Daftar Gubernur Banten

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Gubernur Banten
Coat of arms of Banten.svg
Gubernur Banten Wahidin Halim.jpg
Petahana
Wahidin Halim

sejak 12 Mei 2017
Masa jabatan5 tahun
Dibentuk17 November 2000
Pejabat pertamaHakamuddin Djamal
WakilAndika Hazrumy
Situs webbantenprov.go.id

Gubernur Banten adalah kepala daerah tingkat I di Provinsi Banten. Pada saat terbentuknya Provinsi Banten, Gubernur Hakamuddin Djamal dipilih oleh Pemerintah Pusat. Pada tanggal 11 Januari 2002, DPRD Banten memilih Djoko Munandar dan Ratu Atut Chosiyah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Banten pertama.

Pada tanggal 6 Desember 2006 dilaksanakan pemilihan umum gubernur secara langsung untuk pertama kalinya di Banten dengan Ratu Atut Chosiyah dan Mohammad Masduki sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Banten pertama yang dipilih melalui pemilihan umum.

Daftar[sunting | sunting sumber]

Berikut merupakan daftar Gubernur Banten.

No. Potret Gubernur
(lahir-mati)
Mulai menjabat Akhir menjabat Partai Wakil Gubernur Periode Referensi
1 Coat of arms of Banten.svg Djoko Munandar
(1948–2008)
11 Januari 2002 20 Oktober 2005[a] Partai Persatuan Pembangunan   Ratu Atut Chosiyah 1
(2001)
[ket. 1][2]
2 Ratu Atut.jpg Ratu Atut Chosiyah
(1962–)
11 Januari 2007 11 Januari 2012 Partai Golongan Karya   Mohammad Masduki 2
(2006)
[ket. 2]
11 Januari 2012 29 Juli 2015[b]   Rano Karno 3
(2011)
3 Rano Karno Gubernur.jpg Rano Karno
(1960–)
Signature of Rano Karno.svg
12 Agustus 2015 11 Januari 2017 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan   N/A [5]
4 Gubernur Banten Wahidin Halim.jpg Wahidin Halim
(1954–)
12 Mei 2017 Petahana Partai Demokrat   Andika Hazrumy 4
(2017)
[6]

Pelaksana tugas Gubernur[sunting | sunting sumber]

Berikut daftar Penjabat dan Pelaksana Tugas Gubernur yang menggantikan Gubernur petahana yang sedang cuti kampanye atau dalam masa transisi.

Potret Pelaksana tugas Gubernur Mulai jabatan Akhir jabatan Masa Ket. Gubernur Definitif
Hakamuddin Djamal.jpg Hakamuddin Djamal
(Penjabat)
17 November 2000 11 Januari 2002 [ket. 3] Transisi
Wakil Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah.jpg Ratu Atut Chosiyah
(Pelaksana Tugas)
20 Oktober 2005 11 Januari 2007 1
(2001)
Djoko Munandar
Rano Karno pltgub.jpg Rano Karno
(Pelaksana Tugas)
9 Mei 2014 12 Agustus 2015 3
(2011)
Ratu Atut Chosiyah
Nata Irawan.jpg Nata Irawan
(Pelaksana Tugas)
26 Oktober 2016 11 Januari 2017 [ket. 4][7] Rano Karno
11 Januari 2017 30 Januari 2017 Transisi
30 Januari 2017 12 Mei 2017 [ket. 5][8]
Catatan
  1. ^ Pada 10 Oktober 2005, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menonaktifkan Djoko setelah menjadi tersangka kasus korupsi berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 169/M/Tahun 2005.[1]
  2. ^ Pada 9 Mei 2014, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menonaktifkan Atut setelah menjadi tersangka kasus korupsi berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 28/P/2014.[3] Kemudian ia diberhentikan secara resmi oleh Presiden Joko Widodo pada 29 Juli 2015 melalui Surat Keputusan Presiden Nomor 63/P Tahun 2015.[4]
Keterangan
  1. ^ Dipilih pertama kali melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Banten, kemudian dinonaktifkan oleh Pemerintah Pusat berdasarkan Undang-Undang Nomor 32/2004 tentang Pemerintahan Daerah serta Peraturan Pemerintah nomor 6/2005 tentang Pemilihan, Pengesahan, Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
  2. ^ Gubernur perempuan pertama di Indonesia
  3. ^ Peresmian pembentukan Provinsi Banten yang merupakan hasil pemekaran dari Provinsi Jawa Barat sekaligus melantik Hakamuddin Djamal sebagai Pj. Gubernur Banten.
  4. ^ Gubernur Banten cuti dalam kontestasi Pemilihan umum Gubernur Banten 2017. Kemudian, Pemerintah Pusat menunjuk Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri untuk menjadi Pelaksana Tugas Gubernur Banten.
  5. ^ Mengisi kekosongan pemerintahan hingga Gubernur dan Wakil Gubernur Banten terpilih dilantik pada 12 Mei 2017

Garis waktu[sunting | sunting sumber]

Wahidin HalimRano KarnoRatu Atut ChosiyahDjoko MunandarHakamuddin Djamal

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Gubernur Banten Djoko Munandar Dinonaktifkan". Liputan6.com. 11 Oktober 2005. Diakses tanggal 23 Juni 2021. 
  2. ^ "Mendagri: Djoko Munandar Masih Bisa Jabat Gubernur Banten". Detik.com. 17 Oktober 2005. Diakses tanggal 22 Juni 2021. 
  3. ^ Muhammad, Ali (9 Mei 2014). "Ratu Atut Resmi Dinonaktifkan, Rano Karno Plt Gubernur Banten". Liputan6.com. Diakses tanggal 23 Juni 2021. 
  4. ^ "Atut Resmi Diberhentikan Sebagai Gubernur Banten". Liputan6.com. 29 Juli 2015. Diakses tanggal 23 Juni 2021. 
  5. ^ Ray, Jordan (12 Agustus 2015). "Sah! Rano Karno Dilantik Jokowi Jadi Gubernur Banten Gantikan Atut". Detik.com. Diakses tanggal 23 Juni 2021. 
  6. ^ "Dilantik, Wahidin Halim-Andika Hazrumy Resmi Gubernur dan Wakil Gubernur Banten". Banten Hitz.com. 12 Mei 2017. Diakses tanggal 23 Juni 2021. 
  7. ^ Carina, Jessi (26 Oktober 2016). Rastika, Icha, ed. "Nata Irawan Resmi Jadi Plt Gubernur Banten". Kompas.com. Diakses tanggal 13 Februari 2017. 
  8. ^ Dami, Laurens (21 Januari 2017). JAS, ed. "Nata Irawan Akan Dilantik Jadi Penjabat Gubernur Banten". BeritaSatu.com. Diakses tanggal 13 Februari 2017. 

Lihat pula[sunting | sunting sumber]