Kabupaten Kupang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Kabupaten Kupang
Lambang Kabupaten Kupang.png
Lambang Kabupaten Kupang


Moto: -



Lokasi Nusa Tenggara Timur Kabupaten Kupang.svg
Peta lokasi Kabupaten Kupang di Nusa Tenggara Timur
Koordinat: 121°.30’ BT – 124°.11’ BT dan 9°.19’ LS - 10°.57’ LS
Provinsi Nusa Tenggara Timur
Tanggal peresmian -
Ibu kota Kota Oelamasi[1]
Pemerintahan
-Bupati Drs. Ayub Titu Eki, MS. Phd.
APBD
-DAU Rp. 534.827.407.000.-(2013)[2]
Luas 5.431,23 Km²[3]
Populasi
-Total 360.288 jiwa (2016)[4]
-Kepadatan 42,00 jiwa/km²
Demografi
-Agama Kristen Protestan (85.73%)
Katolik (10.98%)
Islam (3.64%)
Hindu 0.10%[5]
-Kode area telepon 0380
Pembagian administratif
-Kecamatan 24
-Kelurahan 218/22
Simbol khas daerah
Situs web http://www.kab-kupang.go.id/

Kabupaten Kupang adalah salah satu kabupaten di provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini berlokasi di Oelamasi mulai 22 Oktober 2010, setelah sebelumnya berlokasi di Kota Kupang sejak tahun 1958.[6]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pada mulanya, Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang ingin dibangun di kota kecil Sulamu yang berjarak 70 kilometer di sebelah timur laut Kota Kupang.

Geografis[sunting | sunting sumber]

Secara geografis, Kabupaten Kupang memiliki luas daratan 7.178,26 kilometer persegi dan merupakan wilayah terluas di NTT. Kabupaten Kupang meliputi 15,16 persen dari luas seluruh wilayah daratan NTT.[6] Kabupaten Kupang terletak di antara 9º19 – 10º57 Lintang Selatan dan 121º30 – 124º11 Bujur Timur.

Kabupaten Kupang merupakan kabupaten yang paling selatan di Negara Republik Indonesia.[7]

Kepulauan[sunting | sunting sumber]

Kabupaten ini memiliki 24 buah pulau, di mana 3 buah pulau diantaranya telah berpenghuni, yakni:[7]

Sedangkan sisanya 21 pulau merupakan pulau-pulau tidak berpenghuni.

Batas Wilayah[sunting | sunting sumber]

Per tanggal 29 Oktober 2009, Kabupaten Kupang memiliki batas-batas wilayah sebagai berikut:

Utara Laut Sabu (Sawu), selat Ombai
Selatan Kabupaten Rote Ndao, Laut Timor dan Samudra Hindia
Barat Kabupaten Rote Ndao, Laut Sabu (Sawu)
Timur Kabupaten Belu Kabupaten Timor Tengah Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan dan Ambeno/Timor Leste

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Daftar Bupati[sunting | sunting sumber]

Berikut merupakan Daftar Bupati Kupang dari masa ke masa.

No Foto Nama Mulai jabatan Akhir jabatan Wakil Bupati Keterangan Ref.
1 W. C. H. Oematan 1958 1972 Bupati Kepala Daerah Tk.II Kupang
2 A. A. Adi 1973 1983 Bupati Kepala Daerah Tk.II Kupang
3 Y. K. Moningka 1984 1989 Bupati Kepala Daerah Tk.II Kupang
4 Paul Lawa Rihi 1989 1999 Bupati Kepala Daerah Tk.II Kupang
5 Ibrahim Agustinus Medah 1999 2009 Bupati Kupang
6 Ayub Titu Eki 25 Maret 2009 20 September 2018 Viktor Jermias Tiran Bupati Kupang [8]
7 Korinus Masneno 21 September 2018 Sekarang Jerry Manafe [9]

Dewan Perwakilan[sunting | sunting sumber]

Kecamatan[sunting | sunting sumber]

Berikut adalah Daftar Kecamatan dan Kelurahan/Desa di Kabupaten Kupang.[7].

No Kecamatan Jumlah

Desa

Jumlah

Kelurahan

Luas

Wilayah

1 Takari 9 1 586,51 km²
2 Taebenu 8 - -
3 Sulamu 6 1 270,12 km²
4 Semau Selatan 6 - 105,24 km²
5 Semau 8 - 143,42 km²
6 Nekamese 11 desa - 122,44 km²
10 Amabi Oefeto 7 desa - 177,63 km²
11 Amabi Oefeto Timur 10 - 236,72 km²
12 Amarasi 8 1 737,47 km²
13 Amarasi Barat 7 desa 1 205,12 km²
14 Amarasi Selatan 4 1 172,81 km²
15 Amarasi Timur 4 - 162,91 km²
16 Amfoang Utara 5 1 212,64 km²
17 Amfoang Barat Laut 6 - 428,59 km²
18 Amfoang Barat Daya 4 - 167,61 km²
19 Amfoang Timur 5 - 27,053 km²
20 Amfoang Tengah 4 - -
21 Amfoang Selatan 6 1 481,81 km²
22 Fatuleu 9 1 400,29 km²
23 Fatuleu Barat 5 - 487,96 km²
24 Fatuleu Tengah 4 - 99,50 km²
25 Kupang Barat 10 2 149.72 km²
26 Kupang Tengah 7 1 103.46 km²
27 Kupang Timur 8 4 160.99 km²

