Murad Ismail
Murad Ismail | |
|---|---|
| Gubernur Maluku ke-13 | |
| Masa jabatan 24 April 2019 – 24 April 2024 | |
| Presiden | Joko Widodo |
| Wakil | Barnabas Orno |
| Komandan Korps Brimob Polri ke-27 | |
| Masa jabatan 31 Desember 2015 – 5 Januari 2018 | |
| Kepala Kepolisian Daerah Maluku | |
| Masa jabatan 15 Desember 2013 – 31 Desember 2015 | |
| Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku | |
| Masa jabatan April 2013 – 15 Desember 2013 | |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 11 September 1961 Waihaong, Nusaniwe, Ambon, Maluku, Indonesia |
| Partai politik | Independen (Sejak 2023) |
| Afiliasi politik lainnya | PDI-P (Hingga 2023) |
| Suami/istri | Widya Pratiwi |
| Anak | 4 |
| Almamater | Akademi Kepolisian (1985) |
| Pekerjaan | Polisi |
| Karier militer | |
| Pihak | |
| Dinas/cabang | |
| Masa dinas | 1985—2018 |
| Pangkat | |
| Satuan | Brigade Mobil |
| Pertempuran/perang | |
Murad Ismail (lahir 11 September 1961) adalah Gubernur Maluku yang menjabat sejak tahun 2019.[1] Ia merupakan purnawirawan perwira tinggi Polri yang memiliki jabatan terakhir sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Brigade Mobil Korps Brimob Polri.
Ia merupakan lulusan Akpol 1985 ini berpengalaman dalam kesatuan Brimob. Jenderal bintang dua ini juga pernah menjabat sebagai Komandan Korps Brimob Polri.[2] dan Kepala Polda Maluku.
Pendidikan
[sunting | sunting sumber]Murad Ismail menunjukkan dedikasi dan komitmen yang kuat terhadap kariernya. Ia menyelesaikan pendidikan dasar di SD pada tahun 1974, kemudian melanjutkan ke SMP pada tahun 1976. Pendidikan menengah atasnya ditempuh di SMA Negeri 2 Ambon dan lulus pada tahun 1981.
Setelah menamatkan sekolahnya, Irjen Pol. (Purn.) Murad Ismail memulai pendidikannya di bidang kepolisian, diawali dengan masuk ke Akademi Kepolisian (Akpol) dan lulus pada tahun 1985. Setelah itu, ia terus meningkatkan kompetensinya dengan mengikuti berbagai pendidikan lanjutan, termasuk Pendidikan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada tahun 1994, Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) pada tahun 1999, dan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) pada tahun 2011.
Selain pendidikan umum dan kedinasan, Murad Ismail juga memperkaya keahliannya melalui pendidikan kejuruan. Di antaranya adalah Pendidikan Lanjutan Perwira Dasar (PA Daspa) Brimob pada tahun 1984 dan Pendidikan Lanjutan Perwira Dasar (PA Das) Reserse pada tahun 1989. Komitmennya untuk terus berkembang diakui dengan keberhasilannya dalam Assesment Perwira Tinggi (Pati) Polri pada tahun 2016.
Riwayat jabatan
[sunting | sunting sumber]Irjen Pol. (Purn.) Murad Ismail memulai kariernya di kepolisian dengan menjabat sebagai Danton KIE 5153 Polda Sulutteng pada tahun 1983. Kariernya terus menanjak, dengan berbagai jabatan penting di bidang investigasi dan keamanan, seperti Kasubden Hartib Prov Polda Sulutteng (1985) dan Kasubden IDIK Prov Polda Sulutteng (1988). Ia juga pernah bertugas di Polresta Gorontalo sebagai Kasubag Binops Reserse (1989) dan Kasat Sabhara (1991).
