - 10.30 - 15.30 - 18.45 - 20.00 - 11.30 - 12.35
    Bekasi 05.35 05.37 09.15 09.17 11.00 11.02 16.01 16.03 19.14 19.16 20.31 20.33 12.00 12.02 13.05 13.07
    Purwakarta 06.41 06.45 10.21 10.24 Ls. 12.05 Ls. Ls. Ls. Ls. 21.39 21.39 13.16 13.18 14.13 14.15
    Cimahi 08.21 08.29 11.47 11.51 13.27 13.29 18.27 18.29 21.42 21.44 23.02 23.04 Ls. Ls. 15.48 15.50
    Bandung 08.39 - 12.01 - 13.39 - 18.31 - 21.54 - 23.14 - 14.53 - 16.00 -
    Kereta api fakultatif (Rangkaian eksekutif-ekonomi)
    Argo Parahyangan (Bandung-Gambir)
    Stasiun KA 35F KA 37F
    Tiba Berangkat Tiba Berangkat
    Bandung - 20.55 - 04.00
    Cimahi 21.05 21.07 04.10 04.12
    Bekasi 23.42 23.44 Ls. Ls.
    Jatinegara 00.00 00.02 06.52 06.55
    Gambir 00.16 - 07.09 -
    Argo Parahyangan (Gambir-Bandung)
    Stasiun KA 36F KA 38F
    Tiba Berangkat Tiba Berangkat
    Gambir - 00.45 - 07.45
    Bekasi 01.14 01.16 08.16 08.18
    Cimahi Ls. Ls. 10.52 10.54
    Bandung 03.47 - 11.04 -
    Kereta api tambahan eksekutif (2018) dan premium (2017)
    Argo Parahyangan Tambahan (Bandung-Gambir)
    Stasiun KA 7057
    Tiba Berangkat
    Bandung - 04.15
    Cimahi 04.26 04.28
    Bekasi Ls Ls
    Jatinegara 07.08 07.10
    Gambir 07.25 -
    Argo Parahyangan Tambahan (Gambir-Bandung)
    Stasiun KA 7098A
    Tiba Berangkat
    Gambir - 23.00
    Bekasi 23.31 23.33
    Purwakarta 00.35 00.37
    Cimahi 02.01 02.04
    Bandung 02.14 -
    Kereta api tambahan
    KA Argo Parahyangan Tambahan
    (Kiaracondong-Bandung-Gambir)
    Stasiun KA 7077 KA 7075
    Tiba Berangkat Tiba Berangkat
    Kiaracondong Tidak Tersedia Tidak Tersedia - 12.45
    Bandung - 20.50 12.53 13.05
    Cimahi 21.07 21.09 13.23 13.25
    Purwakarta 22.43 22.45 14.58 15.00
    Cikampek Ls Ls 15.19 15.21
    Bekasi 23.45 23.47 16.03 16.05
    Jatinegara 00.03 00.05 16.21 16.23
    Gambir 00.21 - 16.39 -
    KA Argo Parahyangan Tambahan
    (Gambir-Bandung-Kiaracondong)
    Stasiun KA 7078 KA 7076
    Tiba Berangkat Tiba Berangkat
    Gambir - 17.02 - 06.15
    Bekasi 17.36 17.38 06.50 06.52
    Cikampek Ls Ls 07.39 07.41
    Purwakarta Ls Ls 08.07 08.09
    Cimahi 20.02 20.04 09.40 09.42
    Bandung 20.19 - 09.54 10.05
    Kiaracondong Tidak Tersedia Tidak Tersedia 10.13 -

    Keterangan:

    • KA 31 dan 32 dijalankan tiap Sabtu-Minggu dan Libur Nasional.
    • KA 37F dan KA 38F dijalankan tiap Senin.
    • Selama Agustus 2017, KA 37F dan KA 38F menggunakan Rangkaian Ekonomi Premium 2017 untuk perjalanan di luar hari Senin (Selasa-Minggu).

    Waktu Tempuh:

    • (KAC-BD-GMR-PSE)
      • KA 19 = 3 Jam 15 Menit
      • KA 21 = 3 Jam 15 Menit
      • KA 23 = 3 Jam 22 Menit
      • KA 25 = 3 Jam 18 Menit
      • KA 27 = 3 Jam 17 Menit
      • KA 29 = 3 Jam 16 Menit
      • KA 31 = 3 Jam 15 Menit
      • KA 33 = 3 Jam 15 Menit
      • KA 7057 = 3 Jam 10 Menit
      • KA 7051 = 3 Jam 16 Menit
      • KA 7049F = 3 Jam 22 Menit
      • KA 7061F = 3 Jam 18 Menit
    • (PSE-GMR-BD-KAC)
      • KA 20 = 3 Jam 34 Menit
      • KA 22 = 3 Jam 16 Menit
      • KA 24 = 3 Jam 09 Menit
      • KA 26 = 3 Jam 09 Menit
      • KA 28 = 3 Jam 09 Menit
      • KA 30 = 3 Jam 14 Menit
      • KA 32 = 3 Jam 23 Menit
      • KA 34 = 3 Jam 25 Menit
      • KA 7098A = 3 Jam 14 Menit
      • KA 7052 = 3 Jam 10 Menit
      • KA 7050F = 3 Jam 08 Menit
      • KA 7062F = 3 Jam 35 Menit

    Insiden[sunting | sunting sumber]

    Referensi[sunting | sunting sumber]

    Galeri[sunting | sunting sumber]

    Pranala luar[sunting | sunting sumber]