Demografi[sunting | sunting sumber]

Agama[sunting | sunting sumber]

Agama di Kabupaten Kupang (2016 )[10]
Agama persen
Kristen Protestan
  
85.28%
Katolik
  
10.98%
Islam
  
3.64%
Hindu
  
0.10%

Sebagian besar penduduk beragama Kristen sebesar 96.26% dimana mayoritas adalah Kristen Protestan 85.28% dan Katolik 10.98%. Selebihnya adalah menganut agama Islam 3.64%, dan Hindu 0.10%.

Ekonomi[sunting | sunting sumber]

Pertanian[sunting | sunting sumber]

Kupang memiliki berbagai potensi. Salah satunya pada sektor pertanian yang nilainya mencapai 47 persen terhadap total kegiatan ekonomi yang nilainya mencapai Rp. 616,3 milyar. Beberapa tanaman unggul pada sektor ini adalah padi dan kacang tanah. Kabupaten Kupang merupakan salah satu wilayah dengan produksi padi tinggi. Hal tersebut menjadikan wilayah Kabupaten Kupang menjadi salah satu lumbung padi di Provinsi NTT. Selain itu, produksi kacang tanah sebanyak 2.703 ton atau 22,8 persen menjadi yang terbesar untuk tingkat provinsi. Potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Kupang pada sektor pertanian tidak lepas karena sebanyak 85 persen penduduk usia kerja memiliki mata pencaharian di bidang tersebut.[6]

Perkebunan[sunting | sunting sumber]

Pada sektor perkebunan, Kabupaten dan Kota Kupang memproduksi kapuk sebesar 1.432 ton untuk tahun 2000. Produksi kapuk di Kupang memiliki korelasi dengan industri rakyat tenun ikat tradisional. Komoditas kapuk dipakai pada produks tenun ikat tradisional karena hampir di setiap kecamatan penduduknya juga berkegiatan pada industri tenun ikat. Hal ini tidak lepas karena seorang Gubernur Herman Musakabe (1993-1998) yang mewajibkan seluruh pegawai negeri, terutama pejabat tingkat eselon untuk berbusana motif daerah setiap hari Kamis dan ketika ada acara resmi.[6]

Peternakan[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1996, Kabupaten Kupang juga dikenal memiliki populasi ternak burung unta terbanyak di Provinsi NTT. Selain burung unta juga terdapat komoditas ternak lainnya seperti ayam, babi, kambing, domba dan budidaya jangkrik. Namun populasi ternak cenderung menurun dan Pemda terus melakukan pengembangan dengan mengeluarkan berbagai program.[6]

Perairan[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Kupang juga memiliki kekayaan alam laut yang dapat diusahakan oleh penduduk seperti udang, rumput laut, ikan kerapu, teripang, bandeng, mutiara dan garam. Wilayah perairan Kabupaten Kupang seluas 46.780 kilometer persegi merupakan wilayah yang lebih luas dibandingkan daratannya.[6]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Tempo Interaktif - Ibu Kota Kabupaten Kupang Dipindah
  2. ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diakses tanggal 2013-02-15. 
  3. ^ Profil Kabupaten Kupang di Situs resmi Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)
  4. ^ "Provinsi Nusa Tenggara Timur Dalam Angka 2017" (PDF). BPS Nusa Tenggara Timur. Diakses tanggal 2 Desember 2017. 
  5. ^ "Provinsi Nusa Tenggara Timur Dalam Angka 2017" (PDF). BPS Nusa Tenggara Timur. Diakses tanggal 2 Desember 2017. 
  6. ^ a b c d e f Profil Daerah Kabupaten dan Kota. Jakarta: Penerbit Kompas. 2001. hlm. 349. ISBN 979-709-009-4. 
  7. ^ a b c Wilayah administrasi kabupaten Kupang
  8. ^ "Drs. Ayub Titu Eki., MS., Ph.D, Bupati Kupang Yang Takut Akan Tuhan - Victorious News". victoriousnews.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-09-22. 
  9. ^ "Masneno Orang Amarasi Pertama Jadi Bupati Kupang - Pos Kupang". Pos Kupang. 2018-06-29. Diakses tanggal 2018-09-22. 
  10. ^ "Provinsi Nusa Tenggara Timur Dalam Angka 2017" (PDF). BPS Nusa Tenggara Timur. Diakses tanggal 2 Desember 2017. 

Pranala Luar[sunting | sunting sumber]