Kabupaten Sijunjung

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kabupaten Sijunjung
كابوڤاتين سيجونجوڠ
Kabupaten
Kampung Adat Sijunjung
Kampung Adat Sijunjung
Lambang resmi Kabupaten Sijunjung كابوڤاتين سيجونجوڠ
Lambang
Lokasi di Sumatra Barat
Lokasi di Sumatra Barat
NegaraIndonesia
ProvinsiSumatra Barat
Ibu kotaMuaro Sijunjung
Pemerintahan
 • BupatiYuswir Arifin
 • Wakil BupatiArrival Boy
Luas
 • Total2.745,73 km2 (106,013 sq mi)
Penduduk (2014)
 • Total201.627
 • KepadatanBad rounding here0.73/km2 (Bad rounding here1.9/sq mi)
Zona waktuWIB (UTC+7)
Kode area(+62) 754
Situs webwww.sijunjung.go.id

Kabupaten Sijunjung (sebelumnya disebut Kabupaten Sawahlunto Sijunjung) adalah salah satu kabupaten di provinsi Sumatra Barat, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini adalah Muaro Sijunjung. Sebelum tahun 2004, kabupaten Sijunjung merupakan kabupaten terluas ketiga di Sumatra Barat dengan nama Kabupaten Sawahlunto Sijunjung. Namun sejak dimekarkan (yang menghasilkan kabupaten Dharmasraya), kabupaten ini menjadi kabupaten tersempit kedua di Sumatra Barat.

Kabupaten ini berbatasan langsung dengan kabupaten Kuantan Singingi, Riau di sebelah timur, kabupaten Tanah Datar dan kota Sawahlunto di sebelah barat, serta kabupaten Solok dan kabupaten Dharmasraya di sebelah selatan. Saat ini, kabupaten Sijunjung memiliki luas 3.130,80 km² yang terdiri dari 8 kecamatan dengan jumlah penduduk lebih dari 202.000 jiwa.

Geografis[sunting | sunting sumber]

Secara topografi, kabupaten Sijunjung merupakan rangkaian Bukit Barisan yang memanjang dari arah barat laut ke tenggara, sehingga kabupaten ini memiliki ketinggian yang sangat bervariasi, yaitu antara 120 meter sampai 930 meter di atas permukaan laut. Kecamatan di kabupaten ini umumnya memiliki topografi yang curam dengan kemiringan antara 15–40%, yaitu kecamatan Tanjung Gadang, kecamatan Sijunjung, kecamatan Sumpur Kudus, dan kecamatan Lubuk Tarok.

Seperti daerah lainnya di Sumatra Barat, kabupaten ini mempunyai iklim tropis dengan kisaran suhu minimun 21 °C dan maksimum 37 °C. Sedangkan tingkat curah hujan kabupaten Sijunjung mencapai rata-rata 13,61 mm per hari.

Batas Wilayah[sunting | sunting sumber]

Selanjutnya batas-batas wilayah kabupaten Sijunjung adalah sebagai berikut:

Utara Kabupaten Tanah Datar
Selatan Kabupaten Dharmasraya
Barat Kabupaten Solok dan Kota Sawahlunto
Timur Kabupaten Kuantan Singingi, provinsi Riau

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Daftar Bupati[sunting | sunting sumber]

No Bupati[1] Mulai menjabat Akhir menjabat Prd. Ket. Wakil Bupati
1
Sulaiman Tantua Bagindo Ratu
Februari 1949
Mei 1949
1
2
Ahmad Jarjis Bebas Thani
Mei 1949
Maret 1950
2
3
Aminuddin Sutan Syarif
1950
1952
3
4
Basrah Lubis
1952
1954
4
5
Bagindo Darwis
1954
1958
5
6
Kapten
Mansur Sami
1958
1969
6
7
A. Rivai
1959
1959
7
8
R. Sadi Purwopronoto
1959
1959
8
9
R. Prayitno
1959
1959
9
10
Daranin Sutan Rajo Adin
1960
1960
10
11
Mawardi Sutan Mangkuto
1961
1962
11
12
Mayor
Sudarsin
1962
1964
12
13
Kolonel Inf.
Djamaris Yoenoes
1966
1980
13
14
Kolonel Inf.
Noer Bahri Pamuncak
1980
1990
14
15
Kolonel Inf.
Zalnofri
1990
1995
15
16
Kolonel Inf.
Syahrul Anwar
1995
2000
16
17
Kolonel Mar. (Purn)
Darius Apan
2000
2010
17
Yuswir Arifin
18
Yuswir Arifin.jpg Yuswir Arifin
22 September 2010
22 September 2015
18
Muchlis Anwar
Mudrika (Pj.)
2 November 2015
17 Februari 2016
19
[2]
Tidak ada
(18)
Yuswir Arifin.jpg Yuswir Arifin
17 Februari 2016
Petahana
20
[3]
Arrival Boy


Dewan Perwakilan[sunting | sunting sumber]

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sijunjung

Kecamatan[sunting | sunting sumber]

Daftar kecamatan di Kabupaten Sijunjung antara lain;

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ sumbarsijunjung (10 November 2014). "Sejarah Kabupaten Sijunjung". Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sijunjung. Diakses tanggal 23 Desember 2019. 
  2. ^ Yose (2 November 2015). "Mudrika Pj Bupati Sijunjung, Persoalan Tambang Liar Menanti". Harian Singgalang. Diakses tanggal 23 Desember 2019. 
  3. ^ Faruqi, Andri El (17 Februari 2016). "Hari Ini 12 Bupati dan Wali Kota Di Sumatra Barat Dilantik". Koran Tempo. Diakses tanggal 22 Desember 2019. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]