Kabupaten Serang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kabupaten Serang

ᮊᮘ᮪.ᮞᮨᮛᮀ
Jawa 1rightarrow blue.svg Banten
Lambang resmi Kabupaten Serang
Lambang
Motto: 
Sepi ing Pamrih Rame ing Gawe
Locator Kabupaten Serang.png
Kabupaten Serang berlokasi di Jawa
Kabupaten Serang
Kabupaten Serang
Kabupaten Serang berlokasi di Indonesia
Kabupaten Serang
Kabupaten Serang
Koordinat: 6°09′S 106°00′E / 6.15°S 106°E / -6.15; 106
Negara Indonesia
ProvinsiBanten
Ibu kotaCiruas
Pemerintahan
 • BupatiHj. Ratu Tatu Chasanah, S.E., M.Ak.
 • Wakil BupatiDrs. H. Pandji Tirtayasa, M.Si.
Luas
 • Total1.734,28 km2 (66,961 sq mi)
Populasi
 (2017)[1]
 • Total1.493.591 jiwa
Demografi
 • AgamaIslam 99,15%
Kristen Protestan 0,60%
Katolik 0,19%
Buddha 0,04%
Hindu 0,02%[2]
 • BahasaIndonesia, Sunda, Jawa Banten
Zona waktuWIB (UTC+07:00)
Kode telepon0254, 0257
Kode Kemendagri36.04 Edit the value on Wikidata
Jumlah kecamatan29
Jumlah kelurahan246
Jumlah desa326
DAURp. 868.652.743.000.-(2013)[3]
Situs webwww.serangkab.go.id

Kabupaten Serang (Aksara Sunda:ᮊᮘ᮪.ᮞᮨᮛᮀ ; Pegon: كَبُڤَتَينْ سَيرَڠْ) merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Banten. Ibu kotanya adalah Ciruas namun saat ini pusat pemerintahanya masih berada di Kota Serang. Kabupaten ini berada di ujung barat laut Pulau Jawa, berbatasan dengan Laut Jawa, dan Kota Serang di utara, Kabupaten Tangerang di timur, Kabupaten Lebak di selatan, serta Kota Cilegon di barat.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Banten Lama yang terletak di Teluk Banten dulunya merupakan pusat Kesultanan Banten. Kawasan ini merupakan tempat di mana kapal-kapal Belanda mendarat untuk pertama kalinya di Indonesia. Di daerah ini terdapat 2 situs sejarah religius yang berdampingan, yaitu Masjid Agung dan Vihara Avalokitesvara. Beberapa harta karun dari China ditemukan di daerah Banten Lama, berupa Patung Giok berbentuk naga yang cukup besar serta beberapa perabot mewah dari bahan yang sama. Keberadaan benda-benda yang sangat bernilai tersebut ternyata luput dari perhatian pemerintah lokal, dan konon masih dimiliki oleh sang penemu harta tersebut. Sejarah Kabupaten Serang tidak terlepas dari sejarah Banten pada umumnya, karena Kabupaten Serang merupakan bagian dari wilayah Kesultanan Banten yang berdiri pada abad ke-16 dengan pusat pemerintahannya terletak di Serang (sekarang menjadi bagian wilayah Kota Serang).

Sebelum abad ke-16, berita-berita tentang Banten tidak banyak tercatat dalam sejarah, konon pada mulanya Banten masih merupakan bagian dari kekuasaan Kerajaan Sunda. Menurut salah satu versi sejarah, dahulu ketika tanah Sunda masih dalam kekuasaan Kerajaan Pajajaran (zaman Sri Baduga Maharaja Prabu Siliwangi : 1482-1521 M), di Banten sudah terdapat dua kerajaan, yaitu Kerajaan Banten Girang dan Kerajaan Banten Pasisir. Banten Girang dipimpin oleh Adipati Suranggana, dan Banten Pasisir dipimpin oleh Adipati Surosowan. Keduanya itu konon adalah putra Prabu Siliwangi buah perkawinannya dengan Dewi Mayang Sunda.

Adipati Surosowan mempunyai seorang puteri bernama Kawung Anten yang kemudian diperistri oleh Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Jati) dari Cirebon. Dari pasangan ini terlahir seorang anak laki-laki bernama Sabakingking.

