Stasiun Depok

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Depok
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun DP.png
  • Singkatan: DP
  • Nomor: 0706
Depok Station.JPG
Bangunan emplasemen dan peron stasiun
AlamatJalan Stasiun Depok
Pancoran Mas, Pancoran Mas, Depok
Jawa Barat
Ketinggian+93 m
Letakkm 32+684 lintas Jakarta-Manggarai-Bogor/Nambo[1]
OperatorPT Kereta Commuter Indonesia
Konstruksi
Jumlah jalur4 (jalur 1 dan 4: sepur lurus)
Jumlah peronDua peron pulau yang tinggi
Fasilitas
  • Parkir
  • Boarding pass
  • Musala
Informasi lain
Kelas stasiunBesar tipe C[2]
Pemesanan tiketHanya melayani kartu multi-trip dan kartu uang elektronik dari perbankan yang beredar yang bekerjasama dengan PT Kereta Commuter Indonesia dan aplikasi LinkAja.
Sejarah
Dibuka31 Januari 1873
Tahun elektrifikasi1925
Operator asliNederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij
Layanan
KRL Commuter Line
Operasi
Stasiun sebelumnya   Logo kcj baru.png   Stasiun berikutnya
Terminus Depok–Jatinegara
menuju Jatinegara
Depok–Jakarta Kota
menuju Bogor
Bogor–Jatinegara
menuju Jatinegara
Bogor–Jakarta Kota
menuju Angke
Angke–Nambo
menuju Nambo
SARS-CoV-2 illustration (10).jpgPeringatan COVID-19: Tidak semua kereta api yang disebutkan di sini dijalankan pada masa-masa normal baru. Calon penumpang dimohon memeriksa daftar kereta api yang dijalankan di KAI Access atau kanal eksternal lain sebelum keberangkatan. Calon penumpang diharapkan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku saat menggunakan kereta api. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Pandemi COVID-19 di Indonesia#Perkeretaapian.

Stasiun Depok (DP) merupakan stasiun kereta api kelas besar tipe C yang terletak di Jalan Stasiun Depok Lama, Pancoran Mas, Pancoran Mas, Depok. Stasiun yang terletak pada ketinggian +93 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi I Jakarta dan hanya melayani rute KRL Commuter Line. Stasiun ini kadang-kadang juga disebut sebagai Depok Lama, untuk membedakannya dengan Depok Baru dan merupakan salah satu stasiun kereta api tertua di wilayah Depok.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Emplasemen Stasiun Depok eks-NIS. Masih menampakkan ciri-ciri NIS seperti pintu berbentuk busur yang mirip dengan Stasiun Salem di Gemolong, Sragen

Pada abad ke-17 hingga ke-18, Depok merupakan wilayah kawedanan sekaligus perkebunan yang didirikan oleh tuan tanah Cornelis Chastelein.[3] Hingga abad ke-19 kota yang dibangun Chastelein terus berkembang. Mengingat kebutuhan akan pengangkutan perkebunan dan penumpang semakin meningkat, pada akhir dekade 1860-an dibangunlah jalur kereta api Batavia–Buitenzorg oleh Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij, perusahaan kereta api rel berat pertama di Hindia Belanda.

Stasiun ini dibuka oleh NIS bersamaan dengan pembukaan segmen terakhir, Meester Cornelis N.I.S.Buitenzorg pada tanggal 31 Januari 1873.[4] Tidak seperti lintas Samarang–Vorstenlanden yang menggunakan lebar sepur 1.435 mm, NIS justru menggunakan sepur 1.067 mm untuk lintas ini.[5] Pada tanggal 1 November 1913, Staatsspoorwegen resmi membeli aset NIS di jalur tersebut dan mengembangkan stasiun ini.[6]

Sehubungan dengan pengembangan pelayanan SS, kereta rel listrik dan lokomotif listrik mulai dijalankan di lintas Tandjongpriok (Tanjung Priuk)–Batavia–Buitenzorg serta Tandjongpriok–Meester Cornelis (Jatinegara). Untuk mewujudkan hal tersebut, SS membangun tiang listrik aliran atas di sepanjang jalur-jalur tersebut, dan pada 6 April 1925, KRL mulai beroperasi bersamaan dengan peringatan 50 tahun SS berkarya di tanah Jawa.[7]

