Kota Lubuklinggau

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lubuklinggau
Lambang resmi Lubuklinggau
Motto: 
Sebiduk Semare
Peta
Peta
Lubuklinggau di Sumatra
Lubuklinggau
Lubuklinggau
Peta
Lubuklinggau di Indonesia
Lubuklinggau
Lubuklinggau
Lubuklinggau (Indonesia)
Koordinat: 3°17′48″S 102°51′42″E / 3.2967°S 102.8617°E / -3.2967; 102.8617
Negara Indonesia
ProvinsiSumatra Selatan
Tanggal berdiri21 Juni 2001
Dasar hukumUU No. 7 2001
Jumlah satuan pemerintahan
Daftar
  • Kecamatan: 8
  • Kelurahan: 72
Pemerintahan
 • Wali KotaPrana Putra Sohe
 • Wakil Wali KotaSulaiman Kohar
Luas
 • Total401,50 km2 (155,02 sq mi)
 • Luas daratan360,74 km2 (139,28 sq mi)
 • Luas perairan40,76 km2 (15,74 sq mi)
Peringkat15
Populasi
 (2020)[1]
 • Total234.166
 • Peringkat50
 • Kepadatan583,23/km2 (1,510,6/sq mi)
 • Peringkat kepadatan68
Demografi
 • AgamaIslam 91,65%
Buddhisme 4,55%
Kekristenan 3,60%
- Protestanisme 1,82%
- Kekatolikan 1,78
Hinduisme 0,02%[2]
 • BahasaIndonesia, Melayu, Rejang
 • IPMPenurunan 74,78 (2020)
Kenaikan 74,81 (2019)
( sedang )[3]
Zona waktuUTC+07:00 (WIB)
Kode area telepon0733
Pelat kendaraanBG xxxx H**
Kode Kemendagri16.73 Edit the value on Wikidata
DAURp498.194.833.000,- (2020)[4]
Situs weblubuklinggaukota.go.id
Sebelumnya ibu kota Musi Rawas

Lubuklinggau (Jawi: لوبوك ليڠڬاو) adalah kota di Sumatra Selatan, Indonesia. Kota ini memiliki luas 419,80 km² dan dulunya kota ini merupakan bagian dari Kabupaten Musi Rawas yang dimekarkan pada tahun 2001.[5] Hasil sensus penduduk tahun 2020 mencatat jumlah penduduk kota ini sebanyak 234.166 jiwa, dimana laki-laki 118.042 jiwa dan perempuan 116.124.[1]

Geografi[sunting | sunting sumber]

Luas wilayah kota Lubuklinggau berdasarkan undang-undang no . 7 tahun 2001 seluas 401,50 Km atau 40.150 Ha yang meliputi 8 wilayah kecamatan dan 72 kelurahan. Kota Lubuklinggau adalah suatu kota setingkat kabupaten paling barat wilayah provinsi sumatra selatan yang terletak pada posisi antara 102 º 40' 0”–103 º 0' 0” bujur timur dan 3 º 4' 10”–3 º 22' 30” lintang selatan berbatasan langsung dengan kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu.

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Utara Kecamatan Selangit, Musi Rawas
Timur Kecamatan Tugumulyo dan Muara Beliti, Musi Rawas
Selatan Kecamatan Muara Beliti, Musi Rawas dan Provinsi Bengkulu
Barat Provinsi Bengkulu

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Tahun 1929 status Lubuklinggau adalah sebagai Ibu Kota Marga Sindang Kelingi Ilir, dibawah Onder District Musi Ulu. Onder District Musi Ulu sendiri ibu kotanya adalah Muara Beliti.Tahun 1933 Ibu kota Onder District Musi Ulu dipindah dari Muara Beliti ke Lubuklinggau. Tahun 1942-1945 Lubuklinggau menjadi Ibu kota Kewedanan Musi Ulu dan dilanjutkan setelah kemerdekaan. Pada waktu Clash I tahun 1947, Lubuklinggau dijadikan Ibu kota Pemerintahan Provinsi Sumatra Bagian Selatan. Tahun 1948 Lubuklinggau menjadi Ibu kota Kabupaten Musi Ulu Rawas dan tetap sebagai Ibu kota Keresidenan Palembang.

