Kereta api Pangrango

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Kereta api Pangrango
Plat nama KA Pangrango.png
Cc206pangrangoccr.jpg
Kereta api Pangrango berhenti di Stasiun Cicurug.
Informasi umum
Jenis layanan Kereta api komersial jarak menengah
Status Beroperasi
Lokal Daerah Operasi I Jakarta
Mulai beroperasi 09 November 2013
Pemilik PT Kereta Api Indonesia
Perjalanan
Relasi perjalanan Bogor PaledangSukabumi, p.p.
Jumlah perhentian 11
Waktu tempuh rata-rata 2 jam (rata-rata)
Frekuensi perjalanan harian Tiga kali pergi pulang sehari
Nomor kereta api 389-394
Jenis rel Rel berat
Pelayanan
Kelas layanan Eksekutif dan Ekonomi AC
Susunan tempat duduk 50 tempat duduk disusun 2-2, reclining and revolving seat dan 106 tempat duduk disusun 3-2
Fasilitas kereta makan Ada, penumpang dapat memesan sendiri.
Jenis kaca jendela Kaca dupleks dengan tirai, lapisan laminasi isolator panas
Fasilitas hiburan Ada
Lain-lain AC, tabung pemadam, toilet
Teknis sarana dan prasarana
Lokomotif CC206
Lebar sepur 1.067 mm
Kecepatan operasional 30 s.d. 60 km/jam
Pemilik prasarana Ditjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal 389-394
Peta rute
Bogor - Cianjur
Untuk KA Pangrango dan Siliwangi
Ke Manggarai
Bogor
Bogor Paledang
Batutulis
Maseng
Cigombong
Cicurug
Parung Kuda
Cibadak
Karang Tengah
Cisaat
Sukabumi
Gandasoli
Cireungas
Terowongan Lampegan
Lampegan
Cibeber
Cianjur
Ke Bandung
Keterangan:
  • Naik turun penumpang Pangrango dimulai dari Stasiun
    Bogor Paledang
    , meskipun terminus kereta ini di Stasiun Bogor
  • Pangrango mengakhiri perjalanannya di Stasiun Sukabumi
  • Siliwangi memulai perjalanannya dari Stasiun Sukabumi
  • Siliwangi mengakhiri perjalanannya di Stasiun Cianjur

Kereta api Pangrango adalah kereta api berstatus KA Komersial (kelas eksekutif dan ekonomi) Jarak Menengah milik PT Kereta Api Indonesia dengan relasi Stasiun Paledang - Stasiun Sukabumi. Kereta api Pangrango diresmikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan pada 9 November 2013. Peresmian digelar bersamaan dengan pembukaan Stasiun Bogor Paledang. KA Pangrango beroperasi menggantikan KRD Bumi Geulis yang dihentikan sejak Desember 2012.

Susunan rangkaian kereta ini pada awal beroperasi terdiri satu lokomotif, empat gerbong ekonomi AC, satu gerbong eksekutif, dan satu gerbong kereta makan pembangkit.

Kata Pangrango diambil dari nama Gunung Pangrango yang mempunyai ketinggian setinggi 3.019 meter dari permukaan laut yang berada di kawasan Taman Nasional Gede Pangrango ada di wilayah Kabupaten Bogor, Cianjur dan Kabupaten Sukabumi.

Dalam pemesanan tiket, Kereta ini memulai perjalanannya dari Stasiun Bogor. Meski begitu, naik turun penumpang dimulai dari Stasiun Paledang.

Stamformasi[sunting | sunting sumber]

Terhitung mulai tanggal 1 Januari 2016, layanan kelas eksekutif pada KA Pangrango /Siliwangi dihapus, jadi KA Pangrango/Siliwangi hanya membawa kereta ekonomi saja.[1] Namun atas desakan dari para penumpang rute Bogor-Sukabumi dan sebaliknya, maka PT KAI Daerah Operasi I Jakarta memutuskan kembali menyediakan layanan kelas Eksekutif pada perjalanan Ka Pangrango mulai keberangkatan tanggal 21 Januari 2016.[2]

Nama Kereta Kereta api Pangrango Kereta api Siliwangi
Rute Stasiun Bogor Paledang-Stasiun Sukabumi Stasiun Sukabumi-Stasiun Cianjur
Lokomotif CC206 CC206
Rangkaian 1 Kereta Eksekutif (K1 JAKK) 2 Kereta Ekonomi (K3 BD)
1 Kereta Makan dan Pembangkit Ekonomi (KMP3 BD ) 1 Kereta Makan dan Pembangkit Ekonomi (KMP3 BD )
4 Kereta Ekonomi (K3 RK) 3 Kereta Ekonomi (K3 BD)
Kapasitas 474 tempat duduk (1 K1 JAKK + 4 K3 RK) 530 tempat duduk (2 K3 BD + 3 K3 BD)
Waktu Tempuh 2 jam 4 menit 2 jam 5 menit

Stasiun-stasiun yang disinggahi[sunting | sunting sumber]

Jadwal Perjalanan KA Pangrango[sunting | sunting sumber]

  • KA 389 SI : 05.15 - BOO : 07.18
  • KA 390 BOO : 07.50 - SI : 09.54
  • KA 391 SI : 10.25 - BOO : 12.28
  • KA 392 BOO : 13.10 - SI : 15.13
  • KA 393 SI : 15.45 - BOO : 17.48
  • KA 394 BOO : 18.30 - SI : 20.36

Insiden[sunting | sunting sumber]

  • Tanggal 3 Januari 2014 pukul 14.05, KA 7118 Pangrango relasi Bogor Paledang - Sukabumi anjlok di Jembatan Pamoyanan Cicurug, Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat dikarenakan adanya rel patah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. 1 kereta makan yang berada di rangkaian terakhir KA nyaris terguling akibat menginjak rel yang patah. Akhirnya kereta makan tersebut dilepaskan dan ditinggalkan dari rangkaian lalu kereta kembali berjalan tanpa aliran listrik & fasilitas restorasi. Perbaikan rel telah selesai dilakukan pada pukul 21.25, dengan memperbaiki bantalan yang patah dan esoknya KA bisa kembali melintas dengan normal.[3]

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]