Sebagai putra Sunan Gunung Jati, Sabakingking mewarisi kepandaian ilmu agama Islam dan ahli dalam memerintah sebuah kerajaan. Maka setelah berhasil menaklukkan Banten Girang pada tahun 1525, dan mempersatukannya dengan Banten Pasisir, Sabakingkingmendirikan kesultanan Islam di Banten yang pertama. Atas prakarsa SyarifHidayatullah, pusat pemerintahan yang semula bertempat di Banten Girang dipindahkan ke Banten Pasisir. Penobatan Sabakingking dengan gelar “Maulana Hasanuddin” sebagai pemimpin dan yang meng-Islam-kan Banten, dilakukan pada tanggal 1 Muharram 933 H yang bertepatan dengan tanggal 8 Oktober 1526 M.

Pada masa Sultan Hasanuddin telah dibangun sebuah keraton sebagai istana kesultanan yang berfungsi sebagai pusat pemerintahan dan sekaligus merupakan pusat kota yaitu Keraton Surosowan. Keraton ini dibangun sekitar tahun 1552-1570, dan konon dikemudian hari melibatkan seorang arsitek berkebangsaan Belanda, yaitu Hendrik Lucasz Cardeel (1680–1681), yang memeluk Islam yang bergelar Pangeran Wiraguna. Dinding pembatas setinggi 2 meter mengitari area keraton sekitar kurang lebih 3 hektare. Surosowan mirip sebuah benteng Belanda yang kokoh dengan bastion (sudut benteng yang berbentuk intan) di empat sudut bangunannya. Bangunan di dalam dinding keraton tak ada lagi yang utuh. Hanya menyisakan runtuhan dinding dan fondasi kamar-kamar berdenah persegi empat yang jumlahnya puluhan.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Luas wilayah Kabupaten Serang adalah 1.467,35 km². Secara geografis terletak posisi koordinat antara 105º7' - 105º22' Bujur Timur dan 5º50' - 6º21' Lintang Selatan. Sebelah utara : berbatasan dengan Laut Jawa Sebelah selatan : berbatasan dengan Kabupaten Lebak dan Pandeglang Sebelah barat : berbatasan dengan Kota Cilegon dan Selat Sunda Sebelah : berbatasan dengan Kabupaten Tangerang

Topografi[sunting | sunting sumber]

Secara topografi, Kabupaten Serang merupakan wilayah dataran rendah dan pegunungan dengan ketinggian antara 0 sampai 1.778 m di atas permukaan laut. Fisiografi Kabupaten Serang dari arah utara ke selatan terdiri dari wilayah rawa pasang surut, rawa musiman, dataran, perbukitan dan pegunungan. Bagian utara merupakan wilayah yang datar dan tersebar luas sampai ke pantai, kecuali sekitar Gunung Sawi, Gunung Terbang dan Gunung Batusipat. Dibagian selatan sampai ke barat, Kabupaten Serang berbukit dan bergunung antara lain sekitar Gunung Kencana, Gurung Karang dan Gunung Gede. Daerah yang bergelombang tersebar di antara kedua bentuk wilayah tersebut. Hampir seluruh daratan Kabupaten Serang merupakan daerah subur karena tanahnya sebagian besar tertutup oleh tanah endapan Alluvial dan batu vulkanis kuarter. Potensi tersebut ditambah banyak terdapat pula sungai-sungai yang besar dan penting yaitu Sungai Ciujung, Cidurian, Cibanten, Cipaseuran, Cipasang dan Anyar yang mendukung kesuburan daerah-daerah pertanian di Kabupaten Serang.

Iklim[sunting | sunting sumber]

Iklim di wilayah Kabupaten Serang termasuk tropis dengan musim hujan antara November – April dan musim kemarau antara Mei – Oktober. Curah hujan rata-rata 3,92 mm/hari. Temperatur udara rata-rata berkisar antara 25,8º Celsius – 27,6º Celsius. Temperatur udara minimum 20,90º Celsius dan maksimum 33,8º Celsius. Tekanan udara dan kelembaban nisbi rata-rata 81,00 mb/bulan. Kecepatan arah angina rata-rata 2,80 knot, dengan arah terbanyak adalah dari barat.

