Kabupaten Kepulauan Mentawai

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kabupaten Kepulauan Mentawai
Kabupaten di Sumatra Barat, Indonesia
Sikerei (dukun adat) sedang menari
Sikerei (dukun adat) sedang menari
Logo Mentawai.jpg
Lambang
Motto: 
Musara Kasimaeru
Lokasi Sumatera Barat Kabupaten Kepulauan Mentawai.svg
Kabupaten Kepulauan Mentawai is located in Sumatra
Kabupaten Kepulauan Mentawai
Kabupaten Kepulauan Mentawai
Kabupaten Kepulauan Mentawai is located in Indonesia
Kabupaten Kepulauan Mentawai
Kabupaten Kepulauan Mentawai
Koordinat: 2°11′S 99°39′E / 2.18°S 99.65°E / -2.18; 99.65
Negara Indonesia
ProvinsiSumatra Barat
Dasar hukumUU No 49 Tahun 1999
Ibu kotaTuapejat
Pemerintahan
 • BupatiYudas Sabaggalet[1]
 • Wakil BupatiKortanius Sabeleake
Luas
 • Total6.011,35 km2 (2,321,00 sq mi)
Populasi
 • Total92.021 jiwa
 • Kepadatan15,30/km2 (4,000/sq mi)
Demografi
 • AgamaKristen 77,59%
- Protestan 48,50%
- Katolik 29,09%
Islam 22,22%
Lainnya 0,19%[3]
Zona waktuWIB (UTC+07:00)
Kode telepon-
Kode Kemendagri13.09 Edit the value on Wikidata
Jumlah kecamatan10 kecamatan[4]
Jumlah desa43 desa[4]
DAURp 631.842.621.000,- (2020)[5]
IPMPenurunan 61,09 (2020)
Sedang[6]
Bandar udaraBandar Udara Rokot
Situs webwww.mentawaikab.go.id

Kabupaten Kepulauan Mentawai adalah salah satu kabupaten yang terletak di provinsi Sumatra Barat, Indonesia. Kabupaten ini berada di luar pulau Sumatra, terdiri dari empat pulau utama. Kabupaten Kepulauan Mentawai dibentuk berdasarkan UU RI No. 49 Tahun 1999[7] dan dinamai menurut nama asli geografisnya. Kabupaten ini terdiri dari empat kelompok pulau utama yang berpenghuni yaitu Pulau Siberut, Pulau Sipora, Pulau Pagai Utara, dan Pulau Pagai Selatan yang dihuni oleh mayoritas masyarakat suku Mentawai dan Suku Minangkabau.[8] Selain itu masih ada beberapa pulau kecil lainnya yang berpenghuni namun sebagian besar pulau yang lain hanya ditanami dengan pohon kelapa.[9]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Kepulauan Mentawai dibentuk berdasarkan UU RI No. 49 Tahun 1999 dan dinamai menurut nama asli geografisnya. Kabupaten ini terdiri dari 4 kelompok pulau utama yang berpenghuni yaitu Pulau Siberut, Pulau Sipora, Pulau Pagai Utara dan Pulau Pagai Selatan yang dihuni oleh mayoritas masyarakat suku Mentawai.

Kepulauan Mentawai merupakan bagian dari serangkaian pulau non-vulkanik dan gugus kepulauan itu merupakan puncak-puncak dari suatu punggung pegunungan bawah laut. Disamping itu, Kantor Kementerian Agama Kabupaten yang terletak di KM.12 Tuapeijat yang merupakan ibu kota kabupaten Kepulauan Mentawai ini diresmikan pada tahun 2005.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Kepulauan Mentawai merupakan kabupaten kepulauan yang terletak memanjang dibagian paling barat pulau Sumatra dan dikelilingi oleh Samudera Hindia.

Kepulauan Mentawai merupakan bagian dari serangkaian pulau non-vulkanik dan gugus kepulauan itu merupakan puncak-puncak dari suatu punggung pegunungan bawah laut.

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Pusat pemerintahan dari kabupaten Kepulauan Mentawai adalah berada di Tuapejat, sebelah utara dari pulau Sipora. Semua kantor pemerintahan pusat kabupaten berada di Tuapejat.

