Stasiun Karawang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Stasiun Karawang
  • Singkatan: KW
  • Nomor: 0520
Sta KW dp gupt.JPG
Stasiun Karawang dilihat dari pintu gerbang.
Lokasi
Provinsi Jawa Barat
Kabupaten Karawang
Kecamatan Karawang Barat
Kelurahan Nagasari
Alamat Jalan Arif Rahman Hakim
Kode pos 41311
Sejarah
Dibuka 1898
Informasi lain
Operator Daerah Operasi I Jakarta
Kelas stasiun[1] II
Ketinggian +15 m
Letak[2] km 62+710 lintas JakartaJatinegaraCikampek
Layanan Jayabaya, Singasari, Walahar Ekspres/Lokal PWK, dan Jatiluhur/Lokal CKP
Pemesanan tiket

Sistem tiket online; melayani pemesanan langsung keberangkatan di loket.

Terdapat fasilitas ala bandara berupa check-in mandiri untuk pencetakan boarding pass khusus keberangkatan KA jarak jauh/menengah.
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur 4 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Jumlah peron 3
Fasilitas yang tersedia di stasiun ini:
LiveryPapanStasiun 2017.svg
Fasilitas parkir: Ya
Toilet: Ya
Boarding pass: Ya


Koordinat: 6°18′17,3″LU 107°17′57,03″BT / 6,3°LS 107,28333°BT / -6.30000; 107.28333

Pandangan dari emplasemen.

Stasiun Karawang (KW) adalah stasiun kereta api kelas II yang terletak di Nagasari, Karawang Barat, Karawang. Stasiun yang terletak pada ketinggian +15 m ini termasuk dalam Daerah Operasi I Jakarta dan merupakan stasiun yang berlokasi paling barat di Kabupaten Karawang. Stasiun ini menjadi stasiun utama penumpang di kabupaten tersebut selain Stasiun Cikampek. Stasiun Karawang dibangun dan dioperasikan pada tahun 1898 oleh Perusahaan Kereta Api Negara Hindia Belanda yang bernama Bataviasche Ooster Spoorweg Maatschapij (Bahasa Indonesia: Perusahaan Kereta Api Batavia Timur), yang disingkat BOS / BEOS. Pada tanggal 4 Agustus 1898 Pengelolaan Stasiun Karawang yang semula oleh Bataviasche Ooster Spoorweg Maatschapij diambil alih oleh Perusahaan Kereta Api Negara yang bernama Staats Spoorwegen (SS). Dan di masa Staats Spoorwegen inilah kelanjutan pembangunan jalur rel Kereta Api antara Stasiun Karawang sampai dengan Stasiun Cikampek mulai dibangun pada tahun 1901 dan mulai digunakan pada tahun 1906. Stasiun Karawang konstruksinya mirip dengan Stasiun Rambipuji, Jember. Stasiun Karawang memiliki lima jalur kereta api dengan jalur 2 dan 3 sebagai sepur lurus serta jalur 5 yang menuju ke arah Dipo Lokomotif Karawang.

Di stasiun ini terdapat dipo lokomotif untuk lokomotif seri TC (TC10) dan TD (TD10). Ke arah selatan dari dipo lama (20 meter) didirikan dipo baru mendekat dengan emplasemen stasiun. Dipo ini memiliki dua jalur rel yang terhubung ke jalur 4.

Dahulu dari stasiun ini terdapat percabangan jalur rel yang akan berakhir di Rengasdengklok dan Cikampek yang sudah dinonaktifkan. Rel ini dahulu digunakan untuk mengangkut penumpang dan hasil beras atau hasil bumi.

Dari Halte Lamaran terdapat percabangan jalur menuju ke wilayah wadas yang kini menjadi Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Karawang dan menuju Stasiun Cikampek. Dari Stasiun Cikampek, jalur rel ini berlanjut ke Stasiun Cilamaya. Lintas ini dahulu digunakan untuk mengangkut penumpang dan hasil beras atau hasil bumi dari Karawang dan sekitarnya untuk diekspor ke luar negeri pada masa Hindia Belanda. Jalur rel Karawang-Rengasdengklok, Karawang-Wadas-Cikampek-Cilamaya ini dibangun oleh Perusahaan Kereta Api Negara yang bernama Staats Spoorwegen (SS). Kini jalur tersebut sudah dinonaktifkan.[3]

Mulai 1 April 2017 stasiun ini sudah kembali melayani penumpang kereta api jarak jauh kelas ekonomi AC plus tertentu.

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Penumpang[sunting | sunting sumber]

Kelas ekonomi AC plus[sunting | sunting sumber]

Lokal/komuter ekonomi AC[sunting | sunting sumber]

Papasan dan persusulan[sunting | sunting sumber]

Jadwal kereta api[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Karawang per 17 Juli 2017 (revisi Gapeka 2017).

No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
146/143 Jayabaya Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi AC Plus 00.31 00.33
323A Jatiluhur/Lokal CKP Jakarta Tanjung Priok (TPK) Lokal Ekonomi AC 04.54 05.11
325A 05.31 05.43
321A Walahar Ekspres/Lokal PWK 06.35 06.37
324A Purwakarta (PWK) 11.37 11.39
326A 12.45 12.47
156 Singasari Blitar (BL) Ekonomi AC Plus 13.22 13.24
144/145 Jayabaya Malang Kotabaru (ML) 13.53 13.55
327A Walahar Ekspres/Lokal PWK Jakarta Tanjung Priok (TPK) Lokal Ekonomi AC 14.50 14.52
329A 15.21 15.23
322A Purwakarta (PWK) 18.00 18.02
328A Jatiluhur/Lokal CKP Cikampek (CKP) 18.51 18.53
330A 20.33 20.34
155 Singasari Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi AC Plus 21.30 21.33

Panorama stasiun[sunting | sunting sumber]

Panorama Stasiun Karawang. ruang-ruang di sisi kiri pintu masuk dipergunakan sebagai perkantoran stasiun dan ruang PPKA sementara ruang-ruang di sisi kanan pintu masuk dipergunakan sebagai fasilitas umum seperti musala dan toilet.

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ "Napak Tilas Jalur Kereta Api di Karawang (Karawang-Rengasdengklok) | Karawang Info". www.karawanginfo.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-06-21. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

(Indonesia) Jadwal kereta api tahun 2017

Stasiun sebelumnya   Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg Lintas Kereta Api Indonesia Logo of the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia.svg   Stasiun berikutnya
menuju Rajawali
Rajawali–Cikampek
menuju Cikampek
Terminus Karawang–Cikampek
Karawang Trem
menuju Cikampek
Karawang–Rengasdengklok
Karawang Trem
menuju Rengasdengklok