Kabupaten Maluku Tenggara

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Kabupaten Maluku Tenggara
Lambang Kabupaten Maluku Tenggara
Lambang Kabupaten Maluku Tenggara
Moto: "Larwul Ngabal"



Peta lokasi Kabupaten Maluku Tenggara di Maluku
Koordinat:
Provinsi Maluku
Dasar hukum UU Nomor 60 Tahun 1958
Tanggal peresmian -
Ibu kota Langgur
Pemerintahan
 - Bupati Ir. Anderias Rentanubun
 - Wakil Bupati Yunus Serang
 - APBD -
 - DAU Rp. 376.516.763.000.-(2013)[1]
Luas 1.031,81 km²
Populasi
 - Total 123.437 jiwa (2012)
 - Kepadatan -
Demografi
 - Agama Katolik (44,18), Islam (28,93%), Kristen (26,37%), Hindu(0,36%), Kong Hu Cu (0,01%), Dan Lain-Lain (0,15%)
 - Kode area telepon 0916
Pembagian administratif
 - Kecamatan 11
 - Kelurahan 189/2 (191)
Simbol khas daerah
Situs web www.malukutenggarakab.go.id

Koordinat: 2°46′LU 106°20′BT / 2,767°LS 106,333°BT / -2.767; 106.333

Kabupaten Maluku Tenggara adalah salah satu kabupaten di provinsi Maluku, Indonesia. Ibukota kabupaten ini terletak di Langgur.

Pada awalnya, ibukota berada di Kota Tual, namun setelah resmi menjadi daerah otonom, ibukota kabupaten pun dipindahkan ke Langgur. Kabupaten ini berbatasan dengan Laut Banda di utara dan timur, Laut Arafura di barat dan Samudera Hindia dan Kabupaten Maluku Tenggara Barat di selatan

DEMOGRAFI

Suku Bangsa = Kei, Tanimbar, Tionghoa, Bugis, Flobamora, Ambon, Papua, Minahasa, dan lain-lain

Agama yang dianut Masyarakat di Kabupaten Maluku Tenggara yakni Katolik (44,18%) Islam (28,93%), Kristen (26,37%), Hindu(0,36%), Kong Hu Cu (0,01%), dan lain-lain (0,15%). Masyarakat di Kabupaten Maluku Tenggara sangat Toleransi, Saling Membantu dengan semangat Ain ni Ain dan juga Heterogen.

SOSIAL-MASYARAKAT

Kabupaten Maluku Tenggara mempunyai akar budaya dan adat istiadat yaitu filosofi adat hukum Larvul Ngabal. Nilai-nilai yang terkandung di dalam hukum Larvul Ngabal mampu memelihara ketertiban & hubungan keakraban antar penduduk, menanamkan rasa gotong royong ( Budaya Maren), serta memupuk kesadaran masyarakat untuk menjaga keharmonisan alam melalui sistem “Hawear” yang mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya alam secara bijak & berkelanjutan. Singkatnya, faktor budaya dan istiadat dapat diandalkan untuk menjaga keseimbangan lingkungan yang mendukung adanya suatu keadaan yang kondusif dan harmonis.

PARIWISATA

Kabupaten Maluku Tenggara memiliki banyak wisata yang patut dikunjungi Wisatawan dalam dan luar negeri, diantaranya adalah Pantai Ngurbloat (Pantai Pasir Panjang) yang memiliki luas -+ 3 kilometer dgn hamparan Pasir Putih Terhalus ke 2 di dunia, Pantai Ohoidertawun (Pantai yang mempunyai karakteristik tersendiri yakni pasang surut air laut yang sangat luas), Pantai Ngurtafur (Pantai Pasir yang menjorok ke depan seperti membagi lautan dan pada musim tertentu Anda akan melihat kawanan Burung Pelikan yang berkumpul di Pantai ini), dan juga pantai pasir putih lainnya.

Kabupaten Maluku Tenggara memiliki goa dengan air tawar yang sangat sejuk dengan visibilitas yang sangat jelas yakni Goa Hawang dengan kisah yang menarik.

dan juga wisata-wisata lainnya yang sayang untuk dilewatkan.

Letak Astronomi[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Maluku Tenggara menurut Astronomi terletak antara : Templat:Batas LB

Batas Wilayah[sunting | sunting sumber]

Wilayah Kabupaten Maluku Tenggara berbatasan dengan:

Utara Kota Tual
Selatan Kabupaten Maluku Tenggara Barat
dan Laut Arafura
Barat Laut Banda
Timur Kabupaten Kepulauan Aru

Pembagian Administrasi[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Maluku Tenggara terdiri atas 11 kecamatan, yang dibagi lagi atas 189 desa dan 2 kelurahan. Ibukota kabupaten ini adalah Langgur. Berikut ini adalah daftar 11 kecamatan di Maluku Tenggara:[2]

  1. Hoat Sorbay
  2. Kei Kecil
  3. Kei Kecil Barat
  4. Kei Kecil Timur
  5. Kei Kecil Timur Selatan
  6. Kei Besar
  7. Kei Besar Selatan
  8. Kei Besar Selatan Barat
  9. Kei Besar Utara Barat
  10. Kei Besar Utara Timur
  11. Manyeuw

Pemekaran[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Maluku Tenggara telah dimekarkan dua kali. Pemekaran yang pertama adalah Kabupaten Kepulauan Aru pada tahun 2003 (UU No.40 Tahun 2003) dan yang kedua adalah Kota Tual pada tahun 2007 (UU No.31 Tahun 2007).[2]

Pemekaran Daerah[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Kepulauan Kei Besar[sunting | sunting sumber]

Kecamatan yang mungkin bergabung ke dalam kabupaten ini yaitu:

Rencananya Ibukota kabupaten ini berada di Elat , Kei Besar

Referensi[sunting | sunting sumber]