Stasiun Bangil

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Bangil
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun BG.png
  • Singkatan: BG
  • Nomor: 5120
Stasiun Bangil 2019.jpg
Halaman depan Stasiun Bangil (2019)
Lokasi
ProvinsiJawa Timur
KabupatenPasuruan
KecamatanBangil
DesaPogar
Kode pos67153
Koordinat7°35′56″S 112°46′42″E / 7.5989654°S 112.778365°E / -7.5989654; 112.778365Koordinat: 7°35′56″S 112°46′42″E / 7.5989654°S 112.778365°E / -7.5989654; 112.778365
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi VIII Surabaya
Kelas stasiun[1]I
Ketinggian+9 m
Letak[2]
LayananMutiara Selatan, Jayabaya, Ranggajati, Wijayakusuma, Mutiara Timur, Songgoriti, Logawa, Sri Tanjung, Tawang Alun, Probowangi, Komuter Surabaya-Bangil pp, Tumapel, Penataran, dan KA ketel/angkutan BBM
Pemesanan tiketSistem tiket online; melayani pemesanan langsung di loket. Tersedia fasilitas ala bandara berupa check-in mandiri untuk pencetakan boarding pass khusus keberangkatan kereta api jarak jauh/menengah.
Operasi
Stasiun sebelumnya   Layanan lokal/komuter   Stasiun berikutnya
Komuter Surabaya–Bangil
Surabaya Kota–Bangil, p.p.
Terminus
Penataran
Surabaya Kota–Malang–Blitar, p.p.
menuju Blitar
Tumapel
Surabaya Kota-Malang, p.p.
menuju Malang
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur8
Jumlah peron5 (satu peron sisi yang agak tinggi, satu peron pulau yang cukup tinggi, dan tiga peron pulau yang rendah)
Tipe persinyalan
Fasilitas yang tersedia di stasiun ini:
LiveryPapanStasiun 2017.svg
Fasilitas parkir: Ya Area merokok: Ya
Toilet: Ya
Boarding pass: Ya
Layanan pelanggan: Ya
Tempat ibadah: Ya
Ruang ibu menyusui: Ya


Stasiun Bangil (BG) adalah stasiun kereta api kelas I yang terletak di Pogar, Bangil, Pasuruan. Stasiun yang terletak pada ketinggian +9 meter ini merupakan stasiun yang lokasinya paling timur di Daerah Operasi VIII Surabaya. Stasiun ini juga merupakan stasiun terbesar dan teramai serta menjadi stasiun aktif yang lokasinya paling barat di Kabupaten Pasuruan. Sekitar 500 m ke arah timur dari stasiun ini, terdapat jalur percabangan menuju Probolinggo dan Malang.

Ke arah timur stasiun ini, sebelum Stasiun Pasuruan, terdapat Stasiun Kraton yang kini sudah tidak aktif karena jaraknya yang tidak terlalu jauh dengan Stasiun Pasuruan. Sedangkan ke arah barat stasiun ini, sebelum Stasiun Porong, terdapat Stasiun Gununggangsir yang kini juga sudah tidak aktif karena lokasinya yang kurang strategis dan okupansi penumpang yang minim.

Satu-satunya kereta api penumpang yang melintas langsung/tidak berhenti di stasiun ini adalah KA Bima.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Stasiun ini diresmikan oleh Staatsspoorwegen (SS) pada tanggal 16 Mei 1878 bersamaan dengan pembukaan jalur kereta api Surabaya–Pasuruan. Jalur kereta api ini merupakan jalur kereta api pertama yang dimiliki oleh perusahaan tersebut. Stasiun ini tergolong besar serta memiliki dipo lokomotif. Selain membangun jalur Surabaya–Pasuruan, SS juga membangun segmen baru, Bangil–Malang yang dibuka pada tanggal 20 Juli 1879.[3]

Bangunan stasiun yang saat ini masih ada sekarang sudah tidak lagi asli. Bagian stasiun yang masih asli adalah atap overkapping dan dipo lokomotif yang kini tinggal puing-puingnya. Dalam beberapa catatan sejarah, bangunan asli Stasiun Bangil telah dibom melalui serangan udara dalam serangkaian Agresi Militer Belanda I di wilayah Pasuruan–Sidoarjo. Kemungkinan besar stasiun ini telah dibangun ulang oleh DKA pasca-Agresi, sehingga pada tahun berikutnya stasiun ini dapat beroperasi seperti sediakala.[4][5]

Bangunan dan tata letak[sunting | sunting sumber]

Emplasemen Stasiun Bangil tahun 2008

Stasiun ini memiliki delapan jalur kereta api ditambah dua jalur yang menuju ke Gudang yang berada di sebelah barat daya stasiun. Jalur 2 digunakan sebagai sepur lurus dari dan ke arah timur (Jember-Banyuwangi), jalur 3 sebagai sepur lurus arah selatan (Malang-Blitar-Kertosono) dan barat (Surabaya), serta jalur 6-8 sebagai jalur parkir rangkaian KA angkutan BBM.

