Kabupaten Sintang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kabupaten Sintang
Kalimantan 1rightarrow blue.svg Kalimantan Barat
Lambang resmi Kabupaten Sintang
Lambang
Locator map of Sintang Regency in West Kalimantan.svg
Kabupaten Sintang berlokasi di Kalimantan
Kabupaten Sintang
Kabupaten Sintang
Kabupaten Sintang berlokasi di Indonesia
Kabupaten Sintang
Kabupaten Sintang
Koordinat: 0°04′05″N 111°29′53″E / 0.0681°N 111.4981°E / 0.0681; 111.4981
Negara Indonesia
ProvinsiKalimantan Barat
Ibu kotaSintang
Pemerintahan
 • Bupatidr. H Jarot Winarno, M.Med.PH
 • Wakil BupatiDrs. Askiman, MM.
Luas
 • Total21.635 km2 (8,353 sq mi)
Populasi
 (2019)
 • Total413.369 jiwa
Zona waktuWIB (UTC+07:00)
Kode telepon0565
Kode Kemendagri61.05 Edit the value on Wikidata
Jumlah kecamatan14
Jumlah kelurahan6
Jumlah desa281
DAURp.925.671.945.000,00,-
Bandar udaraBandar Udara Susilo
Bandar Udara Tebelian
Situs webhttp://www.sintang.go.id/
Litografi Sintang berdasarkan lukisan oleh Josias Cornelis Rappard (1883-1889)

Kabupaten Sintang adalah salah satu daerah otonom tingkat II di bawah provinsi Kalimantan Barat. Ibu kota kabupaten ini terletak di Kota Sintang. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 21.635 km² dan berpenduduk sebesar 413.369 jiwa (2019).[2] Kepadatan penduduk 19,11 jiwa/km2 yang terdiri dari multietnis dengan mayoritas suku Dayak dan Melayu.

Daerah Pemerintahan Kabupaten Sintang, pada tahun 2018, terbagi menjadi 14 kecamatan, 16 kelurahan, dan 361 desa. Kecamatan terluas adalah Kecamatan Ambalau dengan luas 29,52 persen dari total luas wilayah Kabupaten Sintang, sedangkan luas masing–masing kecamatan lainnya hanya berkisar 1–29 persen dari luas Kabupaten Sintang.[2]

Sebagian besar wilayah Kabupaten Sintang merupakan perbukitan dengan luas sekitar 13.573,75 km2 atau sekitar 63,57% dan dataran seluas 8.061,25 km2. Kabupaten Sintang merupakan kabupaten terbesar ke-dua di Provinsi Kalimantan Barat, setelah Kabupaten Ketapang. Wilayah ini berbatasan langsung dengan Serawak, Malaysia. Mata pencaharian utama masyarakat di kawasan ini adalah petani kelapa sawit dan karet.[2]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Afdeling Sintang[sunting | sunting sumber]

Kediaman asisten residen Sintang di sekitar tahun 1900

Tahun 1600 Raja Sintang mengirim utusan ke Banjarmasin melewati jalur sungai Katingan untuk menyalin Kitab Suci Al-Quran. Kontrak tahun 1756, Sultan Tamjidullah I dari Banjarmasin dengan VOC-Belanda mendaftarkan Sintang dalam wilayah pengaruh Kesultanan Banjarmasin.[3] Tanggal 1 Januari 1817 Raja Banjar Sultan Sulaiman menyerahkan Sintang kepada Belanda.[4] Tahun 1823 kontrak Sultan Sintang dengan Hindia Belanda.[5] Tanggal 4 Mei 1826, Sultan Adam dari Banjarmasin menyerahkan Sintang kepada Hindia Belanda. Menurut Staatsblad van Nederlandisch Indië tahun 1849, wilayah ini termasuk dalam wester-afdeeling berdasarkan Bêsluit van den Minister van Staat, Gouverneur-Generaal van Nederlandsch-Indie, pada 27 Agustus 1849, No. 8.[6] Kabupaten Sintang dihuni 34 sub suku Dayak.[7]

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Daftar Bupati[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah daftar bupati Sintang yang menjabat sejak pembentukannya pada tahun 1950.

