Jalur kereta api Makassar–Parepare

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jalur kereta api Makassar–Parepare
Stasiun Rammang-Rammang2.jpg
Proses pengerjaan Stasiun Rammang-Rammang, dipotret dari kejauhan.
Ikhtisar
JenisJalur lintas utama
SistemJalur kereta api rel berat
StatusKonstruksi
TerminusMakassar
Parepare
Stasiun23
Operasi
Dibangun olehDirektorat Jenderal Perkeretaapian
DibukaTBA
PemilikDirektorat Jenderal Perkeretaapian
Operator
Data teknis
Panjang lintas145 km
Jenis relR60
Lebar sepur1.435 mm (4 ft 8 12 in)
Peta rute

Parepare
Pelabuhan Cappa Ujung
Pelabuhan Nusantara Parepare
Stadion Gelora B.J. Habibie
Lumpue
Kota Pare Pare
Kabupaten Barru
Palanro
Mangkoso
Takkalasi
Pelabuhan Garongkong
Barru
Tanete Rilau
Kabupaten Barru
Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Mandalle
Ma'rang
Labakkang
Pangkajene
Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Kabupaten Maros
Wisata Rammang-Rammang
Rammang-Rammang
Maros
Depo Lokomotif Maros
Balai Yasa Maros
Mandai
Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin
Kabupaten Maros
Kota Makasar
Kawasan Industri Makassar
Kampus II Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar
Parangloe
Makassar New Port
Pelabuhan Soekarno–Hatta
Makassar

Jalur kereta api Makassar–Parepare adalah jalur sepanjang kurang lebih 145 kilometer ini merupakan tahap pertama dari pembangunan jalur kereta api Trans-Sulawesi dari Kota Makassar menuju Kota Parepare. Proses peletakan batu pertama pembangunan kereta api lintas Makassar-Parepare dilaksanakan pada Senin, 18 Agustus 2014 di Desa Siawung, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru.[1]

Pemasangan rel pertama telah dilakukan pada Jumat, 13 November 2015 di Desa Lalabata, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru. Pemasangan rel disaksikan oleh Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Hermanto Dwiatmoko dan Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo.[2] Jalur kereta ini diujicobakan untuk kali pertama pada tanggal 10 November 2017 yang lalu.[3]

Jalur kereta api ini pada awalnya dibangun jalur tunggal, tetapi lahan yang disiapkan dapat dibangun jalur ganda. Jalur ini direncanakan mempunyai 23 stasiun yang akan dibangun sebagai pemberhentian kereta api.[4][5]

Daftar stasiun[sunting | sunting sumber]

Nomor Nama stasiun Singkatan Alamat Letak Ketinggian Status Foto
Lintas Trans Sulawesi 1 Makassar–Parepare
Segmen 3 Makassar–Mandalle
oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian
0100 Tallo (Makassar) km 0+000 Konstruksi
0200 Parangloe Untia, Biringkanaya, Makassar km 7+600 Konstruksi
0300 Mandai Ma'rumpa, Marusu, Maros km 14+447 +11 M Selesai
0400 Maros Pallantikang, Maros Baru, Maros km 18+288 +10 M Selesai
0500 Rammang-Rammang Salenrang, Bontoa, Maros km 30+200 +70 M Selesai
0600 Pangkajene Kabba, Minasatene, Pangkajene dan Kepulauan km 36+900 Selesai
0700 Bungoro Sapanang, Bungoro, Pangkajene dan Kepulauan km 43+30 Selesai
0800 Labakkang Kassi Loe, Labakkang, Pangkajene dan Kepulauan km 49+400 Selesai
1000 Ma'rang Ma'rang, Ma'rang, Pangkajene dan Kepulauan km 60+800 Selesai
1100 Mandalle Manggalung, Mandalle, Pangkajene dan Kepulauan km 67+850 Selesai
Segmen 1 Tanete Rilau–Barru
Panjang segmen 16 km
1200 Tanete Rilau Tellumpanua, Tanete Rilau, Barru km 81+500 Selesai
1300 Barru Tuwung, Barru, Barru km 89+600 Selesai
Segmen 2 Barru–Palanro
Panjang segmen 26 km
1500 Takkalasi Takkalasi, Balusu, Barru km 100+000 Selesai
1600 Mangkoso Ajakkang, Soppeng Riaja, Barru km 107+000 Selesai
1700 Palanro Manuba, Mallusetasi, Barru km 115+839 Selesai
Segmen 4 Palanro–Soreang
Panjang segmen 26 km
Lumpue Lumpue, Bacukiki Barat, Parepare km 128+000 Selesai
Soreang (Parepare) Ujung Baru, Soreang, Parepare km 141+750 Selesai

Keterangan:

  • Stasiun yang ditulis tebal merupakan stasiun kelas besar dan kelas I.
  • Stasiun yang ditulis biasa merupakan stasiun kelas II/menengah, III/kecil, dan halte.
  • Stasiun yang ditulis tebal miring merupakan stasiun kelas besar atau kelas I yang nonaktif.
  • Stasiun yang ditulis miring merupakan halte atau stasiun kecil yang nonaktif.



Referensi[sunting | sunting sumber]