Data iklim Kabupaten Serang, Banten, Indonesia
Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des Tahun
Rata-rata tertinggi °C (°F) 31.2
(88.2)
31.4
(88.5)
32
(90)
32.5
(90.5)
33.7
(92.7)
32.7
(90.9)
31.8
(89.2)
31.9
(89.4)
33.6
(92.5)
34.4
(93.9)
33.2
(91.8)
32.8
(91)
32.6
(90.72)
Rata-rata harian °C (°F) 26
(79)
26.3
(79.3)
26.5
(79.7)
26.8
(80.2)
27
(81)
26.7
(80.1)
26.9
(80.4)
27.2
(81)
26.8
(80.2)
27.1
(80.8)
27
(81)
26.7
(80.1)
26.75
(80.23)
Rata-rata terendah °C (°F) 21.9
(71.4)
22
(72)
22
(72)
22.1
(71.8)
22.3
(72.1)
21.6
(70.9)
21
(70)
20.8
(69.4)
21.3
(70.3)
22.7
(72.9)
23.7
(74.7)
22.8
(73)
22.02
(71.71)
Presipitasi mm (inci) 350.7
(13.807)
289.3
(11.39)
233.4
(9.189)
199.2
(7.843)
165.3
(6.508)
110.4
(4.346)
102.1
(4.02)
97.6
(3.843)
105.1
(4.138)
160.5
(6.319)
210.4
(8.283)
266.2
(10.48)
2.290,2
(90,166)
Rata-rata hari hujan 24 21 18 15 13 9 8 7 8 12 16 19 170
% kelembapan 86 84 84 82 81 80 78 77 79 82 82 83 81.5
Rata-rata sinar matahari bulanan 134 142 165 190 201 217 238 245 253 258 184 150 2.377
Sumber: Climate-Data.org [4][5][6][7]

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Daftar Bupati[sunting | sunting sumber]

No. Bupati Mulai menjabat Akhir jabatan Ket. Wakil Bupati
1 Pangeran Mudzafar Adi Santika 1816 1827
2 Agoes Rajak R. A Djajakusumaningrat 1827 1840
3 R. T. Mandoera Djajanegara 1840 1848
4 R. T. Basudin Tjandranegara 1848 1870
5 R. T. Pandji Gondokoesoemo 1870 1888
6 R. T. Soetadiningrat Murwan 1888 1893
7 R. T. Bagus Djaja 1893 1898
8 R. Ariadjajaatmadja 1898 1901
9 R. A. Achmad Djajadiningrat 1901 1904
10 R. T. Prawiro Koesoeman 1904 1931
11 R. A. A. Abas Soerianata Atmadja 1931 1935
12 R. A. A. Hilman Djajadiningrat 1935 1945
13 Kol. K.H.
Syam'un
1945 1949
14 Mas Padmadidjaja 1949 1950
15 Entol Oyong Tarnaya 1950 1955
16 Mas Adjenam Bin Mas Basa 1955 1957
17 M. Sirlan Sutawidjaya 1957 1959
R. Bidin Suria Gunawan
(Penjabat)
1959 1960
18 M.H Gogo Rafiudin Sandjadirdja 1960 1962
19 Letkol.
TB. Suwandi
1962 1968
20 Letkol. H.
Tb. Saparudin
1968 1974
H. S. Ronggowaluyo
(Penjabat)
1974 1975
21 Letkol. H.
Tb. Saparudin
1975 1978
22 Drs.
Kartika Suryasaputra
1978 1978
23 Letkol.
Atmawidjaya
1978 1983
24 H.
Tjakra Sumarna
1983 1988
25 H.
MA. Sampurna
1988 1993
26 Kolonel H.
Sukron Roshadi
1993 1998
27 Kolonel Inf.
Solichin Dachlan
1998 1999
Mayjen TNI (Purn)
R. Nuriana
(Penjabat)
1999 1999
28 Drs. H.
Rosadi Natawisastra
1999 2000
29 Drs. H.
Bunyamin, MM, MBA
20 April 2000 20 April 2005 A. Taufik Nuriman
Drs.
A. Rivai
M.Si
(Penjabat)
20 April 2005 28 Juli 2005
30 Letkol Inf (Purn) Drs.H.
A. Taufik Nuriman, MM, MBA
28 Juli 2005 28 Juli 2010 Andi Sujadi
28 Juli 2010 28 Juli 2015 Ratu Tatu Chasanah
Drs.
Hudaya Latuconsina

(Penjabat)
28 Juli 2015 17 Februari 2016
31 Hj.
Ratu Tatu Chasanah
SE, M.Ak
17 Februari 2016 Petahana Pandji Tirtayasa


Dewan Perwakilan[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Serang dalam dua periode terakhir.[8]

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014-2019 2019-2024
Logo PKB.svg PKB 4 Steady 4
Logo Gerindra.svg Gerindra 6 8
LOGO- PDIP.svg PDI Perjuangan 5 4
GOLKAR logo.png Golkar 9 Steady 9
Partai NasDem.svg NasDem 4 2
Logo Partai Berkarya.svg Berkarya (baru) 4
PKS logo 2020.png PKS 5 Steady 5
Logo PPP.svg PPP 4 2
Logo PAN.svg PAN 5 4
Logo Hanura.svg Hanura 3 1
Logo of the Democratic Party (Indonesia).svg Demokrat 4 5
Bulan Bintang.jpg PBB 1 2
Jumlah Anggota 50 Steady 50
Jumlah Partai 11 12


