Kereta api Sancaka

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kereta api Sancaka
Papan Nama KA Sancaka Khas Daop 6.PNG
Sancaka Madiun 2.jpg
Kereta api Sancaka saat melintas di persawahan Winongo, Manguharjo, Madiun
Informasi umum
Jenis layananKereta api jarak menengah
StatusBeroperasi
Daerah operasiDaerah Operasi VIII Surabaya
Daerah Operasi VI Yogyakarta
Mulai beroperasi21 Mei 1997
Operator saat iniPT Kereta Api Indonesia
Jumlah penumpang2.000 penumpang per hari
Lintas pelayanan
Stasiun awalYogyakarta
Jumlah pemberhentianLihatlah di bawah.
Stasiun akhirSurabaya Gubeng
Jarak tempuh311 km
Waktu tempuh rerataSekitar 4 jam 53 menit sampai 5 jam 10 menit
Frekuensi perjalananDua kali pergi pulang sehari
Jenis relRel berat
Pelayanan
KelasEksekutif dan ekonomi premium (reguler)
Pengaturan tempat duduk
  • 50 tempat duduk disusun 2-2 (kelas eksekutif)
    kursi dapat direbahkan dan diputar
  • 80 tempat duduk disusun 2-2. Sebanyak 40 kursi ke arah depan dan 40 ke arah belakang (kelas ekonomi premium)
    kursi dapat direbahkan
Fasilitas restorasiAda
Fasilitas observasiKaca panorama dupleks dengan tirai dan lapisan laminasi isolator panas
Fasilitas hiburanAda
Fasilitas lainLampu baca, toilet, alat pemadam api ringan, rem darurat, penyejuk udara, dan peredam suara
Teknis sarana dan prasarana
Bakal pelantingCC201, CC203, CC204, CC206
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasional60 s.d. 100 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal179-182 (reguler)
215F-218F (fakultatif)
Peta rute
Surabaya Gubeng–Yogyakarta
Untuk KA Sancaka
Ke Surabaya Kota
Ke SBI
Surabaya Gubeng
ke Malang
Jalan Tol Surabaya-Gempol
Jalan Tol Surabaya-Mojokerto
Ke Sidoarjo
Jembatan Kali Porong
Mojokerto
Jombang
Ke Malang
Jembatan Kali Brantas
Kertosono
Nganjuk
Madiun
Jembatan Bengawan Madiun
Ngawi
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jembatan Bengawan Solo
Ke BIAS Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo, Gundih, Semarang
Solo Balapan
Ke Wonogiri
Klaten
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Jembatan Kali Opak
Yogyakarta
ke Bandung, Jakarta

Keterangan:

Kereta api Sancaka (bahasa Jawa: ꦱꦼꦥꦸꦂ​ꦱꦚ꧀ꦕꦏ, translit. Sepur Sancaka) merupakan layanan kereta api penumpang kelas eksekutif dan ekonomi premium yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia untuk melayani lintas Surabaya GubengYogyakarta maupun sebaliknya. Nama "Sancaka" diambil dari ular sanca yang dapat bertahan di segala keadaan.

Kereta api yang menempuh jarak sejauh 311 kilometer dalam waktu sekitar 5 jam ini hanya berhenti di Mojokerto, Jombang, Kertosono, Nganjuk, Madiun, Ngawi (hanya jadwal sore), Solo Balapan, dan Klaten.

Pengoperasian kereta api[sunting | sunting sumber]

Kereta api Sancaka saat masih melayani kelas bisnis—meninggalkan Stasiun Surabaya Gubeng, 2015

Kereta api Sancaka pertama kali beroperasi pada 21 Mei 1997 yang memiliki waktu keberangkatan dari Surabaya pada pagi hari dan dari Yogyakarta pada sore hari. PT KA kemudian meluncurkan kereta api Sancaka II pada 1 Desember 2002 untuk memberikan pilihan perjalanan dengan waktu keberangkatan berbeda dari sebelumnya.[butuh rujukan] Hingga saat ini, kereta api ini beroperasi menggunakan rangkaian kereta milik dua depot kereta yang berbeda, yaitu milik Dipo Kereta Sidotopo (KA 179/182) dan Dipo Kereta Yogyakarta (KA 180/181).

Pada awalnya, kereta api Sancaka beroperasi melayani kelas eksekutif dan bisnis—sebelum dilakukan perubahan layanan kelas bisnis menjadi kelas ekonomi plus pada 16 Oktober 2016.[1][2]

Sejak 8 April 2019, kereta api Sancaka beroperasi menggunakan rangkaian kereta baja nirkarat buatan PT INKA dengan layanan kelas eksekutif dan ekonomi premium.[3]

Data teknis[sunting | sunting sumber]

Lintas pelayanan YogyakartaSurabaya Gubeng pp.
Lokomotif CC201, CC203, CC204, CC206
Susunan rangkaian kereta 5 kereta kelas eksekutif (K1 2018/2019) + 1 kereta makan (M1 2019) + 4 kereta kelas ekonomi premium (K3 2019) + 1 kereta pembangkit (P 2019)

Catatan : Susunan rangkaian kereta dapat berubah sewaktu-waktu

Jumlah tempat duduk 650 tempat duduk

Tarif[sunting | sunting sumber]

Kereta api Sancaka setelah melintas langsung Stasiun Lempuyangan, Februari 2015
Kereta api Sancaka saat melintas di Ketandan, Klaten, Mei 2019

Tarif kereta api ini berkisar antara Rp80.000,00–Rp190.000,00 untuk kelas ekonomi premium dan Rp145.000,00–Rp290.000,00 untuk kelas eksekutif tergantung pada jarak tempuh, subkelas/posisi tempat duduk dalam rangkaian kereta, serta hari-hari tertentu seperti akhir pekan dan libur nasional. Selain itu, berlaku pula tarif khusus yang hanya dapat dipesan mulai dua jam sebelum keberangkatan di stasiun yang berada dalam lintas berikut.

