Kabupaten Dogiyai

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kabupaten Dogiyai
Kabupaten di Papua, Indonesia
Lambang Kabupaten Dogiyai.gif
Lambang
Motto: 
Dogiyai Dou Enaa
PAPUA - KAB. DOGIYAI.png
Kabupaten Dogiyai is located in Maluku dan Papua
Kabupaten Dogiyai
Kabupaten Dogiyai
Kabupaten Dogiyai is located in Indonesia
Kabupaten Dogiyai
Kabupaten Dogiyai
Koordinat: 4°01′55″S 135°26′22″E / 4.03186°S 135.43945°E / -4.03186; 135.43945
Negara Indonesia
ProvinsiPapua
Tanggal peresmian4 Januari 2008
Dasar hukumUU Nomor 8 Tahun 2008[1]
Ibu kotaKigamani
Pemerintahan
 • BupatiYakobus Dumupa
 • Wakil BupatiOskar Makai
Luas
 • Total7.052,92 km2 (2,723,15 sq mi)
Populasi
 • Total116.206 jiwa
 • Kepadatan16/km2 (40/sq mi)
Demografi
 • AgamaKristen 99,23%
- Katolik 61,20%
- Protestan 38,03%
Islam 0,76%
Hindu 0,01%[3]
Zona waktuWIT (UTC+09:00)
Kode telepon-
Kode Kemendagri91.26 Edit the value on Wikidata
Jumlah kecamatan18 distrik[4]
Jumlah desa79 kampung
DAURp 523.764.922.000.-(2020)[5]
IPMPenurunan 54,84 (2020)
Rendah[6]
Situs webwww.dogiyaikab.go.id
Peta Kabupaten Dogiyai
Peta Infrastruktur Kabupaten Dogiyai (2012).gif
Berkas:Adminsitrasi-dogiyai.jpg
Peta Adminsitrasi Dogiyai

Kabupaten Dogiyai adalah sebuah kabupaten yang berada di provinsi Papua, Indonesia. Wilayah kabupaten ini dulu tercakup dalam Kabupaten Nabire. Pusat pemerintahan Kabupaten Dogiyai secara definitif berada di Kigamani atau distrik Kamu. Jumlah penduduk kabupaten ini berkisar 116.206 jiwa (2021).[2] Nama "Dogiyai" merupakan nama salah satu gunung di kabupaten ini.[7]

Kabupaten ini dibentuk pada tanggal 4 Januari 2008 berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2008, bersama-sama dengan pembentukan 5 kabupaten lainnya di Papua. Peresmiannya dilakukan oleh Mendagri Mardiyanto pada tanggal 20 Juni 2008 di Nabire.[8]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Jarak yang jauh dari ibukota Nabire dengan akses yang sulit karena berada di pegunungan melatarbelakangi ide untuk membentuk kabupaten baru di bagian paling selatan Nabire. Terbentuknya kabupaten baru diharapkan mampu mendorong peningkatan pelayanan dalam bidang pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan, serta dapat memberikan kemampuan dalam pemanfaatan potensi daerah. Tokoh-tokoh masyarakat adat kemudian membentuk tim aspirator untuk menjaring aspirasi masyarakat. Perjuangannya berliku-liku dengan ada pro dan kontra dari kalangan masyarakat. Misalnya dalam pemberian nama dan penentuan ibukota.[7]

Pada awalnya nama kabupaten Dogiyai disebut sebagai kabupaten Lembah Hijau dengan ibukotanya Moanemani. Nama dan ibukota tidak disetujui oleh orang Mapia yang menganggap rencana kabupaten ini hanya diperuntukkan untuk orang Kamu. Akhirnya dalam rapat berikutnya disetujui ibukota terletak di tengah-tengah sehingga distrik Kigamani dipilih, sedangkan nama kabupaten diambil dari salah satu gunung. Gunung Dogiyai dipilih karena berada di perbatasan wilayah Kamu dan Mapia. Dogiyai menurut adat setempat juga merupakan panah beracun yang paling teratas stratanya dari jenis panah yang lain.[7]

Geografi[sunting | sunting sumber]

Dogiyai terletak pada posisi 3o57 4o15 Lintang Selatan dan 135o20 136o37 Bujur Timur. Kabupaten Dogiyai yang beribu kota di Kigamani terbagi dalam 79 Desa 11 Kecamatan, Di antaranya Kecamatan Sukikai Selatan, Kecamatan Piyaiye, Kecamatan Mapia Barat, Kecamatan Mapia Tengah, Kecamatan Mapia, Kecamatan Dogiyai, Kecamatan Kamu Selatan, kecamatan Kamu, Kecamatan kamu Timur, dan Kecamatan kamu Utara.