Kondisi Stasiun Depok, 2014

Stasiun Depok yang lama kini sudah dibongkar karena dampak pembangunan jalur ganda Jakarta Kota–Depok yang telah disusun rencananya sejak 1981 dan mulai dibangun sepanjang dekade 1980-an, sepaket dengan jalur ganda layang Jakarta Kota–Manggarai.[8] Terkait dengan tabrakan KRL Ratu Jaya 1993, dilakukan percepatan pembangunan jalur ganda untuk segmen Depok–Bogor kemudian diresmikan pada tanggal 17 September 1996.[9]

Ke arah selatan dari Stasiun Depok terdapat sebuah dipo KRL, yang merupakan terbesar di Asia Tenggara. Kini stasiun ini memiliki 4 jalur untuk mempercepat perjalanan KRL Commuter Line dari Bogor dan untuk tempat pemberhentian akhir kereta tujuan Depok, dengan jalur 1 dan 4 merupakan sepur lurus.

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

KRL Commuter Line[sunting | sunting sumber]

Insiden[sunting | sunting sumber]

  • Pada tanggal 25 Juli 2013, sebuah KRL Commuter Line terbakar di Stasiun Depok, pukul 09.14 WIB. Diduga diakibatkan gangguan pada kompresor.[10]
  • Pada tanggal 5 Desember 2018, sebuah KRL Commuter Line mengeluarkan asap tebal berwarna putih. Tidak ada korban jiwa, namun menyebabkan kepanikan penumpang. Akibatnya, penumpang harus dialihkan dan armadanya langsung diboyong ke Dipo KRL Depok untuk pemeriksaan.[11][12]

Antarmoda pendukung[sunting | sunting sumber]

Jenis angkutan umum Trayek Tujuan
Angkot Kota Depok D05 Terminal Depok–Terminal Bojong Gede

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ "Cornelis Chastelein; Tuan Tanah Baik Hati Pembangun Depok". Republika Online. 2019-07-15. Diakses tanggal 2020-06-06. 
  4. ^ Burgerlijke Openbare Werken (1896). Statistiek van het vervoer op de spoorwegen en tramwegen met machinale beweegkracht in Nederlandsch-Indië. Batavia: Landsdrukkerij. 
  5. ^ Poolman, W. Verslag van den raad van beheer der Nederlandsch-Indische Spoorweg-Maatschappij...28sten Junij 1870. Amsterdam: C.A. Spin & Zoon. 
  6. ^ Regeerings-almanak voor de Nederlandsch-Indië. Weltevreden: Landsdrukkerij. 1922. 
  7. ^ Reitsma, S.A. (1925). Gedenkboek der staatspoor- en tramwegen in Nederlandsch-Indië, 1875-1925. Weltevreden: Topografische Inrichting. 
  8. ^ Sejarah Penataan Kereta Commuter Line. I. Jakarta: Tempo Publishing. 2019. ISBN 9786232076143. 
  9. ^ "Merayap Pasti Merebut Kepercayaan". Warta Ekonomi. IX (46-52): 37. 1998. 
  10. ^ Okezone. "KRL Commuter Line Terbakar di Stasiun Depok : Okezone News". Okezone.com. Diakses tanggal 2018-12-06. 
  11. ^ "KRL Commuter Line Tujuan Bogor Keluarkan Asap di Stasiun Depok, Penumpang Dievakuasi". Tribunnews.com. 2018-12-05. Diakses tanggal 2018-12-06. 
  12. ^ Okezone. "KRL yang Mengeluarkan Asap Sudah Dievakuasi ke Dipo Stasiun Depok : Okezone News". Okezone.com. Diakses tanggal 2018-12-06. 
Stasiun sebelumnya DJKA Kemenhub Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Depok Baru
ke arah Manggarai
Manggarai–Padalarang Citayam
ke arah Padalarang

Koordinat: 6°24′16″S 106°49′02″E / 6.4044236°S 106.8170857°E / -6.4044236; 106.8170857