Kabupaten Maluku Tenggara Barat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Disambig gray.svg
Untuk kegunaan lain dari Maluku, lihat Maluku (disambiguasi).
Kabupaten Maluku Tenggara Barat
Lambang Kabupaten Maluku Tenggara Barat.png
Lambang Kabupaten Maluku Tenggara Barat
Moto: DUAN LOLAT



Peta lokasi Kabupaten Maluku Tenggara Barat
Koordinat: Koordinat: xx°xx′xx″LU,xx°xx′xx″BT
Provinsi Maluku
Dasar hukum UU No. 46 tahun 1999
Tanggal Peresmian -
Ibu kota Saumlaki
Pemerintahan
 - Bupati Drs. Bitzael Silvester Temmar[1]
 - APBD -
 - DAU Rp. 412.152.331.000.-(2013)[2]
Luas 10.102,92
Populasi
 - Total 108.665 jiwa (2013)
 - Kepadatan -
Demografi
 - Kode area telepon 0918
Pembagian administratif
 - Kecamatan 10
 - Kelurahan 78
Simbol khas daerah
 - Situs web -

Kabupaten Maluku Tenggara Barat adalah sebuah kabupaten di Provinsi Maluku, Indonesia. Ibukota kabupaten ini terletak di Saumlaki.

Kabupaten ini dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 46 Tahun 1999, pemekaran dari Kabupaten Maluku Tenggara. Pada tahun 2008, sebagian wilayah kabupaten ini dimekarkan menjadi Kabupaten Maluku Barat Daya.

Batas Wilayah[sunting | sunting sumber]

Wilayah Kabupaten Maluku Tenggara Barat berbatasan dengan:

Utara Kabupaten Maluku Tenggara dan Laut Banda
Selatan Australia
Barat Kabupaten Maluku Barat Daya
Timur Kabupaten Kepulauan Aru dan
Laut Arafura

Pembagian Administratif[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Maluku Tenggara Barat teebagi menjadi 10 kecamatan.[3][4]

No. Kecamatan Desa
1

Kormomolin

Alusi Batjas, Alusi Bukyalin, Alusi Kelaan, Alusi Krawain, Alusi Tamrian, Kilmasa, Lorwembun, Lumasebu, Meyano Raya
2
3
4
5
6
7
8
9
10

Lambang Daerah[sunting | sunting sumber]

Lambang Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Barat sesuai Perda No. 39/SK/DPRD-MTB/2002 tanggal 9 November 2002

  1. Lambang Daerah bernama Duan Lolat, merupakan suatu hukum adat tertinggi yang lahir dan hidup berdasarkan hak dan tanggung jawab timbal–balik antara keluarga pemberi dan keluarga penerima anak dara dalam berbagai aspek hidup multidimensional masyarakat warga Maluku Tenggara Barat di mana saja berada yang aktual dan konseptual.
  2. Bentuk lambang daerah bersudut lima yang melambangkan Pancasila dasar Negara Kesatuan Republik indonesia.

Di dalam Lambang daerah terdapat lukisan-lukisan yang merupakan unsur-unsur sebagai berikut :

A. Bintang

Melambangkan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, juga menghantarkan cita-cita masyarakat Maluku Tenggara Barat menuju kejayaan.

B. Padi dan Kapas

Melambangkan kesuburan, kesejahteraan, dan kemakmuran sebagai wujud keadilan sosial bagi masyarakat.

C. Laut

Melambangkan Kabupaten Maluku Tenggara Barat adalah kabupaten kelautan dengan penjelasan :

- Kabupaten Maluku Tenggara Barat merupakan daerah kepulauan yang luas wilayahnya 88,4% terdiri dari laut dan sisanya 11,6% terdiri dari darat.

- Laut juga melambangkan karakteristik, ekonomi, dan kehidupan sosial budaya mayarakat Maluku Tenggara Barat sebagai masyarakat maritim.

D. Perahu

Perahu selain mempunyai arti sebagai alat transportasi dan komunikasi antar pulau yang menggambarkan kehidupan masyarakat Maluku Tenggara Barat sejak dahulu kala, juga mempunyai arti sebagai suatu kebiasaan adat sesuai fungsi adat masing-masing sekaligus sebagai sarana persatuan dan kesatuan.

E. Tiga orang yang berada dalam perahu melambangkan tugas, kedudukan, dan fungsi masing-masing :

- Yang berada paling depan dengan gelar atau nama Sorlury, yang artinya pemegang kompas, sebagai penunjuk arah - Yang berada pada posisi tengah dengan gelar atau nama Saritual, yang artiny pemegang kendali perlengkapan perahu. - Yang berada paling belakang dengan gelar atau nama Sormudin, yang artinya juru mudi perahu.

F. Mpampal 1

Mpampal atau tifa besar komando yang bertumpu pada tiga kaki menggambarkan masyarakat Maluku Tenggara Barat sejak dahulu telah mengetahui dan melaksanakan musyawarah mufakat. Jika Mpalmpal atau tifa dibunyikan menandakan adanya suatu komando musyawarah untuk mengambil satu keputusan, sedangkan tiga kaki Mpalmpal atau tifa melambangkan unsur adat, agama, dan pemerintah sebagai satu kesatuan yang melindungi dan mengayomi kehidupan masyarakat.

G. Kain Tenun

Kain tenun selain merupakan ciri khas3 kerajinan kebudayaan masyarakat Maluku Tenggara Barat, juga memiliki nilai-nilai adat yang sangat sakral dalam pelaksanaan adat istiadat.

H. Tombak

` Tombak melambangkan keperkasaan dan patriotisme.

I. Lima Tali yang Mengikat Padi dan Kapas

Lima Tali yang Mengikat Padi dan Kapas melambangkan bahwa Kabupaten Maluku Tenggara Barat lahir dan terbentuk dengan landasan lima kecamatan.

Wacana Pemekaran Kota yang Akan Datang[sunting | sunting sumber]

Kota Saumlaki[sunting | sunting sumber]

Saumlaki, ibukota Kabupaten Maluku Tenggara Barat, akan dinaikkan statusnya menjadi kotamadya. Distrik yang mungkin bergabung ke dalam kota ini meliputi :

  1. Kormomolin
  2. Tanimbar Selatan
  3. Selaru (Calon Ibu Kota)
  4. Wer Makatian
  5. Wer Tamrian

Apabila Kota Saumlaki menjadi daerah otonomi baru (DOB) maka pemindahan ibukota kabupaten ini ke Yaru

Referensi[sunting | sunting sumber]