Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Rumpun Ilmu Sosial dan Humaniora
Universitas Indonesia
FISIP UI
Signature fisip

Signature FISIP UI[1]
Didirikan 1 Februari1958 (bernama FIPK UI)
Jenis Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum[2]
Dekan Dr. Arie Setiabudi Soesilo[3][4][5]
Lokasi Depok, Jawa Barat, Indonesia
Kampus Urban
Alamat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Jalan Prof. Dr. Selo Soemardjan, Kampus UI Depok
Warna Jingga
    
Situs web http://www.fisip.ui.ac.id/
Informasi Umum
Jenjang S1, S2, S3
Jalur Masuk SNMPTN, SBMPTN, PPKB UI - Paralel, Talent Scouting, SIMAK UI
Guru Besar Aktif -
Departemen

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik atau disingkat FISIP UI adalah Kelompok Fakultas Rumpun Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Indonesia. FISIP UI mengelola program pendidikan jenjang dengan gelar sarjana (S1), magister (S2), dan doktor (S3) serta program pelatihan kursus non-gelar. Saat ini FISIP UI dipimpin oleh Dr. Arie Setiabudi Soesilo dengan masa bakti 20132017.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Keberadaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) dimulai dengan dibentuknya Jurusan Publisistik (sekarang Departemen Ilmu Komunikasi) pada Fakultas Hukum dan Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan Universitas Indonesia (FH‐IPK) pada 12 Desember 1959. Tujuan pembentukannya adalah meningkatkan mutu pers dengan memberi kesempatan kepada para wartawan untuk mengikuti pendidikan universitas di bidang jurnalistik.

Seiring dengan perkembang ilmu publisistik dan jurnalistik, kemudian dirasakan pula kebutuhan untuk mengembangkan ilmu-ilmu sosial yang lain, seperti Sosiologi, Ilmu Politik, dan Imu Administrasi. Sebab, dari segi keilmuan maupun pemanfaatan dalam kehidupan praktis, keberadaan ilmu-ilmu sosial tersebut memang telah berkembang pesat.

Setelah menyelenggarakan sejumlah lokakarya untuk mematangkan gagasan tersebut, maka pada 1 September 1962—semasa Dekan FH‐IPK, Prof. Sujono Hadinoto, S.H.— bidang ilmu yang tercakup dalam Bidang Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan secara resmi diperluas. Bidang ilmu tersebut meliputi enam jurusan, yaitu Ilmu Publisistik, Ilmu Politik, Ilmu Administrasi, Sosiologi, Kriminologi, dan Ilmu Kesejahteraan Sosial.

Berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Perguruan Tinggi No. 42 tahun 1968, secara resmi Bagian Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan dipisahkan dari Fakultas Hukum dan Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan (FH IPK). Mulai 1 Februari 1968, statusnya ditingkatkan menjadi Fakultas Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan Universitas Indonesia (FIPK UI) yang berdiri sendiri. Sebagai Dekan pertama diangkat Prof. Dr. Selo Soemardjan untuk masa jabatan dua tahun.

Pada 1970 muncul kebutuhan penyeragaman nama fakultas‐fakultas yang bergerak dalam bidang ilmu‐ilmu sosial. Sehubungan dengan hal itu, dalam rapat sub konsorsium ilmu‐ilmu sosial yang diselenggarakan pada 4—5 Agustus 1970, diusulkan perubahan nama menjadi Fakultas Ilmu‐ilmu Sosial. Rapat ini dihadiri para wakil dari Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Hasanuddin, dan Universitas Padjadjaran. Sesuai dengan keputusan rapat, nama Fakultas Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan Universitas Indonesia kemudian diubah menjadi Fakultas Ilmu‐ilmu Sosial Universitas Indonesia (FIS UI), melalui Surat Keputusan Rektor Universitas Indonesia No.002/SK/R/BR/72. Status FIS UI sebagai salah satu fakultas yang berdiri sendiri diperkuat dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 31/C/1972.

Pada 1982 nama FIS UI diganti menjadi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI)— berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No.44 tahun 1982. Pada saat yang sama, Sistem Kredit Semester (SKS) mulai diterapkan dalam kurikulum fakultas. Sementara itu, tiga program studi di jurusan sosiologi direstrukturisasi menjadi jurusan yang berdiri sendiri. Dengan demikian, pada 1982 FISIP UI resmi memiliki enam jurusan, yaitu Ilmu Komunikasi, Ilmu Politik, Ilmu Administrasi, Sosiologi, Kriminologi, dan Ilmu Kesejahteraan Sosial.

