Kabupaten Halmahera Barat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Untuk kegunaan lain dari Halmahera, lihat Halmahera (disambiguasi).

Kristen : 58.28 % Katolik : 0.87 % Hindu : 0.03 % Budha : 0.01 % Kong Hu Chu : 0.01 % Lainnya : 0.04 %" valign="top"

Kabupaten Halmahera Barat
Lambang Kabupaten Halmahera Barat.png
Lambang Kabupaten Halmahera Barat
Moto: Ino Fo Makati Nyinga (Bersatu Hati untuk Membangun Daerah)



Peta lokasi Kabupaten Halmahera Barat
Koordinat: Koordinat: xx°xx′xx″LU,xx°xx′xx″BT
Provinsi Maluku Utara
Dasar hukum Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2003
Tanggal Peresmian 25 Februari 2003
Ibu kota Jailolo
Pemerintahan
 - Bupati Ir. Namto H. Roba
 - APBD Rp 234.257.946.822,94 (2006)
 - DAU Rp. 364.686.843.000.-(2013)[1]
Luas 2.755 km²
Populasi
 - Total 100.424 Jiwa (2010)
 - Kepadatan 34
Demografi
 - Agama Islam : 40.73 %

Kristen : 58.28 % Katolik : 0.87 % Hindu : 0.03 % Budha : 0.01 % Kong Hu Chu : 0.01 % Lainnya : 0.04 %

 - Kode area telepon -
Pembagian administratif
 - Kecamatan 9
 - Kelurahan 146
Simbol khas daerah
 - Situs web http://www.halbarkab.go.id/

Kabupaten Halmahera Barat adalah salah satu kabupaten di provinsi Maluku Utara, Indonesia. Ibukota kabupaten ini terletak di Jailolo.

Kabupaten ini memiliki luas wilayah 2.755 km2 dan berpenduduk sebanyak 100.424 (2010). Jumlah penduduk di Kabupaten ini 10,34 persen dari jumlah penduduk Maluku Utara yang 1.038.087 jiwa.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Halmahera Barat merupakan salah satu Kabupaten yang dimekarkan dari Kabupaten Maluku Utara yang semula merupakan Kabupaten Induk berdasarkan Undang-undang Nomor 1 Tahun 2003 tentang pembentukan Kabupaten Halmahera Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, Kabupaten Halmahera Timur, Kabupaten Sula Kepulauan dan Kota Tidore Kepulauan pada tanggal 25 Februari 2003.

Kabupaten Halmahera Barat dengan Ibukota Jailolo yang dimekarkan dari Kabupaten Maluku Utara semula terdiri dari 5 (lima) Kecamatan antara lain:

  1. Ibu
  2. Jailolo
  3. Jailolo Selatan
  4. Loloda
  5. Sahu

Kabupaten Maluku Utara dipimpin oleh Gahral Sjah sebagai Bupati dan A. Moch. Said sebagai Wakil Bupati pada periode 2001-2005 dan selanjutnya tercatat sebagai Bupati dan Wakil Bupati pertama di Kabupaten Halmahera Barat. Seiring dengan bergulirnya waktu dan pertumbuhan penduduk yang begitu cepat dan perkembangan aspirasi masyarakat serta rentang kendali pemerintahan yang terlalu jauh maka berdasarkan Perda No. 7 tanggal 21 Desember 2005 terjadi pemekaran 3 (tiga) Kecamatan yang meliputi: Kecamatan Sahu Timur, Kecamatan Ibu Utara dan Kecamatan Ibu Selatan serta Perda No. 6 tahun 2005 tentang Pemekaran Kecamatan Jailolo Timur, maka saat itu wilayah administratif Kabupaten Halmahera Barat terdiri dari 9 (sembilan) kecamatan, yaitu:

  1. Ibu
  2. Ibu Selatan
  3. Ibu Utara
  4. Jailolo
  5. Jailolo Selatan
  6. Jailolo Timur
  7. Sahu
  8. Sahu Timur
  9. Loloda

Pemerintahan Kabupaten Halmahera Barat sejak Tanggal 4 Februari 2006 dipimpin oleh Bupati dan Wakil Bupati pilihan rakyat untuk pertama kalinya, yaitu Ir. Namto Hui Roba dan Ir. Penta Libela Nuara.

Agama[sunting | sunting sumber]

Mayoritas penduduk kabupaten Halmahera Barat menganut agama Kristen, kemudian Islam, sebagian kecil beragama Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu.

Kristen : 58.28 %, Islam : 40.73 %, Katolik : 0.87 %, Hindu : 0.03 %, Budha : 0.01 %, Konghucu : 0.01 %, lainnya: 0.04 %

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diakses tanggal 2013-02-15. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]