Daftar Bupati[sunting | sunting sumber]

No Bupati Mulai Jabatan Akhir Jabatan Prd. Ket. Wakil Bupati
-
Penjabat Bupati Kepulauan Mentawai Badril Bakar.jpg Drs. Badril Bakar[10]
12 Oktober 1999
Februari 2001
1
[Ket. 1][11]
-
Pelaksana Tugas Bupati Kepulauan Mentawai Antonius S.jpg Antonius Samangilailai, S.H.[12][13]
Februari 2001
November 2001
2
[Ket. 2][11][14]
1
Bupati Kepulauan Mentawai Edison Saleleubaja.jpg Edison Saleleubaja, S.Th.
November 2001
2006
3
Aztarmizi
2006
2011
4
[15]
Yudas Sabaggalet
2
Yudas Sabaggalet.png Yudas Sabaggalet
S.E., M.M.
2011
2016
5
Rijel Samaloisa
-
No image available.svg Drs. H.
Syafrizal
M.M.
2016
2017
6
[Ket. 3][16]
(2)
Yudas Sabaggalet.png Yudas Sabaggalet
S.E., M.M.
22 Mei 2017
Petahana
7
Kortanius Sabeleake
Catatan
  1. ^ Penjabat Bupati Kepulauan Mentawai
  2. ^ Pelaksana Tugas Bupati Kepulauan Mentawai
  3. ^ Penjabat Bupati Kepulauan Mentawai


Dewan Perwakilan[sunting | sunting sumber]

Topografi Kepulauan Mentawai

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai dalam dua periode terakhir.[17][18]

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014-2019 2019-2024
  Gerindra 2 Steady 2
  PDI-P 4 Steady 4
  Golkar 4 Penurunan 2
  NasDem 3 Steady 3
  Garuda (baru) 2
  Perindo (baru) 2
  PAN 2 Steady 2
  Hanura 2 Penurunan 1
  Demokrat 2 Steady 2
  PBB 1 Penurunan 0
Jumlah Anggota 20 Steady 20
Jumlah Partai 8 Kenaikan 9


Kecamatan[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Kepulauan Mentawai memiliki 10 kecamatan dan 43 desa. Luas wilayahnya mencapai 6.011,35 km² dan penduduk 83.517 jiwa (2017) dengan sebaran 14 jiwa/km².[19][20]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Kepulauan Mentawai, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
Kecamatan Jumlah
Desa
Status Daftar
Desa
13.09.10 Pagai Selatan 4 Desa
13.09.01 Pagai Utara 3 Desa
13.09.05 Siberut Barat 3 Desa
13.09.06 Siberut Barat Daya 3 Desa
Desa Siberut Selatan 5 Desa
13.09.04 Siberut Utara 6 Desa
13.09.07 Siberut Tengah 3 Desa
13.09.09 Sikakap 3 Desa
13.09.02 Sipora Selatan 7 Desa
13.09.08 Sipora Utara 6 Desa
TOTAL 43

Demografi[sunting | sunting sumber]

Foto seorang ibu suku Mentawai, tahun 2017
Una Ama, rumah tradisional orang Mentawai

Suku Mentawai, Suku Sakuddei, Suku Minangkabau adalah penduduk utama di kabupaten ini, secara garis besar masyarakat ini tidak mempunyai gambaran yang jelas tentang asal usul mereka, walaupun ada di antara mereka mengenal beberapa mitologi yang kadang agak kabur dan sukar dipercaya. Masyarakat setempat menyebut negeri mereka dengan nama Bumi Sikerei. Ruma adat suku Mentawai disebut uma, berupa rumah panggung, dan dinding terbuat dari papan.[21]

Sebahagian besar penghuni pulau-pulau di kabupaten Kepulauan Mentawai berasal dari pulau Siberut. Masyarakat suku Mentawai secara fisik memiliki kebudayaan agak kuno yaitu zaman neolitikum dimana pada masyarakat ini tidak mengenal akan teknologi pengerjaan logam, begitu pula bercocok tanam maupun seni tenun. Setelah kemerdekaan masyarakat di kabupaten ini telah membaur dengan suku-suku bangsa lain yang ada di Indonesia terutama setelah kabupaten ini menjadi salah satu daerah transmigrasi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik kabupaten Kepulauan Mentawai mencatat bahwa mayoritas penduduk kepulauan Mentawai memeluk agama Kekristenan, dan satu-satunya kabupaten yang mayoritas Kristen di Sumatera Barat, dan diluar provinsi Sumatera Utara di pulau Sumatera. Pemeluk agama Kristen berjumlah 77,59%%, dimana Protestan 48,50% dan Katolik 29,09%. Kemudian pemeluk agama Islam sebanyak 22,22% dan lainnya termasuk kepercayaan 0,19%[2]

Transportasi[sunting | sunting sumber]

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Ombak kepulauan Mentawai tantangan bagi para peselancar

Daerah ini memiliki potensi alam yang banyak, selain dalam bidang perkebunan, pertanian dan perikanan. Daerah ini memiliki potensi untuk menjadi daerah kawasan wisata. Hasil laut merupakan salah potensi yang terus dikembangkan di kabupaten ini terutama ikan kerapu yang laku untuk di ekspor.