Dahulu dari stasiun ini terdapat percabangan menuju Pandaan, yang sudah dinonaktifkan bersama seluruh jalur kereta api Modjokerto Stoomtram Maatschappij (MSM) pada tahun 1969. Jalur digunakan untuk angkutan barang, yang kemudian menyambung dengan Japanan. Di stasiun ini juga terdapat sebuah dipo lokomotif yang mempunyai monumen lokomotif uap. Sayangnya bagian yang tersisa dari lokomotif tersebut tinggal mukanya saja. Di belakang dipo tersebut terdapat stasiun transit untuk kereta-kereta api milik MSM.

Sejak tanggal 21 Mei 2010 sistem persinyalan di stasiun ini telah diganti dengan sistem persinyalan elektrik berbasis PLC (Programmable Logic Controller) buatan PT Len Industri (Persero) yang bernama Sistem Interlocking Len generasi ke-2 (SIL-02).[6]

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Penumpang[sunting | sunting sumber]

Kelas campuran[sunting | sunting sumber]

Kelas ekonomi AC premium[sunting | sunting sumber]

Songgoriti, tujuan Malang dan tujuan Surabaya

Kelas ekonomi AC[sunting | sunting sumber]

Lokal/komuter ekonomi AC[sunting | sunting sumber]

Barang[sunting | sunting sumber]

KA ketel/angkutan BBM, tujuan Surabaya dan tujuan Malang

Jadwal kereta api[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Bangil per 1 Desember 2019 (sesuai Gapeka 2019).

No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
124/125 Wijayakusuma Banyuwangi Ketapang (KTG) Eksekutif & Ekonomi AC Premium 01.15 01.18
186 Mutiara Timur Surabaya Pasarturi (SBI) 02.32 02.37
391 Komuter Surabaya-Bangil pp Bangil (BG) Komuter Ekonomi AC 04.29 -
337 Probowangi Banyuwangi Ketapang (KTG) Ekonomi AC 05.15 05.20
114/115 Jayabaya Malang Kotabaru (ML) Eksekutif & Ekonomi AC Plus 05.31 05.34
392 Komuter Surabaya-Bangil pp Surabaya Kota (SB) Komuter Ekonomi AC - 05.35
448 Tumapel/Penataran Lokal Ekonomi AC 05.59 06.06
447 Penataran Blitar (BL) 06.04 06.07
283 Songgoriti Malang Kotabaru (ML) Ekonomi AC Premium 06.36 06.39
122/119 Ranggajati Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Cirebon Kejaksan (CN) Eksekutif & Bisnis 07.55 07.58
450 Penataran Surabaya Kota (SB) Lokal Ekonomi AC 08.15 08.18
300/297 Logawa Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Purwokerto (PWT) Bisnis & Ekonomi AC 08.47 08.53
449 Penataran Blitar (BL) Lokal Ekonomi AC 08.51 08.55
183 Mutiara Timur Banyuwangi Ketapang (KTG) Eksekutif & Ekonomi AC Premium 09.51 09.57
334/335 Tawang Alun Malang Kotalama (MLK) Ekonomi AC 10.59 11.24
104/105 Mutiara Selatan Malang Kotabaru (ML) Eksekutif & Ekonomi AC Premium 12.00 12.07
304/301 Sri Tanjung Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Yogyakarta Lempuyangan (LPN) Ekonomi AC 12.05 12.09
284 Songgoriti Surabaya Gubeng (SGU) Ekonomi AC Premium 12.32 12.39
451 Penataran Blitar (BL) Lokal Ekonomi AC 12.37 13.02
116/113 Jayabaya Surabaya Pasarturi (SBI) bersambung Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi AC Plus 13.00 13.03
393 Komuter Surabaya-Bangil pp Bangil (BG) Komuter Ekonomi AC 13.31 -
394 Surabaya Kota (SB) - 14.00
452 Penataran Lokal Ekonomi AC 14.12 14.16
184 Mutiara Timur Surabaya Gubeng (SGU) Eksekutif & Ekonomi AC Premium 14.31 14.34
302/303 Sri Tanjung Banyuwangi Ketapang (KTG) Ekonomi AC 15.03 15.07
298/299 Logawa Jember (JR) Bisnis & Ekonomi AC 16.19 16.23
126/123 Wijayakusuma Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Cilacap (CP) Eksekutif & Ekonomi AC Premium 17.01 17.07
120/121 Ranggajati Jember (JR) Eksekutif & Bisnis 17.05 17.09
336/333 Tawang Alun Banyuwangi Ketapang (KTG) Ekonomi AC 17.15 17.45
106/103 Mutiara Selatan Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif & Ekonomi AC Premium 18.04 18.07
454 Penataran Surabaya Gubeng (SGU) Lokal Ekonomi AC 18.45 18.53
395 Komuter Surabaya-Bangil pp Bangil (BG) Komuter Ekonomi AC 18.51 -
453 Penataran Blitar (BL) Lokal Ekonomi AC 19.24 19.27
396 Komuter Surabaya-Bangil pp Surabaya Kota (SB) Komuter Ekonomi AC - 19.50
338 Probowangi Surabaya Gubeng (SGU) Ekonomi AC 20.07 20.12
456 Penataran Surabaya Kota (SB) Lokal Ekonomi AC 21.37 21.40
455 Tumapel/Penataran Malang Kotabaru (ML) 22.10 22.13
185 Mutiara Timur Banyuwangi Ketapang (KTG) Eksekutif & Ekonomi AC Premium 22.51 22.56