Nomor Foto Nama Masa Jabatan Keterangan Wakil Bupati Ref
1 Raden Gondowirio 1950 [8]
2 R.M. Sudiono 1950–1952 [9]
3 R.P.N. Loemban Tobing 1952–1953
4 Raden Koesno 1953–1954
5 Ade Muhammad Johan 1954–1955
6 J.C. Oevaang Oeray 1955–1959
7 G.P. Djaoeng 1959–1966
8 Masri Hakim, B.A. 1966–1968
9 N. Sukardi 1968–1974
10 Drs. H. M. Saleh Ali 1974–1979 Periode pertama
1979–1984 Periode kedua
11 Daniel Toding 1984–1989
12 Bonar Sianturi 1989–1994
13 H. Abdillah Kamarullah, S.H. 1994–1999 Drs. R. Juris Mening (1996-2001)
_ Drs. R. Juris Mening 1999–2000 Pelaksana tugas (plt.) bupati
14 Drs. Elyakim Simon Djalil, M.M. 2000–2005 Drs. H. Ade Kartawijaya
_ Drs. Ignatius Lyong, M.M. Februari–Agustus 2005 Penjabat bupati
15 Drs. Milton Crosby, M.Si. 2005–2010 Periode pertama dr. Jarot Winarno, M.Med.Ph.
2010–2015 Periode kedua Drs. Ignasius Juan, M.M.
_ DR.Drs. Alexius Akim, M.M. 26 Agustus 2015–17 Februari 2016 Penjabat bupati [10]
16 dr. H. Jarot Winarno, M.Med.Ph. 17 Februari 2016–sekarang Drs. Askiman, M.M. [11]

Dewan Perwakilan[sunting | sunting sumber]

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sintang

Kecamatan[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Sintang terdiri dari 14 kecamatan, 16 kelurahan, dan 390 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 403.095 jiwa dengan luas wilayah 21.638,20 km² dan sebaran penduduk 19 jiwa/km².[12] Kabupaten Sintang dibagi menjadi 14 wilayah kecamatan, yaitu:

  1. Ambalau
  2. Binjai Hulu
  3. Dedai
  4. Kayan Hilir
  5. Kayan Hulu
  6. Kelam Permai
  7. Ketungau Hilir
  8. Ketungau Hulu
  9. Ketungau Tengah
  10. Sei Tebelian (Sungai Tebelian)
  11. Sepauk
  12. Serawai
  13. Sintang
  14. Tempunak

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Penduduk Menurut Wilayah dan Agama yang Dianut Kabupaten Sintang 2010". www.sp2010.bps.go.id. Badan Pusat Statistik. Diakses tanggal 20 Januari 2020. 
  2. ^ a b c "Kabupaten Sintang Dalam angka 2019". www.sintangkab.bps.go.id. Diakses tanggal 20 Januari 2020. 
  3. ^ (Inggris) Tijdschrift voor Nederlandsch-Indië (1861). "Tijdschrift voor Nederlandsch-Indië". 23 (1-2): 218. 
  4. ^ (Indonesia)Poesponegoro (1992). Sejarah nasional Indonesia: Nusantara pada abad ke-18 dan ke-19. Indonesia: PT Balai Pustaka. ISBN 979-407-410-1.  ISBN 978-979-407-410-7
  5. ^ (Inggris) van Panhuys, H. F. (1978). International law in the Netherlands. 1. BRILL. hlm. 156. ISBN 9028601082.  ISBN 978-90-286-0108-6
  6. ^ (Belanda) Staatsblad van Nederlandisch Indië, s.n., 1849
  7. ^ http://www.pontianakonline.com
  8. ^ "Bupati Kabupaten Sintang". pontianakonline.com. Diakses tanggal 10 Desember 2016. 
  9. ^ Kabupaten Sintang Dalam Angka 2014 (PDF). Badan Pusat Statistik Kabupaten Sintang. Dipublikasi oleh Bappeda Sintang. hlm. 30. Diakses tanggal 10 Desember 2016. 
  10. ^ "Gubernur Kalbar Lantik Akim Menjadi Penjabat Bupati Sintang". kalimantan-news.com. 26 Agustus 2015. Diakses tanggal 10 Desember 2016. 
  11. ^ "Cornelis Lantik Jarot-Askiman Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sintang". kalimantan-news.com. 26 Agustus 2015. Diakses tanggal 10 Desember 2016. 
  12. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diakses tanggal 5 Desember 2018. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]