Kabupaten Serang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kabupaten Serang
Transkripsi bahasa daerah
 • Aksara Sundaᮞᮦᮛᮀ
 • Pegonسيراڠ
Pantai Anyer
Lambang resmi Kabupaten Serang
Julukan: 
Bumi Seribu Industri
Motto: 
Sepi ing pamrih, rame ing gawe
(Jawa) Bekerja sungguh-sungguh tanpa mengharapkan imbalan
Peta
Kabupaten Serang di Jawa
Kabupaten Serang
Kabupaten Serang
Peta
Kabupaten Serang di Indonesia
Kabupaten Serang
Kabupaten Serang
Kabupaten Serang (Indonesia)
Koordinat: 6°09′S 106°00′E / 6.15°S 106°E / -6.15; 106
Negara Indonesia
ProvinsiBanten
Hari jadi8 Oktober 1526 (umur 495)
Ibu kotaCiruas(de jure)
Jumlah satuan pemerintahan
Daftar
  • Kecamatan: 29
  • Desa: 326
Pemerintahan
 • BupatiHj. Ratu Tatu Chasanah, S.E., M.Ak.
 • Wakil BupatiDrs. H. Pandji Tirtayasa, M.Si.
Luas
 • Total1.734,28 km2 (669,61 sq mi)
Populasi
 • Total1.623.409
 • Kepadatan936/km2 (2,420/sq mi)
Demografi
 • AgamaIslam 99,15%
Kristen 0,79%
- Protestan 0,63%
- Katolik 0,16%
Buddha 0,04%
Hindu 0,02%
 • BahasaIndonesia (resmi)
Sunda Banten
Jawa Serang
 • IPMKenaikan 66,82 (2021)
sedang[2]
Zona waktuUTC+07:00 (WIB)
Kode pos
Kode area telepon0254 dan 0257
Pelat kendaraanA xxxx E*/F*/G*/H*/I*
Kode Kemendagri36.04 Edit the value on Wikidata
DAURp 1.131.178.667.000.-(2020)[3]
Situs webwww.serangkab.go.id

Kabupaten Serang (bahasa Sunda: aksara Sunda: ᮞᮦᮛᮀ, Pegon: سيراڠ) pengucapan bahasa Indonesia: [sɛrang]) merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Banten, Indonesia. Ibukota kabupaten Serang secara de jure berada di Ciruas, tetapi saat ini secara de facto pusat pemerintahannya masih berada di Kota Serang dan sebab kantor pusat pemerintahannya (Bupati) belum pindah ke Ciruas.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Banten Lama yang terletak di Teluk Banten dulunya merupakan pusat Kesultanan Banten. Kawasan ini merupakan tempat dimana kapal-kapal Belanda mendarat untuk pertama kalinya di Indonesia. Di daerah ini terdapat 2 situs sejarah religius yang berdampingan, yaitu Masjid Agung Banten dan Vihara Avalokitesvara.

Beberapa harta karun dari China ditemukan di daerah Banten Lama, berupa Patung Giok berbentuk naga yang cukup besar serta beberapa perabot mewah dari bahan yang sama. Keberadaan benda-benda yang sangat bernilai tersebut ternyata luput dari perhatian pemerintah lokal, dan konon masih dimiliki oleh sang penemu harta tersebut.

Sejarah Kabupaten Serang tidak terlepas dari sejarah Banten pada umumnya, karena Kabupaten Serang merupakan bagian dari wilayah Kesultanan Banten yang berdiri pada abad ke-16 dengan pusat pemerintahannya terletak di Kota Serang.

Sebelum abad ke-16, berita-berita tentang Banten tidak banyak tercatat dalam sejarah, konon pada mulanya Banten masih merupakan bagian dari kekuasaan Kerajaan Sunda. Menurut salah satu versi sejarah, dahulu ketika tanah Sunda masih dalam kekuasaan Pakuan Pajajaran, di Banten sudah terdapat dua kerajaan, yaitu Kerajaan Banten Girang dan Kerajaan Banten Pasisir.

Banten Girang dipimpin oleh Adipati Suranggana dan Banten Pasisir dipimpin oleh Adipati Surosowan. Keduanya itu konon adalah putra Prabu Siliwangi buah perkawinannya dengan Dewi Mayang Sunda. Adipatiti Surosowan mempunyai seorang puteri bernama Kawung Anten yang kemudian diperistri oleh Sunan Gunung Jati. Dari pasangan ini terlahir seorang anak laki-laki bernama Raden Sabakingking.

