Lokomotif listrik ESS 3200

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari ESS 3201)
Lompat ke: navigasi, cari
Lokomotif listrik ESS 3200
Lokomotif listrik ESS 3200
Lokomotif ESS 3201 dalam perayaan HUT PT. Kereta Api Indonesia yang ke-71 di Stasiun Tanjung Priok, Jakarta Utara pada tanggal 25 September 2016
Data teknis
Sumber tenaga Elektrik
Produsen Werkspoor N.V. (Belanda)
Model ESS 3200
Spesifikasi roda
Susunan roda AAR 1A-B-A1
Klasifikasi UIC (1A)'B'(A1)'
Dimensi
Lebar sepur 1.067 mm
Berat
Bahan bakar
Metode pengambilan arus Pantograf
Sistem mesin
Kinerja
Kecepatan maksimum 120 km/jam
Lain-lain
Informasi kepemilikan dan karier
Perusahaan pemilik Elektrische Staatsspoorwegen
Julukan Si Bon Bon, Djokotop
Pemilik sekarang PT Kereta Api Indonesia

Lokomotif listrik ESS 3200 adalah salah satu lokomotif listrik yang pernah melayani jalur Batavia (Jakarta) - Buitenzorg (Bogor). Lokomotif yang dijuluki Si Bon Bon atau Djokotop ini dibuat oleh pabrik Werkspoor Belanda tahun 1926 dan berdinas semenjak masa kolonial hingga tahun 1970-an.[1]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Lokomotif ESS 3203 tahun 1929
Lokomotif ESS 3202 saat berdinas untuk membawa kereta penumpang ke Stasiun Bogor pada era PNKA

Elektrifikasi jaringan rel di Indonesia telah dibangun sejak tahun 1923 dan dioperasikan pertama kalinya pada 1925 untuk wilayah Jabodetabek dengan listrik aliran atas bertegangan 1500 V DC[2]. Kereta listrik di Batavia saat itu ditangani oleh perusahaan Electrische Staats Spoorwegen (ESS), bagian dari perusahaan Staats Spoorwegen (SS) yang khusus menangani sarana, prasarana dan operasional kereta listrik di Batavia dan sekitarnya. Selain lokomotif listrik 3200, ESS juga membeli beberapa jenis lokomotif listrik yang lain seperti seri 3000 buatan pabrik SLM (Swiss Locomotive & Machine works) - BBC (Brown Boverie et Cie) dan seri 3100 buatan pabrik AEG (Allgemaine Electricitat Gesellschaft) Jerman.[3]

Mula-mula lokomotif listrik ini melayani rute Tanjung Priok – Meester Cornelis (Jatinegara), namun belakangan juga menjalani koridor Depok hingga Buitenzorg (Bogor) setelah elektrifikasi lintasan ini selesai pada tahun 1930.[3]

Perbaikan & Pelestarian[sunting | sunting sumber]

Dengan beroperasinya rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) baru buatan Jepang sejak tahun 1976, lokomotif-lokomotif listrik ini tidak digunakan lagi dan dijadikan besi tua. Dari keenam model ESS 3200, hanya tersisa satu lokomotif yaitu ESS 3201 yang beruntung terselamatkan di Balai Yasa Manggarai (BY MRI), Jakarta walaupun dalam kondisi yang tidak terawat. Atas inisiatif organisasi pecinta kereta api IRPS (Indonesian Railway Preservation Society), pelestarian lokomotif listrik ESS 3201 kemudian dilakukan oleh PT Kereta Api (Persero) dan selesai pada tanggal 29 Juli 2007.[3]

Tahun 2009 lokomotif ESS 3201 sempat 'dipinjamkan' ke Stasiun Tanjung Priok, untuk mendukung saat peresmian kembali penggunaan Stasiun Tanjung Priok oleh Presiden Republik Indonesia Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono.[3]

Saat ini Bonbon sudah hidup kembali. Bonbon ditanamkan mesin dan pantograf dari KRL Rheostatik di dalam Balai Yasa Manggarai. Lokomotif ini diujicobakan pada tanggal 18 Juli 2013 ke Stasiun Depok dengan 2 kereta dinas. Kini Lokomotif ini dan 2 kereta ini direncanakan akan dijadikan kereta wisata. Namun, Bonbon sangat jarang dikeluarkan dari Balai Yasa Manggarai, dikarenakan memiliki masalah pada girboks karena umur yang sudah tua dan tidak dapat diganti dengan girboks yang baru karena terpentok oleh regulasi Barang Cagar Budaya.

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ The Indonesian Heritage Railway: PT KAI Ikuti Jakarnaval 2010
  2. ^ Hartono A.S. 2011. Lokomotif elektrik lebar sepur 1067mm (bagian 1). Majalah KA 60: 36-37. Juli 2011.
  3. ^ a b c d The Indonesian Heritage Railway: Lokomotif Listrik ESS3201

Pranala luar[sunting | sunting sumber]