Stasiun Prabumulih

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Prabumulih
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun PBM.png
  • Singkatan: PBM
  • Nomor: 6311
The Station of Prabumulih.jpg
Stasiun Prabumulih
Lokasi
ProvinsiSumatra Selatan
KotaPrabumulih
KecamatanPrabumulih Barat
KelurahanWonosari
AlamatJalan Veteran 1
Kode pos31171
Koordinat3°25′59″S 104°14′27″E / 3.433000°S 104.240860°E / -3.433000; 104.240860Koordinat: 3°25′59″S 104°14′27″E / 3.433000°S 104.240860°E / -3.433000; 104.240860
Sejarah
Dibuka1915
Informasi lain
OperatorDivisi Regional III Palembang
Kelas stasiun[1]I
Ketinggian+43 m
Letak[2]km 322+295 lintas PanjangTanjungkarang
Prabumulih
LayananSriwijaya, Sindang Marga, Prabu Jaya, Serelo, dan Rajabasa
Pemesanan tiketSistem tiket online, melayani pemesanan langsung, pembatalan, dan pengubahan keberangkatan di loket. Terdapat fasilitas ala bandara berupa check-in mandiri untuk pencetakan boarding pass.
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur4
  • jalur 1: sepur lurus arah Kertapati dan arah X6-Lubuklinggau
  • jalur 2: sepur lurus arah X5-Tanjungkarang
Jumlah peron2 (satu peron sisi yang agak rendah dan satu peron pulau yang tinggi)
Fasilitas yang tersedia di stasiun ini:
LiveryPapanStasiun 2017.svg
Fasilitas parkir: Ya Area merokok: Ya
Fasilitas difabel: ? Toilet: Ya
Area komersial: Ya
Parkir sepeda: ?


Lokasi pada peta
Prabumulih berlokasi di Sumatra Selatan
Prabumulih
Prabumulih
Prabumulih (Sumatra Selatan)

Stasiun Prabumulih (PBM) adalah stasiun kereta api kelas I yang terletak di Kota Prabumulih, Sumatra Selatan. Stasiun yang terletak pada ketinggian +43 m (sebelumnya +36 m) ini termasuk dalam Divisi Regional III Palembang.

Stasiun ini terletak pada jalur pertemuan kereta dari arah Tanjungkarang, Lampung, dan Lubuklinggau dengan Kertapati di Palembang. Sebelum tahun 1985, terdapat sembilan jalur rel yang dioperasikan di kereta ini, akan tetapi saat ini, stasiun ini memiliki empat jalur kereta api. Sejak beroperasinya jalur ganda Kertapati–Prabumulih per 25 April 2018,[3][4] tata letak stasiun ini diubah, sehingga jalur 1 menjadi sepur lurus arah Kertapati dan arah Prabumulih Baru X6–Lubuklinggau, sedangkan jalur 2 merupakan sepur lurus arah Prabumulih Baru X5–Tanjungkarang.

Uniknya, sepur dari arah Kertapati berakhir buntu (badug), sehingga agar kereta api dapat masuk stasiun, sepur ini dihubungkan dengan wesel ke arah kiri. Di sebelah tenggara stasiun terdapat sebuah dipo mekanik. Jalur-jalur di stasiun ini tidak didesain untuk persilangan kereta api batu bara, sehingga kereta hanya berhenti sejenak dan aktivitas persilangannya dilakukan di dua Stasiun Prabumulih Baru (X5 dan X6).

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Aktivitas Stasiun Prabumulih, 23 Oktober 1947.

Sejarah stasiun ini tertulis pada buku De Stoomtractie Op Java en Sumatra karangan J.J.G. Oegema.[5] Berdasarkan buku tersebut, stasiun ini mulai dikenal pada tahun 1915 ketika Hindia Belanda membangun jalur kereta Kertapati-Prabumulih sepanjang 78 km dan jalur Prabumulih-Muara Enim sejauh 73 km pada tahun 1917.

Pada tahun 1927, jalur Prabumulih-Tanjungkarang sepanjang 311 km juga dibangun. Pada masa itu, usaha kereta di Sumatra Selatan dikelola oleh perusahaan Zuid-Sumatra Staatsspoorwegen, divisi dari Staatsspoorwegen (SS). Dulunya terdapat enam jenis lokomotif uap di lintasan Stasiun Prabumulih, yaitu model B51, C11, C30, C50, D50, dan D52. Untuk pengisian bahan bakar berupa air bagi kereta tersebut, digunakan cerek dan tangki pengisian air. Sekitar tahun 1982, dilakukan perombakan bangunan pada stasiun ini.[6]

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Penumpang[sunting | sunting sumber]

Kelas campuran[sunting | sunting sumber]

Kelas ekonomi AC[sunting | sunting sumber]

Barang[sunting | sunting sumber]

Jadwal kereta api[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal kereta api yang berhenti di Stasiun Prabumulih per 1 Juli 2019 (revisi Gapeka 2017).

No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
S4 Sindang Marga Palembang Kertapati (KPT) Eksekutif & Bisnis 00.56 01.11
S2 Sriwijaya Eksekutif(, Bisnis,) & Ekonomi AC Premium 04.36 04.51
11607 Prabu Jaya Prabumulih (PBM) Eksekutif & Bisnis 07.45 -
11574 Palembang Kertapati (KPT) - 09.00
S7 Rajabasa Lampung Tanjungkarang (TNK) Ekonomi AC 10.05 10.15
S5 Serelo Lubuklinggau (LLG) 10.57 11.10
S6 Palembang Kertapati (KPT) 14.25 14.41
S8 Rajabasa 16.06 16.21
S3 Sindang Marga Lubuklinggau (LLG) Eksekutif & Bisnis 21.27 21.40
S1 Sriwijaya Lampung Tanjungkarang (TNK) Eksekutif(, Bisnis,) & Ekonomi AC Premium 22.25 22.35

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ developer, medcom id (2018-04-22). "Jalur Ganda KA Kertapati-Prabumulih Dioperasikan 25 April". medcom.id. Diakses tanggal 2019-06-14. 
  4. ^ antaranews.com (2018-04-21). "Jalur ganda Sumsel dioperasikan 25 April". Antara News. Diakses tanggal 2019-06-14. 
  5. ^ Oegema, J.J.G. de Stoomtractie op Java en Sumatra. Kloewer Technische Boeken B.V. 
  6. ^ Harry Susilo, Didit Putra, Erlangga Raharjo (14 September 2010). "Senja Kala Stasiun Prabumulih". Kompas. hlm. 2. 
Stasiun sebelumnya   Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg Lintas Kereta Api Indonesia Logo of the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia.svg   Stasiun berikutnya
Terminus Prabumulih–Kertapati
menuju Kertapati
Lubuklinggau–PrabumulihTerminus
Terminus Prabumulih–Panjang
menuju Panjang