Kereta api Sancaka

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search


Kereta api Sancaka
Plat nama KA Sancaka.PNG
CC 201 92 03 Sancaka.jpg
Kereta api Sancaka melaju kencang di tikungan besar Kalasan.
Informasi umum
Jenis kereta api Kereta api ekspres
Status Beroperasi
Lokal
Pendahulu -
Mulai beroperasi
  • 21 Mei 1997 (sebagai KA Sancaka SGU-YK Rangkaian SDT)
  • 01 Desember 2002 (sebagai KA Sancaka YK-SGU Rangkaian YK)
  • 16 Oktober 2016 (Eksekutif dan Ekonomi AC Plus New Image)
Pemilik PT Kereta Api Indonesia
Penumpang harian 130.090 penumpang per hari
Perjalanan
Relasi perjalanan YogyakartaSurabaya Gubeng, p.p.
Jumlah perhentian Lihatlah di bawah.
Jarak tempuh 311 km
Waktu tempuh rata-rata 5 jam
Frekuensi perjalanan harian dua kali pergi pulang sehari
Nomor kereta api
  • 83-86
  • 7023-7026
Jenis rel Rel berat
Pelayanan
Kelas
  • Eksekutif dan Ekonomi AC Plus New Image (Reguler/Tambahan)
  • Eksekutif Satwa (Tambahan)
Susunan tempat duduk
  • 50 tempat duduk disusun 2-2, reclining and revolving seat (kelas eksekutif)
  • 80 tempat duduk disusun 2-2, saling berhadapan ke kiri dan berhadapan ke kanan (tempat duduk agak sempit dan tidak sesuaikan jarak tempat duduk tertentu) (kelas ekonomi AC plus)
  • Fasilitas kereta makan Ada, dapat memesan sendiri makanan di kereta makan yang tersedia.
    Jenis kaca jendela Kaca panorama dupleks, dengan tirai, lapisan laminasi isolator panas.
    Fasilitas hiburan Ada
    Bagasi Ada
    Lain-lain Lampu baca, toilet, alat pemadam api ringan, rem darurat, AC, peredam suara.
    Teknis sarana dan prasarana
    Lokomotif
    Lebar sepur 1.067 mm
    Kecepatan operasional
    • 60 s.d. 120 km/jam (Reguler)
    • 60 s.d. 100 km/jam (Tambahan)
    Pemilik prasarana Ditjen KA, Kemenhub RI
    Nomor pada jadwal 83-86
    Peta rute
    Ke Surabaya Kota
    Continuation backward
    Stasiun Surabaya Gubeng
    Station on track
    Halte Ngagel
    Stop on track
    Stasiun Wonokromo
    Station on track
    Ke Bangil, Malang, Banyuwangi Baru
    Unknown route-map component "ABZgl" Unknown route-map component "CONTfq"
    Stasiun Sepanjang
    Stop on track
    Halte Kumendung
    Unknown route-map component "eHST"
    Stasiun Boharan
    Stop on track
    Stasiun Krian
    Stop on track
    Stasiun Kedinding
    Stop on track
    Ke Tulangan, Sidoarjo
    Unknown route-map component "ABZg+l" Unknown route-map component "CONTfq"
    Stasiun Tarik
    Stop on track
    Jembatan Kali Porong
    Transverse water Bridge over water Transverse water
    Stasiun Damarsi
    Unknown route-map component "eHST"
    Stasiun Mojokerto
    Station on track
    Batas Daop VIII SB - Daop VII MN
    Unknown route-map component "KMW"
    Stasiun Curahmalang
    Stop on track
    Stasiun Sumobito
    Stop on track
    Stasiun Peterongan
    Stop on track
    Stasiun Jombang
    Station on track
    Stasiun Sembung
    Unknown route-map component "pHST"
    Jembatan Kali Brantas
    Transverse water Bridge over water Transverse water
    Ke Kediri, Malang
    Unknown route-map component "KRWg+l" Unknown route-map component "CONTfq"
    Stasiun Kertosono
    Unknown route-map component "pHST"
    Stasiun Baron
    Unknown route-map component "pHST"
    Stasiun Sukomoro
    Unknown route-map component "pHST"
    Stasiun Nganjuk
    Station on track
    Stasiun Bagor
    Unknown route-map component "pHST"
    Stasiun Wilangan
    Unknown route-map component "pHST"
    Stasiun Saradan
    Unknown route-map component "pHST"
    Stasiun Caruban
    Unknown route-map component "pHST"
    Stasiun Babadan
    Unknown route-map component "pHST"
    Stasiun Madiun
    Station on track
    Stasiun Barat
    Unknown route-map component "pHST"
    Stasiun Geneng
    Unknown route-map component "pHST"
    Stasiun Paron
    Unknown route-map component "pHST"
    Stasiun Kedunggalar
    Unknown route-map component "pHST"
    Stasiun Walikukun
    Unknown route-map component "pHST"
    Batas Daop VII MN - Daop VI YK
    Unknown route-map component "KMW"
    Stasiun Kedungbanteng
    Unknown route-map component "pHST"
    Stasiun Kebonromo
    Unknown route-map component "pHST"
    Stasiun Sragen
    Unknown route-map component "pHST"
    Stasiun Masaran
    Unknown route-map component "pHST"
    Stasiun Kemiri
    Unknown route-map component "pHST"
    Stasiun Palur
    Unknown route-map component "pHST"
    Jembatan Bengawan Solo
    Transverse water Bridge over water Transverse water
    Stasiun Solo Jebres
    Unknown route-map component "pHST"
    Ke Sumber Lawang
    Junction both to and from left Unknown route-map component "CONTfq"
    Stasiun Solo Balapan
    Station on track
    Stasiun Purwosari
    Unknown route-map component "pHST"
    Stasiun Gawok
    Unknown route-map component "pHST"
    Stasiun Delanggu
    Unknown route-map component "pHST"
    Stasiun Ceper
    Unknown route-map component "pHST"
    Stasiun Klaten (khusus KA Sancaka Pagi)
    Station on track
    Stasiun Srowot
    Unknown route-map component "pHST"
    Stasiun Brambanan
    Unknown route-map component "pHST"
    Jembatan Kali Opak
    Transverse water Bridge over water Transverse water
    Stasiun Kalasan
    Unknown route-map component "pHST"
    Stasiun Maguwo
    Unknown route-map component "pHST"
    Jembatan Kali Gajah Wong
    Transverse water Bridge over water Transverse water
    Stasiun Lempuyangan
    Unknown route-map component "pHST"
    Jembatan Kali Code
    Transverse water Bridge over water Transverse water
    Stasiun Yogyakarta
    Station on track
    Ke Jakarta, Bandung, Purwokerto
    Continuation forward