Setahun kemudian, yakni pada 1983, jumlah jurusan di FISIP UI bertambah dengan berpindahnya Jurusan Antropologi yang semula menjadi bagian Fakultas Sastra Universitas Indonesia. Pada 1985, Jurusan Ilmu Hubungan Internasional dibuka sebagai pengembangan Program Studi Hubungan Internasional dan Kawasan dari Jurusan Ilmu Politik.

Sejak 2003, istilah “Jurusan” di FISIP UI diubah menjadi “Departemen”. Dengan demikian, sampai saat ini, FISIP UI memiliki delapan departemen, yaitu Departemen Ilmu Komunikasi, Departemen Ilmu Politik, Departemen Ilmu Administrasi, Departemen Sosiologi, Departemen Kriminologi, Departemen Ilmu Kesejahteraan Sosial, Departemen Antropologi, dan Departemen Ilmu Hubungan Internasional.

Profil Singkat FISIP UI[sunting | sunting sumber]

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) yang didirikan sejak 1968, merupakan salah satu fakultas dengan jumlah program studi dan mahasiswa terbanyak di Universitas Indonesia. Hingga akhir 2014, FISIP UI memiliki 34 program studi, dengan jumlah dosen sebanyak 227 orang, dan jumlah mahasiswa sebanyak 6.230 orang (semester genap 2014/2015) yang tergabung dalam delapan departemen, yaitu (1) Departemen Ilmu Komunikasi; (2) Departemen Ilmu Politik; (3) Departemen Ilmu Administrasi (yang sejak Maret 2015 sudah menjadi Fakultas Ilmu Administrasi); (4) Departemen Kriminologi; (5) Departemen Sosiologi; (6) Departemen Ilmu Kesejahteraan Sosial; (7) Departemen Antropologi; dan (8) Departemen Ilmu Hubungan Internasional.

Secara kelembagaan, dahulu FISIP UI merupakan bagian dari Badan Hukum Milik Negara (BHMN) Universitas Indonesia. Sejak 2001, melalui Peraturan Pemerintah nomor 152, Universitas Indonesia ditempatkan sebagai BHMN, yaitu sebuah lembaga yang secara manajemen otonom dari pemerintah. Dengan status tersebut Universitas memiliki Anggaran Rumah tangga sendiri, yang dituangkan dalam bentuk keputusan Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Indonesia tahun 2003 melalui SK No. 01/SK/MWA-UI/2003. Melalui Keputusan Menteri Pendidikan yang mensahkan UU No. 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Akhirnya MWA pun menetapkan bahwa MWA akan menjalankan amanah dari UU ini. Dalam UU tersebut, Universitas Indonesia dengan enam BHMN lainnya menjadi Perguruan Tinggi Negeri badan hukum (PTN bh).

Melalui Keputusan Rektor Universitas Indonesia No.405/SK/R/UI/2008 tentang Pemberhentian Pejabat Dekan dan Pengangkatan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia periode 2013-2017, Rektor mengangkat Dr. Arie Setiabudi Soesilo, M.Sc. sebagai Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia. Bersama dengan Wakil Dekan bidang Pendidikan, Penelitian, dan Kemahasiswaan, serta Wakil Dekan bidang Sumber Daya, Ventura, dan Umum beserta berbagai jajaran pimpinan. Para pimpinan FISIP UI berusaha bersama untuk melakukan transformasi empat tahun ke depan menuju format kelembagaan yang lebih sesuai dengan “ruh” dan dinamika sebuah badan yang otonom, mandiri (non subsidi), dan profesional.

Sistem: Struktur Organisasi, Koordinasi, dan Cara Kerja

Dengan berpegang pada perubahan status PTN-BH yang otonom, FISIP UI bertujuan melakukan transformasi dengan prinsip dasar integritas yang bertujuan mewujudkan:

  1. Good Governance (good exercise of power) yang ditandai oleh transparansi dan akuntabilitas manajemen akademik dan non akademik;
  2. Proses pengambilan kebijakan yang berdasarkan pada olah pikir yang cermat, tata‐aturan, dan hirau pada masukan berbagai pihak;
  3. Percepatan kemajuan sistem/ manajemen dan infrastruktur/ fasilitas dalam rangka dicapainya kemandirian dan kemajuan di era otonomi kampus;
  4. Produktifitas dan pelayanan terbaik bagi segenap sivitas akademika dan bagi masyarakat;
  5. Menjalankan budaya korporasi berdasarkan mutual trust dan shared values yang diwarnai oleh semangat kolegial.

