Daftar kecamatan dan kelurahan di Jawa Barat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Peta Lokasi Provinsi Jawa Barat di Indonesia

Berikut adalah daftar kecamatan dan kelurahan/desa di provinsi Jawa Barat, Indonesia. Provinsi Jawa Barat terdiri dari 18 kabupaten, 9 kotamadya, 627 kecamatan, 645 kelurahan dan 5.312 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya diperkirakan mencapai 44.039.313 jiwa dengan total luas wilayah 35.377,76 km².[1]

Kecamatan dan Desa/Kelurahan menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat Tahun 2017
No. Kode
Kemendagri
Kabupaten/
Kota
Luas Wilayah
(km²)
Penduduk
(2017)
2017
Kecamatan Kelurahan Desa
1 32.04 Kab. Bandung 1.767,96 3.522.724 31 10 270
2 32.17 Kab. Bandung Barat 1.305,77 1.616.203 16 - 165
3 32.16 Kab. Bekasi 1.224,88 2.554.376 23 7 180
4 32.01 Kab. Bogor 2.710,62 4.246.307 40 19 416
5 32.07 Kab. Ciamis 1.414,71 1.228.294 27 7 258
6 32.03 Kab. Cianjur 3.840,16 2.246.663 32 6 354
7 32.09 Kab. Cirebon 984,52 2.099.089 40 12 412
8 32.05 Kab. Garut 3.074,07 2.210.017 42 21 421
9 32.12 Kab. Indramayu 2.040,11 1.845.205 31 8 309
10 32.15 Kab. Karawang 1.652,20 2.110.476 30 12 297
11 32.08 Kab. Kuningan 1.110,56 1.132.610 32 15 361
12 32.10 Kab. Majalengka 1.204,24 1.266.981 26 13 330
13 32.18 Kab. Pangandaran 1.010,00 406.898 10 - 93
14 32.14 Kab. Purwakarta 825,74 912.708 17 9 183
15 32.13 Kab. Subang 1.893,95 1.552.925 30 8 245
16 32.02 Kab. Sukabumi 4.145,70 2.523.992 47 5 381
17 32.11 Kab. Sumedang 1.518,33 1.135.818 26 7 270
18 32.06 Kab. Tasikmalaya 2.551,19 1.713.677 39 - 351
19 32.73 Kota Bandung 167,67 2.404.589 30 151 -
20 32.79 Kota Banjar 113,49 201.191 4 9 16
21 32.75 Kota Bekasi 206,61 2.409.083 12 56 -
22 32.71 Kota Bogor 118,50 1.005.012 6 68 -
23 32.77 Kota Cimahi 39,27 532.988 3 15 -
24 32.74 Kota Cirebon 37,36 325.767 5 22 -
25 32.76 Kota Depok 200,29 1.809.120 11 63 -
26 32.72 Kota Sukabumi 48,25 334.033 7 33 -
27 32.78 Kota Tasikmalaya 171,61 692.567 10 69 -
Total Jawa Barat 35.377,76 44.039.313 627 645 5.312

Kabupaten Bandung[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Bandung terdiri dari 31 kecamatan, 10 kelurahan, dan 270 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 3.522.724 jiwa dengan luas wilayah 1.767,96 km² dan sebaran penduduk 1.992 jiwa/km².[1]

Kabupaten Bandung Barat[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Bandung Barat memiliki 16 kecamatan dan 165 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduk mencapai 1.616.203 jiwa yang tersebar di wilayah seluas 1.305,77 km² dengan tingkat kepadatan penduduk 1.238 jiwa/km².[1]

Kabupaten Bekasi[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Bekasi memiliki 23 kecamatan, 7 kelurahan, 180 desa, dan 11 pulau. Pada tahun 2017, jumlah penduduk mencapai 2.554.376 jiwa dengan luas wilayah 1.224,88 km² dan sebaran penduduk 2.085 jiwa/km².[1]