    Kereta api Sancaka atau disebut juga Kereta api Sancaka Timur Laut adalah Merupakan Kereta api Kelas Eksekutif dan Ekonomi AC Plus New Image (reguler/tambahan) maupun Kelas Eksekutif Satwa (tambahan) milik PT Kereta Api Indonesia yang melayani rute antara Surabaya Gubeng-Yogyakarta. Perjalanan sejauh 311 kilometer ini ditempuh dalam waktu sekitar 5 jam.

    Nama Sancaka diambil dari nama sosok ular Sanca (bukan ular naga) yang pengayom dan dapat bertahan di segala keadaan. Awalnya KA Sancaka menggunakan rangkaian kereta campuran kelas eksekutif dan bisnis. Barulah sejak 16 Oktober 2016 rangkaian kereta kelas bisnis diganti menjadi rangkaian kereta kelas ekonomi AC plus.

    Operasional dan fasilitas[sunting | sunting sumber]

    KA Sancaka Tambahan dengan rangkaian campuran eksekutif dan bisnis.

    Kereta api Sancaka menggunakan dua rangkaian dari dua dipo kereta yang berbeda. Kereta yang berangkat pada pagi hari dari Yogyakarta dan pada sore hari dari Surabaya menggunakan rangkaian milik dipo kereta Yogyakarta (YK) (KA 85/84), sedangkan kereta yang berangkat pada pagi hari dari Surabaya dan pada sore hari dari Yogyakarta menggunakan rangkaian milik dipo kereta Sidotopo (SDT) (KA 83/86). Meskipun berbeda dipo, tetapi fasilitas yang disediakan tidak dibedakan antara rangkaian yang satu dengan rangkaian lainnya, semuanya disesuaikan dengan standar pelayanan kereta api kelas Eksekutif dan Bisnis. Seluruh rangkaian kini telah dilengkapi fasilitas pendingin ruangan.

    Hal yang mungkin tampak berbeda adalah pada penggunaan kereta makan. Pada rangkaian milik dipo kereta Sidotopo, dapat ditemukan kereta makan kelas 1 (M1), sedangkan pada rangkaian milik dipo kereta Yogyakarta, kereta makan menggunakan kereta penumpang (untuk petugas kereta) dan kereta makan (KM1).

