Halte Silebu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Halte Silebu
Silebu+30,06 m
Ekshaltesilebu.jpg
Eks halte Silebu
LokasiSilebu, Kragilan, Serang, Banten
Indonesia
Ketinggian+30,06 m
OperatorKereta Api Indonesia
Daerah Operasi I Jakarta
Letak dari pangkalkm 101+576 lintas Angke-Tanah Abang-Rangkasbitung-Merak[1]
Informasi lain
Kode stasiun
  • SIB
  • 0123
[3]
KlasifikasiPerhentian dilayani[2]
Sejarah
DitutupTak diketahui; setelah kereta api Patas Merak tidak berhenti lagi di halte ini
Nama sebelumnyaSileboe
Operasi layanan
Tidak ada layanan.
Lokasi pada peta

Halte Silebu (SIB) merupakan halte kereta api nonaktif yang terletak di Silebu, Kragilan, Serang. Halte yang terletak pada ketinggian +30,06 m ini termasuk dalam Daerah Operasi I Jakarta. Halte ini sudah sepenuhnya tak aktif sejak kereta api lokal tidak lagi berhenti di stasiun yang telah ditutup ini.

Kini, bekas bangunan halte ini masih ada, tetapi kondisinya sudah rusak parah. Letaknya berada di antara Stasiun Walantaka dan Stasiun Cikeusal. Di bekas halte ini masih ada papan nama halte ini yang masih menggunakan ejaan lama yaitu Sileboe. Halte ini dahulu juga mempunyai rumah dinas pegawai yang sampai saat ini masih ada bekasnya.[4]

Insiden[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 26 Juli 2022, odong-odong (kereta kelinci) yang membawa 34 orang penumpang ditabrak kereta api Lokal Merak di dekat perlintasan KA desa Silebu. Sembilan penumpang di antaranya tewas di tempat dan 24 lainnya dan sopir mengalami luka-luka. Meski selamat, Polda Banten menetapkan sopir odong-odong sebagai tersangka.[5][6][7] Perlintasan tersebut terletak di sebelah barat Halte Silebu dan menurut warga setempat memang tidak dijaga dan tidak berpalang.[8] Akibat dari kejadian ini, perlintasan sebidang yang masih terhitung liar tersebut ditutup oleh Kementerian Perhubungan.[8]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Jarak untuk Angkutan Barang Jawa dan Madura. Bandung: Perusahaan Jawatan Kereta Api. Juni 1989. 
  3. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020. 
  4. ^ Tim Redaksi Majalah KA (Mei 2013). "Deru Derap KA Tanah Banten". Majalah KA. PT Ilalang Sakti Komunikasi. 
  5. ^ Ridho, Rasyid (2022-07-26). Purba, David Oliver, ed. "9 Penumpang Odong-odong Tewas Tertabrak Kereta Api di Serang". Kompas.com. Diakses tanggal 2022-07-26. 
  6. ^ suryana, Mansyur (2022-07-27). Tarmizi, Tasrief, ed. "Polda Banten tetapkan sopir odong-odong sebagai tersangka". ANTARA News. Diakses tanggal 2022-07-27. 
  7. ^ Antara (2022-07-27). "Total Korban Odong-odong Tertabrak Kereta di Serang: 9 Tewas, 24 Luka". detikcom. Diakses tanggal 2022-07-28. 
  8. ^ a b Prasetya, Dwi (2022-07-26). Billiocta, Ya'cob, ed. "Odong-Odong Penuh Penumpang di Serang Tertabrak Kereta, 9 Orang Meninggal". Merdeka.com. Diakses tanggal 2022-07-28. 
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Walantaka
ke arah Merak
Merak–Tanah Abang Cikeusal
ke arah Tanah Abang

Koordinat: 6°10′48″S 106°14′10″E / 6.179926093572603°S 106.23619494814662°E / -6.179926093572603; 106.23619494814662