Pada tahun 1956 Lubuklinggau menjadi Ibu kota Daerah Swatantra Tingkat II Musi Rawas. Tahun 1981 dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 tanggal 30 Oktober 1981 Lubuklinggau ditetapkan statusnya sebagai Kota Administratif. Tahun 2001 dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2001 tanggal 21 Juni 2001 Lubuklinggau statusnya ditingkatkan menjadi Kota. Pada tanggal 17 Oktober 2001 Kota Lubuklinggau diresmikan menjadi Daerah Otonom.

Pembangunan Kota Lubuklinggau telah berjalan dengan pesat seiring dengan segala permasalahan yang dihadapinya dan menuntut ditetapkannya langkah-langkah yang dapat mengantisipasi perkembangan Kota, sekaligus memecahkan permasalahan-permasalahan yang dihadapi. Untuk itu diperlukan Manajemen Strategis yang diharapkan dapat mengelola dan mengembangkan Kota Lubuklinggau sebagai kota transit ke arah yang lebih maju menuju Kota Metropolitan. Kota Lubuklinggau terletak pada posisi geografis yang sangat strategis yaitu di antara Provinsi Jambi, Provinsi Bengkulu serta ibu kota Provinsi Sumatra Selatan (Palembang) dan merupakan jalur penghubung antara Pulau Jawa dengan kota-kota bagian utara Pulau Sumatra.[6]

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Daftar Wali Kota[sunting | sunting sumber]

Berikut adalah Daftar Wali Kota Lubuklinggau dari masa ke masa.

No Wali Kota Administratif Mulai menjabat Akhir menjabat Prd. Ket. Wakil Wali Kota
_ Riduan Effendi 6 Agustus 1998 12 November 2001
No Wali Kota Mulai menjabat Akhir menjabat Prd. Ket. Wakil Wali Kota
Wali Kota Lubuklinggau Riduan Effendi.png Riduan Effendi 13 November 2001 23 Februari 2003
1 24 Februari 2003 24 Februari 2008 1 Eddy Syahputra
24 Februari 2008 24 Februari 2013 2 SN Prana Putra Sohe
2 Wali Kota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe.jpg SN Prana Putra Sohe 24 Februari 2013 24 Februari 2018 3 Sulaiman Kohar
Ricky Junaidi 14 Februari 2018 18 September 2018 [ket. 1]
(2) Wali Kota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe.jpg SN Prana Putra Sohe 18 September 2018 4 Sulaiman Kohar
Keterangan
  1. ^ Penjabat sementara

Dewan Perwakilan[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kota Lubuklinggau dalam dua periode terakhir.[7][8]

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014-2019 2019-2024
PKB 3 Penurunan 2
Gerindra 3 Kenaikan 5
PDI-P 4 Kenaikan 5
Golkar 6 Penurunan 5
NasDem 3 Steady 3
PKS 2 Kenaikan 4
PPP 2 Penurunan 0
Hanura 1 Steady 1
Demokrat 4 Penurunan 3
PBB 2 Steady 2
Jumlah Anggota 30 Steady 30
Jumlah Partai 10 Penurunan 9


Kecamatan[sunting | sunting sumber]

Kota Lubuk Linggau memiliki 8 kecamatan dan 72 kelurahan (dari total 236 kecamatan, 386 kelurahan dan 2.853 desa di seluruh Sumatra Selatan). Pada tahun 2017, jumlah penduduknya sebesar 217.119 jiwa dengan luas wilayahnya 401,50 km² dan sebaran penduduk 541 jiwa/km².[9][10]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kota Lubuk Linggau, adalah sebagai berikut:

Kemendagri Kecamatan Jumlah
Kelurahan
Daftar
Kelurahan
16.73.02 Lubuklinggau Barat I 11
16.73.06 Lubuklinggau Barat II 8
16.73.03 Lubuklinggau Selatan I 7
16.73.07 Lubuklinggau Selatan II 9
16.73.01 Lubuklinggau Timur I 8
16.73.05 Lubuklinggau Timur II 9
16.73.04 Lubuklinggau Utara I 10
16.73.08 Lubuklinggau Utara II 10
TOTAL 72

Transportasi[sunting | sunting sumber]

Tradisional darat[sunting | sunting sumber]

Lubuklinggau memiliki angkutan seperti angkutan kota, becak, dan ojek.

