Stasiun Kedunggedeh

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Kedunggedeh
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun KDH.png
  • Singkatan: KDH
  • Nomor: 0511
Stasiun Kedunggedeh, 2019.jpg
Stasiun Kedunggedeh, 2019
Lokasi
ProvinsiJawa Barat
KabupatenBekasi
KecamatanKedungwaringin
DesaBojongsari
Kode pos17540
Koordinat6°16′12″S 107°15′40″E / 6.270058°S 107.261224°E / -6.270058; 107.261224Koordinat: 6°16′12″S 107°15′40″E / 6.270058°S 107.261224°E / -6.270058; 107.261224
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi I Jakarta
Kelas stasiun[1]III/kecil
Ketinggian+14 m
Letak[2]km 56+621 lintas JakartaJatinegaraCikampek
LayananCilamaya Ekspres/Lokal PWK (arah Jakarta), Walahar Ekspres/Lokal PWK (arah Purwakarta), dan Jatiluhur/Lokal CKP
Pemesanan tiketHanya melayani penjualan langsung.
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur4 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Jumlah peronSatu peron sisi dan tiga peron pulau yang rendah
Deretan papan petunjuk fasilitas dan papan nama baru versi 2017 di Stasiun Kedunggedeh

Stasiun Kedunggedeh (KDH) merupakan stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Bojongsari, Kedungwaringin, Bekasi. Stasiun yang terletak pada ketinggian +14 m ini termasuk Daerah Operasi I Jakarta dan merupakan stasiun kereta api yang berlokasi paling timur di Kabupaten Bekasi. Stasiun ini memiliki empat jalur kereta api dengan jalur 2 dan 3 sebagai sepur lurus.

Di sebelah timur stasiun ini terdapat Sungai Citarum. Dahulu di antara stasiun ini dan Stasiun Lemah Abang terdapat Stasiun Rengasbandung yang kini sudah tidak beroperasi lagi.

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Penumpang lokal ekonomi AC[sunting | sunting sumber]

Papasan dan persusulan[sunting | sunting sumber]

Jadwal kereta api[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Kedunggedeh per 8 Juni 2019 (revisi Gapeka 2017).

No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
323C Jatiluhur/Lokal CKP Jakarta Tanjung Priuk (TPK) Lokal Ekonomi AC 05.18 05.20
325D 05.50 05.52
321D Cilamaya Ekspres/Lokal PWK 06.43 06.45
324C Walahar Ekspres/Lokal PWK Purwakarta (PWK) 11.20 11.30
326D 12.36 12.38
327C Cilamaya Ekspres/Lokal PWK Jakarta Tanjung Priuk (TPK) 14.59 15.14
329C 15.30 15.40
322C Walahar Ekspres/Lokal PWK Purwakarta (PWK) 17.40 17.52
328C Jatiluhur/Lokal CKP Cikampek (CKP) 18.42 18.44
330D 20.25 20.26

Insiden[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 3 November 2009 pukul 22.30, KA Argo Bromo Anggrek mogok di Stasiun Kedunggedeh. Akibatnya, ratusan penumpang telantar selama 2 jam.[3]

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ Media, Kompas Cyber (2009-11-03). "KA Argo Anggrek Mogok 2 Jam di Karawang - Kompas.com". KOMPAS.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-11-06. 
Stasiun sebelumnya   Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg Lintas Kereta Api Indonesia Logo of the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia.svg   Stasiun berikutnya
menuju Rajawali
Rajawali–Cikampek
menuju Cikampek