Stasiun Karawang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Karawang
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun KW.png
  • Singkatan: KW
  • Nomor: 0520
Stasiun Karawang, 2019.jpg
Stasiun Karawang dipotret dari dalam kereta api Cilamaya/Walahar Ekspres, 2019 dan sudah memasang papan nama stasiun terbaru versi 2017
Lokasi
ProvinsiJawa Barat
KabupatenKarawang
KecamatanKarawang Barat
KelurahanNagasari
AlamatJalan Arif Rahman Hakim
Kode pos41311
Sejarah
Dibuka1898
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi I Jakarta
Kelas stasiun[1]I
Ketinggian+16 m
Letak[2]km 62+710 lintas JakartaJatinegaraCikampek
LayananJayabaya, Singasari, Jaka Tingkir,Serayu, Tawang Jaya Premium Walahar Ekspres/Lokal PWK, Cilamaya Ekspres/Lokal PWK, dan Jatiluhur/Lokal CKP
Pemesanan tiketSistem tiket online; melayani pemesanan langsung keberangkatan di loket. Terdapat fasilitas ala bandara berupa check-in mandiri untuk pencetakan boarding pass khusus keberangkatan KA jarak jauh/menengah.
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur4 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Jumlah peronSatu peron sisi dan tiga peron pulau yang rendah
Fasilitas yang tersedia di stasiun ini:
LiveryPapanStasiun 2017.svg
Fasilitas parkir: Ya
Toilet: Ya
Boarding pass: Ya


Koordinat: 6°18′17.30″S 107°17′57.03″E / 6.3048056°S 107.2991750°E / -6.3048056; 107.2991750

Pandangan dari emplasemen.

Stasiun Karawang (KW) (Aksara Sunda Baku: ᮞ᮪ᮒᮞᮤᮇᮔ᮪ ᮊᮛᮝᮀ, Stasion Karawang) adalah stasiun kereta api kelas I yang terletak di Nagasari, Karawang Barat, Karawang. Stasiun yang terletak pada ketinggian +16 m ini termasuk dalam Daerah Operasi I Jakarta dan merupakan stasiun yang berlokasi paling barat di Kabupaten Karawang.

Stasiun ini menjadi stasiun utama penumpang di kabupaten tersebut selain Stasiun Cikampek. Arsitektur stasiun ini bergaya 1950-an, mirip dengan Stasiun Rambipuji, Jember dan Stasiun Garut. Stasiun Karawang memiliki lima jalur kereta api dengan jalur 2 dan 3 sebagai sepur lurus serta jalur 5 yang menuju ke arah Dipo Lokomotif Karawang.

Di stasiun ini terdapat bangunan dipo lama untuk lokomotif trem uap. Ke arah selatan dari dipo lama (20 meter) didirikan dipo baru mendekat dengan emplasemen stasiun. Dipo baru ini memiliki dua jalur rel yang terhubung ke jalur 4. Dipo baru ini bukanlah dipo lokomotif, melainkan dipo mekanik.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Lokomotif TD10 di Dipo Lokomotif Karawang

Awalnya stasiun ini merupakan ekstensi dari jalur kereta api Jakarta–Kedunggedeh yang telah dibangun oleh Bataviasche Oosterspoorweg Maatschappij[3] (BOS) pada tahun 1887. Sejak jalur itu diambil alih oleh Staatsspoorwegen (SS) pada tanggal 4 Agustus 1898,[4] SS kemudian membangun stasiun baru di Kota Karawang. Namun, jalur dari Karawang ini dibuka pada tanggal 2 Mei 1906 karena konstruksi baru dilakukan setelah BOS diakuisisi.[5]

Pengembangan stasiun ini dicatat oleh De Stoomtractie op Java en Sumatra karya J.J.G. Oegema pada tahun 1982.[6] Trem Karawang sendiri mulai diinisiasi pada tahun 1911 dengan lebar sepur 600 mm oleh SS. Meski tidak banyak yang membahas jalur trem ini,[7] verslag yang dibuat SS menyebut bahwa jalur trem ini dibagi dua bagian, yaitu Cikampek–Wadas, diresmikan pada tanggal 15 Juli 1912 dan Lamaran–Wadas, diresmikan pada tanggal 9 Februari 1920. Dari Lamaran kemudian dibuatkan jalur trem cabang lagi hingga Rengasdengklok pada tanggal 15 Juni 1919.[5]

Namun jalur ini dinonaktifkan pada tahun 1981–1984 karena kalah bersaing dengan mobil pribadi maupun angkutan umum, serta akses ke stasiun yang lebih mudah tanpa menggunakan trem lagi.