Struktur organisasi FISIP UI mengacu kepada Organisasi dan Tata Laksana yang ditetapkan oleh Pimpinan Perguruan Tinggi Universitas Indonesia. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik terdiri dari Senat Akademik Fakultas dan Dewan Guru Besar Fakultas, serta Pimpinan dan Unsur Manajemen Fakultas. Senat Akademik Fakultas merupakan badan normatif tertinggi di lingkungan Fakultas yang di antaranya memiliki tugas dalam memberikan masukan kepada pimpinan fakultas mengenai rencana strategis dan rencana kerja dan anggaran tahunan fakultas. Sementara itu, Dewan Guru Besar Fakultas adalah organ dalam struktur organisasi fakultas yang melakukan pembinaan kehidupan akademik dan integritas moral serta etika dalam lingkungan sivitas akademika FISIP UI.

Fakultas dipimpin oleh Dekan yang dibantu oleh para Wakil Dekan untuk mengatur dan mengurus Bidang Akademik dan Bidang Non Akademik. Dekan dibantu oleh Kepala Unit Penjaminan Mutu Akademik dan Kantor Data dan Akreditasi, Kepala Unit Sekretariat Pimpinan dan staf yang mengatur dan mengurus hal‐hal yang bersifat pembantuan staf, internasionalisasi, koordinasi kelembagaan, pengembangan teknologi informasi dan komunikasi serta kerja sama dengan lembaga luar. Selain itu, dalam merumuskan rancangan kebijakan di bidang penelitian, publikasi, dan pengelolaan ventura, Dekan dibantu oleh para manajer yang bertugas melaksanakan kebijakan‐kebijakan fakultas dengan dibantu oleh staf yang dimilikinya.

Dekan[sunting | sunting sumber]

Dari sejak berdirinya hingga sekarang ini, FISIP UI telah dipimpin oleh dua belas orang dekan, yakni:

  1. Prof. Muhamad Yogi, Ph.D, (1958-1968)
  2. Prof. Dr. Selo Soemardjan (1968‐1974)
  3. Prof. Dr. (HC). Miriam Budiardjo, MA (1974‐1979)
  4. Prof. Dr. R. Tobias Soebekti, MPA (1979‐1982)
  5. Prof. Dr. Manasse Malo (1982‐1988)
  6. Prof. Dr. Juwono Sudarsono, MA. (1988‐1994)
  7. Prof. Dr. Muhammad Budyatna (1994‐1998)
  8. Prof. Kamanto Sunarto, SH, Ph,D. (1998‐2001)
  9. Prof. Dr. Martani Huseini (2001‐2003)
  10. Prof. Dr. der Soz. Gumilar Rusliwa Somantri (2003‐2007)
  11. Prof. Dr. Bambang Shergi Laksmono, M.Sc (2008‐2012)
  12. Dr. Arie Setiabudi Soesilo, MSc (2013 - Sekarang)

Departemen / Jurusan[sunting | sunting sumber]

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia menaungi 7 departemen:

  1. Departemen Ilmu Komunikasi
  2. Departemen Ilmu Politik
  3. Departemen Kriminologi
  4. Departemen Sosiologi
  5. Departemen Antropologi
  6. Departemen Ilmu Kesejahteraan Sosial
  7. Departemen Ilmu Hubungan Internasional
    • Departemen Ilmu Administrasi*
      • Terhitung pada Tahun Akademik 2015, Departemen Ilmu Adminsitrasi telah berubah menjadi Fakultas Ilmu Administrasi (FIA UI), silahkan mengakses situs resmi FIA UI melalui link ini.

Akreditasi Departemen/ Jurusan[sunting | sunting sumber]

Jenjang Sarjana (S1)[sunting | sunting sumber]

No Program Studi Nilai Surat Keputusan BAN PT Masa Berlaku
1 Ilmu Komunikasi A 392/SK/BAN-PT/Akred/S/X/2014 s.d. 1 Oktober 2019
2 Ilmu Politik A 237/SK/BAN-PT/Ak-XVI/S/XI/2013 s.d. 22 November 2018
3 Kriminologi A 011/BAN-PT/Ak-XV/S1/V/2012 s.d. 24 Mei 2017
4 Sosiologi A 047/BAN-PT/Ak-XIV/S1/XII/2011 s.d. 29 Desember 2016
5 Ilmu Kesejahteraan Sosial A 027/BAN-PT/Ak-XIV/S1/X/2011 s.d. 26 September 2016
6 Antropologi Sosial A 032/BAN-PT/Ak-XV/S1/X/2012 s.d. 18 Oktober 2017
7 Ilmu Hubungan Internasional A 003/SK/BAN-PT/Akred/S/I/2014 s.d. 9 Januari 2019

