Lokomotif C301

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Lokomotif C301
Data teknis
Sumber tenagaDiesel hidraulik
ProdusenNCM Holland, Jerman
ModelGM 8 V 71 NGO
Jumlah dibuat8 unit
Spesifikasi roda
Susunan roda AARC
Klasifikasi UICC'
Dimensi
Lebar sepur750 mm
Diameter roda877 mm
Panjang5240 mm
Lebar1900 mm
Tinggi maksimum3000 mm
Berat
Berat kosong14,424 ton
Berat siap13,424 ton
Berat adhesi14,424 ton
Bahan bakar
Kapasitas bahan bakar350 liter
Kapasitas pelumas27 liter
Kapasitas air pendingin-
Kapasitas bak pasir113 liter
Sistem mesin
Jenis mesinDBG
Motor traksiNiigata DBG - 115
Kinerja
Kecepatan maksimum30km/h
Daya mesin260 HP
Lain-lain
Tipe kompresorWestinghouse 411504013 D
Karier
Perusahaan pemilikPT Kereta Api Indonesia
Mulai dinas1962
Terakhir dinas1976
Tanggal dibongkar-
KeadaanAfkir


Lokomotif C301 adalah satu-satunya jenis lokomotif diesel yang pernah dioperasikan di lintas jalan rel Aceh dengan lebar sepur 750mm bersama dengan penggunaan lokomotif uap. Lokomotif ini merupakan lokomotif diesel hidraulik kedua di Indonesia setelah lokomotif C300 dioperasikan di pulau Jawa. Lokomotif C301 diproduksi oleh pabrik NCM Holland ini menggunakan mesin GM-8V 71 NGO dengan daya 260 HP (Horsepower) dan transmisi hidrolik Niigata DBG - 115 dan berat 14,424 ton. Sama seperti lokomotif hidraulik lainnya, lokomotif C301 hanya dapat melaju hingga 30km/h saja dan hanya digunakan untuk dinasan langsir rangkaian trem di Aceh.[1][2]

Sesuai dengan ukuran lebar sepur, lokomotif ini mempunyai ukuran lebih kecil dibanding dengan lokomotif yang digunakan pada lebar sepur 1067mm. Lokomotif C301 memiliki lebar badan 1600mm dan tinggi maksimum 3000mm. Lokomotif dengan gandar C' berarti memiliki tiga gandar penggerak yang saling dihubungkan, dalam hal ini oleh batang kopel/rod.[1]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Jumlah armada C301 yang dipesan saat itu belum diketahui jumlah pastinya, namun menurut beberapa sumber lokomotif ini hanya dipesan sebanyak 8 unit saja.[2] Diproduksi tahun 1962 oleh pabrik NCM Holland sesudah dipesannya lokomotif uap BB8 dan C7 untuk lintas Aceh. Tak lama setelah dipesannya lokomotif ini, terjadi banjir bandang di Sungai Bengga yang memutus jembatan kereta api di Sigli, Kabupaten Pidie, Aceh. Hal ini membuat lintas rel Aceh terisolasi akibat terputusnya jembatan tersebut dan akhirnya lintas ini ditutup akibat tidak adanya dana operasional. Saat ini hanya lintas pada petak stasiun Stasiun Krueng Mane-Stasiun Krueng Geukueh yang aktif setelah direaktivasi pada tahun 2013 dan hanya melayani kereta lokal Cut Meutia.[3]

Preservasi[sunting | sunting sumber]

Dari seluruh lokomotif yang pernah beroperasi tidak tersisa satupun lokomotif yang utuh. Semuanya telah habis dibesituakan.

Data teknis[sunting | sunting sumber]

  • Panjang body: 5240 mm
  • Lebar body: 1900 mm
  • Berat kosong: 13,85 ton
  • Daya mesin: 260 hp
  • Jumlah motor traksi: 1 buah
  • Kecepatan maksimum: 30 km/jam

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b AS, MM, Ir. Hartono (2011). Lokomotif & Kereta Rel Diesel di Indonesia. Depok: PT. Ilalang Sakti Komunikasi. hlm. 93. ISBN 978-979-18417-0-2. 
  2. ^ a b yogacokro (2016-04-29). "Lokomotif C301, Satu-satunya Jenis Lokomotif Diesel di Jalur Aceh". Jalan Baja. Diakses tanggal 2020-08-31. 
  3. ^ "Kereta Api Krueng Geukueh Beroperasi Lagi". Serambi Indonesia. Diakses tanggal 2020-08-31.