Lontar, Tirtayasa, Serang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
{{{nama}}}
Negara Indonesia

[[Kategori:{{{kecamatan}}}, {{{nama dati2}}}]]

[[Kategori:Desa di {{{dati2}}} {{{nama dati2}}}]]

[[Kategori:Desa di {{{provinsi}}}]]

Sejarah Desa[sunting | sunting sumber]

Pada masa dahulu Desa Lontar mulanya hanya berupa hutan belukar atau rimba namun berangsur angsur datanglah masyarakat dari Negara China Tiongkok singgah melalui jalan Perairan dengan tujuan berdagang.

Setelah masa penjajahan Belanda -Jepang berakhir barulah ada masyarakat yang bermukim di Daerah Itu nama Lontar belum jelas asal usulnya dan siapa yang memberi nama Lontar tersebut, ada sebagian masyarakat yang mengatakan adanya pohon Lontar Yang Daunya Rimbun yang tertanam didekat Pinggiran Pantai, dan ada pula yang memberi makna tersendiri bahwa pohon Lontar yang tegak lurus menandakan kelurusan dan kejujuran. Pantai/Laut/air bermakna sumber kehidupan yang memberi Penghidupan pada masyarakat namun yang jelas sampai saat ini belum ada yang menemukan asal usul nama Lonta) secara pasti.

Pada tahun 1956 an masyarakat mulai bertambah dan bermukim di Lontar setelah sebagian Warga China Pindah Dari desa Lontar Karena terjadi Huru hara akibat pesta Kembang api pada waktu itu, disisi lain Banyak Pendatang/Perantauan yang bermukim disitu Lontar diantaranya dari Suku Bugis,Betawi,Borneo(kalimantan) suku jawa (Kluwut) dll, yang rata –rata bekerja sebagai Nelayan perikanan,Bagan Sero dan pedagang.

Karena Desa (Lontar) Mempunyai akses jalan raya yang terhubung daerah Tirtayasa, Pontang bahkan Perkotaan (serang-banten) maka secara berangsur angsur bertambah pesat dan masyarakat bertambah banyak yang pindah ke Daerah tersebut sehingga (Lontar) berpenduduk beraneka ragam.

(Lontar) adalah bagian dari Kampung-Kampung diantaranya Kampung Lontar, Pecinan(daerah warga china),pekandangan (kandang Babi), Kebalikan, dan Berangbang. Pada Tahun 1960-an Lontar Sudah Bisa Membagi Beberapa Kampung ketika itu mulai dibangun mesjid dengan swadaya masyarakat dengan bergotong royong yang pada waktu itu belum ada namanya.dan pada tahun 1970-an s/d 1980-an dibangun pula Sekolah Dasar yaitu SD 1 , 2 ,3 Sesuai Instruksi Presiden (inpres) sehingga SD 3 Lontar Disebut Julukan SD INPRES dan juga sekolah madrasah(Ngaji Dohor).


Nama-Nama Kampung[sunting | sunting sumber]

1. Lontar (Desa Induk)

2. Margiyasa

3. Kepaksan (Daerah Perbatasan dengan Desa Alang-Alang)

4. Kampung Sawah

5. Berangbang (Terpisah Dari Desa Induk)

6. Kampung Baru (Pecinan)

7. Sukadiri

8. Pekandangan

9. Kebalikan


Jumlah RT/RW[sunting | sunting sumber]

Lontar terbagi ke dalam 5 RW dan 22 RT


Nama-Nama Pemangku Jabatan Kepala Desa[sunting | sunting sumber]

Tahun 1956-1971 KHUSEN

Tahun 1971-1974 H. WASEH (Penjabat Sementara)

Tahun 1974-1990 H. MAIL

Tahun 1990-1998 AKIMAN

Tahun 1998-2008 SANUSI MD

Tahun 2008-2014 H. SUKEMI MAIL

Tahun 2014-2015 KHAERUDIN (Penjabat Sementara)

Tahun 2015-2021 AKLANI

Tempat Wisata[sunting | sunting sumber]

Dikarenakan posisi Desa yang berada dalam lingkungan pesisir, banyak tempat wisata yang ada di Desa Lontar. Diantaranya Pantai Lontar, Wisata Mangrove Jembatan Pelangi dan Segara Biru. Wisatawan juga bisa menyewa perahu nelayan sekitar untuk pergi memancing di tengah laut atau memancing di empang-empang milik warga.


Kuliner[sunting | sunting sumber]

Lontar terkenal dengan jajanan khas Rumput Laut seperti Dodol, Kerupuk dan Stik Rumput Laut, Olahan Ikan (Dendeng, Pindang, Seafood) dan produk khas lainnya.

Nama Perangkat Desa Saat ini[sunting | sunting sumber]

Sekretaris Desa H. JUNALI

Kaur Keuangan SUKRON MAMUN

Kaur Umum SAPRUDIN

Kaur Perencanaan MOCH. PENDI

Kasi Pemerintahan EDI

Kasi Kesejahteraan SYAFE'I

Kasi Pelayanan JAJANG JUHAIRI

Nama Ketua RW[sunting | sunting sumber]

RW 001 Fatullah

RW 002 Lijen

RW 003 Pei

RW 004 Jaiman

RW 005 Isro