Kereta api Pangrango

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kereta api Pangrango
LiveryPapanStasiun 2020.svg
KA PANGRANGO
BOGOR - SUKABUMI PP
KA Pangrango CGB.jpg
Kereta api Pangrango saat berhenti di Stasiun Cigombong
Informasi umum
Jenis layananKereta api antarkota
StatusBeroperasi
Daerah operasiDaerah Operasi I Jakarta
Mulai beroperasi9 November 2013
Operator saat iniPT Kereta Api Indonesia
Lintas pelayanan
Stasiun awalBogor Paledang
Stasiun akhirSukabumi
Waktu tempuh reratarata-rata 1 jam 45 menit
Frekuensi perjalananTiga kali pulang-pergi sehari
Jenis relRel berat
Pelayanan
KelasEksekutif dan ekonomi
Pengaturan tempat duduk
  • 50 tempat duduk disusun 2-2 (kelas eksekutif)
    kursi dapat direbahkan dan diputar
  • 106 tempat duduk disusun 3-2 (kelas ekonomi)
    kursi saling berhadapan dan tidak bisa direbahkan
Fasilitas restorasiAda
Fasilitas observasiKaca dupleks dengan tirai, lapisan laminasi isolator panas
Fasilitas hiburanAda
Hanya tersedia pada layanan kelas eksekutif
Fasilitas lainPenyejuk udara, tabung pemadam, toilet
Teknis sarana dan prasarana
Bakal pelantingCC206 (reguler)
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasional30 s.d. 60 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal221-232
Peta rute
Bogor - Kiaracondong
Untuk KA Pangrango Siliwangi dan Kian Santang
Ke Manggarai
Bogor
Bogor Paledang
Batutulis
Maseng
Cigombong
Cicurug
Parung Kuda
Cibadak
Karang Tengah
Cisaat
Sukabumi
Gandasoli
Cireungas
Terowongan Lampegan
Lampegan
Cibeber
Cianjur
Maleber
Selajambe
Ciranjang
Cipeuyeum
Rajamandala
Cipatat
Tagogapu
Ke Cikampek
Padalarang
Tol Purbaleunyi
Gadobangkong
Cimahi
Tol Purbaleunyi (Baros-Pasteur)
Cimindi
Andir
Ciroyom
Bandung
Cikudapateuh
Ke Ciwidey
Kiaracondong
Ke Kroya
Keterangan:
  • Naik turun penumpang Pangrango dimulai dari Stasiun Bogor Paledang, meskipun kereta ini berterminus di Stasiun Bogor
  • Pangrango mengakhiri perjalanannya di Stasiun Sukabumi
  • Siliwangi memulai perjalanannya dari Stasiun Sukabumi
  • Siliwangi mengakhiri perjalanannya di Stasiun Ciranjang dan akan diperpanjang hingga Stasiun Cipatat
  • Kian Santang memulai perjalanannya dari Stasiun Kiaracondong
  • Kian Santang mengakhiri perjalanannya di Stasiun Cianjur
  • Kian Santang tidak berhenti di Stasiun yang bertanda bolong

Kereta api Pangrango (Aksara Sunda Baku: ᮊᮛᮦᮒ ᮃᮕᮤ ᮕᮍᮢᮍᮧ, Karéta api Pangrango) merupakan layanan kereta api penumpang kelas eksekutif dan ekonomi yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia, melayani lintas Bogor PaledangSukabumi dan sebaliknya. Kereta api ini mulai beroperasi pada 9 November 2013 untuk menggantikan layanan kereta api Bumi Geulis yang telah berhenti beroperasi sejak 2012.[1][2]

Nama "Pangrango" diambil dari nama Gunung Pangrango yang berada di kawasan Taman Nasional Gede Pangrango.

Layanan kelas eksekutif pada kereta api Pangrango sempat ditiadakan pada 1 Januari 2016.[3] Untuk mengakomodasi permintaan pelanggan, PT KAI kembali menyediakan kelas eksekutif pada 21 Januari 2016—juga melakukan penyesuaian tarif akibat penghapusan subsidi.[4][5]

Data teknis[sunting | sunting sumber]

Lintas pelayanan Bogor PaledangSukabumi pp.
Lokomotif CC206
Susunan rangkaian kereta 1 kereta makan pembangkit (KMP3) + 6 kereta kelas ekonomi (K3 JAKK) + 1 kereta kelas eksekutif (K1 JAKK)

Catatan : Susunan rangkaian kereta dapat berubah sewaktu-waktu

Daftar stasiun yang disinggahi[sunting | sunting sumber]

Insiden[sunting | sunting sumber]

  • Pada 3 Januari 2014 pukul 14.05, KA 7118 Pangrango anjlok di Jembatan Pamoyanan, Cicurug, Sukabumi yang disebabkan adanya rel patah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun satu kereta makan nyaris terguling akibat menginjak rel yang patah.[6]

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Menghidupkan Lagi Jalur KA Bogor-Sukabumi". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2020-07-27. 
  2. ^ "Pangrango, Alternatif Baru ke Sukabumi". Tempo. 2013-11-08. Diakses tanggal 2020-07-27. 
  3. ^ "Berlaku 1 Januari 2016, Ini Tarif Baru Kereta Bersubsidi". Tempo. 2015-12-31. Diakses tanggal 2020-07-27. 
  4. ^ "KAI Operasikan KA Pangrango Kelas Eksekutif". www.viva.co.id. 2016-01-20. Diakses tanggal 2020-07-27. 
  5. ^ "Subsidi KA Pangrango Habis, Kelas Eksekutif Tetap Disediakan". medcom.id. 2016-01-20. Diakses tanggal 2020-07-27. 
  6. ^ Gerbong KA Pangrango Anjlok

Pranala luar[sunting | sunting sumber]