  • SurabayaJombang maupun sebaliknya: Rp20.000,00 (ekonomi premium) dan Rp40.000,00 (eksekutif)
  • SurabayaMadiun maupun sebaliknya: Rp70.000,00 (ekonomi premium) dan Rp100.000,00 (eksekutif)
  • SoloYogyakarta maupun sebaliknya: Rp40.000,00 (ekonomi premium) dan Rp55.000,00 (eksekutif)

Jadwal perjalanan[sunting | sunting sumber]

Jadwal perjalanan kereta api Sancaka per 1 Desember 2019 (sesuai Gapeka 2019).

Catatan : Tanda Ls. menunjukkan kereta api ini berjalan langsung di stasiun tersebut

Kereta api reguler jadwal pagi
KA 179 Sancaka
(Surabaya Gubeng–Yogyakarta)
KA 180 Sancaka
(Yogyakarta–Surabaya Gubeng)
Stasiun Tiba Berangkat Stasiun Tiba Berangkat
Surabaya Gubeng - 07.40 Yogyakarta - 06.30
Mojokerto 08.16 08.20 Klaten 06.54 06.56
Jombang 08.42 08.45 Solo Balapan 07.22 07.27
Kertosono 09.01 09.04 Madiun 08.44 08.56
Nganjuk 09.24 09.26 Nganjuk 09.37 09.39
Madiun 10.04 10.20 Kertosono 09.59 10.02
Solo Balapan 11.36 11.41 Jombang 10.18 10.25
Klaten 12.06 12.08 Mojokerto 10.47 10.51
Yogyakarta 12.33 - Surabaya Gubeng 11.27 -
Kereta api reguler jadwal sore
KA 181 Sancaka
(Surabaya Gubeng–Yogyakarta)
KA 182 Sancaka
(Yogyakarta–Surabaya Gubeng)
Stasiun Tiba Berangkat Stasiun Tiba Berangkat
Surabaya Gubeng - 17.55 Yogyakarta - 17.05
Mojokerto 18.31 18.35 Klaten 17.30 17.32
Jombang 18.57 19.00 Solo Balapan 17.57 18.03
Kertosono 19.41 19.44 Ngawi 19.00 19.02
Nganjuk 19.17 19.21 Madiun 19.24 19.38
Madiun 20.24 20.40 Nganjuk 20.19 20.21
Ngawi 21.03 21.05 Kertosono 20.41 20.44
Solo Balapan 22.02 22.10 Jombang 21.00 21.03
Klaten 22.36 22.39 Mojokerto 21.25 21.29
Yogyakarta 23.05 - Surabaya Gubeng 22.05 -

Jadwal perjalanan kereta api Sancaka Fakultatif*) per 1 Desember 2019 (berdasarkan Gapeka 2019).

*) Kereta api fakultatif beroperasi pada masa lebaran, natal-tahun baru, ataupun terkadang di akhir pekan tertentu)

Stasiun KA 215F Sancaka Fakultatif
(jadwal pagi)
KA 217F Sancaka Fakultatif
(jadwal malam)
Surabaya Gubeng–Yogyakarta
Tiba Berangkat Tiba Berangkat
Surabaya Gubeng - 08.10 - 22.40
Mojokerto 08.51 08.55 23.16 23.20
Jombang 09.17 09.22 23.42 23.46
Kertosono 09.38 09.44 Ls.
Nganjuk 10.06 10.08 00.22 00.25
Caruban 10.37 10.40 Ls.
Madiun 10.54 11.11 01.05 01.15
Ngawi 11.34 11.37 Ls.
Solo Balapan 12.40 12.50 02.35 02.40
Klaten 13.16 13.19 Ls.
Yogyakarta 13.47 - 03.30 -
Stasiun KA 216F Sancaka Fakultatif
(jadwal sore)
KA 218F Sancaka Fakultatif
(jadwal malam)
Yogyakarta–Surabaya Gubeng
Tiba Berangkat Tiba Berangkat
Yogyakarta - 18.00 - 23.45
Klaten 18.26 18.28 Ls.
Solo Balapan 18.54 19.02 00.34 00.40
Ngawi 20.03 20.06 Ls.
Madiun 20.29 20.36 02.00 02.10
Caruban 20.50 20.52 Ls.
Nganjuk 21.19 21.21 02.51 02.53
Kertosono 21.41 21.44 Ls.
Jombang 21.59 22.02 03.29 03.32
Mojokerto 22.24 22.29 03.54 03.59
Surabaya Gubeng 23.26 - 04.35 -

Insiden[sunting | sunting sumber]

Pada 6 April 2018 sekitar pukul 18.25, terjadi kecelakaan antara kereta api Sancaka tujuan Surabaya (KA 86) dengan sebuah truk pengangkut bantalan rel beserta mobil pada km 215+8 di Sambirejo, Mantingan, Ngawi yang disebabkan karena truk mogok di atas rel saat hendak melewati perlintasan liar tak berpalang dan mengakibatkan seorang masinis dan seorang pekerja pembangunan jalur ganda tewas, asisten masinis mengalami patah tulang, dan sekitar 500 penumpang terlantar. Kecelakaan ini mengakibatkan perjalanan kereta api lintas Madiun–Solo mengalami keterlambatan parah.[4]

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]