Sebagai putra Sunan Gunung Jati, Raden Sabakingking mewarisi kepandaian ilmu agama Islam dan ahli dalam memerintah sebuah kerajaan. Maka setelah berhasil menaklukkan Banten Girang pada tahun 1525, dan mempersatukannya dengan Banten Pasisir. Sabakingking diberi gelar “Maulana Hasanuddin” sebagai pemimpin yang mengislamkan Banten pada tanggal 8 Oktober 1526.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Kabupaten ini berada di ujung barat laut Pulau Jawa, berbatasan dengan Laut Jawa, dan Kota Serang di utara, Kabupaten Tangerang di timur, Kabupaten Lebak di selatan, serta Kota Cilegon di barat.

Batas Wilayah[sunting | sunting sumber]

Utara Kota Serang dan Laut Jawa
Timur Kabupaten Tangerang
Selatan Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang
Barat Kota Cilegon dan Selat Sunda

Topografi[sunting | sunting sumber]

Secara topografi, Kabupaten Serang merupakan wilayah dataran rendah dan pegunungan dengan ketinggian antara 0 sampai 1.778 m di atas permukaan laut. Fisiografi Kabupaten Serang dari arah utara ke selatan terdiri dari wilayah rawa pasang surut, rawa musiman, dataran, perbukitan dan pegunungan.

Bagian utara merupakan wilayah yang datar dan tersebar luas sampai ke pantai, kecuali sekitar Gunung Sawi, Gunung Terbang dan Gunung Batusipat. Dibagian selatan sampai ke barat, Kabupaten Serang berbukit dan bergunung antara lain sekitar Gunung Kancana, Gunung Karang dan Gunung Gede.

Daerah yang bergelombang tersebar di antara kedua bentuk wilayah tersebut. Hampir seluruh daratan Kabupaten Serang merupakan daerah subur karena tanahnya sebagian besar tertutup oleh Tanah Endapan Alluvial dan Batu Vulkanis Kuarter.

Potensi tersebut ditambah banyak terdapat pula sungai-sungai yang besar dan penting yaitu Sungai Ciujung, Sungai Cidurian, Sungai Cibanten, Sungai Cipaseuran, Sungai Cipasang dan Sungai Anyar yang mendukung kesuburan daerah-daerah pertanian di Kabupaten Serang.

Iklim Cuaca[sunting | sunting sumber]

Iklim di wilayah Kabupaten Serang termasuk tropis dengan musim hujan antara November-April dan musim kemarau antara Mei-Oktober. Curah hujan rata-rata 3,92 mm/hari. Temperatur udara rata-rata berkisar antara 25,8°–27,6 °C.

Temperatur udara di Kabupaten Serang minimum 20,90 °C dan maksimum 33,8 °C. Tekanan udara dan kelembaban rata-rata 81,00 mb/bulan. Kecepatan arah angin rata-rata 2,80 knot, dengan arah terbanyak adalah dari barat.

Data iklim Kabupaten Serang, Banten, Indonesia
Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des Tahun
Rata-rata tertinggi °C (°F) 31.2
(88.2)
31.4
(88.5)
32
(90)
32.5
(90.5)
33.7
(92.7)
32.7
(90.9)
31.8
(89.2)
31.9
(89.4)
33.6
(92.5)
34.4
(93.9)
33.2
(91.8)
32.8
(91)
32.6
(90.72)
Rata-rata harian °C (°F) 26
(79)
26.3
(79.3)
26.5
(79.7)
26.8
(80.2)
27
(81)
26.7
(80.1)
26.9
(80.4)
27.2
(81)
26.8
(80.2)
27.1
(80.8)
27
(81)
26.7
(80.1)
26.75
(80.23)
Rata-rata terendah °C (°F) 21.9
(71.4)
22
(72)
22
(72)
22.1
(71.8)
22.3
(72.1)
21.6
(70.9)
21
(70)
20.8
(69.4)
21.3
(70.3)
22.7
(72.9)
23.7
(74.7)
22.8
(73)
22.02
(71.71)
Presipitasi mm (inci) 317.5
(12.5)
285.3
(11.232)
194.1
(7.642)
163.2
(6.425)
129.3
(5.091)
77.4
(3.047)
73.2
(2.882)
52.6
(2.071)
63.3
(2.492)
114.5
(4.508)
175.4
(6.906)
234.2
(9.22)
1.880
(74,016)
Rata-rata hari hujan 22 20 18 15 13 8 7 5 6 10 16 19 159
% kelembapan 86 84 83 81 79 77 75 74 73 78 80 83 79.4
Rata-rata sinar matahari bulanan 134 142 165 190 201 217 238 245 253 258 184 150 2.377
Sumber #1: Climate-Data.org [4][5][6][7]
Sumber #2: BMKG[8]

