Kereta api Pangrango

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kereta Api Pangrango
PapanKeretaApi Pangrango 2022.svg
KA Pangrango lepas Stasiun Bogor Paledang.jpg
Kereta api Pangrango meninggalkan Stasiun Bogor Paledang
Informasi umum
Jenis layananKereta api Aglomerasi
StatusBeroperasi
Daerah operasiDaerah Operasi I Jakarta
PendahuluKereta api Bumi Geulis
Mulai beroperasi9 November 2013
Operator saat iniKereta api Indonesia
Lintas pelayanan
Stasiun awalBogor
Stasiun akhirSukabumi
Jarak tempuh57 km
Waktu tempuh rerataSekitar 2 Jam 10 Menit (130 menit)
Frekuensi perjalananTiga kali pulang-pergi sehari
Jenis relRel berat
Pelayanan
KelasEksekutif dan ekonomi (new image/premium)
Pengaturan tempat duduk
  • 50 tempat duduk disusun 2–2 (kelas eksekutif)
    kursi dapat direbahkan dan diputar
  • 80 tempat duduk disusun 2–2 (kelas ekonomi new image)
    kursi saling berhadapan/kursi berhadap ke kanan 40 seat dan kursi berhadap ke kiri 40 seat, dan tidak bisa direbahkan
Fasilitas observasiKaca dupleks dengan tirai, lapisan laminasi isolator panas
Fasilitas lainPenyejuk udara, tabung pemadam, toilet
Teknis sarana dan prasarana
Bakal pelantingCC 206
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasional50–100km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal213–218

Kereta api Pangrango merupakan layanan kereta api penumpang kelas eksekutif dan ekonomi (new image/premium) yang dioperasikan oleh Kereta Api Indonesia (KAI) untuk melayani lintas SukabumiBogor dan sebaliknya. Kereta api ini membawa kereta penumpang kelas eksekutif dan ekonomi dengan susunan tempat duduk 2-2.[1] Pada peta perjalanan, relasi ini diberi warna Hijau Pucat ( ).

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Kereta api ini mulai beroperasi pada 9 November 2013 untuk menggantikan layanan kereta api Bumi Geulis yang telah berhenti beroperasi sejak tanggal 15 Desember 2012.[2][3] Nama "Pangrango" diambil dari nama Gunung Pangrango yang berada di kawasan Taman Nasional Gede Pangrango.

Layanan kelas eksekutif pada kereta api Pangrango sempat ditiadakan pada 1 Januari 2016.[4] Untuk mengakomodasi permintaan pelanggan, KAI kembali menyediakan kelas eksekutif pada 21 Januari 2016 dan mengalami penyesuaian tarif akibat penghapusan subsidi.[5][6]

Pada tanggal 10 April 2022, KA Pangrango resmi beroperasi kembali setelah 2 tahun tidak beroperasi karena Jalur Kereta api Bogor-Sukabumi sedang mati suri yang mengakibatkan adanya proyek Double Track petak Bogor-Cicurug.

Mulai 1 Juni 2022, Kereta api Pangrango kembali melayani Stasiun Bogor agar memudahkan transit penumpang dari KRL Lin Bogor yang berpergian ke Sukabumi maupun sebaliknya.

Insiden[sunting | sunting sumber]

Pada 3 Januari 2014 pukul 14.05, KA 7118 Pangrango anjlok di Jembatan Pamoyanan, Cicurug, Sukabumi yang disebabkan adanya rel patah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun satu kereta makan nyaris terguling akibat menginjak rel yang patah.[7]

Stasiun pemberhentian[sunting | sunting sumber]

Provinsi Kota/Kabupaten Stasiun[8] Penghubung antarmoda
Jawa Barat Kota Bogor Bogor Komuter: B Lin Bogor

Angkutan bus BisKita Trans Pakuan ( 2F   3F   5F ) Angkutan bus Angkot Kota Bogor dan Kabupaten Bogor

Bogor Paledang Angkutan bus BisKita Trans Pakuan ( 2F   3F   5F )

Angkutan bus Angkot Kota Bogor dan Kabupaten Bogor

Batutulis Angkutan bus BisKita Trans Pakuan ( 3F )
Kabupaten Bogor Maseng -
Cigombong
Kabupaten Sukabumi Cicurug
Parungkuda
Cibadak
Karangtengah
Cisaat
Kota Sukabumi Sukabumi Kereta api lokal: Siliwangi

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Muhammad, Manaf (2022-04-10). "Tampil Mempesona, Kereta Api Ekonomi Sukabumi-Bogor Jauh Lebih Nyaman". Pikiran-Rakyat.com. Diakses tanggal 2022-07-21. 
  2. ^ Jatmiko, Bambang Priyo (ed.). "Menghidupkan Lagi Jalur KA Bogor-Sukabumi". Kompas.com. Diakses tanggal 2020-07-27. 
  3. ^ Administrator (2013-11-08). "Pangrango, Alternatif Baru ke Sukabumi". Tempo.co. Diakses tanggal 2020-07-27. 
  4. ^ Widayati, Rully, ed. (2015-12-31). "Berlaku 1 Januari 2016, Ini Tarif Baru Kereta Bersubsidi". Tempo.co. Diakses tanggal 2020-07-27. 
  5. ^ "KAI Operasikan KA Pangrango Kelas Eksekutif". VIVA.co.id. 2016-01-20. Diakses tanggal 2020-07-27. 
  6. ^ artanti, Annisa ayu (2016-01-20). Lestarini, Ade Hapsari, ed. "Subsidi KA Pangrango Habis, Kelas Eksekutif Tetap Disediakan". Medcom.id. Diakses tanggal 2020-07-27. 
  7. ^ Gerbong KA Pangrango Anjlok
  8. ^ "Exposé Gapeka 2021 Daop 8 Surabaya" (2021) PT Kereta Api Indonesia (Persero)

Pranala luar[sunting | sunting sumber]