Kabupaten Dogiyai adalah kabupaten yang wilayahnya terletak di pegunungan tengah Pulau Papua, memiliki posisi strategis bagi lalu lintas perdagangan dan transportasi antara kabupaten di daerah pesisir dan daerah pegunungan di wilayah Papua. Hal ini karena Kabupaten Dogiyai terletak di antara Kabupaten Nabire dan Kabupaten Paniai.

Topografi[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Dogiyai memiliki topografi yang bervariasi mulai dari dataran bergelombang, berbukit dan pegunungan. Wilayah perbukitan dan pegunungan mendominasi hampir 85 persen wilayah Kabupaten Dogiyai dan masih dipenuhi hutan alami. Berdasarkan perbedaan geomorfologisnya wilayah Kabupaten Dogiyai dapat dikelompokkan menjadi 2 (dua) Zona agrolosistem, yaitu:

  • Zona ketinggian sedang 600 a500 dpl.
  • Zona dataran tinggi di atas 600 dpl.
  • Lereng bukit dan daerah pegunungan / dataran tinggi pada umumnya mempunyai jenis tanah Podzolik Merah, Hidromorf Kelabu, Merah sampai kuning.

Pada umumnya Kabupaten Dogiyai beriklim tropis basah dengan curah hujan hampir sepanjang tahun. Suhu udara dipengaruhi oleh ketinggian letak di mana setiap kenaikan 100 m dari permukaan air laut mengalami penurunan rata-rata 0,60 C, sehingga dengan topografi yang bervariasi di dataran tinggi maka suhu udara di kabupeten Dogiyai berkisar antara 22,6 C sampai dengan 33,1 C dengan suhu rata-rata pada Tahun 2009 mencapai 27 C.

Batas Wilayah[sunting | sunting sumber]

Utara Distrik Siriwo, Kabupaten Nabire
Timur Distrik Paniai Barat, Kabupaten Paniai
Selatan Distrik Mimika Barat, Kabupaten Mimika
Barat Distrik Uwapa, Kabupaten Nabire, Kabupaten Kaimana dan Papua Barat

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Daftar Bupati[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah daftar Bupati Dogiyai sejak awal dibentuknya pada tahun 2008.

No Bupati Mulai Menjabat Akhir Menjabat Periode Wakil Bupati Ket.
Adauktus Takerubun 20 Juni 2008 20 Juni 2010 lowong [Ket. 1]
Fabianus Yobee 20 Juni 2010 11 November 2010 lowong [Ket. 2]
Gervasius Dogomo 11 November 2010 18 Desember 2012 lowong [Ket. 3]
1 Thomas Tigi Bupati Dogiyai.jpg Thomas Tigi 18 Desember 2012 3 November 2015 1
(2012)
Herman Auwe [Ket. 4]
[Ket. 5]
Herman Auwe Deputy Regent of Dogiyai.jpg Herman Auwe
(Plt.)
3 November 2015 28 Oktober 2016 [Ket. 6]
Simon Anouw
(Pjs.)
28 Oktober 2016 18 November 2016 [Ket. 7]
Emi Enembe
(Pj.)
18 November 2016 11 Februari 2017 [Ket. 8]
Simon Anouw
(Pjs.)
11 Februari 2017 18 Maret 2017 [Ket. 9]
Herman Auwe Deputy Regent of Dogiyai.jpg Herman Auwe
(Plt.)
18 Maret 2017 18 Desember 2017 [Ket. 10]
2 Yakobus Dumupa.jpg Yakobus Dumupa 18 Desember 2017 petahana 2
(2017)
Oskar Makai [22]
Catatan
  1. ^ Penjabat Bupati.[9]
  2. ^ Penjabat Bupati.[10]
  3. ^ Penjabat Bupati.[11]
  4. ^ Bupati definitif pertama.[12]
  5. ^ Dinonaktifkan karena tersandung kasus korupsi.[13]
  6. ^ Pelaksana tugas bupati.[14][15]
  7. ^ Pejabat sementara.
  8. ^ Penjabat Bupati menggantikan Bupati yang berstatus nonaktif dan Plt. Bupati mengambil cuti dalam rangka mengikuti Pilbup Dogiyai 2017.[16][17][18][19]
  9. ^ Pejabat sementara.[20]
  10. ^ Pelaksana tugas bupati.[21]