Ibu kota berada di Cikarang Pusat (sebelumnya bernama: "Karangjati" (antara tahun 1969-1984) atau "Djonggor" (antara tahun 1950an awal-1969) atau "Tambi Sembilan" (sebelum dekade 1950an), berdiri pada tahun 1894, kemudian terjadi pemekaran desa dan berganti nama sekitar dekade 1980-an pertengahan, tepatnya tahun 1984), serta memiliki kode pos 17211 sampai 17770 dan kode area telepon +62 21 (untuk wilayah daratan) dan +62-236 (untuk wilayah kepulauan di Kabupaten Bekasi (meliputi pulau Bawang, pulau Arang dan pulau Kelapa serta 8 pulau lain).

Kabupaten Bekasi berdiri pada tanggal 15 Agustus 1950 menurut dasar hukum Undang-Undang Republik Indonesia nomor 14 tahun 1950 serta berada di dataran rendah dan pada ketinggian ± 2-40 meter di atas permukaan laut (dpl) dengan saat itu terbagi atas 15 kecamatan dan 118 desa, yang saat itu beribu kota di Kota Bekasi.

Memiliki luas wilayah 1.224,88 km² yang meliputi daratan 860 km² dan kepulauan (meliputi pulau Bawang, pulau Arang dan pulau Kelapa serta 8 pulau-pulau lain) 559 km² serta berpenduduk 2.575.000 jiwa pada bulan April 2014 dan kepadatan penduduk 1.820 jiwa per km², menjadikan kabupaten terpadat di Jawa Barat, setelah kabupaten Bandung dan kabupaten Bogor.

Kabupaten Bogor[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Bogor memiliki 40 kecamatan, 19 kelurahan dan 416 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduk mencapai 4.246.307 jiwa dengan luas wilayah 2.710,62 km² dan sebaran penduduk 1.566 jiwa/km².[1]

Kabupaten Ciamis[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Ciamis memiliki 27 kecamatan, 7 kelurahan, dan 258 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduk mencapai 4.246.307 jiwa dengan luas wilayah 2.710,62 km² dan sebaran penduduk 1.566 jiwa/km².[1]

Kabupaten Cianjur[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Cianjur memiliki 32 kecamatan, 6 kelurahan, dan 354 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduk mencapai 2.246.663 jiwa dengan luas wilayah 3.840,16 km² dan sebaran penduduk 585 jiwa/km².[1]

Kabupaten Cirebon[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Cirebon terdiri dari 40 kecamatan, 12 kelurahan, dan 412 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduk mencapai 2.099.089 jiwa dengan luas wilayah 984,52 km² dan sebaran penduduk 2.132 jiwa/km².[1]

Kabupaten Garut[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Garut terdiri dari 42 kecamatan, 21 kelurahan, dan 421 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 2.210.017 jiwa dengan luas wilayah 3.074,07 km² dan sebaran penduduk 719 jiwa/km².[1]

Kabupaten Indramayu[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Indramayu terdiri dari 31 kecamatan, 8 kelurahan, dan 309 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 1.845.205 jiwa dengan luas wilayah 2.040,11 km² dan sebaran penduduk 904 jiwa/km².[1]

Kabupaten Karawang[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Karawang terdiri dari 30 kecamatan, 12 kelurahan, dan 297 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 2.110.476 jiwa dengan luas wilayah 1.652,20 km² dan sebaran penduduk 1.277 jiwa/km².[1]

Kabupaten Kuningan[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Kuningan memiliki 32 kecamatan, 15 kelurahan, dan 361 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduk mencapai 1.132.610 jiwa dengan luas wilayah 1.110,56 km² dan sebaran penduduk 1.020 jiwa/km².[1]

Kabupaten Majalengka[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Majalengka memiliki 26 kecamatan, 13 kelurahan, dan 330 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduk mencapai 1.266.981 jiwa dengan luas wilayah 1.204,24 km² dan sebaran penduduk 1.052 jiwa/km².[1]