Jenjang Magister (S2)[sunting | sunting sumber]

No Program Studi Nilai Surat Keputusan BAN PT Masa Berlaku
1 Ilmu Komunikasi A 0004/SK/BAN-PT/Akred/M/I/2016 s.d. 11 Januari 2021
2 Ilmu Politik A 003/BAN-PT/Ak-X/S2/V/2012 s.d. 24 Mei 2017
3 Kriminologi B 531/SK/BAN-PT/Akred/M/VI/2015 s.d. 22 Juni 2020
4 Sosiologi A 002/BAN-PT/Ak-X/S2/V/2012 s.d. 16 Mei 2017
5 Ilmu Kesejahteraan Sosial A 216/SK/BAN-PT/Akred/M/VII/2014 s.d. 18 Juli 2019
6 Antropologi A 212/SK/BAN-PT/Akred/M/VII/2014 s.d. 18 Juli 2019
7 Ilmu Hubungan Internasional A 442/SK/BAN-PT/Akred/M/XI/2014 s.d. 07 November 2019

Jenjang Doktoral (S3)[sunting | sunting sumber]

No Program Studi Nilai Surat Keputusan BAN PT Masa Berlaku
1 Ilmu Komunikasi A 470/SK/BAN-PT/Akred/D/XII/2014 s.d. 14 Desember 2019
2 Ilmu Politik B 005/BAN-PT/Ak-XI/S3/VI/2012 s.d. 8 Juni 2017
4 Kriminologi A 594/SK/BAN-PT/Akred/D/VI/2015 s.d. 27 Juni 2020
5 Sosiologi A 034/SK/BAN-PT/Akred/D/I/2015 s.d. 31 Januari 2020
6 Ilmu Kesejahteraan Sosial B 213/SK/BAN-PT/Akred/D/VII/2014 s.d. 18 Juli 2019
7 Antropologi A 006/SK/BAN-PT/Akred/D/I/2015 s.d. 9 Januari 2020

Pranala Luar[sunting | sunting sumber]

Galeri Lambang Makara FISIP UI Dari Masa Ke Masa (Tidak Digunakan Kembali)[sunting | sunting sumber]

Kontak Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia[sunting | sunting sumber]

Alamat :[sunting | sunting sumber]

  • Jalan Prof. Dr. Selo Soemardjan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat 16424

No. Telp :[sunting | sunting sumber]

  • +62 - 21 7872 823
  • +62-21 7270 006
  • +62 -21 7872 820 (Fax)

E-mail :[sunting | sunting sumber]

Catatan Kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Lambang makara UI resmi adalah lambang yang dicirikan dengan warna kuning khas UI yang dominan pada makara dengan warna-warna dasar panji fakultas sebagai latar belakang, sedangkan lambang makara UI tidak resmi dicirikan dengan warna panji fakultas pada makara dan tidak terdapat warna khas kuning UI. Ketentuan lebih lanjut terkait dasar hukum pembakuan lambang UI dapat dilihat pada PP 68 Tahun 2013 (Pasal 7) dan keputusan rektor yang mengaturnya.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Panduan Penggunaan Logo Universitas Indonesia". Kantor Komunikasi UI. Publikasi Kantor Komunikasi UI. Diakses tanggal 10 Juni 2015. 
  2. ^ "Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 2013 tentang Statuta Universitas Indonesia" (PDF). Peraturan Pemerintah. Salinan PP sesuai aslinya diakses dari pranala FKM UI. Diakses tanggal 10 Juni 2015. 
  3. ^ Virdhani, Marieska Harya (20 Desember 2013). "Sertijab, 10 Dekan Baru UI Resmi Bertugas". Okezone.com. Diakses tanggal 25 Juni 2015. 
  4. ^ Lantara, Feru (20 Desember 2013). "UI lantik sembilan dekan baru". Antaranews. Diakses tanggal 25 Juni 2015. 
  5. ^ "Rektor UI Melantik Sembilan Dekan Baru". Poskotanews. 20 Desember 2013. Diakses tanggal 25 Juni 2015.