Stasiun Bangil

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Stasiun Bangil
IMG 19800106 070300 Bangil.jpg
Lokomotif CC201 92 01 berpindah posisi di Stasiun Bangil untuk menarik KA Tawang Alun menuju Malang Kotalama
Letak
Provinsi Jawa Timur
Kabupaten Pasuruan
Kecamatan Bangil
Desa Pogar
Kode pos 67153
Sejarah
Informasi lain
Operator Daerah Operasi VIII Surabaya
Kelas stasiun I
Singkatan stasiun BG
Nomor stasiun 5120
Ketinggian +9 m
Letak
Layanan Mutiara Timur, Ranggajati, Mutiara Selatan, Logawa, Sri Tanjung, Tawang Alun, Probowangi, Tumapel, Penataran, dan KA ketel/angkutan BBM
Pemesanan tiket Sistem tiket online, melayani pemesanan langsung di loket dan fasilitas check-in mandiri.
Fasilitas
Jumlah peron 5 (satu peron sisi yang agak tinggi, satu peron pulau yang cukup tinggi, dan tiga peron pulau yang rendah)
Jumlah jalur

8

Fasilitas parkir Ya
Tata letak stasiun

Koordinat: 7°35′56″LS 112°46′42″BT / 7,5989654°LS 112,778365°BT / -7.5989654; 112.778365

Stasiun Bangil.

Stasiun Bangil (BG) adalah stasiun kereta api kelas I yang terletak di Pogar, Bangil, Pasuruan. Stasiun yang terletak pada ketinggian +9 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi VIII Surabaya; merupakan stasiun terbesar dan satu-satunya yang melayani naik-turun penumpang serta menjadi stasiun aktif yang lokasinya paling barat di Kabupaten Pasuruan. Sekitar 500 m ke arah timur dari stasiun ini, terdapat jalur percabangan menuju Probolinggo dan Malang. Stasiun ini adalah stasiun yang lokasinya paling timur di Daerah Operasi VIII Surabaya sebab stasiun berikutnya (Pasuruan) sudah termasuk dalam Daerah Operasi IX Jember. Stasiun ini memiliki delapan jalur dengan jalur 2 sebagai sepur lurus arah barat (Surabaya) dan timur (Banyuwangi) serta jalur 3 sebagai sepur lurus arah selatan (Malang-Blitar-Kertosono).

Dari sini dahulu terdapat percabangan menuju Pandaan. Jalur ini terus berlanjut ke arah Japanan dan menyambung dengan Jalur kereta api Mojokerto-Gempol hingga sampai Stasiun Mojokerto. Jalur ini sudah tidak aktif karena dibongkar oleh Kekaisaran Jepang saat masa pendudukan Jepang pada tahun 1943-1945. Stasiun ini juga mempunyai sebuah dipo lokomotif yang mempunyai monumen lokomotif uap. Sayangnya bagian yang tersisa dari lokomotif tersebut tinggal mukanya saja.

Ke arah timur stasiun ini, sebelum Stasiun Pasuruan, terdapat Stasiun Kraton yang kini sudah tidak aktif karena jaraknya yang tidak terlalu jauh dengan Stasiun Pasuruan. Sedangkan ke arah barat stasiun ini, sebelum Stasiun Porong, terdapat Stasiun Gununggangsir yang kini juga sudah tidak aktif karena lokasinya yang kurang strategis dan okupansi penumpang yang minim.

Sejak tahun 2010, sistem persinyalan di stasiun ini telah menggunakan sistem persinyalan elektrik berbasis PLC (Programmable Logic Controller) buatan PT Len Industri (Persero) yang bernama Sistem Interlocking Len generasi ke-2 (SIL-02).

Sejak sekitar September-Oktober 2016 stasiun ini telah menerapkan sistem check-in dan boarding pass seperti yang berlaku di bandara.

Kereta api yang melintas langsung/tidak berhenti di stasiun ini adalah KA Bima dan Jayabaya.

