Kabupaten Nduga

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Kabupaten Nduga
-
Peta lokasi Kabupaten Nduga di Papua
Koordinat: -
Provinsi Papua
Dasar hukum UU RI Tahun 2008 Nomor 6
Tanggal peresmian 4 Januari 2008
Ibu kota Kenyam
Pemerintahan
-Bupati Yairus Gwijangge, S.Sos, M.Si
-Wakil Bupati Drs.Frans Roberth Kristantus
APBD
-DAU Rp. 439.888.368.000.-(2013)[1]
Luas 2.168 km2
Populasi
-Total 73.696 jiwa
-Kepadatan 33,99 jiwa/km2
Demografi
-Kode area telepon -
Pembagian administratif
-Kecamatan 8
-Kelurahan -
Simbol khas daerah

Kabupaten Nduga adalah sebuah kabupaten di Provinsi Papua, Indonesia.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Dulunya pernah menjadi bagian dari wilayah Kabupaten Jayawijaya. Kabupaten ini dibentuk pada tanggal 4 Januari 2008 berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2008, bersama-sama dengan pembentukan 5 kabupaten lainnya di Papua. Peresmiannya dilakukan oleh Mendagri Mardiyanto pada tanggal 21 Juni 2008.[2]

Pada tanggal 31 Desember 2015 Presiden Joko Widodo (Jokowi), didampingi Ibu Negara Iriana, mengunjungi Desa Kenyam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua, untuk meninjau pembangunan jalan yang akan menghubungkan Nduga dan Wamena. Perjalanan Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama rombongan dari Wamena menuju Desa Kenyam, Kabupaten Nduga itu ditempuh selama 2 jam dengan berganti moda transportasi dari Hercules VVIP A 1314 dan Heli Super Puma TNI AU. Dalam kesempatan itu Presiden Jokowi juga menyampaikan, selain dibangun jalan tembus menuju Wamena, di wilayah Nduga juga akan dibuka pelabuhan besar Mumugu. Dengan dibukanya pelabuhan besar ini, maka logistik dan material dari dan ke Mumugu ini dapat didistribusikan menggunakan jalur darat yang telah menembus semua kabupaten di Papua.[3]

Geografis[sunting | sunting sumber]

Bentang alam Kabupaten Nduga berada di hamparan Lembah Baliem, sebuah lembah aluvial yang terbentang pada areal ketinggian 1500–2000 m di atas permukaan laut. Temperatur udara bervariasi antara 14,5 derajat Celcius sampai dengan 24,5 derajat Celcius. Dalam setahun rata-rata curah hujan adalah 1.900 mm dan dalam sebulan terdapat kurang lebih 16 hari hujan. Musim kemarau dan musim penghujan sulit dibedakan. Berdasarkan data, bulan Maret adalah bulan dengan curah hujan terbesar, sedangkan curah hujan terendah ditemukan pada bulan Juli.. Kabupaten Nduga mempunyai luas wilayah 2.168 Kmpersegi.

Batas Wilayah[sunting | sunting sumber]

Utara Kuyawage, Balingga, Pirime dan Makki
Selatan Sawaerma, Asmat
Barat Jila
Timur Pelebaga dan Wamena

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Daftar Bupati[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah Bupati Nduga dari masa ke masa.

No Foto Nama Wakil Mulai Jabatan Akhir Jabatan Keterangan
1 Hans D Maniagasi 2008 2009
2 Benyamin Arisoy,SE,M.Si 2009 2011
* YairusGwijangge-RegentofNduga.jpg Yairus Gwijangge Frans Roberth Kristantus 2011 - petahana

Dewan Perwakilan[sunting | sunting sumber]

Distrik/Kecamatan[sunting | sunting sumber]

Peta Kabupaten Nduga
Kantor Bupati Kabupaten Nduga
Sulitnya akses ke Nduga
Akses menuju sebagian Distrik di Nduga Masih sulit


Demografi[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Nduga berada di hamparan Lembah Baliem, sebuah lembah aluvial yang terbentang pada areal ketinggian 1500–2000 m di atas permukaan laut. Temperatur udara bervariasi antara 14,5 derajat Celcius sampai dengan 24,5 derajat Celcius. Dalam setahun rata-rata curah hujan adalah 1.900 mm dan dalam sebulan terdapat kurang lebih 16 hari hujan. Musim kemarau dan musim penghujan sulit dibedakan. Berdasarkan data, bulan Maret adalah bulan dengan curah hujan terbesar, sedangkan curah hujan terendah ditemukan pada bulan Juli.

Lembah Baliem dikelilingi oleh Pegunungan Jayawijaya yang terkenal karena puncak-puncak salju abadinya, antara lain: Puncak Trikora (4.750 m), Puncak Mandala (4.700 m) dan Puncak Yamin(4.595 m). Pegunungan ini amat menarik wisatawan dan peneliti Ilmu Pengetahuan Alam karena puncaknya yang selalu ditutupi salju walaupun berada di kawasan tropis. Lereng pegunungan yang terjal dan lembah sungai yang sempit dan curam menjadi ciri khas pegunungan ini. Cekungan lembah sungai yang cukup luas terdapat hanya di Lembah Baliem Barat dan Lembah Baliem Timur (Wamena).

Vegetasi alam hutan tropis basah di dataran rendah memberi peluang pada hutan iklim sedang berkembang cepat di lembah ini. Ekosistem hutan pegunungan berkembang di daerah ketinggian antara 2.000–2.500 m di atas permukaan laut.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diakses tanggal 2013-02-15. 
  2. ^ Gatra Daring Mendagri resmikan enam kabupaten baru. Diakses 20 Juni 2008
  3. ^ Resmikan Jalan dan Kunjungi Pasar - PresidenRI.go.id - 31 Desember 2015

Pranala luar[sunting | sunting sumber]