Untuk menyokong pembangunan di daerah ini pemerintah pusat dan daerah merencanakan akan membangun PLTU Tuapejat dengan kapasitas 6 MW.[22]

Flora & Fauna[sunting | sunting sumber]

Satwa Endemik[sunting | sunting sumber]

  • Beruk Mentawai, Macaca pagensis
  • Monyet Ekor Babi, Simias Concolor
  • Tupai Kasturi Mentawai, Tupaia chrysogaster
  • Siamang Mentawai, Hylobates klossii
  • Lutung Mentawai, Presbytis potenziani
  • Tikus Duri Pagai, Maxomys pagensis
  • Tikus Raksasa Sipora, Leopoldamys siporanus
  • Nyingnying Mentawai, Chiropodomys karlkoopmani
  • Tikus Mentawai, Rattus lugens
  • Tupai terbang Mentawai, Iomys sipora
  • Tupai terbang Sipora, Hylopetes sipora
  • Tupai terbang SIberut, Petinomys lugens
  • Saudara Tupai, Sundasciurus fraterculus
  • Bajing Hitam, Callosciurus melanogaster
  • Tupai Berekor-belang Tiga, Lariscus obscurus
  • Rusa Sambar, Cervus unicolor oceanus
  • Burung Hantu Mentawai, Otus mentawai
  • Ular Mentawai, Calamaria klossii

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Perum LKBN ANTARA - Kantor Berita Indonesia | Biro Sumatra Barat Diarsipkan 2012-01-30 di Wayback Machine..
  2. ^ a b "Kabupaten Kepulauan Mentawai Dalam Angka 2020" (pdf). www.mentawaikab.bps.go.id. Diakses tanggal 20 November 2020. 
  3. ^ "Kabupaten Kepulauan Mentawai Dalam Angka 2020". mentawaikab.bps.go.id. Diakses tanggal 19 April 2021. 
  4. ^ a b "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2010-12-01. Diakses tanggal 2010-11-24. 
  5. ^ "Rincian Alokasi Dana Alokasi Umum Provinsi/Kabupaten Kota Dalam APBN T.A 2020" (pdf). www.djpk.kemenkeu.go.id. (2020). Diakses tanggal 30 Juli 2021. 
  6. ^ "Metode Baru Indeks Pembangunan 2019-2020" (pdf). www.bps.go.id. Diakses tanggal 30 Juli 2021. 
  7. ^ http://www.bpkp.go.id UU RI No. 49 Tahun 1999 (akses 2 Juni 2010)
  8. ^ Schefold, Reimar, (1991), Mainan bagi roh: kebudayaan Mentawai, PT Balai Pustaka, ISBN 979-407-274-5.
  9. ^ Semangat Pemekaran Daerah Semangat Membangun Daerah Diarsipkan 2014-08-12 di Wayback Machine. harianhaluan.com
  10. ^ Sepintas Dalam Sejarah Terkait Mekarnya Mentawai Menjadi Kabupaten, www.mentawaikab.go.id, 24 September 2021
  11. ^ a b Sering Mangkir, Pejabat Bupati Mentawai Dicopot, www.liputan6.com, diakses 27 Desember 2020.
  12. ^ Semua berjalan Seperti Biasa di Mentawai, www.downtoearth-indonesia.org, 24 September 2020
  13. ^ Mantan Plt Bupati Mentawai, Antonius Samangilailai, Tutup Usia, mentawaikita.com, 24 September 2021
  14. ^ Naskah Sumber Arsip Citra Daerah Kepulauan Mentawai Diarsipkan 2021-01-11 di Wayback Machine., anri.go.id, 24 September 2021
  15. ^ Edison Saleuleubaja Dilantik Jadi Bupati Mentawai, news.detik.com, 24 September 2021
  16. ^ Syafrizal Resmi Menjadi Pj Bupati Mentawai, www.padangmedia.com, diakses 27 Desember 2020.
  17. ^ Perolehan Kursi DPRD Kepulauan Mentawai 2014-2019
  18. ^ Perolehan Kursi DPRD Kepulauan Mentawai 2019-2024
  19. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019. 
  20. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020. 
  21. ^ "Pemkab Mentawai berencana Membangun Rumah Adat di Desa Matotonan Tahun Ini". www.mentawaikab.go.id. 20 Juni 2019. Diakses tanggal 24 Agustus 2021. 
  22. ^ http://www.antara-sumbar.com PLN akan bangun PLTU di Tuapejat Diarsipkan 2012-01-30 di Wayback Machine. (27-05-2010)

Pranala luar[sunting | sunting sumber]