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Kecamatan[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Serang terdiri dari 29 kecamatan dan 326 desa dengan jumlah penduduk pada tahun 2017 diperkirakan sebesar 1.435.003 jiwa dan luas wilayah 1.734,28 km² dengan kepadatan 827 jiwa/km².[9][10]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Serang, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
Kecamatan Jumlah
Desa
Daftar
Desa/Kelurahan
36.04.30 Anyar 12
36.04.34 Bandung 8
36.04.22 Baros 14
36.04.18 Binuang 7
36.04.07 Bojonegara 11
36.04.17 Carenang 8
36.04.15 Cikande 13
36.04.23 Cikeusal 17
36.04.31 Cinangka 14
36.04.27 Ciomas 11
36.04.09 Ciruas 15
36.04.33 Gunung Sari 7
36.04.26 Jawilan 9
36.04.16 Kibin 9
36.04.25 Kopo 10
36.04.11 Kragilan 12
36.04.05 Kramatwatu 15
36.04.35 Lebak Wangi 10
36.04.32 Mancak 14
36.04.28 Pabuaran 8
36.04.29 Padarincang 14
36.04.24 Pamarayan 10
36.04.19 Petir 15
36.04.12 Pontang 11
36.04.08 Pulo Ampel 9
36.04.14 Tanara 9
36.04.13 Tirtayasa 14
36.04.20 Tunjung Teja 9
36.04.06 Waringinkurung 11
TOTAL 326

Daftar Bupati[sunting | sunting sumber]

No. Bupati Mulai menjabat Akhir jabatan Ket. Wakil Bupati
1 Pangeran Mudzafar Adi Santika 1816 1827
2 Agoes Rajak R. A Djajakusumaningrat 1827 1840
3 R. T. Mandoera Djajanegara 1840 1848
4 R. T. Basudin Tjandranegara 1848 1870
5 R. T. Pandji Gondokoesoemo 1870 1888
6 R. T. Soetadiningrat Murwan 1888 1893
7 R. T. Bagus Djaja 1893 1898
8 R. Ariadjajaatmadja 1898 1901
9 R. A. Achmad Djajadiningrat 1901 1904
10 R. T. Prawiro Koesoeman 1904 1931
11 R. A. A. Abas Soerianata Atmadja 1931 1935
12 R. A. A. Hilman Djajadiningrat 1935 1945
13 Kol. K.H.
Syam'un
1945 1949
14 Mas Padmadidjaja 1949 1950
15 Entol Oyong Tarnaya 1950 1955
16 Mas Adjenam Bin Mas Basa 1955 1957
17 M. Sirlan Sutawidjaya 1957 1959
R. Bidin Suria Gunawan
(Penjabat)
1959 1960
18 M.H Gogo Rafiudin Sandjadirdja 1960 1962
19 Letkol.
TB. Suwandi
1962 1968
20 Letkol. H.
Tb. Saparudin
1968 1974
H. S. Ronggowaluyo
(Penjabat)
1974 1975
21 Letkol. H.
Tb. Saparudin
1975 1978
22 Drs.
Kartika Suryasaputra
1978 1978
23 Letkol.
Atmawidjaya
1978 1983
24 H.
Tjakra Sumarna
1983 1988
25 H.
MA. Sampurna
1988 1993
26 Kolonel H.
Sukron Roshadi
1993 1998
27 Kolonel Inf.
Solichin Dachlan
1998 1999
Mayjen TNI (Purn)
R. Nuriana
(Penjabat)
1999 1999
28 Drs. H.
Rosadi Natawisastra
1999 2000
29 Drs. H.
Bunyamin, MM, MBA
20 April 2000 20 April 2005 A. Taufik Nuriman
Drs.
A. Rivai
M.Si
(Penjabat)
20 April 2005 28 Juli 2005
30 Letkol Inf (Purn) Drs.H.
A. Taufik Nuriman, MM, MBA
28 Juli 2005 28 Juli 2010 Andi Sujadi
28 Juli 2010 28 Juli 2015 Ratu Tatu Chasanah
Drs.
Hudaya Latuconsina

(Penjabat)
28 Juli 2015 17 Februari 2016
31 Hj.
Ratu Tatu Chasanah
SE, M.Ak
17 Februari 2016 Petahana Pandji Tirtayasa


Dewan Perwakilan[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Serang dalam dua periode terakhir.[11]

