Lompat ke isi

Askolani Jasi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Askolani Jasi
Potret resmi Askolani, 2025
Bupati Banyuasin ke-4
Mulai menjabat
20 Februari 2025 
PresidenPrabowo Subianto
GubernurHerman Deru
WakilNetta Indian
Sebelum
Pendahulu
Muhammad Farid (Pj.)
Pengganti
Petahana
Sebelum
Masa jabatan
18 September 2018  18 September 2023
PresidenJoko Widodo
GubernurAlex Noerdin
Hadi Prabowo (Pj.)
Herman Deru
WakilSlamet Somosentono
Sebelum
Pendahulu
SA Supriono
Pengganti
Hani Syopiar Rustam (Pj.)
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir23 April 1974 (umur 52)
Teluk Kijing, Lais, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan
Partai politik  PDI-P
Suami/istriHeryati
Anak5
Almamater
PekerjaanPolitisi
Sunting kotak info
Sunting kotak info L B
Bantuan penggunaan templat ini

Askolani Jasi (lahir 23 April 1974) adalah politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang menjabat sebagai Bupati Banyuasin masa jabatan 2018–2023[1] dan 2025–2030. Ia menjabat untuk periode kedua sejak 20 Februari 2025 setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.[2] Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Banyuasin masa jabatan 2014–2019.[3] Saat ini juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Banyuasin periode 2015 - 2020. Semasa kuliah, ia dikenal sebagai Aktivis 98 yang ikut aktif memperjuangkan Reformasi.

Awal kariernya dimulai sebagai Lawyer di Kantor Hukum Alamsyah Hanafiah, SH. Askolani Jasi kemudian mencoba peruntungan sebagai pengusaha dengan mendirikan PT Nabila Mandiri dan PT Arijaya Kontraktor. Pada tahun 2009, ia ikut mencalonkan diri dan terpilih pada kontestasi Pemilihan umum Legislatif DPRD Kabupaten Banyuasin.

Pada Pilkada Kabupaten Banyuasin tahun 2013, Askolani mencalonkan diri sebagai calon Bupati Banyuasin periode 2013 - 2018 berpasangan dengan Idasril yang diusung oleh PDI Perjuangan. Pilkada Kabupaten Banyuasin dimenangkan oleh pasangan Yan Anton Ferdian - Supriono yang diusung oleh Partai Golkar. Pada Pileg tahun 2014, Askolani Jasi kembali terpilih sebagai Anggota DPRD Kabupaten Banyuasin dan menduduki jabatan sebagai Wakil Ketua 1.

Pada Pemilihan umum Bupati Banyuasin 2018, Askolani Jasi menjadi calon kuat penantang petahana. Dalam Pilkada Kab Banyuasin yang berlangsung tanggal 27 Juni 2018, Askolani Jasi berpasangan dengan H Slamet Semosentono terpilih menjadi Bupati Kabupaten Banyuasin dengan perolehan suara 131.593 unggul 32.112 suara dari urutan kedua Pasangan Arkoni MD - Hazwar Hamid dengan selisih mencapai 9,8%. Askolani Jasi dan Pak De Slamet didukung oleh koalisi 5 partai yakni PDIP, Gerindra, Nasdem, PPP, dan Demokrat.[4]

Hasil Pilkada Kab Banyuasin 2018, sesuai dengan Pleno KPUD Kab Banyuasin 4 Juli 2018:

  1. Agus Yudiantoro - Hazwar Bidui 34.787
  2. Arkoni MD - Hazwar Hamid 99.481
  3. Buya Husni Thamrin - Supartijo 89.321
  4. Syaiful Bakhri - Agus Salam 39.749
  5. Askolani - Slamet 131.593

Jumlah Seluruh Suara Sah 385.931

Setelah menuntaskan periode pertama sebagai Bupati Banyuasin hasil Pilkada 2018, ia kembali mencalonkan diri sebagai Bupati Banyuasin berpasangan dengan politikus Partai Golongan Karya, Netta Indian dalam Pilbup Banyuasin 2024. Pasangan calon ini berhasil unggul dengan meraih 241.507 suara atau 61,15% dari total suara sah.[5]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "H Askolani dan H Slamet Somosoentono Resmi Jabat Bupati Dan Wakil Bupati Banyuasin". jurnalline.com. 18-09-2018. Diakses tanggal 24-03-2026.
  2. "Daftar Lengkap 481 Pasangan Kepala Daerah Dilantik Prabowo Hari Ini". cnnindonesia.com. 20-02-2025. Diakses tanggal 20-02-2025.
  3. Situs resmi DPRD Kabupaten Banyuasin
  4. Hafiz, Abdul (2017-11-15). "Askolani Jasi Gandeng Pakde Slamet Maju Pilbup Banyuasin. Begini Sosok Pakde di Mata Askolani". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2018-07-20.
  5. "Pleno Terbuka KPU Banyuasin Tetapkan Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin Terpilih 2025-2030". radarbanyuasin.com. 05-02-2025. Diakses tanggal 24-03-2026.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]