Kabupaten Pangandaran[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Pangandaran memiliki 10 kecamatan dan 93 kelurahan. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 406.898 jiwa dengan luas wilayah 1.010,00 km² dan sebaran penduduk 403 jiwa/km².[1]

Kabupaten Purwakarta[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Purwakarta memiliki 17 kecamatan, 9 kelurahan, dan 183 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 912.708 jiwa dengan luas wilayah 825,74 km² dan sebaran penduduk 1.105 jiwa/km².[1]

Kabupaten Subang[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Subang terdiri dari 30 kecamatan, 8 kelurahan, dan 245 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 1.552.925 jiwa dengan luas wilayah 1.893,95 km² dan sebaran penduduk 820 jiwa/km².[1]

Kabupaten Sukabumi[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Sukabumi terdiri dari 47 kecamatan, 5 kelurahan, dan 381 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 2.523.992 jiwa dengan luas wilayah 4.145,70 km² dan sebaran penduduk 609 jiwa/km².[1]

Kabupaten Sumedang[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Sumedang terdiri dari 26 kecamatan, 7 kelurahan, dan 270 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 1.135.818 jiwa dengan luas wilayah 1.518,33 km² dan sebaran penduduk 748 jiwa/km².[1]

Kabupaten Tasikmalaya[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Tasikmalaya terdiri dari 39 kecamatan dan 351 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 1.713.677 jiwa dengan luas wilayah 2.551,19 km² dan sebaran penduduk 672 jiwa/km².[1]

Kota Bandung[sunting | sunting sumber]

Kota Bandung memiliki 30 kecamatan dan 151 kelurahan. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 2.404.589 jiwa dengan luas wilayah 167,67 km² dan sebaran penduduk 14.341 jiwa/km².[1]

Kota Banjar[sunting | sunting sumber]

Kota Banjar memiliki 4 kecamatan, 9 kelurahan, dan 16 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 201.191 jiwa dengan luas wilayah 113,49 km² dan sebaran penduduk 1.772 jiwa/km².[1]

Kota Bekasi[sunting | sunting sumber]

Kota Bekasi memiliki 12 kecamatan dan 56 kelurahan. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 2.409.083 jiwa dengan luas wilayah 206,61 km² dan sebaran penduduk 4.035 jiwa/km².[1]

Kota Bogor[sunting | sunting sumber]

Kota Bogor memiliki 6 kecamatan dan 68 kelurahan. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 1.005.012 jiwa dengan luas wilayah 118,50 km² dan sebaran penduduk 8.481 jiwa/km².[1]

Kota Cimahi[sunting | sunting sumber]

Kota Cimahi memiliki 3 kecamatan dan 15 kelurahan. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 532.988 jiwa dengan luas wilayah 39,27 km² dan sebaran penduduk 13.572 jiwa/km².[1]

Kota Cirebon[sunting | sunting sumber]

Kota Cirebon memiliki 5 kecamatan dan 22 kelurahan. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 325.767 jiwa dengan luas wilayah 37,36 km² dan sebaran penduduk 8.719 jiwa/km².[1]

Kota Depok[sunting | sunting sumber]

Kota Depok terdiri dari 11 kecamatan dan 63 kelurahan. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 1.809.120 jiwa dengan luas wilayah 200,29 km² dan sebaran penduduk 9.032 jiwa/km².[1]

Kota Sukabumi[sunting | sunting sumber]

Kota Sukabumi memiliki 7 kecamatan dan 33 kelurahan. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 334.033 jiwa dengan luas wilayah 48,25 km² dan sebaran penduduk 6.923 jiwa/km².[1]

Kota Tasikmalaya[sunting | sunting sumber]

Kota Tasikmalaya memiliki 10 kecamatan dan 69 kelurahan. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 692.567 jiwa dengan luas wilayah 171,61 km² dan sebaran penduduk 4.035 jiwa/km².[1]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v w x y z aa ab "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diakses tanggal 5 Desember 2018. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]