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014-2019 2019-2024
  PKB 4 Steady 4
  Gerindra 6 Kenaikan 8
  PDI-P 5 Penurunan 4
  Golkar 9 Steady 9
  NasDem 4 Penurunan 2
  Berkarya (baru) 4
  PKS 5 Steady 5
  PPP 4 Penurunan 2
  PAN 5 Penurunan 4
  Hanura 3 Penurunan 1
  Demokrat 4 Kenaikan 5
  PBB 1 Kenaikan 2
Jumlah Anggota 50 Steady 50
Jumlah Partai 11 Kenaikan 12


Penduduk[sunting | sunting sumber]

Jumlah penduduk Kabupaten Serang 1.623.409 (2021), sebagian besar tinggal di bagian utara. Bahasa yang dituturkan adalah Bahasa Sunda Banten yang digunakan di bagian selatan dan Bahasa Jawa Serang yang digunakan di bagian pesisir pantai utara dekat dengan Kota Cilegon dan Kota Serang serta Bahasa Lampung Cikoneng yang dituturkan oleh penduduk di empat kampung di Desa Cikoneng, Kecamatan Anyar.

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Sebagai salah satu wilayah dengan mayoritas penduduknya Islam, maka pendidikan di Serang juga banyak menekankan pada pendidikan agama Islam sesuai dengan semboyan "Serang Bertakwa". Sehingga di Kabupaten Serang pendidikan berbasis islam baik yang resmi maupun non-resmi (Pesantren, Madrasah, dsb) menjadi salah satu perhatian pemerintah.

Sekolah-sekolah formal dari tingkat SD, SMP, SMA, SMK juga menjadi bagian pendidikan yang tidak terpisahkan. Beberapa sekolah favorit di Kabupaten Serang antara lain; SD Islam Al-Azhar, SD Kristen Penabur, SMA Negeri 1 Ciruas, SMP Negeri 1 Ciruas, SMA Negeri 1 Kramatwatu dsb.

Pendidikan formal TK atau RA SD atau MI SMP atau MTs SMA atau MA SMK Perguruan Tinggi Lainnya
Negeri 0 735 92 26 5 1 2
Swasta 0 134 261 112 41 18 4
Total 0 869 353 138 46 19 6
Data Sekolah di Kabupaten Serang
Sumber:[12]

Transportasi[sunting | sunting sumber]

  • KA Lokal Merak
  • Trans Seragon
  • Perintis Busway
    • 1: Tanara-Jungking
    • 2: Gunung Sari-Mancak
    • 3: Pamarayan-Kibin
  • Layanan Bus Lain
  • Angkutan Kota Wilayah Kabupaten Serang dan beberapa rute yang menghubungkan Kota Serang menuju kawasan industri sepatu PT Nikomas Gemilang di daerah Kibin.

Stasiun[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Serang memiliki 4 stasiun KA Lokal Merak yang masih beroperasi, diantaranya:

Selain itu, Kabupaten Serang juga memiliki 5 stasiun yang sudah berhenti beroperasi dikarenakan jalur tidak aktif, yaitu:

Ruas Jalan Tol[sunting | sunting sumber]

Lihat Pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2021" (Visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 1 Oktober 2021. 
  2. ^ "Indeks Pembangunan Manusia 2020-2021". www.bps.go.id. Diakses tanggal 13 Februari 2022. 
  3. ^ "Rincian Alokasi Dana Alokasi Umum Provinsi/Kabupaten Kota Dalam APBN T.A 2020" (pdf). www.djpk.kemenkeu.go.id. (2020). hlm. 19. Diakses tanggal 1 Oktober 2021. 
  4. ^ "Padarincang, Banten, Indonesia". Climate-Data.org. Diakses tanggal 12 Agustus 2020. 
  5. ^ "Baros, Banten, Indonesia". Climate-Data.org. Diakses tanggal 12 Agustus 2020. 
  6. ^ "Ciruas, Banten, Indonesia". Climate-Data.org. Diakses tanggal 12 Agustus 2020. 
  7. ^ "Pontang Legon, Banten, Indonesia". Climate-Data.org. Diakses tanggal 15 Agustus 2020. 
  8. ^ "Normal Curah Hujan Pos Hujan Wilayah Banten". Stasiun Klimatologi Pondok Betung – BMKG. Diakses tanggal 15 Agustus 2021. 
  9. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019. 
  10. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020. 
  11. ^ Puskapol UI (11 November 2014). "Hasil Pemilu 2014 Provinsi Banten". Diakses tanggal 13 Maret 2019. 
  12. ^ Data Pokok Pendidikan (DAPODIK) Wilayah Kab. Serang Diarsipkan 2011-03-05 di Wayback Machine.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]