Dewan Perwakilan[sunting | sunting sumber]

Daftar Distrik[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Dogiyai terdiri atas 10 distrik dan 79 kampung dengan luas wilayah 4.237,40 km² dan jumlah penduduk 112.513 jiwa (2017). Kode Wilayah Kabupaten Dogiyai adalah 91.26.[23][24][25]

Kode Wilayah Nama Distrik Ibu kota Jumlah Kampung Daftar
91.26.01 Kamu Ikebo 8
91.26.02 Mapia Bobomani 7
91.26.03 Piyaiye Apogomakida 8
91.26.04 Kamu Utara Idakebo 10
91.26.05 Sukikai Selatan Unito 4
91.26.06 Mapia Barat Abouyaga 4
91.26.07 Kamu Selatan Puweta I 12
91.26.08 Kamu Timur Ugapuga 7
91.26.09 Mapia Tengah Modio 10
91.26.10 Dogiyai Dogimani 9
Total 79

Pemekaran Distrik[sunting | sunting sumber]

Berdasarkan Master Wilayah Skema 456 Kabupaten/Kota (Keadaan Desember 2007), terbitan Badan Pusat Statistik, dengan beberapa penyesuaian. Pada saat itu wilayah yang kini menjadi Kabupaten Dogiyai masih berada dalam Jurisdiksi Kabupaten Nabire, beberapa distrik baru masih belum terbentuk. Distrik Kamu Barat, Distrik Kamu Utara dan Distrik Kamu Selatan masih menjadi bagian dari Distrik Kamu. Kemudian Distrik Mapia Barat masih menjadi bagian dari Distrik Mapia dan yang terakhir adalah Distrik Sukikai Selatan masih menjadi bagian dari Distrik Sukikai. Semua hal ini berdampak pada masih dituliskannya kampung-kampung atau desa-desa sebagai bagian dari distrik-distrik lamanya.

Hingga akhir tahun 2020, jumlah distrik di kabupaten Dogiyai masih berjumlah 10 distrik. Kemudian pada pelantikan kepala distrik, tanggal 26 Juni 2021, bupati Dogiyai, Yakobus Dumupa, melantik 11 kepala distrik yang baru di mana dalam pelantikan terdapat 8 nama distrik baru yang merupakan pemekeran dari beberapa distrik sebelumnya. Sehingga distrik yang ada di kabupaten Dogiyai pada tahun 2021 sebanyak 18 distrik, wilayah administratifnya belum dijelaskan secara rinci. Adapun 8 distrik baru tersebut ialah:[4]