Kecamatan[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Serang terdiri dari 29 kecamatan dan 326 desa dengan jumlah penduduk pada tahun 2017 diperkirakan sebesar 1.435.003 jiwa dan luas wilayah 1.734,28 km² dengan kepadatan 827 jiwa/km².[9][10]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Serang, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
Kecamatan Jumlah
Desa
Daftar
Desa/Kelurahan
36.04.30 Anyar 12
36.04.34 Bandung 8
36.04.22 Baros 14
36.04.18 Binuang 7
36.04.07 Bojonegara 11
36.04.17 Carenang 8
36.04.15 Cikande 13
36.04.23 Cikeusal 17
36.04.31 Cinangka 14
36.04.27 Ciomas 11
36.04.09 Ciruas 15
36.04.33 Gunung Sari 7
36.04.26 Jawilan 9
36.04.16 Kibin 9
36.04.25 Kopo 10
36.04.11 Kragilan 12
36.04.05 Kramatwatu 15
36.04.35 Lebak Wangi 10
36.04.32 Mancak 14
36.04.28 Pabuaran 8
36.04.29 Padarincang 14
36.04.24 Pamarayan 10
36.04.19 Petir 15
36.04.12 Pontang 11
36.04.08 Pulo Ampel 9
36.04.14 Tanara 9
36.04.13 Tirtayasa 14
36.04.20 Tunjung Teja 9
36.04.06 Waringinkurung 11
TOTAL 326

Kabupaten Serang terdiri atas 29 kecamatan, yaitu Anyar, Kecamatan bandung, Baros, Binuang, Bojonegara, Carenang, Cikande, Cikeusal, Cinangka, Ciomas, Ciruas, Gunungsari, Jawilan, Kibin, Kopo, Kragilan, Kramatwatu, Lebakwangi, Mancak, Pabuaran, Padarincang, Pamarayan, Petir, Pontang, Pulo Ampel, Tanara, Tirtayasa, Tunjung Teja, Lebak Wangi dan Waringin Kurung, yang dibagi lagi atas sejumlah desa. Pusat pemerintahan berada di Kecamatan Ciruas. Namun aktivitas administratif masih terdapat di kota serang karena masih proses pemindahan.[11]

Pada tanggal 17 Juli 2007 Kabupaten Serang dimekarkan menjadi Kota Serang dan Kabupaten Serang.


Penduduk[sunting | sunting sumber]

Jumlah penduduk Kabupaten Serang 1.571.174 (2010), sebagian besar tinggal di bagian utara. Bahasa yang dituturkan adalah Bahasa Sunda yang digunakan oleh masyarakat di daerah selatan, serta sebagian kecil bahasa jawa banten digunakan di daerah pantai utara.


Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Sebagai salah satu wilayah dengan mayoritas penduduknya islam, maka pendidikan di Serang juga banyak menekankan pada pendidikan agama islam sesuai dengan semboyan "Serang Bertakwa". Sehingga di Kabupaten Serang pendidikan berbasis islam baik yang resmi maupun non-resmi (Pesantren, Madrasah, TPK, dsb) menjadi salah satu perhatian pemerintah. Sekolah-sekolah formal dari tingkat SD, SMP, SMA juga menjadi bagian pendidikan yang tidak terpisahkan. Beberapa sekolah favorit di Kabupaten Serang antara lain; SD Al-Azhar,SDK Penabur (Swasta), SMA Negeri 1 Serang, SMPN Negeri 1 Serang, dsb.

Pendidikan formal TK atau RA SD atau MI SMP atau MTs SMA atau MA SMK Perguruan tinggi Lainnya
Negeri 0 735 92 26 5 1 2
Swasta 0 134 261 112 41 18 4
Total 0 869 353 138 46 19 6
Data sekolah di kabupaten Serang
Sumber:[12]


Transportasi[sunting | sunting sumber]

Daftar Trayek Angkutan Kota di Kabupaten Serang[sunting | sunting sumber]

