Kabupaten Banyuasin

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Kabupaten Banyuasin
Lambang Kabupaten Banyuasin.gif
Lambang Kabupaten Banyuasin
Moto: Sedulang Setudung


Lokasi Sumatera Selatan Kabupaten Banyuasin.svg
Peta lokasi Kabupaten Banyuasin
Koordinat: -
Provinsi Sumatera Selatan
Dasar hukum UU No. 6 Tahun 2002
Tanggal Peresmian -
Ibu kota Pangkalan Balai
Pemerintahan
 - Bupati Yan Anton Ferdian, SH (2013 - 2018)
 - DAU Rp. 1.772.464.315.000.-(2013)[1]
Luas 11.832,99 km2
Populasi
 - Total 850.110 jiwa (SP2010)
 - Kepadatan 71,84 jiwa/km2
Demografi
 - Kode area telepon 0711
Pembagian administratif
 - Kecamatan 19
 - Kelurahan 305
Simbol khas daerah
 - Situs web http://www.banyuasinkab.go.id/

Kabupaten Banyuasin adalah salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan. Kabupaten ini merupakan pemekaran dari Kabupaten Musi Banyuasin yang terbentuk berdasarkan UU No. 6 Tahun 2002.

Nama kabupaten ini berasal dari nama Sungai Banyuasin, yang melintasi wilayah kabupaten ini dan Kabupaten Musi Banyuasin. Perkataan banyuasin sendiri berasal dari istilah bahasa Jawa banyu (air) dan asin, merujuk pada kualitas air sungai tersebut yang masin rasanya, terutama ke arah pantai.

Luas Kabupaten Banyuasin 11.875 km2 di mana terdapat beberapa suku yang menetap di kabupaten ini, antara lain Jawa, Madura, Bugis, Bali dan Penduduk asli Banyuasin (melayu). Batas Wilayah banyuasin mengelilingi 2/3 wilayah kota palembang, sehingga banyuasin dapat dikatakan sebagai wilayah penyangga ibukota provinsi sumatera selatan. Banyak pembangunan provinsi sumatera selatan yang dilaksanakan di pinggir wilayah banyuasin presis berbatasan dengan wilayah kota palembang dengan tujuan untuk mendukung pembangunan di palembang, seperti sarana LRT, sekolah, Dermaga pelabuhan tanjung api-api dan sarana lainnya.

Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian sangat konsen dengan pembangunan dimulai dari desa dengan melaksanakan program 500 juta perdesa sehingga infrastruktur dapat terealisasi langsung menyentuh rakyat desa. selain itu beliau telah melaksanakan program perbaikan sistem demokrasi dengan melaksanakan pilkades evoting di 160 desa pada tahun 2015 lalu yang merupakan terbanyak secara nasional di indonesia dan masuk nominasi record MURI.

Pelaksanaan egovernment di Banyuasin berjalan dengan cukup baik dan dikenal di seluruh Indonesia di mana pembangunan infrastruktur TIK telah dibangun sejak 2009 dengan menghubungkan seluruh dinas/badan/kantor dan kecamatan berbasis jaringen fiber optik. Banyak penghargaan yang telah diraih oleh kabupaten banyuasin dibidang egovernment ini antara IOSA juara I Nasional, IDSA 2014, ICTpura dengan predikat utama, PEGI terbaik sesumatera. sehingga banyak kab/kota di indonesia menjadikan banyuasin sebagai tempat studi banding didalam implementasi egovernment.

Pertanian di Banyuasin juga sangat membanggakan yaitu sebagai lumbung padi sumatera selatan dan penyumbang 1,4 juta ton beras untuk sumatera selatan dan terus ditingkatkan dengan target 2 juta ton beras untuk tahun 2016 ini.

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Utara Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi dan Selat Bangka
Selatan Kecamatan Sirah Pulau Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kota Palembang, Kecamatan Gelumbang dan Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Muara Enim
Barat Kecamatan Lais, Kecamatan Sungai Lilin dan Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin
Timur Kecamatan Air Sugihan dan Kecamatan Pampangan, Kabupaten Ogan Komering Ilir

Pembagian administratif[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Banyuasin terbagi menjadi 19 kecamatan, yaitu:

  1. Air Salek
  2. Banyuasin I
  3. Banyuasin II
  4. Banyuasin III
  5. Betung
  6. Makarti Jaya
  7. Muara Padang
  8. Muara Sugihan
  9. Muara Telang
  10. Pulau Rimau
  11. Rambutan
  12. Rantau Bayur
  13. Sembawa
  14. Suak Tapeh
  15. Talang Kelapa
  16. Tanjung Lago
  17. Tungkal Ilir
  18. Kumbang Padang
  19. Marga Telang

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diakses tanggal 2013-02-15. 
  1. ALIH Templat:Sumatera Selatan