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Penumpang[sunting | sunting sumber]

Kelas campuran (eksekutif-bisnis)[sunting | sunting sumber]

Kelas bisnis[sunting | sunting sumber]

Mutiara Selatan, tujuan Surabaya bersambung Bandung via Jombang-Madiun-Solo-Yogyakarta-Tasikmalaya dan tujuan Malang

Kelas ekonomi AC[sunting | sunting sumber]

Barang[sunting | sunting sumber]

KA ketel/angkutan BBM, tujuan Surabaya dan tujuan Malang

Persilangan atau persusulan[sunting | sunting sumber]

KA Penataran tujuan Blitar (KA 463) bersilang dengan KA Jayabaya tujuan Jakarta (KA 154/151) yang melintas langsung

Jadwal kereta api[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal kereta api di Stasiun Bangil per 1 November 2016 (revisi Gapeka 2015).

No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
90 Mutiara Timur Malam Surabaya Gubeng (SGU) Eksekutif & Bisnis 03.34 03.39
219 Probowangi Banyuwangi Baru (BW) Ekonomi AC 05.27 05.31
460L Tumapel/Penataran Surabaya Kota (SB) 05.43 05.51
459 Penataran Blitar (BL) 05.49 05.53
11040/10961 Ranggajati Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Cirebon Kejaksan (CN) Eksekutif & Bisnis 07.55 08.00
462 Penataran Surabaya Kota (SB) Ekonomi AC 08.23 08.28
132A Mutiara Selatan Malang Kotabaru (ML) Bisnis 08.27 08.30
461 Penataran Blitar (BL) Ekonomi AC 08.56 08.59
190L/187L Logawa Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Purwokerto (PWT) 09.15 09.18
87 Mutiara Timur Siang Banyuwangi Baru (BW) Eksekutif & Bisnis 09.47 09.52
208/209 Tawang Alun Malang Kotalama (MLK) Ekonomi AC 10.57 11.35
196/193 Sri Tanjung Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Yogyakarta Lempuyangan (LPN) 12.18 12.21
463 Penataran Blitar (BL) 12.49 12.55
464 Surabaya Kota (SB) 13.33 13.43
88 Mutiara Timur Siang Surabaya Gubeng (SGU) Eksekutif & Bisnis 14.34 14.38
194/195 Sri Tanjung Banyuwangi Baru (BW) Ekonomi AC 15.22 15.25
188/189 Logawa Jember (JR) 16.19 16.24
210/207 Tawang Alun Banyuwangi Baru (BW) 16.59 17.30
131A Mutiara Selatan Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Bandung Hall (BD) Bisnis 17.25 17.28
466L Penataran Surabaya Gubeng (SGU) Ekonomi AC 18.18 18.22
11060/10985 Ranggajati Jember (JR) Eksekutif & Bisnis 19.00 19.05
465L Penataran Blitar (BL) Ekonomi AC 19.12 19.15
220 Probowangi Surabaya Kota (SB) 19.47 19.50
467L Tumapel/Penataran Malang Kotabaru (ML) 21.10 21.22
468L Penataran Surabaya Kota (SB) 21.20 21.23
89 Mutiara Timur Malam Banyuwangi Baru (BW) bersambung Denpasar (DEN) Eksekutif & Bisnis 22.46 22.49

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Jalur kereta api Sidoarjo-Bangil
Stasiun sebelumnya:
Stasiun Porong
Stasiun berikutnya:
-
Jalur kereta api Bangil-Kalisat
Stasiun sebelumnya:
-
Stasiun berikutnya:
Stasiun Pasuruan
Jalur kereta api Bangil-Kertosono
Stasiun sebelumnya:
-
Stasiun berikutnya:
Stasiun Wonokerto
Jalur kereta api Bangil-Pandaan
Stasiun sebelumnya:
-
Stasiun berikutnya:
Stasiun Pandaan