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Penumpang[sunting | sunting sumber]

Kelas campuran eksekutif-ekonomi AC plus[sunting | sunting sumber]

Singasari, tujuan Jakarta dan tujuan Blitar via Cirebon-Purwokerto-Yogyakarta-Madiun

Jayabaya, tujuan Jakarta dan tujuan Malang via Cirebon-Tegal-Semarang-Bojonegoro-Surabaya

Kelas ekonomi AC premium[sunting | sunting sumber]

Tawang Jaya Premium, tujuan Jakarta dan tujuan Semarang

Kelas ekonomi AC plus[sunting | sunting sumber]

Jakatingkir, tujuan Jakarta dan tujuan Solo Purwosari

Kelas ekonomi AC[sunting | sunting sumber]

Serayu, tujuan Jakarta dan tujuan Purwokerto via Kroya-Banjar-Bandung

Lokal ekonomi AC[sunting | sunting sumber]

Papasan dan persusulan[sunting | sunting sumber]

Jadwal kereta api[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Karawang per 1 Desember 2019 (Gapeka 2019).

No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
116/113 Jayabaya Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi AC Plus 00.31 00.33
261 Tawang Jaya Premium Ekomomi AC Premium 02.09 02.11
328/325 Serayu Ekonomi AC 03.26 03.28
467 Jatiluhur/Lokal CKP Jakarta Tanjung Priuk (TPK) Lokal Ekonomi AC 04.55 05.15
469 05.40 05.45
465 Cilamaya Ekspres/Lokal PWK 06.47 06.49
262 Tawang Jaya Premium Semarang Tawang (SMT) Ekomomi AC Premium 07.59 08.01
322/323 Serayu Purwokerto (PWT) Ekonomi AC 10.19 10.21
468 Walahar Ekspres/Lokal PWK Purwakarta (PWK) Lokal Ekonomi AC 11.37 11.39
470 12.53 12.55
110 Singasari Blitar (BL) Eksekutif & Ekonomi AC Plus 13.46 13.48
471 Cilamaya Ekspres/Lokal PWK Jakarta Tanjung Priuk (TPK) Lokal Ekonomi AC 14.32 14.34
257 Jakatingkir Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi AC Plus 15.12 15.15
473 Cilamaya Ekspres/Lokal PWK Jakarta Tanjung Priuk (TPK) Lokal Ekonomi AC 15.29 15.31
258 Jakatingkir Solo Purwosari (PWS) Ekonomi AC Plus 16.53 16.55
114/115 Jayabaya Malang Kotabaru (ML) Eksekutif & Ekonomi AC Plus 17.51 17.53
466 Walahar Ekspres/Lokal PWK Purwakarta (PWK) Lokal Ekonomi AC 18.05 18.17
472 Jatiluhur/Lokal CKP Cikampek (CKP) 18.39 18.41
474 20.54 21.03
109 Singasari Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi AC Plus 21.35 21.37

Panorama stasiun[sunting | sunting sumber]

Panorama Stasiun Karawang. ruang-ruang di sisi kiri pintu masuk dipergunakan sebagai perkantoran stasiun dan ruang PPKA sementara ruang-ruang di sisi kanan pintu masuk dipergunakan sebagai fasilitas umum seperti musala dan toilet.

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ Sahari), Besari, M. Sahari (Mohamad (2008). Teknologi di Nusantara : 40 abad hambatan inovasi. Jakarta: Salemba Teknika. ISBN 9789799549259. OCLC 271921449. 
  4. ^ Nusantara., Tim Telaga Bakti; Indonesia., Asosiasi Perkeretaapian (1997-). Sejarah perkeretaapian Indonesia (edisi ke-Cet. 1). Bandung: Angkasa. ISBN 9796651688. OCLC 38139980. 
  5. ^ a b Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. 
  6. ^ De Stoomtractie op Java en Sumatra, J.J.G. Oegema, 1982
  7. ^ "Napak Tilas Jalur Kereta Api di Karawang (Karawang-Rengasdengklok) | Karawang Info". www.karawanginfo.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-10-11. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

(Indonesia) Jadwal kereta api tahun 2017

Stasiun sebelumnya   Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg Lintas Kereta Api Indonesia Logo of the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia.svg   Stasiun berikutnya
menuju Rajawali
Rajawali–Cikampek
menuju Cikampek
Terminus Karawang–Cikampek
Karawang Trem
menuju Cikampek
Karawang–Rengasdengklok
Karawang Trem
menuju Rengasdengklok