Insiden[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 12 Mei 2006, seorang wanita—diduga mengalami gangguan jiwa—memasuki lokomotif CC201 79R yang menarik 23 gerbong ketel BBM tujuan Malang saat masinis turun di Stasiun Bangil.[7] Masinis tersebut turun dari lokomotif untuk koordinasi pembagian rangkaian gerbong menjadi lima rangkaian. Pada saat itulah, wanita tersebut masuk ke dalam lokomotif dan menjalankan kereta ke arah Surabaya, namun wanita tersebut tidak mampu mengendalikan lokomotif. Begitu KA akan memasuki Stasiun Sidotopo, kereta itu ditahan sehingga seluruh rangkaian anjlok. Delapan gerbong berisi bahan bakar bensin premium dan satu gerbong berisi bahan bakar solar terguling dan tumpah. Pada akhirnya, wanita tersebut ditangkap petugas setempat. Diduga wanita tersebut mengalami gangguan kejiwaan karena memberikan jawaban tidak masuk akal saat diinterogasi.[8]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ Staatsspoorwegen (1925). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Ned. Indië. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. 
  4. ^ Sejarah perkeretaapian Indonesia. Tim Telaga Bakti Nusantara., Asosiasi Perkeretaapian Indonesia. (edisi ke-Cet. 1). Bandung: Angkasa. 1997-. ISBN 979-665-168-8. OCLC 38139980. 
  5. ^ Sudarno (1993). Sejarah pemerintahan militer dan peran pamong praja di Jawa Timur selama perjuangan fisik, 1945-1950. Jakarta: Balai Pustaka. 
  6. ^ "Prestasi Len Dalam Persinyalan Kereta Api | PT Len Industri (Persero)". www.len.co.id. Diakses tanggal 2019-08-07. 
  7. ^ "Surabaya Heboh, Wanita Gila Larikan 23 Gerbong Kereta Api". detiknews. Diakses tanggal 2019-12-03. 
  8. ^ Mei 2006, Liputan612; Wib, 14:39. "Dimasinisi Wanita Gila, Kereta BBM Terguling". liputan6.com. Diakses tanggal 2019-04-23. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api tahun 2019

Stasiun sebelumnya   Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg Lintas Kereta Api Indonesia Logo of the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia.svg   Stasiun berikutnya
Terminus Bangil–Kalisat
menuju Kalisat
menuju Wonokromo
Wonokromo–BangilTerminus
menuju Kertosono
Kertosono–Bangil
Sidowayah
menuju Japanan
Japanan–Bangil
eks-Modjokerto Stoomtram Maatschappij
turun di belakang Dipo Lokomotif Bangil SS