  • 01 Terminal Pakupatan - Ciruas
  • 02 Terminal Pakupatan - Ciruas - Walantaka
  • 03 Terminal Pakupatan - Ciruas - Pontang
  • 04 Terminal Pakupatan - Cikande - Pamarayan
  • 05 Terminal Pakupatan - Kragilan - Pamarayan
  • 06 Terminal Pakupatan - Ciruas - Petir - Pamarayan
  • 07 Terminal Pakupatan - Ciruas - Petir - Cikeusal
  • 08 Terminal Pakupatan - Ciruas - Cikande
  • 09 Ciruas - Pontang
  • 10 Terminal Pakupatan - BTN Cikande Permai
  • 11 Terminal Pakupatan - Ciruas - Kragilan
  • 12 Terminal Pakupatan - BTN Cisait
  • 13 Cikande - Kopo
  • 14 Terminal Pakupatan - Cikande - Kopo
  • 15 Terminal Pakupatan - Tirtayasa
  • 16 Terminal Pakupatan - Kragilan - Carenang
  • 17 Kragilan - Carenang
  • 18 Terminal Kepandean - Kramatwatu - Serdang - Bojonegara
  • 19 Terminal Kepandean - Kramatwatu - PCI
  • 20 Terminal Kepandean - Kramatwatu - Perumahan KHI
  • 21 Terminal Kepandean - Kramatwatu - Serdang - Bojonegara - Salira Indah
  • 22 Terminal Kepandean - Waringinkurung
  • 23 Terminal Kepandean - Gunungsari
  • 24 Pasar Rau - Karangantu - Situ Tasikkardi - Kramatwatu
  • 25 Terminal Cipocok - Petir
  • 26 Terminal Cipocok - Tinggar
  • 27 Terminal Cipocok - Pabuaran - Ciomas
  • 28 Terminal Cipocok - Ciomas - Padarincang
  • 29 Terminal Cipocok - Ciomas - Ciganangang
  • 30 Terminal Cipocok - Ciomas - Sanepa
  • 31 Terminal Cipocok - Baros - Petir - Pamarayan
  • 32 Terminal Cipocok - Petir - Cikeusal
  • 33 Terminal Cipocok - Petir - Tunjung - Pamarayan
  • 34 Terminal Cipocok - Baros
  • 35 Terminal Cipocok - Baros - Petir - Cikeusal
  • 36 Terminal Cipocok - Baros - Gayam
  • 37 Terminal Cipocok - Tembong - Pabuaran - Ciomas
  • 38 Terminal Cipocok - Ciomas - Padarincang - Cinangka - Anyer
  • 39 Nikomas - Kopo
  • 40 Nikomas - Pamarayan
  • 41 Nikomas - Cikande
  • 42 Nikomas - Carenang - Tanara
  • 43 Nikomas - Tanara via Asem
  • 44 Nikomas - Ciruas
  • 45 Nikomas - Ciruas - Pontang - Tirtayasa - Tanara
  • 46 Nikomas - Ciruas - Walantaka - Petir
  • 47 Nikomas - Ciruas - Terminal Pakupatan
  • 48 Nikomas - Gorda
  • 49 Nikomas - Kragilan - Cikeusal
  • 50 Tanara - Pontang - Terminal Pakupatan
  • 51 Tanara - Carenang - Terminal Pakupatan
  • 52 Bojonegara - Waringinkurung
  • 53 Anyer - Mancak
  • 54 Anyer - Mancak - Gunungsari
  • 55 Anyer - Pasauran
  • 56 Anyer - Cinangka - Padarincang
  • 57 Puloampel - Salira Indah - Merak - Cilegon
  • 58 Sirih - Anyer - Cilegon
  • 59 Bojonegara - Cilegon
  • 60 Ragas - Grenyang - Bojonegara - Cilegon

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Kabupaten Serang Dalam Angka 2018". BPS Kabupaten Serang. Diakses tanggal 18 Oktober 2018. 
  2. ^ "Laporan Penduduk Berdasarkan Agama Provinai Banten Semester I Tahun 2014". Biro Pemerintahan Provinsi Banten. Diakses tanggal 18 Oktober 2018. 
  3. ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diakses tanggal 2013-02-15. 
  4. ^ "Padarincang, Banten, Indonesia". Climate-Data.org. Diakses tanggal 12 Agustus 2020. 
  5. ^ "Baros, Banten, Indonesia". Climate-Data.org. Diakses tanggal 12 Agustus 2020. 
  6. ^ "Ciruas, Banten, Indonesia". Climate-Data.org. Diakses tanggal 12 Agustus 2020. 
  7. ^ "Pontang Legon, Banten, Indonesia". Climate-Data.org. Diakses tanggal 15 Agustus 2020. 
  8. ^ Puskapol UI (11 November 2014). "Hasil Pemilu 2014 Provinsi Banten". Diakses tanggal 13 Maret 2019. 
  9. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019. 
  10. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020. 
  11. ^ "Baros,_Serang&oldid=10799905". Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. 2016-02-04. 
  12. ^ Data Pokok Pendidikan (DAPODIK) Wilayah Kab. Serang

Pranala luar[sunting | sunting sumber]