    Tersedia dua jenis rangkaian Sancaka, yang dimiliki oleh dipo lokomotif Sidotopo dan dipo lokomotif Yogyakarta. Keduanya terdiri atas sebuah lokomotif, sebuah kereta pembangkit (P), lima hingga tujuh kereta eksekutif (K1), tiga hingga empat kereta ekonomi AC Plus (K3), dan sebuah kereta bagasi (B). Khusus untuk rangkaian milik Dipo Sidotopo menggunakan Kereta Makan (M1), sedangkan rangkaian milik Dipo Yogyakarta menggunakan rangkaian Kereta Makan Pembangkit (MP1/MP2). Lokomotif yang diandalkannya adalah CC206

    Dengan harga tiket untuk kelas ekonomi AC Plus seharga Rp 115.000-160.000,00 dan kelas eksekutif seharga Rp165.000-220.000,00, perjalanan dengan Sancaka terutama melewati kawasan percandian di Prambanan, Sleman dan membelah Kota Solo dan Kota Madiun.

    Tersedia pula kereta api Sancaka tambahan yang dijalankan pada musim Lebaran, Natal, dan tahun baru.

    Rangkaian KA[sunting | sunting sumber]

    Dipo Kereta Sidotopo (SDT)[sunting | sunting sumber]

    Rangkaian saat ini

      • 1 Lokomotif CC201/CC203/CC206 Dipo Induk SDT
      • 3 Kereta Ekonomi AC Plus New Image (K3 2016 SDT)
      • 1 Kereta Makan (KM1/M1 SDT)
      • 5 Kereta Eksekutif (K1 SDT)
      • 1 Kereta Pembangkit (P SDT)

    Cadangan 2

      • 1 Lokomotif CC201/CC203/CC206 Dipo Induk SDT
      • 4 Kereta Ekonomi AC Plus New Image (K3 2016 SDT)
      • 1 Kereta Makan (KM1/M1 SDT)
      • 5 Kereta Eksekutif (K1 SDT)
      • 1 Kereta Pembangkit (P SDT)

    Cadangan 3

      • 1 Lokomotif CC201/CC203/CC206 Dipo Induk SDT
      • 4 Kereta Ekonomi AC Plus New Image (K3 2016 SDT)
      • 1 Kereta Makan (KM1/M1 SDT)
      • 6 Kereta Eksekutif (K1 SDT)
      • 1 Kereta Pembangkit (P SDT)

    Cadangan 4

      • 1 Lokomotif CC201/CC203/CC206 Dipo Induk SDT
      • 3 Kereta Ekonomi AC Plus New Image (K3 2016 SDT)
      • 1 Kereta Makan (KM1/M1 SDT)
      • 7 Kereta Eksekutif (K1 SDT)
      • 1 Kereta Pembangkit (P SDT)

    Keterangan:

    • Rangkaian Ini terdiri 10 Kereta berarti Stanformasi Asli
    • Rangkaian Ini terdiri 10 Kereta beserta rangkaian ini ditambah satu gerbong untuk kelas Ekonomi New Image (1)
    • Rangkaian Ini terdiri 12 Kereta beserta rangkaian ini ditambah satu gerbong untuk kelas Eksekutif (1) ataupun kelas Ekonomi New Image (1)
    • Rangkaian Ini terdiri 12 Kereta beserta rangkaian ini ditambah dua gerbong untuk kelas Eksekutif (2)

    Dipo Kereta api Yogyakarta (YK)[sunting | sunting sumber]

    Rangkaian saat ini

      • 1 Lokomotif CC201/CC203/CC206 Dipo Induk YK
      • 3 Kereta Ekonomi AC Plus New Image (K3 2016 YK)
      • 1 Kereta Makan (M1 YK)
      • 5 Kereta Eksekutif (K1 YK)
      • 1 Kereta Pembangkit (P YK)

    Cadangan 2

      • 1 Lokomotif CC201/CC203/CC206 Dipo Induk YK
      • 4 Kereta Ekonomi AC Plus New Image (K3 2016 YK)
      • 1 Kereta Makan (M1 YK)
      • 5 Kereta Eksekutif (K1 YK)
      • 1 Kereta Pembangkit (P YK)

    Cadangan 3

      • 1 Lokomotif CC201/CC203/CC206 Dipo Induk YK
      • 4 Kereta Ekonomi AC Plus New Image (K3 2016 YK)
      • 1 Kereta Makan (M1 YK)
      • 6 Kereta Eksekutif (K1 YK)
      • 1 Kereta Pembangkit (P YK)