Pengalaman operasionalnya semakin terasah saat ia ditugaskan di Brimob, menjabat sebagai Danki Brimob 5154 Polda Maluku (1992) dan Wadansatgas Brimob Operasi Tatoli Tim-Tim (1995). Dedikasinya di Brimob terus berlanjut hingga ia menjabat sebagai Ps. Danden B Resimen II Gegana Polri (1997), Danyon B Resimen I Pelopor Polri (1998), Kasat Brimob Polda Sumut (2006), dan Kasat Brimob Polda Metro Jaya (2008).
Posisi Puncak dan Pengabdian Lain
Setelah menduduki berbagai posisi strategis, termasuk di bidang intelijen sebagai Kanit PD Dit C Baintelkam Polri (2002) dan Kasubdit C Baintelkam Polri (2005), karier Irjen Pol. (Purn.) Murad Ismail mencapai puncaknya. Ia dipercaya menjabat sebagai Wakapolda Maluku (2011), kemudian diangkat menjadi Kapolda Maluku (2013). Puncak karier di kepolisian diraihnya saat menjabat sebagai Komandan Korps Brimob (Dankorbrimob) Polri pada tahun 2016. Setelah masa dinasnya di kepolisian berakhir, ia melanjutkan pengabdiannya di sektor publik dan terpilih sebagai Gubernur Maluku pada tahun 2019, menunjukkan transisi yang sukses dari seorang perwira tinggi polisi ke pemimpin pemerintahan daerah.
Kepangkatan
[sunting | sunting sumber]| Lambang | Pangkat | Tanggal |
|---|---|---|
| Letnan Dua Polisi | 29 September 1985 — 1 Oktober 1988 | |
| Letnan Satu Polisi | 1 Oktober 1988 — 1 April 1992 | |
| Kapten Polisi | 1 April 1992 — 1 Oktober 1996 | |
| Mayor Polisi | 1 Oktober 1996 — 1 Oktober 2001 | |
| Ajun Komisaris Besar Polisi | 1 Oktober 2001 — 1 Juli 2006 | |
| Komisaris Besar Polisi | 1 Juli 2006 — 2 Januari 2014 | |
| Brigadir Jenderal Polisi | 2 Januari 2014 — 18 Februari 2016 | |
| Inspektur Jenderal Polisi | 18 Februari 2016 — 11 Maret 2018 |
Riwayat organisasi
[sunting | sunting sumber]- Ketua DPD PDIP Maluku (2019—2023)[3]
Tanda jasa
[sunting | sunting sumber]| Baris ke-1 | Bintang Bhayangkara Pratama | Bintang Bhayangkara Nararya | Satyalancana Pengabdian 24 tahun | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Baris ke-2 | Satyalancana Pengabdian 16 tahun | Satyalancana Pengabdian 8 Tahun | Satyalancana Jana Utama (Ulangan Pertama) | ||||||
| Baris ke-3 | Satyalancana Ksatria Bhayangkara | Satyalancana Karya Bhakti (Ulangan Pertama) | Satyalancana Bhakti Pendidikan | ||||||
| Baris ke-4 | Satyalancana Wira Siaga | Satyalancana Bhakti Nusa | Satyalancana Dharma Nusa | ||||||
| Baris ke-5 | Satyalancana Operasi Kepolisian | Satyalancana G.O.M VII | Satyalancana Seroja (Ulangan Kedua) | ||||||
Referensi
[sunting | sunting sumber]Pranala luar
[sunting | sunting sumber]| Jabatan politik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Said Assagaff |
Gubernur Maluku 2019—2024 |
Diteruskan oleh: Hendrik Lewerissa |
| Jabatan kepolisian | ||
| Didahului oleh: Irjen. Pol. Robby Kaligis |
Komandan Korps Brimob Polri 2016—2018 |
Diteruskan oleh: Brigjen. Pol. Rudy Sufahriadi |
| Didahului oleh: Brigjen. Pol. Muktiono |
Kepala Kepolisian Daerah Maluku 2014—2016 |
Diteruskan oleh: Brigjen. Pol. Ilham Salahudin |
| Didahului oleh: Kombes. Pol. Herry Prastowo |
Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku 2013—2014 |
Diteruskan oleh: Kombes. Pol. Musa Ginting |



