Jalur kereta api Makassar–Parepare

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jalur kereta api Makassar–Parepare
Stasiun Rammang-Rammang2.jpg
Proses pengerjaan Stasiun Rammang-Rammang, dipotret dari kejauhan.
Ikhtisar
JenisJalur lintas utama
SistemJalur kereta api rel berat
StatusKonstruksi
TerminusMakassar
Parepare
Stasiun17
Operasi
Dibangun olehDirektorat Jenderal Perkeretaapian
Dibuka
  • 29 Oktober 2022 (Garongkong - Mangilu)
  • 2 Desember 2022 Soft launching (Garongkong - Maros)
PemilikDirektorat Jenderal Perkeretaapian
Operator
  • Sarana/Kereta Api
  • Prasarana
    • PT Celebes Railway Indonesia
  • Stasiun
    • BPKA Sulsel
Data teknis
Panjang lintas145 km
Jenis relR60
Lebar sepur1.435 mm (4 ft 8 12 in)
Peta rute

Parepare
Lumpue
Kota Pare Pare
Kabupaten Barru
Palanro
Mangkoso
Takkalasi
Garongkong
Barru
Tanete Rilau
Kabupaten Barru
Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Mandalle
Ma'rang
Labakkang
Mangilu
Pangkajene
Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Kabupaten Maros
Rammang-Rammang
Maros
Depo Lokomotif Maros
Mandai
Kabupaten Maros
Kota Makassar
Parangloe
Makassar

Jalur kereta api Makassar–Parepare adalah jalur sepanjang kurang lebih 145 kilometer ini merupakan tahap pertama dari pembangunan jalur kereta api Trans-Sulawesi dari Kota Makassar menuju Kota Parepare. Proses peletakan batu pertama pembangunan kereta api lintas Makassar-Parepare dilaksanakan pada Senin, 18 Agustus 2014 di Desa Siawung, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru.[1]

Pemasangan rel pertama telah dilakukan pada Jumat, 13 November 2015 di Desa Lalabata, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru. Pemasangan rel disaksikan oleh Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Hermanto Dwiatmoko dan Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo.[2] Jalur kereta ini diujicobakan untuk kali pertama pada tanggal 10 November 2017 yang lalu.[3]

Jalur kereta api ini pada awalnya dibangun jalur tunggal, tetapi lahan yang disiapkan dapat dibangun jalur ganda. Jalur ini direncanakan mempunyai 17 stasiun yang akan dibangun sebagai pemberhentian kereta api.[4][5]

Jalur kereta api ini masuk ke Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya dari operator BUMN yaitu Kereta Api Indonesia (KAI).

Operasi[sunting | sunting sumber]

  • 29 Oktober 2022: Pengoperasian terbatas segmen Stasiun Garongkong - Stasiun Mangilu. Ini gratis ke akhir tahun 2022.
  • 2 Desember 2022: Soft launching Segmen Stasiun Garongkong - Stasiun Maros, (Belum beroperasi untuk umum).

Daftar stasiun[sunting | sunting sumber]

Nomor Nama stasiun Singkatan Alamat Letak Ketinggian Status Foto
Lintas Trans Sulawesi 1 Makassar–Parepare
Segmen 3 Makassar–Mandalle
oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian
0100 Tallo (Makassar) km 0+000 Konstruksi
0200 Parangloe Untia, Biringkanaya, Makassar km 7+600 Konstruksi
0300 Mandai Ma'rumpa, Marusu, Maros km 14+447 +11 M Konstruksi
0400 Maros Pallantikang, Maros Baru, Maros km 18+288 +10 M Beroperasi
0500 Rammang-Rammang Salenrang, Bontoa, Maros km 30+200 +70 M Beroperasi
0600 Pangkajene Kabba, Minasatene, Pangkajene dan Kepulauan km 36+900 Beroperasi
0700 Bungoro Sapanang, Bungoro, Pangkajene dan Kepulauan km 43+30 Beroperasi
0800 Labakkang Kassi Loe, Labakkang, Pangkajene dan Kepulauan km 49+400 Beroperasi
1000 Ma'rang Ma'rang, Ma'rang, Pangkajene dan Kepulauan km 60+800 Beroperasi
1100 Mandalle Manggalung, Mandalle, Pangkajene dan Kepulauan km 67+850 Beroperasi
Segmen 1 Tanete Rilau–Barru
Panjang segmen 16 km
1200 Tanete Rilau Tellumpanua, Tanete Rilau, Barru km 81+500 Beroperasi
1300 Barru Tuwung, Barru, Barru km 89+600 Beroperasi
Segmen 2 Barru–Palanro
Panjang segmen 26 km
1500 Takkalasi Takkalasi, Balusu, Barru km 100+000 Beroperasi
1600 Mangkoso Ajakkang, Soppeng Riaja, Barru km 107+000 Beroperasi
1700 Palanro Manuba, Mallusetasi, Barru km 115+839 Beroperasi
Segmen 4 Palanro–Soreang
Panjang segmen 26 km
Lumpue Lumpue, Bacukiki Barat, Parepare km 128+000 Konstruksi
Soreang (Parepare) Ujung Baru, Soreang, Parepare km 141+750 Konstruksi

Keterangan:

  • Stasiun yang ditulis tebal merupakan stasiun kelas besar dan kelas I.
  • Stasiun yang ditulis biasa merupakan stasiun kelas II/menengah, III/kecil, dan halte.
  • Stasiun yang ditulis tebal miring merupakan stasiun kelas besar atau kelas I yang nonaktif.
  • Stasiun yang ditulis miring merupakan halte atau stasiun kecil yang nonaktif.



Referensi[sunting | sunting sumber]