    Cadangan 4

      • 1 Lokomotif CC201/CC203/CC206 Dipo Induk YK
      • 3 Kereta Ekonomi AC Plus New Image (K3 2016 YK)
      • 1 Kereta Makan (M1 YK)
      • 7 Kereta Eksekutif (K1 YK)
      • 1 Kereta Pembangkit (P YK)

    Keterangan:

    • Rangkaian Ini terdiri 10 Kereta berarti Stanformasi Asli
    • Rangkaian Ini terdiri 10 Kereta beserta rangkaian ini ditambah satu gerbong untuk kelas Ekonomi New Image (1)
    • Rangkaian Ini terdiri 12 Kereta beserta rangkaian ini ditambah satu gerbong untuk kelas Eksekutif (1) ataupun kelas Ekonomi New Image (1)
    • Rangkaian Ini terdiri 12 Kereta beserta rangkaian ini ditambah dua gerbong untuk kelas Eksekutif (2)

    Rangkaian Tambahan[sunting | sunting sumber]

    Eksekutif-Ekonomi AC Plus New Image

    • 1 Lokomotif CC201/CC203/CC206 Dipo Induk SDT/YK
    • 6 Kereta Ekonomi AC Plus New Image (K3 2016) berbagai dipo kereta
    • 1 Kereta Makan (KM1/M1 SDT)
    • 3 Kereta Eksekutif (K1 SDT)
    • 1 Kereta Pembangkit (P SDT)

    Eksekutif Satwa (Rangkaian YK)

    • 1 Lokomotif CC201/CC203/CC206 Dipo Induk SDT/YK
    • 4 Kereta Eksekutif (K1 YK)
    • 1 Kereta Makan (M1 YK)
    • 4 Kereta Eksekutif (K1 YK)
    • 1 Kereta Pembangkit (P YK)

    Eksekutif Satwa (Rangkaian SDT)

    • 1 Lokomotif CC201/CC203/CC206 Dipo Induk SDT/YK
    • 4 Kereta Eksekutif (K1 SDT)
    • 1 Kereta Makan (M1 SDT)
    • 4 Kereta Eksekutif (K1 SDT)
    • 1 Kereta Pembangkit (P SDT)

    Jadwal perjalanan[sunting | sunting sumber]

    Jadwal sesuai Gapeka 1 April 2017

    KA 83 Sancaka Pagi (Surabaya Gubeng-Yogyakarta)
    Stasiun Kedatangan Keberangkatan
    Surabaya Gubeng - 07.30
    Boharan 07.49 07.56
    Mojokerto 08.17 08.20
    Jombang 08.41 08.43
    Nganjuk 09.16 09.18
    Wilangan 09.40 09.46
    Madiun 10.06 10.30
    Solo Balapan 11.47 11.53
    Klaten 12.18 12.20
    Yogyakarta 12.45 -
    KA 84 Sancaka Pagi (Yogyakarta-Surabaya Gubeng)
    Stasiun Kedatangan Keberangkatan
    Yogyakarta - 06.45
    Klaten 07.09 07.11
    Solo Balapan 07.36 07.41
    Madiun 08.57 09.11
    Nganjuk 09.50 09.57
    Jombang 10.31 10.35
    Mojokerto 10.57 11.01
    Surabaya Gubeng 11.39 -
    KA 85 Sancaka Sore (Surabaya Gubeng-Yogyakarta)
    Stasiun Kedatangan Keberangkatan
    Surabaya Gubeng - 17.25
    Mojokerto 18.04 18.07
    Jombang 18.29 18.32
    Baron 18.55 19.02
    Nganjuk 19.16 19.18
    Saradan 19.34 19.44
    Madiun 20.06 20.16
    Solo Balapan 21.35 21.42
    Yogyakarta 22.32 -
    KA 86 Sancaka Sore (Yogyakarta-Surabaya Gubeng)
    Stasiun Kedatangan Keberangkatan
    Yogyakarta - 16.40
    Solo Balapan 17.27 17.45
    Paron 18.30 18.36
    Barat 18.50 18.57
    Madiun 19.09 19.33
    Nganjuk 20.14 20.16
    Jombang 20.50 20.53
    Mojokerto 21.15 21.19
    Surabaya Gubeng 21.55 -

    Galeri[sunting | sunting sumber]

    Pranala luar[sunting | sunting sumber]

    (Indonesia) Situs web resmi PT Kereta Api Indonesia

    1. ALIH Templat:Kereta api penumpang Indonesia