  1. Adaipe
  2. Egepako
  3. Kamu Tengah
  4. Kemuge
  5. Kobouge
  6. Mapia Utara
  7. Mogodagi
  8. Yawade

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Pembentukan Daerah-Daerah Otonom di Indonesia s/d Tahun 2014" (PDF). www.otda.kemendagri.go.id. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2019-07-12. Diakses tanggal 16 Februari 2020. 
  2. ^ a b "Kabupaten Dogiyai Dalam Angka 2021" (pdf). www.dogiyaikab.bps.go.id. hlm. 9, 60. Diakses tanggal 19 September 2021. 
  3. ^ "Penduduk Menurut Wilayah dan Agama yang Dianut di Kabupaten Dogiyai". www.sp2010.bps.go.id. Diakses tanggal 23 Februari 2020. 
  4. ^ a b "Lantik 11 Kepala Distrik, Bupati Dogiyai: Harus Betah dan Kerja Baik". www.suarapapua.com. 26 Juni 2021. Diakses tanggal 19 September 2021. 
  5. ^ "Rincian Alokasi Dana Alokasi Umum Provinsi/Kabupaten Kota Dalam APBN T.A 2020" (pdf). www.djpk.kemenkeu.go.id. (2020). Diakses tanggal 19 September 2021. 
  6. ^ "Metode Baru Indeks Pembangunan Manusia 2019-2020" (pdf). www.bps.go.id. Diakses tanggal 19 September 2021. 
  7. ^ a b c "Profil Kabupaten Dogiyai". Diakses tanggal 2020-11-15. [pranala nonaktif permanen]
  8. ^ Gatra Daring Diarsipkan 2015-09-24 di Wayback Machine. Mendagri resmikan enam kabupaten baru. Diakses 20 Juni 2008
  9. ^ "Mendagri Lantik Lima Penjabat Bupati Pemekaran". Kompas.com. 22 Juni 2008. Diakses tanggal 30 Januari 2019. 
  10. ^ "Kabupaten Dogiyai". Dogiyai Dou Ena. 21-07-2013. Diakses tanggal 07-04-2021. 
  11. ^ "Tokoh Pemuda Dogiyai Berduka Atas Kepergian Gervasius Dogomo". nabire.net. 07-03-2020. Diakses tanggal 07-04-2021. 
  12. ^ "Alasan Keamanan, Bupati & Wabup Dogiyai Dilantik di Jayapura". Pemerintah Provinsi Papua. Diakses tanggal 30 Januari 2019. 
  13. ^ "Bupati Dogiyai Resmi Diberhentikan". papualives.com. 03-12-2015. Diakses tanggal 07-04-2021. 
  14. ^ "Herman Auwe Resmi Jabat Plt. Bupati". Dharapos Papua. 3 November 2015. Diakses tanggal 30 Januari 2019. 
  15. ^ "Mendagri Tunjuk Herman Auwe Sebagai Plt Bupati Dogiyai Gantikan Drs. Thomas Tigi". Nabire Net. 3 November 2015. Diakses tanggal 30 Januari 2019. 
  16. ^ Okto M. (18-11-2016). "Emi Enembe Dilantik Menjati Plt. Bupati Dogiyai". KabarWagadey.net. Diakses tanggal 07-04-2021. 
  17. ^ Kandipi, Hendrina Dian (19-11-2016). "Emi Enembe jabat Pelaksana Tugas Bupati Dogiyai". Antara Papua. Diakses tanggal 07-04-2021. 
  18. ^ "Tatap Muka Penjabat Bupati Dogiyai dengan Pejabat Pemkab Dogiyai". nabire.net. 15-12-2016. Diakses tanggal 07-04-2021. 
  19. ^ "Masa Tugas Selesai, 6 Pelaksana Bupati Bakal Ditarik". Papua Today. 09-02-2017. Diakses tanggal 07-04-2021. 
  20. ^ You, Abeth (24-02-2017). "Pemkab Dogiyai: Pilkada berjalan aman". jubi.co.id. Diakses tanggal 07-04-2021. 
  21. ^ "Mediasi Sengketa Jabatan Bupati Dogiyai, Plt. Bupati Dogiyai dan Bupati Non.Aktif". papualives.com. 26-03-2017. Diakses tanggal 07-04-2021. 
  22. ^ "Bupati dan Wakil Bupati Dogiyai Resmi Dilantik Gubernur Papua Lukas Enembe". Akurat News. 18 Desember 2017. Diakses tanggal 30 Januari 2019. 
  23. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2019-09-19. Diakses tanggal 5 Desember 2018. 
  24. ^ "Statistik Potensi Desa Propinsi Papua 2018". BPS Provinsi Papua. Diakses tanggal 27 Februari 2019. 
  25. ^ "Kabupaten Dogiyai Dalam Angka 2018". BPS Kabupaten Dogiyai. 16 Agustus 2018. Diakses tanggal 19 Maret 2019. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]