Kabupaten Bengkulu Selatan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Untuk kegunaan lain dari Bengkulu, lihat Bengkulu (disambiguasi).
Kabupaten Bengkulu Selatan
Bengkulu Selatan.png
Lambang Kabupaten Bengkulu Selatan
Moto: Sekundang Setungguan


Lokasi Bengkulu Kabupaten Bengkulu Selatan 01.svg
Peta lokasi Kabupaten Bengkulu Selatan
Koordinat: 4°21′32″LS 103°02′40″BT / 4,358941°LS 103,0444379°BT / -4.358941; 103.0444379
Provinsi Bengkulu
Hari jadi 8 Maret
Dasar hukum Undang-undang No. 4 Tahun 1956
Tanggal Peresmian 8 Maret 1949
Ibu kota Manna
Pemerintahan
 - Bupati Dirwan Mahmud
 - Wakil Bupati Gusnan Mulyadi
 - APBD Rp 814.780.000.000,-(2015)
 - DAU Rp 564.137.639.000,-(2017)[1]
Luas 1.185,70 km2
Populasi
 - Total 152.194 jiwa (2015)[2]
 - Kepadatan 128,36 jiwa/km2
Demografi
 - Suku bangsa Serawai, Basemah, Jawa, Minangkabau, Melayu, Sunda, Batak, dan lain-lain.
 - Agama Islam, Kristen, Katholik, Budha, dan Hindu.
 - Bahasa Indonesia, Melayu, dan lain-lain.
 - Zona waktu GMT +7
 - Kode area telepon 0739
Pembagian administratif
 - Kecamatan 11
 - Kelurahan 16
 - Desa 142 desa
1 UPT
Simbol khas daerah
Situs web www.bengkuluselatankab.go.id
Lokasi Kabupaten Bengkulu Selatan di Pulau Sumatera.

Bengkulu Selatan adalah sebuah kabupaten di provinsi Bengkulu, Indonesia.

Kabupaten Bengkulu Selatan berdiri berdasarkan Keputusan Gubernur Militer Daerah Militer Istimewa Sumatera Selatan pada tanggal 8 Maret 1949 Nomor GB/27/1949 tentang pengangkatan Baksir sebagai Bupati Bengkulu Selatan (sebelumnya bernama kabupaten Manna Kaur 1945–1948 dan kabupaten Seluma Manna Kaur 1948–1949). Pada perkembangan selanjutnya dikuatkan dengan Surat Keputusan Presiden RI tanggal 14 November 1956 dengan Undang-undang Nomor 4 Tahun 1956 (Tambahan Lembaran Negara 109).

Berdasarkan kesepakatan masyarakat tanggal 7 Juni 2005, dikuatkan oleh Perda No. 20 tanggal 31 Desember 2005 dan diundangkan dalam Lembaran Daerah No. 13 Tanggal 2 Januari 2006 Seri C maka tanggal 8 Maret ditetapkan sebagai hari jadi kabupaten Bengkulu Selatan. Berdasarkan Undang-undang Nomor 3 Tahun 2003 kabupaten Bengkulu Selatan mengalami pemekaran wilayah menjadi kabupaten Kaur, kabupaten Seluma, dan Bengkulu Selatan.

Bahasa daerah di kabupaten Bengkulu Selatan adalah bahasa Melayu Tengah yang terdiri dari dua dialek yaitu dialek Basemah yang banyak dipakai dari muara sungai Kedurang sampai dengan perbatasan kabupaten Kaur, sedangkan dialek Serawai mayoritas digunakan di kabupaten ini.

Penduduk[sunting | sunting sumber]

Pada hasil sensus 2015, penduduk kabupaten Bengkulu Selatan berjumlah 152.194 jiwa.

Kecamatan di kabupaten Bengkulu Selatan[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Koordinat: 4°21′32″LS 103°02′40″BT / 4,358941°LS 103,0444379°BT / -4.358941; 103.0444379