Daerah Operasi VII Madiun

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
PT Kereta Api Indonesia (Persero)
Daerah Operasi VII Madiun
Logo KAI 2011.png
PT Kereta Api Indonesia (Persero)
Daerah Operasi VII Madiun
Kantor Daop/Divre
Provinsi Jawa Timur
Kota Madiun
Kecamatan Manguharjo
Kelurahan Madiun Lor
Alamat Jalan Kompol Sunaryo
Kode pos 63122
Informasi lain
Singkatan Daop/Divre MN
Stasiun tertinggi +244 m (Garum & Talun)
Layanan Lihatlah di bawah.
Karakteristik jalur Sebagian besar lintas datar, namun berlatar belakang perbukitan
Batas kecepatan tertinggi yang diizinkan 60 s.d. 90 km/jam

Daerah Operasi VII Madiun atau disingkat dengan Daop VII MN atau Daop 7 Madiun adalah salah satu daerah operasi perkeretaapian Indonesia, di bawah lingkungan PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang berada di bawah Direksi PT Kereta Api Indonesia dipimpin oleh seorang Executive Vice President (EVP) yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direksi PT Kereta Api Indonesia.

Daerah Operasi VII Madiun terbentang dari barat, yaitu Stasiun Walikukun, Ngawi sampai timur, yaitu Stasiun Curahmalang, Jombang; dan sebelah selatan, yaitu Stasiun Blitar, Tulungagung. Stasiun utama di Daop VII adalah Stasiun Madiun, Stasiun Kertosono, Stasiun Jombang, Stasiun Blitar, Stasiun Kediri, dan Stasiun Tulungagung. Dipo Lokomotif di Daop VII adalah Dipo Lokomotif Madiun (MN) yang berada dalam kompleks Stasiun Madiun yang melayani kereta komuter Madiun Jaya.

Dulu terdapat jalur percabangan rel yang menuju ke Slahung, Ponorogo akan tetapi sejak tahun 1996 jalur tersebut tidak beroperasi.

Di daerah operasi inilah terdapat pusat industri kereta api PT Inka dengan memanfaatkan eks-Balai Yasa Madiun yang merupakan pabrik kereta api satu-satunya di Indonesia, bahkan Asia Tenggara.

Kereta api[sunting | sunting sumber]

Kereta api penumpang yang berada di bawah pengoperasian Daop VII Madiun adalah:

  1. Kereta api Brantas, ekonomi AC jarak jauh relasi Stasiun Kediri s.d. Stasiun Pasar Senen dengan nomor KA 175-176.
  2. Kereta api Kahuripan, ekonomi AC jarak jauh relasi Stasiun Kediri s.d. Stasiun Kiaracondong dengan nomor KA 181-182.
  3. Kereta api Arjuna Ekspres, KRD ekonomi non AC relasi Stasiun Madiun s.d. Stasiun Surabaya Kota dengan nomor KA 251-252.
  4. Kereta api Madiun Jaya Ekspres, KRD ekonomi AC relasi Stasiun Madiun s.d. Stasiun Yogyakarta dengan nomor KA 253-256.

Adapun kereta api yang terlayani di Daop VII Madiun namun di bawah pengoperasian Daop lain adalah:

  1. Kereta api Krakatau Ekspres, ekonomi AC plus jarak jauh relasi Stasiun Kediri s.d. Stasiun Merak dengan nomor KA 165-168 (Operator Daop I Jakarta)

Lintas Operasi[sunting | sunting sumber]

Lintas tak beroperasi[sunting | sunting sumber]

Bengkel dan sarana perawatan[sunting | sunting sumber]

Dipo Lokomotif Madiun (MN, berdampingan dengan pabrik PT INKA)[sunting | sunting sumber]

Terletak di Jalan Yos Sudarso. 69, Madiun, satu kompleks dengan Stasiun Madiun dan berdekatan dengan pabrik PT Industri Kereta Api Madiun (Inka). Dipo ini merupakan dipo lokomotif yang sering disinggahi lokomotif tamu dari Daop lain maupun yang telah selesai pembuatannya dari pabrik Inka.

Dipo Kereta dan Mekanik Madiun[sunting | sunting sumber]

Terletak satu kompleks dengan Stasiun Madiun, tepatnya di sebelah timur stasiun dan selatan pintu keluar rel dari pabrik INKA.

Subdipo Lokomotif dan Kereta Kertosono (KTS)[sunting | sunting sumber]

Terletak di sebelah selatan Stasiun Kertosono. Subdipo ini dulunya pernah menyimpan lokomotif dan rangkaian KA Bangunkarta sebelum KA tersebut diperpanjang rutenya hingga Surabaya, namun saat ini hanya menyimpan lokomotif dan rangkaian KRD Kertosono saja.

Subdipo Lokomotif dan Kereta Kediri (KD)[sunting | sunting sumber]

Terletak di sebelah barat Stasiun Kediri. Subdipo ini melayani lokomotif dan rangkaian KA Krakatau, Kahuripan, dan Brantas.

Subdipo Lokomotif dan Kereta Blitar (BL)[sunting | sunting sumber]

Terletak di sebelah selatan Stasiun Blitar. Gunanya untuk menyimpan lokomotif dan melayani perawatan rangkaian Kereta api Penataran dan Rapih Dhoho. Saat ini terdapat bangunan dipo baru yang telah menggantikan dipo yang dibangun saat zaman Belanda.

Daftar stasiun[sunting | sunting sumber]

Berturut-turut nama, singkatan, dan ketinggian dari permukaan air laut (dpl).

Keterangan:

  • Stasiun utama (besar/kelas I) ialah stasiun yang tertulis tebal miring
  • Stasiun menengah (kelas II) ialah stasiun yang tertulis tebal.
  • Stasiun kecil (kelas III) ialah stasiun yang tertulis normal.
  • Stasiun tak beroperasi ialah stasiun yang tertulis miring tanpa kode stasiun.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]