Kabupaten Melawi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Kabupaten Melawi
Melawi.svg
Peta lokasi Kabupaten Melawi di Kalimantan Barat
Koordinat: 0°7'-10°20' LS dan 111°7'-112°27' BT
Provinsi Kalimantan Barat
Dasar hukum -
Tanggal peresmian -
Ibu kota Nanga Pinoh
Pemerintahan
 - Bupati Panji, S. Sos
 - DAU Rp. 468.104.101.000.-(2013)[1]
Luas 10.640,80 km2
Populasi
 - Total 239.738 jiwa (2015)
 - Kepadatan 22,53 jiwa/km2
Demografi
 - Agama Islam 49.22%
Kristen Protestan 27.67%
Katolik 22.49%
Budha 0.56%
Konghucu 0.04%
Hindu 0.02%
 - Kode area telepon 0568
Pembagian administratif
 - Kecamatan 11
 - Kelurahan -
Simbol khas daerah
Situs web http://www.melawikab.go.id/

Kabupaten Melawi adalah sebuah kabupaten di provinsi Kalimantan Barat. Kabupaten Melawi memiliki tiga sungai membentang di wilayah tersebut di antaranya, yaitu Sungai Kayan, Sungai Melawi dan Sungai Pinoh. Dahulu dikenal sebagai daerah Melawei (alias Laway, Melahoei., Pinoe).[2][3] Daerah aliran sungai Pinoh merupakan termasuk wilayah Kerajaan Kotawaringin.[4] Kontrak 1756, Sultan Tamjidullah I[5] dari Banjarmasin dengan VOC-Belanda mendaftarkan Melawai (alias Melawi) dalam wilayah pengaruh Kesultanan Banjarmasin.[6] Tanggal 1 Januari 1817 Raja Banjar Sultan Sulaiman menyerahkan Sintang dan Melawi (disebut dengan nama Lawai) kepada Hindia Belanda.[7] Tanggal 4 Mei 1826, Sultan Adam dari Banjarmasin menyerahkan Lawai (alias Melawi) kepada Hindia Belanda.

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Melawi memiliki batas-batas wilayah sebagai berikut:

Utara Kecamatan Dedai, Kabupaten Sintang
Selatan Kecamatan Tumbang Selam, Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah
Barat Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang
Timur Kecamatan Serawai, Kabupaten Sintang

Suku di Melawi[sunting | sunting sumber]

Adapun suku yang ada di Kabupaten Melawi antara lain :[8]

  1. Suku Melayu
  2. Suku Dayak Senganan
  3. Suku Dayak Limbai
  4. Suku Dayak Barai
  5. Suku Dayak Linoh
  6. Suku Dayak Kebahan
  7. Suku Dayak Ingar Silat
  8. Suku Dayak Silath Muntok
  9. Suku Dayak Sane
  10. Suku Dayak Randu’
  11. Suku Dayak Batu Entawa
  12. Suku Dayak Lamantawa
  13. Suku Dayak Keluas
  14. Suku Dayak Kepuas
  15. Suku Dayak Keninjal
  16. Suku Dayak Kubitn
  17. Suku Dayak Pangin
  18. Suku Dayak Nyadupm
  19. Suku Dayak Ella
  20. Suku Dayak Kenyilu
  21. Suku Dayak Ransa
  22. Suku Tionghoa Hakka

Gerakan Masyarakat Adat[sunting | sunting sumber]

Gerakan Masyarakat Adat Kabupaten Melawi atau Gema Kami merupakan Organisasi yang berdiri pada tahun 2006. Wadah ini bertujuan untuk melakukan gerakan bersama-sama dengan masyarakat adat di Kabupaten Melawi dalam memperjuangkan hak-hak mereka atas sumber-sumber penghidupan. Dalam organisasi ini berkumpul perwakilan dari 7 kecamatan yang ada di Kabupaten Melawi.[9]

Lagu Daerah Melawi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diakses tanggal 2013-02-15. 
  2. ^ Borneo in 1850
  3. ^ (Belanda)Tijdschrift voor Nederlandsch-Indië (1861). "Tijdschrift voor Nederlandsch-Indië" 23 (1-2). Nederlandsch-Indië. hlm. 198. 
  4. ^ (Belanda) Perhimpunan Ilmu Alam Indonesia, Madjalah ilmu alam untuk Indonesia. Indonesian journal for natural science, Volume 10-11, 1856
  5. ^ mertua Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie
  6. ^ (Belanda)Tijdschrift voor Nederlandsch-Indië (1861). "Tijdschrift voor Nederlandsch-Indië" 23 (1-2). hlm. 218. 
  7. ^ (Indonesia)Poesponegoro; Nugroho Notosusanto (1992). Sejarah nasional Indonesia: Nusantara pada abad ke-18 dan ke-19. Indonesia: PT Balai Pustaka. ISBN 979-407-410-1.  ISBN 978-979-407-410-7
  8. ^ http://www.melawikab.go.id
  9. ^ Gerakan Masyarakat Adat Kabupaten Melawi konsultan-pendidikan-tinggi.com