Pesawat terbang[sunting | sunting sumber]

Lubuklinggau memiliki satu bandar udara, yaitu Bandar Udara Silampari yang berjarak sekitar 5 km dari pusat kota. Bandar udara sampai saat ini melayani rute menuju Jakarta dengan maskapai Nam Air dan Batik Air. Bandara ini juga melayani rute menuju Palembang dengan maskapai Wings Air.

Kereta api[sunting | sunting sumber]

Lubuklinggau juga memiliki stasiun kereta api, yaitu Stasiun Lubuklinggau yang terletak di dekat pusat kota. Stasiun ini melayani rute ke Palembang dengan kereta api Serelo dan kereta api Sindang Marga.

Kesehatan[sunting | sunting sumber]

Rumah sakit[sunting | sunting sumber]

Kode Nama Rumah Sakit Jenis Tipe Alamat
1. 1674032 RSUD Siti Aisyah RSUD C Jalan Lapter Silampari №20, Air Kuti, Kec. Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau, Sumatra Selatan 31626
2. 1674002 RS Bunda Lubuklinggau RS C Jalan Garuda №245, Bandung Kiri, Kec. Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuklinggau, Sumatra Selatan 31613
3. 1674003 RS Siloam Silampari RS C Jalan Yos Sudarso №11, Taba Jemekeh, Kec. Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau, Sumatra Selatan 31625
4. 1674005 RSIA Dwi Sari RSIA C Jalan Yos Sudarso №2, Watervang, Kec. Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau, Sumatra Selatan 31625

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2013, pemerintah kota Lubuklinggau membuat program Visit Linggau 2015 dalam rangka meningkatkan kepariwisataan Lubuklinggau. Tempat wisata yang ada di antaranya:

  1. Bukit Sulap, yang letaknya sekitar 2 km dari pusat kota, diresmikan oleh Gubernur Sumatra Selatan Alex Noerdin pada tahun 2014.
  2. Air Terjun Temam (disebut pula Niagara Lubuklinggau), yang letaknya sekitar 8 km dari pusat kota.
  3. Masjid Agung As Salam, masjid terbesar di Lubuklinggau. Masjid ini direnovasi oleh pemerintah Lubuklinggau sejak tahun 2013 dalam menyambut Visit Linggau 2015.
  4. Masjid Agung Darussalam Musi Rawas, terletak di Musi Rawas, Sumatra Selatan.
  5. Museum Subkoss Garuda, terletak di dekat Masjid Agung As Salam, berisi peninggalan-peninggalan zaman peperangan di Lubuklinggau.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b "Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin dan Kabupaten Kota Hasil Sensus Penduduk 2020". Badan Pusat Statistik Sumatra Selatan. Diakses tanggal 26 Januari 2021. 
  2. ^ "Jumlah Penduduk Menurut Agama di Sumatera Selatan". Badan Pusat Statistik Sumatra Selatan. Diakses tanggal 26 Januari 2021. 
  3. ^ "Metode Baru Indeks Pembangunan Manusia 2019-2 020". Badan Pusat Statistik. Diakses tanggal 26 Januari 2021. 
  4. ^ "Rincian Alokasi Dana Alokasi Umum Provinsi/Kabupaten Kota Dalam APBN T.A 2020" (PDF). Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan. 2020. Diakses tanggal 26 Januari 2021. 
  5. ^ "Lubuklinggau" (html). Diakses tanggal 29 Oktober 2012. 
  6. ^ (Indonesia) "Sejarah Singkat". Diarsipkan dari versi asli (html) tanggal 2012-09-30. Diakses tanggal 2012-10-1. 
  7. ^ Perolehan Kursi DPRD Kota Lubuklinggau 2014-2019
  8. ^ Perolehan Kursi DPRD Kota Lubuklinggau 2019-2024[pranala nonaktif permanen]
  9. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019. 
  10. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Templat:Lubuklinggau